
Keyra membulatkan matanya seakan tidak percaya atas permintaan Doni.
" Bagaimana! apa kau bisa ? " Tanya Doni menatap Keyra dengan tajam , Doni berharap Keyra menyetujui nya.
" Kau tidak perlu menjawab sekarang , Aku akan menunggu jawabanmu ." Doni berucap lagi ,
Keyra seakan tidak percaya atas apa yang di dengarnya. Sedangkan Doni pergi begitu saja.
" Key ! Kemana teman mu itu , Ibu sudah buatkan minum. " Ucap Dokter Sisi meletakkan minuman di atas meja .
" Dia sudah pergi bu." Ucap Keyra seakan lemas.
" Kenapa buru- buru sekali ? " Tanya Dokter Sisi dengan penasaran.
" Entah lah bu." Keyra pun mencoba menyembunyikan apa yang terjadi.
" Momi ! Ana om Anteng ?( Mana om ganteng )?" Reki menarik baju Keyra .
" Om nya sudah pulang besok kesini lagi ya. " Sahut Keyra dengan cepat dan mengelus rambut Reki dengan pelan.
" Ah Gak bica main ama om anteng( Ah gak bisa main sama om ganteng ) ."Reki mulai rewel dan menghentakkan kakinya.
Keyra pun membawa masuk Reki dan Rena kedalam rumah.
-
-
-
Keesokan harinya Keyra seperti biasa pergi ke kantor , Dengan perasaan campur aduk Keyra melangkah pergi.
" Hai Key!" Sapa Mira setengah berbisik.
" Hari ini akan ada masalah besar Key." Mira mencoba mendekat ke arah Keyra dan mencoba berbisik.
" Kamu akan segera menjadi sekretaris ceo baru kita. " Ucap Mira , Keyra seakan tak percaya atas apa yang dia dengar. " Aku sungguh tidak percaya Key! Kamu sangat beruntung , Aku dengar- dengar ceo baru kita sangat tampan. " Ujar mira lagi.
"Benarkah ! " Keyra menatap Mira tajam dan langsung berlari kedalam ruangan staf.
Tok
Tok
Tok
" Masuk!"
Ceklek
" Pak ! Apa saya akan menjadi sekretaris ceo baru , Apa ini jabatan baru saya yang bapak katakan kemarin. " Keyra langsung ke inti pembicaraan .
" Iya benar , Apa masalahnya !" Sahut bapak itu dengan cepat.
__ADS_1
" Saya tidak mau pak! , Turunkan jabatan saya untuk menjadi seorang karyawan saja ." Mohon Keyra dengan belas kasihan.
" ### Tidak bisa, kau sudah mendatangani surat perjanjian. " Ucap orang itu membuat Keyra seakan ambruk.
-
-
" Dimana Keyra ! Kenapa belum sampai , Ada yang lihat Keyra ?" Doni bertanya kepada Mira dan Bastian .
Mira dan bastian saling pandang , melihat ke arah Doni dengan tatapan yang penuh selidik.
" Kenapa kau mencarinya ! , Tumben? " Ucap Bastian santai sambil sibuk mengetik laporan untuk di ajukan secepatnya.
Doni malah acuh dia tidak suka di tanya sedemikian oleh Mira dan Bastian.
" Kemana gadis itu , Apa dia menghindari ku ?" Doni menghempaskan bokong nya di sebua sofa di dekat taman . Dan memperhatikan sekeliling taman yang terasa damai namun tidak dengan dirinya yang selalu keras kepala , Dan merasa terasingkan.
Di sisi lain Keyra yang baru saja keluar dari ruangan staf seakan terasa sangat tidak bersemangat , Keyra berjalan lemas .
" Keyra! Kau kenapa ?" Tanya Doni menghampiri Keyra .
" A- ku ti - dak apa- apa. " Sahut Keyra terbata dan ingin beranjak pergi.
" Kau mau kemana? Apa kau mau menghindar dari ku ?" Tanya Doni menatap Keyra dengan tajam Keyra pun seakan tidak mampu menatap Doni yang setiap saat hadir dalam waktunya. " Sudah lah , Kau tidak perlu memikirkan nya lagi , Aku sudah mengetahui jawabanmu dan aku akan menerimanya." Doni seakan kecewa dan lemas dan mencoba membalikkan badannya.
" Do- ni tunggu? , Saya akan melakukan apa yang kamu minta." Ucap Keyra dengan cepat.
Langkah Doni terhenti , Doni membalikkan badannya menatap Keyra tersenyum.
"Tidak perlu! kau tidak perlu membayar itu semua, Anggap saja hutang ku padamu akan lunas jika aku melakukan itu. " Keyra berbicara panjang lebar menjelaskan , Mencoba menghilangkan gundahnya yang Keyra pendam .
" Benar kah ?" Doni seakan sangat gembira dan tersenyum
"Aku tidak pernah melihat dia tersenyum , Pria dingin dan cuek itu tersenyum kepada ku , Ini sungguh di luar dugaan ." Gumam Keyra .
-
-
-
Seorang laki- laki yang baru saja turun dari mobil sport nya , Badannya sangat atletis , Wajah tampan dan kaya raya tentunya membuat para wanita di kantor itu menjerit histeris ,
" Arghhh, Lihat ! Itu ceo baru kita , Dia sangat tampan , It's so maizing. " Ucap para wanita sangat takluk pada pria yang baru akan masuk ke dalam kantor.
Dengan langkah tegas pria itu memasuki kantor dengan kesannya yang terlihat cuek dan tidak bersimpati pada siapa pun.
Para karyawan pun ikut menunduk dan menyambut ceo baru itu dengan hormat dan bersemangat.
Namun tidak dengan Keyra yang masih bingung dan hatinya terasa kacau atas apa yang akan terjadi selanjutnya Keyra sangat dilema , Keyra tidak akan tahu yang terjadi kepada nya kedepannya.
" Hei kau ! , Kenapa melamun dan tidak memberi hormat." Ucap Pria itu melepaskan kaca mata nya .
__ADS_1
" Ma- af pak , Sa- ya ." Keyra menutup mulutnya dan memalingkan wajahnya melihat laki- laki itu , Keyra tidak mau menatap laki- laki itu.
Antoni pun tertegun , dadanya terasa panas , Wanita di depannya sangat mirip dengan wanita yang dia cari selama ini.
" Ka- u ! , Tuan kita ada meeting mendadak. " Tatapan Antoni terhalang oleh Willi yang mendekat dan memberitahukan jadwalnya untuk sekarang.
Antoni pun pergi meninggalkan para karyawan dan masuk ke dalam ruangannya.
Keyra sangat takut dan sehingga meneteskan air matanya.
" Aku harus cepat- cepat mengundurkan diri secepatnya." Keyra sangat takut , Keadaan akan terancam jika terus bersama laki- laki itu , Dan laki- laki itu pasti akan menanyakan anaknya kepada Keyra .
Di dalam ruangan.
Di dalam ruangannya Antoni tidak konsentrasi dengan meeting , Antoni masih saja memikirkan gadis itu hingga acara meeting selesai.
" Tuan kau kenapa! Jangan membuat masalah lagi , Tuan Karel akan memukul dan memecat ku jika tuan membuat masalah lagi ." Willi memperingatkan Antoni lagi , Tuannya sangat kekanak - kanakan , Karier Willi akan habis jika Antoni bermain- main dan melakukan apa yang dia mau.
" Will! , Siapa nama gadis yang aku tatap tadi , Dia sangat mirip dengan Keyra bukan!" Tanya Antoni serius Willi pun terkejut mendengar akan hal itu.
" Cepat panggil kan dia sekarang juga ke sini. " Perintah Antoni kepada Willi , Willi tidak dapat menolak dia akan selalu mengikuti perintah dari tuannya.
Trap
Trap
Willi mencari informasi tentang Keyra di komputernya.
" Tuan! Nona itu memang benar nona Keyra. " Willi memberikan informasi kepada Antoni." Nona itu akan segera menjadi sekretaris anda tuan. " Ucap Willi lagi Antoni seakan terkejut atas apa yang di informasikan oleh Willi.
-
-
-
Tok
Tok
Ceklek
" Masuk!"
Keyra dengan menunduk sudah berada di dalam ruangan Antoni.
" Willi ! Tinggalkan kami berdua. " Ucap Antoni memberi perintah .
" Tuan Willi jangan keluar , Saya hanya sebentar di sini. " Keyra memberanikan berbicara dengan santai di dalam hatinya seakan meledak jika memikirkan hal yang di hadapinya sekarang.
" Willi ! , Apa kau tidak mendengarkan perintah ku." Teriak Antoni kencang memberi perintah kepada Willi .
Willi pun akhirnya keluar sementara Keyra masih dalam keadaan bergetar.
__ADS_1
Bersambung.....
Hai sahabat , jika berkenan berilah like , coment dan vote pada Novel recehan ini , Semoga kalian mudah rezeki dan di limpahkan rezeki , Aminnnnn....