
Stev menatap Clara yang sangat panik ketika ponselnya di ambil.
" Papa jangan angkat Clara mohon ?" Teriak Clara dengan kencang kepada Stev yang ingin mengangkat telfon dari ponsel Clara.
Manik mata Stev seakan tajam menatap Clara yang ingin mencegah nya untuk menjawab telfon itu, Stev tidak menghiraukan Clara dia tetap mengangkat telfon itu .
Titttttt.....
Sambungan telfon itu terputus begitu saja ketika Stev hendak mengangkat nya.
" Katakan kepada papa hah , Apa yang sudah kau lakukan ?" Kini Stev mencengkram dagu Clara dengan keras karena kemarahannya.
" Papa lepaskan ! Kau sangat menyakiti ku. " Teriak Clara yang ingin di lepas oleh papa nya itu. Dagunya terasa sangat sakit karena cengkraman Stev.
Trap Bukkkkk.....
Clara membola ketika Stev dengan mudahnya melempar ponsel Clara ke arah tembok.
" Papa! Itu ponsel keluaran terbaru ku , Aku baru saja membelinya kemarin ." Teriak Clara kesal dan mencoba mengambil ponsel yang di lempar tadi oleh Stev.
Namun sial ponsel itu sudah retak.
" Kenapa papa harus melakukan ini semua hiks hiks ." Clara kini meneteskan air matanya dan memegang kepalanya .
Stev yang sangat kesal pun segera beranjak pergi , Semakin Stev mengekang Clara untuk memberitahu nya namun gagal , Yang ada jika Stev terlalu lama bersama Clara dia akan semakin emosi.
Di sisi lain Antoni sedang berada dalam perjalanan untuk mencari Keyra.
" Kemana aku harus mencari dia , Apa mungkin semua ini karena opa , Jika benar semua ini karena opa aku tidak akan pernah memaafkan opa. " Gumam Antoni yang tengah melajukan mobilnya itu .
Namun saat hendak melajukan mobil itu Antoni tersentak kaget ketika melihat mobil Karel di sebuah restoran.
" Tunggu dulu ! Apa itu benar mobil opa? " Antoni menghentikan mobil nya itu dan mencoba menyebrang ke arah restoran itu , Antoni sangat hafal dengan semua mobil yang di pakai oleh Karel.
" Untuk apa opa kesini ?, Apa opa akan bertemu seseorang ." Ucap Antoni lagi dan mulai turun dari mobil .
Antoni masuk ke dalam restoran itu untuk melihat Karel sedang apa di sana.
Antoni masih terus berjalan ke dalam restoran itu.
" Selamat siang pak! Apa ada yang perlu kami bantu? " Pelayan memberi hormat kepada Antoni karena baru masuk ke dalam restoran itu.
" Sa- ya hanya in- gin melihat teman saya di sini , Kebetulan kami janjian di sini. " Antoni terbata ketika menjawab pertanyaan dari pelayan itu.
" Oh baik lah pak! Silahkan. " Pelayan itu tersenyum ramah.
Antoni yang masih saja mencari Karel namun tidak ada Karel sama sekali.
" Opa kemana ?, Kenapa tidak berada di sini! " Heran Antoni mencoba melihat ke berbagai sudut agar menemukan Karel .
__ADS_1
Antoni tidak menyerah dia berusaha mencari ke berbagai sudut, Restoran ini sangat besar dan bertingkat.
Mata Antoni menelisik ke berbagai arah . Sehingga Antoni melihat tangga untuk naik ke ruangan atas.
Antoni mencoba menaiki tangga dengan cepat dan berhati- hati.
" Cepat cari wanita ini ,Jika kau menemukannya saya akan membayar kamu dua kali lipat, Jika kamu menjumpai dia beserta anak - anak kecil itu buang mereka ."
Deg
Jantung Antoni memacu sangat kencang ketika melihat Karel berbicara dengan seseorang seperti orang suruhan nya itu.
" Apa yang opa lakukan , Anak ke- cil? " Antoni menatap tajam ke arah Karel dan berusaha untuk tidak ketahuan oleh Karel. " Tidak mungkin opa akan mem-buang anak- anak ku. " Kini sorot mata Antoni berpindah kepada orang suruhan Karel.
Antoni menggelengkan kepala nya pelan , Antoni tidak percaya ternyata Karel sangat jahat.
Brak...
" Apa itu? " Karel dan orang suruhan nya itu sangat terkejut dan mencoba melihat ke arah sumber suara .
" Apa ada seseorang yang mendengarkan pembicaraan kita? " Kini Karel sangat syok jika ada orang yang tahu akan sikapnya itu , Ini bisa menjadi bumerang baginya dan bagi reputasinya.
" Aman tuan ! Tidak ada apa- apa. " Jawab pria itu setelah memeriksa keadaan ke sumber suara tadi.
" Benarkah , Bagus lah kalau begitu ." Karel mengelus dada nya pelan karena sangat syok.
-
-
-
" Opa aku sungguh tidak menyangka kau sangat jahat ." Gumam Antoni pelan, " Aku harus menemukan Keyra dan anak- anak terlebih dahulu supaya mereka aman ."
Antoni pun berjalan untuk segera menaiki mobil nya dan bergegas untuk mencari Keyra dan anak - anaknya itu.
-
-
-
Drttt...
Drttt...
Dering ponsel Keyra berbunyi membuat Keyra menoleh.
" Keyra kamu dimana ?, Aku sudah mencari kamu di kantor tapi tidak ada." Tomi berbicara dengan cepat dan panik.
__ADS_1
Keyra membulatkan matanya ketika Tomi menelfonnya.
" Kak- Aku ,"
" Kamu kenapa Keyra?" Tomi merasa sangat panik ketika Keyra berbicara seperti itu.
" Kak a- ku tidak bekerja di sana lagi."
" Jadi kamu dimana sekarang key! Ayolah katakan pada ku ."
" Kak untuk sementara kita belum bisa bertemu karena a- ku ."
" Jangan banyak alasan Keyra ! Apa kau mau aku berdiri di tengah jalan agar di tabrak oleh mobil agar kamu bisa menjegukku ?" Ancam Tomi dengan tegas.
Keyra yang mendengarkan perkataan Tomi itu semakin panik.
" Kak ! Kenapa kau begitu , Aku tidak mau kakak kenapa- kenapa ."
" Kalau kamu tidak mau terjadi sesuatu dengan ku , Temuilah aku segera oke ."
" Baik lah kak!" Jawab Keyra pasrah dan mematikan telfon sepihak.
" Bagaimana ini ?, Apa yang harus aku lakukan ?" Gumam Keyra bertanya- tanya dalam hatinya , Jika Keyra menolak Tomi maka Tomi semakin marah kepadanya dan akan melakukan hal - hal yang tidak di inginkan.
*****
" Vioni ! Aku titip Reki dan Rena sebentar ya? " Keyra kini sudah siap dengan pakaian itu , Dia mengenakan pakaian warna navi , Wajahnya yang natural menambah kecantikannya ,Karena Keyra memang sangat lah cantik .
" Mommy awu kenana?( Mommy mau kemana ?) " Tanya Reki mendekat ke arah Keyra .
" Mommy antik secali (Mommy cantik sekali )" Puji Rena lagi dengan senyum nya dan mendekat ke arah Keyra.
" Sayang ! Kalian sama tante Vioni sebentar ya, Mommy ada urusan sebentar ." Keyra mengelus pipi Reki dan Rena bersamaan.
" Mommy angan elat puyang yah ( Mommy jangan telat pulang yah)."
" Mommy antik beyi es tim yah ( Mommy nanti beli ice cream yah) ." Reki dan Rena mencium Keyra dan memeluk Keyra dengan erat .
" Iya sayang , Kalian jangan nakal ya sama tante Vioni ."
" Key! kamu sangat cantik sekali , Pasti kamu mau heem heem yah ?" Tanya Vioni mengedipkan mata sebelah .
" Vioni kamu terlalu berlebihan !" Jawab Keyra ketus karena godaan dari Vioni yang membuatnya malu.
" Oke siap! " Jawab vioni dengan senyuman.
Keyra pun mencoba untuk segera pergi dan menyetop taksi .
" Apa kak Tomi akan marah jika aku menolaknya. " Gumam Keyra ketika berada di dalam taksi yang dia tumpagi.
__ADS_1
Bersambung....