Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Cemburu


__ADS_3

" Hei berhenti lah melamun." Ucap Clara kesal , Keyra tidak menjawab pertanyaannya sama sekali." Gadis seperti apa yang kau bawa ini Doni , Dia sangat kampungan ." Teriak Clara menuangkan air ke atas kepala Keyra.


Brak..


Minuman itu membasahi baju yang di kenakan oleh Keyra .


" Apa- apaan ini Kak?" Doni terbangun dari duduknya , memegang tangan Clara untuk tidak berbuat lebih jauh lagi.


" Seharusnya kau mencari seorang gadis yang kaya dan tidak bodoh seperti wanita ini." Tunjuk Clara kehadapan Keyra , Keyra mencoba menunduk .


" Maafkan saya Kak. " Keyra mencoba meminta maaf..


" Hentikan ! , Aku sudah muak , Akan kupastikan kakak akan menyesal. " Ancam Doni seakan marah melihat Keyra di perlakukan tidak pantas oleh Clara dan pergi dari tempat itu segera dan membawa Keyra pergi bersamanya.


Clara tersenyum sinis merasa puas telah membuat Keyra malu.


" Key! Maafkan kakakku , Dia sangat keterlaluan , Aku minta maaf ." Doni mencoba mengelap baju Keyra dengan sapu tangannya.


" Tidak usah Doni! , Tidak apa- apa ,Aku sudah terbiasa seperti ini." Keyra mencoba membersihkan sendiri.


" Nih ambil. " Doni mengeluarkan Uang sebesar 50 juta dan memberikan kepada Keyra uang tersebut.


" Tidak Doni ! Aku tidak mau menerima ini , Aku ikhlas membantu mu ." Keyra mencoba menolak uang dari Doni ." Aku pulang naik taksi saja ." Keyra berjalan ke depan agar lebih mudah mendapatkan taksi.


" Aku akan mengantarmu Keyra , Apa kau marah ! , Setidaknya berbicara lah yang jujur kepada ku. " Doni memegang pergelangan tangan Keyra yang hendak pergi. " Lepaskan !" Teriak Doni meronta- ronta ingin di lepaskan dari dua orang pengawal yang tiba- tiba memegangginya.


" Tuan ! , Nona memerintahkan kami untuk membawa anda. " Pengawal itu tidak menghiraukan teriakan Doni yang meminta di lepaskan namun langsung membawa pergi Doni secara terpaksa.


Keyra yang melihat kejadian itu terasa sangat tidak berharga sama sekali, Wanita miskin seperti dirinya akan selalu di jauhi oleh semua orang , Dan akan di benci oleh semua orang , Pikiran Keyra larut ketika Keyra sudah berada di dalam taksi untuk menuju pulang kerumahnya.


-


-


-


Brak


Beberapa foto terlempar di atas meja.


" Siapa laki- laki itu !, Beraninya dia memegang tangan Keyra. " Antoni kesal , Antoni menyuruh orang untuk mengikuti Keyra , menjaga setiap gerak gerik nya .

__ADS_1


" Tuan ! Pria itu karyawan di kantor kita. " Willi menyahut , Antoni menatap Willi dengan tajam .


" Aku akan membuat dia jauh dari Keyra ." Gumam Antoni terlihat kesal.


" Kenapa aku sangat kesal melihat Keyra bersama laki- laki itu ." Gumam Antoni , Antoni tidak mengerti dengan perasaannya .


Keesokan harinya Keyra pergi ke kantor seperti biasanya , Keyra terlihat sangat murung.


" Kenapa kau terlambat , Padahal baru sehari kau menjadi sekretarisku." Ucap Antoni dengan tegas.


Keyra terkejut bukan main , Mungkin kah dirinya terlambat, Padahal dirinya sudah seperti biasa datang ke kantor.


" Tuan ! Ini baru pukul 8 pagi ,Saya tidak terlambat tuan ." Keyra membela dirinya sendiri .


" Jika kau menjadi sekretarisku , Kau harus datang lebih awal dari ku , Menyiapkan makanan untukku , Apakah kau tidak mengerti tentang tugas sekretaris sebenarnya?" Antoni berbicara tajam dan menatap Keyra dengan tatapan yang entahlah.


" Ck, Kenapa aku harus menyiapkan makanan untuk tuan ini , Di masion mewahnya sangat banyak makanan , Apakah aku harus melakukan itu? " Gumam Keyra kesal dengan Antoni yang hanya memikirkan dirinya sendiri.


Keyra pun menunduk tanpa menjawab.


" Mulai besok tinggallah bersama ku ! , Bawa anak ku bersama mu , Aku tidak menerima alasan apapun jika kau masih ingin bekerja di sini maka patuhi lah perintah ku. " Perintah Antoni kepada Keyra.


" Baik tuan !" Keyra terpaksa menyetujui semua yang di katakan Antoni agar Antoni tidak menyakitinya .


-


-


-


" Huftt ,, Aku sangat lelah ." Teriak Keyra di sebuah taman di dekat kantor , Taman ini tidak banyak yang berkunjung sehingga Keyra bisa sepuasnya berteriak jika hatinya sedang susah dan sangat terluka.


" Key! " Panggil Doni yang baru saja datang ke taman itu.


Keyra yang melihat Doni pun ingin berlari dan menghindari Doni.


" Keyra tunggu ?" Doni menarik pergelangan Keyra yang hendak pergi.


" Lepaskan ! , Ini di dekat kantor , Jika ada yang melihat kita pasti nanti akan terjadi kesalah pahaman." Keyra meminta Doni untuk melepaskannya.


" Tidak ! Aku tidak mau melepaskanmu , Kau masih marah dengan ku Key , Aku minta maaf , Semua ini salah ku , Maaf kan aku dulu baru aku akan melepaskan mu , Jangan selalu menghindari ku Key selama satu hari ini ." Doni terlihat serius berbicara.

__ADS_1


" Doni lepaskan! , Jangan ngangu saya , Kita sudah impas kan , Aku tidak mau menjadi pacar satu bulan mu lagi , Aku minta maaf ini terlalu sulit bagiku , Aku hanya orang biasa yang akan menangis jika seseorang merendahkan ku. " Keyra terlihat sendu .


Bugh


Doni tersungkur di lantai.


" Jangan ngangu dia !" Ucap Antoni yang menarik Keyra pergi dari hadapan Doni.


" Tuan! Lepaskan , Tangan ku sakit. "


" Apa hubunganmu dengan laki- laki itu ?" Tanya Antoni seakan marah . Melihat Keyra begitu dekat dengan laki- laki itu .


" Tuan ! Berhentilah mengurusi hidup saya , Saya bisa memikirkan sendiri hidup saya dan saya tidak meminta bantuan dari anda ." Sahut Keyra panjang lebar.


Mendengar akan hal itu Antoni semakin marah dia semakin mengencangkan tarikan nya , Keyra yang meringis kesakitan pun tidak di perdulikannya .


" Aws." Jerit Keyra begitu sampai di dalam ruangan Antoni.


Antoni memojokkan Keyra ke tembok ruangan dan menghimpitnya .


" Tuan ! Jangan lakukan itu." Keyra sangat takut melihat tatapan Antoni , Nafas Antoni memburu sehingga tercium bau mint .


" Kenapa kau sangat lancang hah ! " Teriak Antoni , Antoni memukul- mukul tembok sehingga pergelangannya mengeluarkan darah.


" Tuan ! Tangan mu terluka ."Keyra mencoba memegang tangan Antoni dan akan segera di obatinya namun dengan kasar Antoni menepisnya.


" Jangan sentuh aku!" Antoni sangat marah , Kemarahan yang di lakukannya membuat dirinya terluka .


Keyra tidak memperdulikan ocehan Antoni , Keyra segera menyambar tangan Antoni dan segera Keyra mengobati luka Antoni yang semakin banyak mengeluarkan darah.


" Aws , Kau bisa pelan- pelan , Tangan ku bukan tembok yang bisa kau sentuh sebisa mu ." Teriak Antoni keras.


" Tuan ! Jangan banyak bergerak , Nanti akan bertambah parah jika tidak di obati , Tunggu lah sebentar tuan dan sabar lah. " Keyra mulai mengobati Antoni. Antoni pun diam mendengar ucapan Keyra.


Antoni memperhatikan setiap gerakan Keyra yang lembut menyentuh kulit Antoni agar Antoni tidak merasakan sakit.


" Tuan ! Sudah kau bisa bergerak sekarang , Lukamu sudah saya obati. " Ucap Keyra beberapa kali memanggil Antoni yang melamun .


" Ehhmmm, Ini semua gara - gara kamu , Tangan saya terluka seperti ini , Saya tidak bisa melakukan aktifitas seperti biasa , Kau harus bertanggung jawab ." Perintah Antoni kepada Keyra.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2