
Keyra melanjutkan perjalanannya walaupun sangat lelah tapi Keyra harus kuat , Keyra sangat lapar sehingga membuatnya sangat lemah.
" Seperti nya aku harus menepi di toko itu. " Keyra berjalan tertatih untuk sampai di sebuah toko setelah itu Keyra mencoba beristirahat di samping toko itu lagi sambil memegang perutnya .
" Nak ! Kau tidak apa- apa ?" Seorang wanita yang berumur sekitar 40 tahun itu mendekat ke arah Keyra ketika melihat Keyra sangat lemah.
" Tolong saya Bu ? " Keyra berucap lirih , Badannya sangat lemah sekarang.
Wanita itu sangat kasihan kepada Keyra apalagi Keyra sedang mengandung .
" Ayo ! Ikut saya , Saya akan mengobati kamu ." Ucap wanita itu mengajak Keyra masuk ke mobilnya Keyra pun mengiyakan ajakan wanita itu.
Setelah satu jam berkendara akhirnya mereka sampai .
" Bu ! Maaf saya sangat merepotkan anda , Maafkan saya ?" Ucap Keyra menunduk dan sambil memegang perut nya.
" Tidak apa- apa , Dimana suami kamu? , Kenapa tidak mengantarkan kamu ke rumah sakit ?" Tanya wanita itu kepada Keyra ." Perkenalkan nama saya ibu Sisi. " Ucap Wanita itu lagi.
" Saya tidak mempunyai suami bu , Nama saya Keyra." Air mata Keyra lolos begitu saja ketika wanita yang bernama Sisi menyinggung tentang suami.
" Oh maafkan saya , Ayo ikut." Ucap Sisi lagi sambil tersenyum.
Keyra pun mengganguk dan mulai turun dari mobil dan segera mengikuti Sisi.
" Duduk lah , Saya akan memeriksa kamu! ".
" Ehmm , Anda seorang dokter ?" Tanya Keyra bingung dan merebahkan dirinya di atas tempat tidur di rumah sakit itu.
" Ehmm." Dokter Sisi hanya tersenyum , " Kamu bisa tinggal bersama saya di sini kebetulan saya cuma sendiri ." Dokter Sisi menyarankan Keyra untuk tinggal bersamanya.
" Saya akan merepotkan dokter Sisi ." Ucap Keyra menunduk , Dirinya merasa tidak enak.
" Tidak apa- apa , Saya tidak di repotkan sama sekali justru saya sangat senang bisa mempunyai teman. " Ujar dokter Sisi lagi .
Akhirnya Keyra pun mengangguk.
__ADS_1
" Terima kasih tuhan , Ternyata ada juga orang yang baik seperti dokter Sisi ." Gumam Keyra tersenyum ceria .
Sebenarnya rumah sakit ini tidak terlalu besar , Bisa di katakan rumah sakit pribadi yang berada di sebuah desa , Dokter Sisi akan membantu siapa saja yang membutuhkan pertolongan. Termasuk Keyra yang saat ini sedang membutuhkan pertolongan dokter Sisi dan dokter Sisi siap membantu.
Di sisi lain
Di gedung yang sangat luas Antoni sedang duduk dan melakukan pertemuan dengan opa serta ayah nya clara Stev.
" Secepatnya kalian harus bertunangan , Saya akan membatalkan semua kerja sama antara perusahaan saya dan perusahaan Antoni grop jika kau menolaknya. " Ancam Stev dengan muka merah nya .
" Saya menjamin mereka akan segera bertunangan dan saya pastikan pertunangan itu akan terjadi ." Karel menjawab dengan tegas , Seperti seseorang yang tamak kehilangan uang dan mengorbankan cucu nya sendiri.
Antoni sangat geram ,Antoni mengempalkan tangannya kesal . Keyra tidak bisa di temukan di tambah sekarang akan segera bertunangan dengan Clara , Hidupnya sungguh hancur .
Mau tidak mau Antoni harus menyetujui pertunangan ini kalau tidak Karel tidak segan- segan akan menendang Antoni keluar dari keluarga dan perusahaannya seperti dalam ingatan pahit yang menimpa ibu nya 20 tahun yang lalu.
Plak
Sebuah tamparan keras mendarat di pipi mulus seorang wanita .
" Kau akan di keluarkan dari kartu keluarga dan papa akan mengasingkan kamu sangat jauh sehingga kamu tidak akan bisa pulang lagi. " Karel berucap kasar dan menampar ibunya Antoni dengan keras .
" Jangan Opa ." Antoni yang berusia 10 tahun itu mencoba memeluk tubuh ibunya yang sudah lebam untuk menghalangi pukulan Karel.
" Cepat pergi , Jangan lindungi ibu !" Wanita itu mendorong Antoni dengan cepat supaya dia tidak terluka.
Karel melakukan semua ini karena mama Antoni tidak mendengarkan nya dan lebih memilih pergi dari masion dan sekarang Antoni tidak mengetahui ibunya berada dimana. Antoni sangat merindukan ibunya tapi semua itu mustahil , Kabar ibunya tidak pernah terdengar lagi semenjak Antoni di bawa Karel ke amerika untuk bersekolah.
" Tuan ! " Willi membuyarkan lamunan Antoni .
" Kenapa kau membuatku terkejut. " ucap Antoni marah dan setengah berteriak karena terkejut.
" Maaf tuan , Tapi saya sudah berulang kali memanggil tuan , Namun tuan hanya melamun tidak menghiraukan saya," Sahut Willi.
" Ada apa tuan memanggil saya? " Tanya Willi menatap Antoni.
__ADS_1
" Cepat kerahkan pengawal untuk mencari Keyra saya tidak mau tahu kamu harus segera menemukan dia, " Ucap Antoni setengah berbisik kepada Willi.
" Bagaimana jika tuan Karel mengetahui hal ini tuan , saya tidak mau anda akan mendapatkan masalah," Ujar Willi mengingat kan Antoni .
" Ini urusan ku bukan urusan mu, " Antoni beranjak pergi dari hadapan Willi sehingga membuat Willi geleng- geleng kepala melihat sikap Antoni yang sangat berubah ." Sungguh tidak bisa di atur lagi." Gumam Willi .
Hari beranjak pagi Keyra bangun sangat pagi- pagi sekali , Keyra tidak mau hanya tidur- tidur saja di tempat dokter Sisi setidaknya Keyra membantu dokter Sisi.
" Nak jangan terlalu lelah , Biar saya saja yang melakukannya , Kamu harus beristirahat ." Ucap dokter Sisi .
" Saya hanya ingin membantu , Kelihatannya dokter sangat lelah mengurus semuanya sendiri ," Keyra masih melanjutkan aktivitas nya seperti semula.
" Baik lah , Tapi jika kamu sudah merasa lelah , Istirahat ya , Sekarang kamu harus berhati- hati demi anak mu, " Ucap dokter Sisi lagi sambil tersenyum.
" Baik dokter Sisi." Sahut Keyra dengan sopan.
" Dia anak yang sangat baik. " Gumam dokter Sisi .
********
Acara pertunangan Clara dan Antoni pun akhirnya terjadi , Di hari bahagia bagi Clara namun hari paling menyiksa bagi Antoni jika saja bukan karena opa , Antoni tidak akan mau menjalin hubungan dengan Clara wanita yang sangat manja dan hanya mengandalkan orang tuanya untuk memenuhi segala keinginannya .
Di masion sekarang sudah terlihat ramai orang- orang yang memenuhi undangan acara pertunangan Antoni dan Clara . Acara yang sangat mewah idaman semua wanita.
Antoni dengan cepat memasangkan cincin di jari clara dan Antoni merasa sangat terpaksa.
" Terima kasih sayang ." Ucap Clara dengan sangat senang sambil bergelanyut di tangan Antoni . Antoni mencoba tersenyum paksa , Dia sangat muak atas semua ini. " Satu langkah lagi kamu akan menjadi milik ku Antoni ." Gumam Clara , Sekarang apa yang di inginkan Clara akan benar- benar terwujud walaupun hanya bertunangan namun mampu mengikat Antoni untuk tidak meninggalkan nya dengan berbagai alasan apapun jika Antoni meninggalkan Clara maka akan berefek kepada keluarga nya.
" Kau bisa melepaskan tangan ku , Acara nya sudah siap ." Ucap Antoni berbisik dia tidak mau ada yang mendengar percakapannya dengan Clara.
" Kau tidak bisa lari dari ku Antoni sayang , Kamu boneka ku. " Ujar Clara mengedipkan matanya .
" Bro selamat , Saya doakan kalian menuju ke pernikahan secepatnya. " Ucap Brian teman Antoni yang datang ke acara pertunangan mereka .
" Wanita cantik itu dimana , yang mencari kamu kemarin ? " Tanya Brian dengan senyuman mengembang.
__ADS_1
" Siapa yang di maksud wanita cantik itu sayang?" Tanya Clara serius , Antoni yang mendengarkan pertanyaan Clara seakan panik.
Bersambung....