
" Aku akan segera mendapatkan wanita itu ." Gumam Doni licik. Sekarang dia mempunyai rencana baru.
" Hei....Apa yang kau pikirkan , Apa kau mau membuat masalah lagi , papa akan mengirimmu ke australia bersama dengan ibu mu agar kau jadi gelandangan di sana. " ucap Stev marah karena Doni sangat keras kepala , Dan tidak mau mendengarkannya.
" Maaf papa ?, Doni tidak akan mengulanginya lagi ." Ucap Doni menunduk dan pergi dari hadapan Stev.
" Dasar anak aneh , Dia begitu berbeda dengan Clara ." Gumam Stev menggelengkan kepalanya . Dia harus bermimpi apa mempunyai anak seperti Doni yang sangat pembangkang pada orang tua.
" Papa...! Aku akan ke masion , Apakah boleh papa ." Teriak Clara begitu melihat Stev berada di rumah , karena tentu saja Clara tidak pernah bisa bertemu dengan Stev karena jadwal Stev sangat padat.
" Baik lah sayang ...Jika Antoni membuat mu menangis lagi , Papa akan menghajarnya ," Ucap Stev dengan tegas
" Terima kasih papa, Cup.." Clara sangat senang dan mengecup pipi papanya itu.
Clara pun sangat bergembira , Clara sudah bersiap- siap untuk pergi dan menemui calon suaminya itu.
Sampai di masion.
Tit
Tit....
Clara dengan keras mengklakson mobilnya , karena tidak ada satpam yang membuka pintu ketika kedatangannya.
" Kemana satpam di masion ini , Kenapa tidak membukakan pintu kepada tuan putri. " Clara memuji dirinya sendiri .
" Dasar satpam tidak berguna , Setelah aku menikah dengan Antoni , Kupastikan mereka akan ku pecat. " Ucap Clara berbicara sendiri dalam mobil nya dan terlihat kesal.
" Nona...! Ada apa?" Tanya satpam melihat kedatangan Clara.
" Hei..! Apa kau tidak mengenal ku , Aku calon istri tuan mu, Kenapa kau tidak membukakan pintu nya ." Teriak Clara kesal karena satpam itu sama sekali tidak mengenalnya.
" Nona...Calon istrinya tuan Antoni ?" Tanya satpam itu bingung karena yang mereka tahu di dalam sudah ada Keyra istri Antoni tetapi kenapa wanita ini mengaku calon istrinya tuan , Satpam itu benar- benar sangat terkejut .
__ADS_1
" Hei satpam bodoh... cepat bukakan pintu sekarang !" Clara sangat kesal satpam itu masih tidak mau membuka pintu .
" Maaf nona...Kata tuan Willi kami tidak boleh membuka pintu kecuali untuk tuan Antoni , Tuan Willi dan anggota masion , Selain itu tidak boleh ada yang masuk ke dalam karena itu perintah dari tuan nona " Satpam itu mulai menjelaskan kepada Clara .
" Sial..! Berani sekali mereka tidak menganggap ku sebagai calon istri Antoni." Gumam Clara.
Clara yang masih berada dalam mobil pun sangat marah dan mencoba menerobos pagar itu dengan mobil nya.
Brak Bruk
" Cepat minggir ..!! " Tidak ada cara lain Clara pun menerobos pagar itu dengan cepat , Clara sudah sangat gila kepada Antoni yang selalu menolaknya itu dan Clara tidak memperdulikan apapun.
" Hei nona...! Kau sangat keras kepala. " Satpam pun berlari ke dalam untuk mengejar Clara , Pintu pagar masion itu rusak. Akibat ulah Clara yang tidak mau di ajak bicara.
Clara pun melajukan mobilnya sangat kencang , Di dalam masion sangat luas dan besar sehingga membuat Clara leluasa mengemudikan mobil dan setelah dekat dengan pintu ruangan depan akhirnya dia mengerem mobil nya dan turun dari mobil.
" Siapa pun tidak bisa menghalangi ku. " Clara tertawa karena membuat satpam kewalahan atas perbuatannya itu.
" Nona...! Apa yang kau lakukan. " Kini Willi datang membuat Clara tercengang.
Mata Antoni demi sedikit terbuka , Keyra lah yang pertama di lihat Antoni dalam kamar nya yang sudah tertidur pulas di samping .
Antoni mencoba mengelus rambut panjang Keyra.
" Tuan..." Keyra bangun karena elusan tangan Antoni di rambutnya itu.
" Tuan ...? Bagaimana keadaan mu , Tuan sangat ceroboh kenapa tuan tidak berhati- hati dalam melakukan segala hal ," Ucap Keyra menangis mendapati Antoni yang sudah sadar .
Antoni diam saja , Selama ini Antoni terlalu banyak sudah membuat Keyra menderita .
" Maafkan aku Keyra!..."
" Tuan bilang apa!" Keyra pertama kali mendengar permintaan maaf dari Antoni sehingga membuat Keyra sungguh tidak percaya.
__ADS_1
" Maaf kan aku, " Ulang Antoni lagi hingga membuat Keyra membola mendengar penuturan manis dari Antoni yang lolos begitu saja.
-
-
-
" Ini sudah malam nona ..! , Pulang lah , Tuan sudah tidur dari tadi " ucap Willi menghalangi Clara yang ingin masuk ke dalam masion.
" Ck..Willi hentikan ini..Aku ingin bertemu dengan suami ku , Kau akan merasakan apa yang aku rasakan ini setelah kamu memiliki kekasih , Coba lah berbaik hati padaku , Aku hanya sebentar dan tidak akan lama , Jadi jangan coba - coba untuk menghalangi jalanku. " Ujar Keyra kesal di halangi oleh Willi untuk bertemu dengan Antoni.
" Nona ..! Ini perintah , Jangan keras kepala , Tuan akan sangat marah jika nona tidak mendengarkan perintahnya ." Willi dengan cepat membangun pertahanannya agar Clara tidak macam- macam.
" Willi sayang ! Aku hanya sebentar. " Lirih Clara dengan manja sambil memegang wajah Willi lembut , Di sisi lain roket Willi ingin segera meledak , Walaupun Willi belum mempunyai kekasih namun dia masih normal dan tentu saja jika mendengarkan kata manja seperti yang di ucap kan Clara pasti akan luluh juga .
" Nona ! Hentikan. " Willi sudah tidak tahan lagi , Clara akan segera mendapatkan masalah . Willi mulai terlihat kesal Karena Clara masuk begitu saja ke dalam masion dengan mencoba untuk merayu nya. Willi pun mencoba untuk mengejar Clara yang sudah berlari kencang masuk kedalam .
" Aws ..Lepaskan Willi ." Clara meronta- ronta ingin di lepaskan, karena Willi sangat kencang menariknya.
" Nona..! Besok saja kau berkunjung , Jangan sekarang tuan akan marah ,"
Clara diam mendengarkan penuturan Willi.
" Kenapa Antoni harus marah , Aku ini akan menjadi istrinya , Dia tentu akan merasa senang bukan , Atau tunggu dulu , Apa kau dan Antoni menyembunyikan sesuatu dari ku. " Ucap Clara mengintrogasi Willi dengan cepat.
" Bukan itu nona..! , Tuan sedang tidak enak badan , Dia tidak mau di nganggu , Mengerti lah nona. " Willi kehabisan akal mencoba membujuk Clara agar tidak masuk , Willi akan mendapatkan masalah besar jika membiarkan Clara masuk .Tentunya Willi akan sangat ketakutan.
" Tenang saja Willi , Suami ku tentu tidak akan marah jika aku berkunjung , Dan tenang saja aku akan menyuruh nya agar tidak memecatmu , Kau akan aman , Jadi jangan terus menghalangi jalan ku ." Geram Clara dengan menatap mata Willi tajam.
" Ah ciapa cih ibut- ibut di cini ( Ah siapa sih , Ribut - ribut di sini ),"Ucap Reki mengucek matanya ,.
" Ante ...tau ciapa !,Angan jangju om Wil( Tante ...kau siapa ! Jangan nganggu om Willi ) ," Rena pun sangat kesal kepada Clara yang sangat ribut membuat tidur mereka tidak nyenyak .
__ADS_1
" Siapa mereka Willi ." Clara tersentak kaget melihat dua orang anak kecil berada di dalam masion , Setahu Keyra Antoni tidak mempunyai keponakan .
Bersambung......