Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Kecewa


__ADS_3

Keyra mengikuti berbagai sudut di kantor itu , Keyra sangat takut karena belum bisa menemukan ruangan Antoni .


" Kenapa jalannya tidak menunjukkan tanda- tanda ke ruangan tuan Antoni , Bagaimana ini ?" Keyra sangat khawatir dia tersesat padahal Keyra sudah mengikuti arah yang di beritahukan dua karyawan tadi.


Brak


"Aws. " Keyra jatuh tersungkur dan meringis kesakitan.


" Nona tidak apa- apa. " Seorang pria berpakaian rapi mengulurkan tangan kepada Keyra untuk membantu dia bangun.


" Tidak apa- apa , Saya bisa bangun sendiri ." Ucap Keyra bangun dan memegang pinggang nya yang terasa sakit. " Maaf tuan bolehkah saya bertanya ?" Tanya Keyra sambil melihat pria itu , Pria itu terlihat tinggi dari Keyra hingga membuat Keyra mendongak .


" Boleh mau tanya apa?" Balas pria itu serius.


" Saya tersesat , Saya ingin mencari ruangan tuan Antoni tapi saya tidak menemukan tanda- tandanya." Ucap Keyra gelisah dan gemetar , Perutnya sedikit nyeri mungkin efek terjatuh tadi.


" Oh baiklah saya akan mengantarkan nona, Nona siapanya tuan Antoni ?" Tanya pria itu lagi sambil melihat Keyra terasa gelisah.


" Saya hanya pembantunya." Ucap Keyra menunduk , Hanya posisi itu yang layak baginya bagi orang lain yang melihatnya.


" Oh , Perkenalkan nama saya Brian. " Ujar Pria itu sambil menyodorkan tangan ingin bersalaman dengan Keyra .


Bugh


Belum sempat menyambut uluran tangan pria itu kini Keyra pingsan dan semuanya terasa gelap.


Di ruangan bernuansa putih itu Keyra mengeryapkan matanya , Kepalanya terasa pusing , Keyra sangat susah menggerakkan badan .


" Bagaimana keadaan kamu ?" Ucap Antoni memandang Keyra dengan perasaan khawatir.


" Tidak apa- apa saya baik- baik saja. " Balas Keyra memalingkan wajahnya dari Antoni , Mungkin jarak di antara mereka sangat dekat hingga membuat Keyra canggung.


" Istirahat lah dan jangan coba- coba untuk diam - diam pergi ." Antoni beranjak pergi .


Keyra hanya mengganguk .


" Hei sobat , Jaga lah anak mu itu , Jaga ibunya juga jangan terlalu lelah itu bisa membahayakan mereka. " Dokter Erik terlihat marah kepada Antoni . " Kapan kau akan menikahinya , Sepertinya wanita itu dari keluarga baik- baik. " Ucap dokter Erik lagi sambil tersenyum dan menepuk bahu Antoni .


Dokter Erik dan Antoni sudah bersahabat sejak kecil , Dan dokter Erik sudah di angkat sebagai dokter kepercayaan dari keluarga Antoni makanya mereka terlihat sangat akrab .

__ADS_1


" Aku akan menikahinya tapi setelah anak itu lahir aku harus menceraikannya dan anak yang di kandung wanita itu harus menjadi tanggung jawab ku ." Antoni menjelaskan panjang lebar.


" Kau sangat gila Antoni , Kau sama saja mempermainkan perasaan seorang wanita , Jika kau tidak mencintai nya jangan pernah untuk menikahinya, " Dokter Erik kesal dengan perkataan Antoni yang begitu kejam , Bagaimana mungkin harus memisahkan ibu dan anak nya sendiri sedangkan ibunya sudah bersusah payah mengandung dan melahirkan nya , Semua itu akan tidak adil bagi mereka .


Glek


Bulir bening dari pipi Keyra lolos begitu saja ketika mendengar percakapan antara Antoni dan dokter Erik , Awalnya dia akan meminta maaf telah membuat Antoni khawatir namun semua itu salah , Sekarang Keyra merasa sangat kecewa Antoni akan tega melakukan itu kepada dirinya.


" Seharusnya dari awal aku tidak ikut bersama lelaki brengsek itu ," Gumam Keyra menepuk- nepuk dada nya perih .


" Sayang kita harus kuat , Kalian akan aman bersama mama." Keyra mengelus perut nya yang sedikit buncit itu sambil meneteskan air mata.


******


Flash back


" Antoni ! Wanita itu sudah mencari kamu kemana- mana , Dia tersesat dan minta tolong kepada ku untuk mengantarkan nya kepada kamu , Dia sedang pingsan. " Ucap Brian sambil mengendong Keyra sambil terengah- engah .


" Terima kasih Brian. " Antoni tidak banyak bicara ,Antoni cepat- cepat memangku Keyra yang pingsan dan di larikan ke rumah sakit , Antoni sangat takut Keyra akan kenapa- kenapa.


Brian yang melihatnya pun mematung Antoni sangat khawatir kepada wanita itu .


**********


Pukul 18:00 wib , Kini Antoni sudah siap berbincang dengan dokter Erik , Antoni sudah berbelanja kebutuhan Keyra selama di rumah sakit ,Entah kenapa dia merasa sangat perduli kepada Keyra ketika melihat kondisinya yang lemah dan tidak berdaya.


" Willi hati- hati lah membawa barang itu, Aku tidak ingin bersusah payah membeli lagi jika kau menjatuhkannya .." Ucap Antoni sambil berjalan cepat ingin segera melihat Keyra.


" Tuan ! Ini sangat berat ." Willi sedikit kesal karena barang yang di beli oleh Antoni sangat banyak , Jika di hitung mungkin akan cukup untuk beberapa orang selama setahun.


Willi sangat kesal melihat Antoni seperti orang gila ketika membelanjakan sesuatu ,Karena Willi lah yang akan menjadi sasarannya.


" Tuan ! Kami mohon maaf pasien di ruangan ini sudah menghilang , Kami sudah mencari keberbagai sudut namun tidak berhasil menemukan pasien itu ," Ucap salah satu perawat di rumah sakit ketika Antoni hendak masuk , Senyum Antoni berubah ,.


" Willi cepat cari Keyra sekarang?" Teriak Antoni menggelegar semua orang melihat ke arah Antoni .


Willi pun melaksanakan tugasnya , Kini keadaan berubah kacau.


Di sisi lain.

__ADS_1


" Papa ! , Antoni tidak menyukai Aku. " Clara menangis sendu ,Clara mengadu kepada papanya. Papa Clara yang bernama Stev itu adalah orang yang sangat berpengaruh bagi perusahaan - perusahaan lain ,Jika ada yang membuat masalah dengannya maka Stev tidak akan tinggal diam.


" Berani- beraninya pria itu mempermainkan anak semata wayang ku , Dia akan menyesal ." Stev sangat marah , Matanya sangat merah memancarkan bara api yang terbakar.


Clara tersenyum puas, Semua keinginan nya pasti akan terwujud , Dia sangat menyukai Antoni , Tentu semua itu sangat mudah baginya untuk mendapatkan Antoni.


" Kau akan bertekuk lutut di hadapan ku Antoni sayang." Gumam Clara sambil tersenyum sinis.


Kring


Kring


" Hallo! , Dimana kamu sekarang Antoni ?" Tanya seorang laki- laki paruh baya melalui telepon , Dia adalah opa nya Antoni yang bernama Karel .


" Ada apa Opa ," Balas Antoni dengan tegas seperti tidak terjadi apa- apa , Antoni masih mengemudikan mobilnya untuk mencari Keyra.


" Persiapkan pernikahanmu dengan Clara , Opa tidak mau tahu. " Ucap Karel berteriak membuat Antoni terasa terguncang .


Bugh Bugh


Siiit ....Sitt.


" Ada apa tuan ? " Tanya Willi yang hampir terbentur kaca mobil karena Antoni berhenti tiba- tiba.


" Aaaaaaa..." Antoni berteriak sekerasnya , Willi sangat takut melihat sikap Antoni seperti itu. "Mungkin ada yang tidak beres. " Gumam Willi .


******


" Hari ini sangat terasa panas , Aku sangat haus ." Ucap Keyra yang berjalan tertatih menahan perut dan pinggangnya yang sakit.


Keyra sangat merasa lapar mungkin tubuhnya butuh energi .


" Aku sudah tidak kuat berjalan. " Lagi - lagi Keyra mengeluh dan mencoba menepi di sebuah pohon untuk menghindari matahari yang begitu panas .


Keyra merasa sudah sangat jauh berjalan .


" Sayang , maafin mama ya ! Gara- gara mama kalian pasti sangat capek. " Keyra mengelus perutnya sendiri sambil berbicara dengan bayi yang ada di dalam perutnya dengan senyuman walaupun hatinya sangat perih sekarang...


Bersambung..........

__ADS_1


__ADS_2