
Keyra mengikuti berbagai sudut di kantor itu , Keyra sangat takut karena belum bisa menemukan ruangan Antoni .
" Kenapa jalannya tidak menunjukkan tanda- tanda ke ruangan tuan Antoni , Bagaimana ini ?" Keyra sangat khawatir dia tersesat padahal Keyra sudah mengikuti arah yang di beritahukan dua karyawan tadi.
Brak
"Aws. " Keyra jatuh tersungkur dan meringis kesakitan.
" Nona tidak apa- apa. " Seorang pria berpakaian rapi mengulurkan tangan kepada Keyra untuk membantu dia bangun.
" Tidak apa- apa , Saya bisa bangun sendiri ." Ucap Keyra bangun dan memegang pinggang nya yang terasa sakit. " Maaf tuan bolehkah saya bertanya ?" Tanya Keyra sambil melihat pria itu , Pria itu terlihat tinggi dari Keyra hingga membuat Keyra mendongak .
" Boleh mau tanya apa?" Balas pria itu serius.
" Saya tersesat , Saya ingin mencari ruangan tuan Antoni tapi saya tidak menemukan tanda- tandanya." Ucap Keyra gelisah dan gemetar , Perutnya sedikit nyeri mungkin efek terjatuh tadi.
" Oh baiklah saya akan mengantarkan nona, Nona siapanya tuan Antoni ?" Tanya pria itu lagi sambil melihat Keyra terasa gelisah.
" Saya hanya pembantunya." Ucap Keyra menunduk , Hanya posisi itu yang layak baginya bagi orang lain yang melihatnya.
" Oh , Perkenalkan nama saya Brian. " Ujar Pria itu sambil menyodorkan tangan ingin bersalaman dengan Keyra .
Bugh
Belum sempat menyambut uluran tangan pria itu kini Keyra pingsan dan semuanya terasa gelap.
Di ruangan bernuansa putih itu Keyra mengeryapkan matanya , Kepalanya terasa pusing , Keyra sangat susah menggerakkan badan .
" Bagaimana keadaan kamu ?" Ucap Antoni memandang Keyra dengan perasaan khawatir.
" Tidak apa- apa saya baik- baik saja. " Balas Keyra memalingkan wajahnya dari Antoni , Mungkin jarak di antara mereka sangat dekat hingga membuat Keyra canggung.
" Istirahat lah dan jangan coba- coba untuk diam - diam pergi ." Antoni beranjak pergi .
Keyra hanya mengganguk .
" Hei sobat , Jaga lah anak mu itu , Jaga ibunya juga jangan terlalu lelah itu bisa membahayakan mereka. " Dokter Erik terlihat marah kepada Antoni . " Kapan kau akan menikahinya , Sepertinya wanita itu dari keluarga baik- baik. " Ucap dokter Erik lagi sambil tersenyum dan menepuk bahu Antoni .
Dokter Erik dan Antoni sudah bersahabat sejak kecil , Dan dokter Erik sudah di angkat sebagai dokter kepercayaan dari keluarga Antoni makanya mereka terlihat sangat akrab .
__ADS_1
" Aku akan menikahinya tapi setelah anak itu lahir aku harus menceraikannya dan anak yang di kandung wanita itu harus menjadi tanggung jawab ku ." Antoni menjelaskan panjang lebar.
" Kau sangat gila Antoni , Kau sama saja mempermainkan perasaan seorang wanita , Jika kau tidak mencintai nya jangan pernah untuk menikahinya, " Dokter Erik kesal dengan perkataan Antoni yang begitu kejam , Bagaimana mungkin harus memisahkan ibu dan anak nya sendiri sedangkan ibunya sudah bersusah payah mengandung dan melahirkan nya , Semua itu akan tidak adil bagi mereka .
Glek
Bulir bening dari pipi Keyra lolos begitu saja ketika mendengar percakapan antara Antoni dan dokter Erik , Awalnya dia akan meminta maaf telah membuat Antoni khawatir namun semua itu salah , Sekarang Keyra merasa sangat kecewa Antoni akan tega melakukan itu kepada dirinya.
" Seharusnya dari awal aku tidak ikut bersama lelaki brengsek itu ," Gumam Keyra menepuk- nepuk dada nya perih .
" Sayang kita harus kuat , Kalian akan aman bersama mama." Keyra mengelus perut nya yang sedikit buncit itu sambil meneteskan air mata.
******
Flash back
" Antoni ! Wanita itu sudah mencari kamu kemana- mana , Dia tersesat dan minta tolong kepada ku untuk mengantarkan nya kepada kamu , Dia sedang pingsan. " Ucap Brian sambil mengendong Keyra sambil terengah- engah .
" Terima kasih Brian. " Antoni tidak banyak bicara ,Antoni cepat- cepat memangku Keyra yang pingsan dan di larikan ke rumah sakit , Antoni sangat takut Keyra akan kenapa- kenapa.
Brian yang melihatnya pun mematung Antoni sangat khawatir kepada wanita itu .
**********
Pukul 18:00 wib , Kini Antoni sudah siap berbincang dengan dokter Erik , Antoni sudah berbelanja kebutuhan Keyra selama di rumah sakit ,Entah kenapa dia merasa sangat perduli kepada Keyra ketika melihat kondisinya yang lemah dan tidak berdaya.
" Willi hati- hati lah membawa barang itu, Aku tidak ingin bersusah payah membeli lagi jika kau menjatuhkannya .." Ucap Antoni sambil berjalan cepat ingin segera melihat Keyra.
" Tuan ! Ini sangat berat ." Willi sedikit kesal karena barang yang di beli oleh Antoni sangat banyak , Jika di hitung mungkin akan cukup untuk beberapa orang selama setahun.
Willi sangat kesal melihat Antoni seperti orang gila ketika membelanjakan sesuatu ,Karena Willi lah yang akan menjadi sasarannya.
" Tuan ! Kami mohon maaf pasien di ruangan ini sudah menghilang , Kami sudah mencari keberbagai sudut namun tidak berhasil menemukan pasien itu ," Ucap salah satu perawat di rumah sakit ketika Antoni hendak masuk , Senyum Antoni berubah ,.
" Willi cepat cari Keyra sekarang?" Teriak Antoni menggelegar semua orang melihat ke arah Antoni .
Willi pun melaksanakan tugasnya , Kini keadaan berubah kacau.
Di sisi lain.
__ADS_1
" Papa ! , Antoni tidak menyukai Aku. " Clara menangis sendu ,Clara mengadu kepada papanya. Papa Clara yang bernama Stev itu adalah orang yang sangat berpengaruh bagi perusahaan - perusahaan lain ,Jika ada yang membuat masalah dengannya maka Stev tidak akan tinggal diam.
" Berani- beraninya pria itu mempermainkan anak semata wayang ku , Dia akan menyesal ." Stev sangat marah , Matanya sangat merah memancarkan bara api yang terbakar.
Clara tersenyum puas, Semua keinginan nya pasti akan terwujud , Dia sangat menyukai Antoni , Tentu semua itu sangat mudah baginya untuk mendapatkan Antoni.
" Kau akan bertekuk lutut di hadapan ku Antoni sayang." Gumam Clara sambil tersenyum sinis.
Kring
Kring
" Hallo! , Dimana kamu sekarang Antoni ?" Tanya seorang laki- laki paruh baya melalui telepon , Dia adalah opa nya Antoni yang bernama Karel .
" Ada apa Opa ," Balas Antoni dengan tegas seperti tidak terjadi apa- apa , Antoni masih mengemudikan mobilnya untuk mencari Keyra.
" Persiapkan pernikahanmu dengan Clara , Opa tidak mau tahu. " Ucap Karel berteriak membuat Antoni terasa terguncang .
Bugh Bugh
Siiit ....Sitt.
" Ada apa tuan ? " Tanya Willi yang hampir terbentur kaca mobil karena Antoni berhenti tiba- tiba.
" Aaaaaaa..." Antoni berteriak sekerasnya , Willi sangat takut melihat sikap Antoni seperti itu. "Mungkin ada yang tidak beres. " Gumam Willi .
******
" Hari ini sangat terasa panas , Aku sangat haus ." Ucap Keyra yang berjalan tertatih menahan perut dan pinggangnya yang sakit.
Keyra sangat merasa lapar mungkin tubuhnya butuh energi .
" Aku sudah tidak kuat berjalan. " Lagi - lagi Keyra mengeluh dan mencoba menepi di sebuah pohon untuk menghindari matahari yang begitu panas .
Keyra merasa sudah sangat jauh berjalan .
" Sayang , maafin mama ya ! Gara- gara mama kalian pasti sangat capek. " Keyra mengelus perutnya sendiri sambil berbicara dengan bayi yang ada di dalam perutnya dengan senyuman walaupun hatinya sangat perih sekarang...
Bersambung..........
__ADS_1