Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Keyra Tidak Sadarkan Diri


__ADS_3

Kini Keyra sudah berada di dalam gendongan Antoni.


" Tuan ...Tolong! aku sangat merasa panas dan mual. " Ucap Keyra lirih sambil memejamkan matanya.


" Willi ....Kenapa kau sangat lama sekali. " Antoni meneriaki Willi karena keterlambatannya.


" Kenapa nona Keyra tuan ?" Tanya Willi penasaran..


" Cepat buka pintu mobil nya , Aku tidak mau melihat wanita ini sekarat. " Antoni mengedor- gedorkan pintu dengan keras.


" Ah ...Wanita ini sangat berat ." Ujar Antoni meletakkan Keyra di sampingnya setelah memasukkan Keyra kedalam mobil.


" Kita akan membawa nona Keyra kemana tuan?" Tanya Willi .


" Bawa ke rumah sakit , Dimana dokter Erik berada , Cepat lakukan perintah. " Perintah Antoni dengan cepat.


Willi sangat takut ,Antoni merasa sangat khawatir tentang keadaan Keyra .


Rumah sakit.


" Erik....Selamatkan dia , Aku menyerahkan nya padamu. " Ucap Antoni menepuk bahu Erik pelan .


Dokter Erik dengan cepat membawa Keyra ke UGD , Agar bisa memeriksa lebih lanjut lagi .


" Tuan ....Sebenarnya apa yang terjadi dengan nona Keyra."


Antoni menatap Willi tajam , menyiratkan sesuatu.


" Cari tahu siapa yang memasukkan obat ke dalam minuman ku , Keyra baru saja meminum nya dan berakhir seperti itu ." Jawab Antoni menjelaskan.


Willi sangat terkejut dengan apa yang dia dengar barusan , Entah siapa yang berani berbuat hal demikian kepada Antoni.


Willi pun mengganguk kan kepala nya , Perintah untuknya akan segera dia laksanakan.


" Bagaimana keadaan gadis itu Erik ?" Antoni mulai bangun dari duduk nya , Jantung tak berhenti berdetak kencang , Antoni sangat takut akan terjadi sesuatu kepada Keyra.


" Untung kau cepat membawa nya kesini , Sebentar lagi dia siuman, Apakah dia salah memakan makanan , Pengaruh obat itu sangat berbahaya bisa akan menjadi kelumpuhan bagi seseorang ." Erik menjawab dengan tegas .


Antoni pun mengempalkan tangan , Antoni sangat marah , Siapa yang telah berani memasukkan obat itu keminumannya , Jika obat itu Antoni yang meminumnya akan sangat berakibat fatal.


" Ada seseorang yang ingin menjatuhkan ku . " Gumam Antoni kalut dengan pemikirannya.


" Hei ... sahabatku , Kenapa kamu bingung , Bagaimana keadaan anak mu sekarang , Apakah cukup besar untuk segera kita menjadi besanan ." Ucap Erik Mengedipkan matanya .


" Iya Erik , Mereka sudah sangat besar."

__ADS_1


" Maksudmu mereka , Berarti ada satu pasang. " Erik menatap Antoni penasaran.


" Benar ....Dugaaan mu cukup kuat. " Ucap Antoni lagi.


" Selamat bro , Ternyata kau topcer juga. " Erik tertawa dan meledek Antoni yang masih dalam keadaan ketakutan.


" Sudah lah Erik , Jangan bercanda terus , Aku sedang sakit kepala ."


" Oke ....Segera jenguk istrimu ya , Jangan pernah melepasnya ya!" Saran Erik dan berlalu pergi meninggalkan Antoni.


Antoni sekarang berjalan ke ruang di mana Keyra sudah di pindahkan . Keyra sangat tersiksa gara- garanya.,Entah lah Antoni harus berbaik hati kepadanya atau harus membencinya , Antoni tidak tahu dengan perasaannya.


-


-


-


" Huwaaaaaa.....Mommy tok yak puyang- puyang ante Carissa( Huwaaaaa.....Mommy kok gak pulang- pulang tante Carissa ). " Reki dan Rena menagis menanyakan dimana Keyra karena sudah seharian ini Keyra meninggalkan mereka dan berjanji akan membeli es krim.


" Reki , Rena ....Mommy lagi banyak kerjaan , Kalian tidur ya! " Carissa mulai menenang kan Reki dan Rena yang merasa sedih.


Kontak batin dengan seseorang anak akan terdeteksi jika orang tuanya mengalami hal yang buruk , Reki dan Rena pun tidak bisa tidur dan terus menanyakan Keyra sudah pulang atau belum , Willi memberitahukan kepada Carissa tentang kondisi Keyra , Carissa mencoba bohong kalau Reki dan Rena menanyakan Keyra.


Di pedesaan


" Kenapa aku tidak bisa tidur dan kepikiran Keyra terus , Apakah Keyra baik- baik saja di sana ." Guman dokter Sisi yang tidak bisa tidur , " Aku akan menemui nya dua hari kedepan , Semoga Keyra baik -baik saja di sana. " Dokter Sisi mencoba memejamkan matanya , Dan bertekad untuk ke kota agar bisa bertemu dengan Keyra.


-


-


" Hei ....Aku akan memperingatkan kau kali ini , Cucu mu itu membuat masalah dengan ku , Tidak mempunyai sopan santun ketika bertemu dengan yang lebih tua dan telah membuat putri ku menangis ." Teriak Stev pada Karel yang sedang duduk di sebuah ruangan kantor.


" Kawan....Duduk lah dulu , Kita bisa bicarakan baik- baik." Ucap Karel mendinginkan suasana.


" Ah ....Jangan coba- coba untuk mempermainkan anakku , Aku akan segera menikahkan Clara dan Antoni , Jika kau tidak setuju aku akan membuat kau bangkrut dalam hitungan detik ." Ancam Stev marah , Matanya sangat merah , Stev sangat emosi karena Antoni telah membuat Clara menangis.


Karel pun sangat tidak menyangka tentang apa yang dikatakan oleh Stev, Karel tidak bisa memaksakan kapan Antoni dan Clara akan menikah ,.


" Stev .....Jangan lakukan itu ." Mohon Karel kepada Stev .


Perusahaan Karel sedang dalam fase kritis akibat kelicikan Stev yang iri terhadapnya.


" Kalau kau tidak mau perusahaan mu bangkrut , Cepat nikahkan mereka." Ancam Stev dengan tegas.

__ADS_1


-


-


Antoni sedang mondar mandir di sebuah ruangan dimana Keyra di rawat.


" Ayolah ......Kenapa belum siuman juga. " Ucap Antoni sambil bergetar ketakutan karena Keyra belum ada tanda- tanda siuman. " Ayo bangun lah .....Anak - anak kita sedang menunggu mu dirumah ." Lirih Antoni mengkhawatirkan keadaan Keyra sekarang , Lemah dan tidak ada tanda senyum seperti yang di lihatnya.


Namun Keyra masih saja terdiam , Bahkan Keyra mungkin masih berada di alam mimpinya dan tidak mendengarkan permohonan Antoni yang begitu dalam.


Drt......


Drt.....


Mengangkat telpon


" Hallo ....Bagaimana Will?" Tanya Antoni tergesa tanpa melihat siapa yang menelponnya.


" Antoni.....Ini opa bukan Willi. " Suara di seberang sana mengagetkan Antoni.


" Oh opa ada apa? " Tanya Antoni gugup . dan keluar dari ruangan Keyra di rawat Agar tidak ketahuan oleh Karel yang bahwa dia sedang berada di rumah sakit.


" Ada yang ingin opa bicarakan dengan kamu ...., Temui opa secepatnya. " Sahut Karel .


" Apa itu opa? , Apakah ada hal yang sangat penting ?" Tanya Antoni lagi dengan penasaran karena Karel begitu serius menurutnya sekarang.


" Temui opa dulu , Opa berada di xxx sekarang ." Perintah Karel kepada Antoni.


Antoni pun dengan cepat pergi ke sana karena tempat yang di beritahukan oleh Karel sangat dekat dengan rumah sakit dimana Antoni berada.


Antoni menyuruh perawat untuk menjaga Keyra yang belum siuman agar mencengah hal- hal yang tidak di inginkan.


-


-


-


" Opa ada apa?" Tanya Antoni penasaran , Dan Antoni duduk di meja bersama dengan Karel begitu sampai di sana .


" Cepat sekali kau sampai , Apakah kau berada di dekat tempat ini tadi ?" Tanya Karel menelisik sesuatu yang mungkin mencurigakan.


" Ah tidak opa....Aku menjalan kan mobil dengan cepat , Opa tidak tahu keahlianku sekarang?" Sahut Antoni mulai bergurau dengan Karel walau hatinya dan pikirannya sekarang tertuju kepada Keyra yang masih belum sadar kan diri.


" Oh baik lah......Opa mengiginkan kamu dan Clara akan secepatnya melangsungkan pernikahan , Kamu tentu mau bukan?" Karel menatap Antoni dengan senyuman.

__ADS_1


" A- apa opa?" Antoni tidak percaya atas apa yang di dengarnya itu.


Bersambung.......


__ADS_2