Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Tinggal di apartement


__ADS_3

" Apa maksud mu ...! Keyra wanita baik- baik , Kau jangan menuduhnya seperti itu ."


Tomi seakan sangat murka mendapati ucapan Vioni yang telah menuduh Keyra.


" Dengar kan saya tuan ...Jika kau sangat ingin tahu kenapa calon istri mu itu seorang pelakor cepat cari dia sekarang dan tanyakan saja kepada nya langsung ."


Vioni yang seakan sangat kesal dan langsung menutup pintu dengan kencang.


Brak...


Tomi mengempalkan tangannya sangat kuat.


Drtt...


Drtt...


Tiba- tiba ponsel Tomi berbunyi membuat Tomi langsung mengangkatnya.


" Tuan ...! Cepat ke sini sekarang , Saya sudah menemukan wanita yang tuan perintah kan ." Ucap seorang laki- laki di seberang telfon kepada Tomi.


" Baik lah saya akan menuju ke tempat tujuan ." Ucap Tomi cepat langsung mematikan ponselnya sepihak.


" Ada apa ini sebenarnya ?, Awas saja dia yang sudah berani membuat Keyra menjauh dari ku , Aku akan membuat dia hancur." Gumam Tomi langsung menuju ke mobil nya dan masuk ke dalam mobil serta mengemudikan mobilnya dengan cepat agar sampai di tempat tujuan.


-


-


-


Setelah beberapa jam lama nya mengemudikan mobil itu , Willi seketika menghentikan mobil itu .


Shittt


Mobil itu berhenti dengan cepat dan membuat Willi langsung turun untuk membukakan pintu mobil untuk tuan dan nyonya nya itu.


" Silahkan tuan ...!"


Willi menunduk dan membuka pintu mobil itu agar Antoni dan Keyra bisa turun.


" Cepat turun ..!" Paksa Antoni kepada Keyra yang hanya diam di dalam mobil tanpa sepatah kata pun ,Reki dan Rena terlihat sangat pulas dalam tidur nya itu.


" Tuan ..! Lepaskan kami , Tolong jangan ngangu kami lagi ." Lirih Keyra menatap Antoni dengan sendu.


" Keluar lah ...! Aku tidak mau berbasa basi dengan kamu , Jika kamu mau pergi , Pergi lah dan jangan harap Reki dan Rena akan ikut bersama mu ." Ancam Antoni tajam ke arah mata Keyra yang selalu keras kepala dan tidak menurutinya.


Keyra yang mendengarkan ancaman dari Antoni seolah sangat rapuh , Ibu mana yang akan mau jika terpisah dengan anak- anak nya sendiri . Ucapan Antoni membuat Keyra semakin sedih , Dengan setengah terpaksa Keyra pun turun dari mobil sedangkan Willi mencoba untuk mengendong Reki dan Rena .


Keyra seakan takjub melihat pemandangan di depannya saat ini.


" Tuan ...Ini tempat apa?" Tanya Keyra bingung menatap di depannya itu.


" Itu apartement ku , Kalian akan tinggal di sini sementara ." Jawab Antoni dengan cepat .


" Bagaimana ini ...Jika tuan Karel tahu tentang ini , Pasti tuan Karel akan."


" Cepat lah ..Kenapa kau hanya melamun ." Antoni mencoba memotong ucapan Keyra dengan tajam.


" Maafkan saya tuan .."

__ADS_1


Keyra mencoba berjalan dengan terpaksa.


Antoni pun mencoba membuka pintu apartement nya itu dengan cepat.


Ting....


Kini pintu apartement itu terbuka sehingga membuat Keyra membola sempurna .


Keyra tidak pernah tinggal di tempat yang bernama apartement sehingga membuat Keyra seperti sangat asing dengan tempat seperti di depannya ini.


Keyra mencoba memasuki apartement Antoni , Di dalam cukup besar membuat Keyra sangat melongo.


" Sekarang kalian tinggal di sini sementara dan ingat kalau kalian sampai lari dari apartement ini , Jangan salah kan aku jika kamu akan mendapat masalah besar ." Ancam Antoni lagi kepada Keyra.


Keyra hanya menunduk tanpa melihat ke arah Antoni yang begitu marah kepada nya itu.


" Tuan juga tidur di sini juga ?" Tanya Keyra menatap Antoni sekilas .


" Ini apartement ku , Kenapa aku harus takut untuk tidur di sini ." Desis Antoni menjawab dengan cepat.


Di masion.


Tit...


Tit...


Suara klakson yang sangat besar membuat satpam yang tengah beristirahat langsung membukakan pintu nya.


" Hei satpam malas , Kenapa kau sangat lama sekali membuka pintu." Teriak Clara kencang karena dia merasa sangat panas sudah menunggu lama di bukakan pintu mansion.


" Nona ...Maafkan kami ."


" Jika kalian berbuat begini lagi , Saya akan menyuruh calon suami saya akan memecat kamu ."


Clara yang masih marah mencoba meneriaki satpam itu dan menatap tajam ke arah satpam itu.


" Iya nona..."


Satpam itu membukakan pintu cepat dan Clara langsung mengemudi kan mobil nya ke dalam Mansion.


" Ih aku sangat berkeringat ."


Clara sangat kesal dan mengelap keringatnya yang bercucuran gara- gara satpam itu.


Clara mencoba turun dari mobil nya dan bergegas masuk ke dalam mansion untuk segera menemui Antoni.


Tok..


Tok...


Clara mengetuk pintu dengan kencang agar segera di bukakan pintu.


Ceklek..


" Nona ...Kenapa malam - malam begini anda kesini ?" Tanya pelayan itu yang merasa sangat ngantuk ketika membuka pintu.


" Saya ingin menemui suami saya , Kenapa kamu harus bertanya ?"


Clara sangat kesal apa semua orang di mansion ini tidak mengenal dirinya sama sekali , Kenapa harus selalu di tanya ini itu , Semua itu membuat Clara sangat jengkel.

__ADS_1


" Maaf nona ...Tapi tuan belum pulang ."


Pelayan itu menunduk


" Hah..Kenapa suami ku itu sangat rajin , Jam segini masih bekerja ."


Clara pun mencoba mengambil ponselnya untuk menelfon pihak kantor itu.


Tit...


Telfon pun tersambung..


" Apa suami saya masih berada di kantor ?"


Clara langsung menanyakan Antoni kepada resepsionis itu melalui telfon.


" Maaf nona ...Tuan pergi makan malam bersama client penting malam ini ."


Resepsionis itu menjawab dengan sopan.


" Oh baik lah , Client nya itu apa perempuan apa laki- laki ." Kini Clara bertanya lagi kepada resepsionis itu.


" Perempuan nona , Nona Vioni yang mengajak tuan Antoni untuk makan malam di rumah nya ."


Seketika Clara sangat terkejut mendengar nama perempuan yang di sebutkan oleh resepsionis itu.


" Oh baik lah , Kirim kan alamat client itu sekarang ." Perintah Clara dengan cepat .


Dengan anggukan resepsionis itu memenuhi perintah Clara sedangkan Clara langsung mematikan ponselnya.


" Sial ...! Pasti wanita itu akan menggoda suami ku bukan ." Gumam Clara sangat takut.


Ting ...ting..


Ponsel Clara pun sudah berbunyi , Resepsionis mengirim alamat client yang di mintai oleh Clara.


" Awas saja jika wanita itu menggoda suami ku , Aku akan menarik rambut nya dan akan membuat dia menyesal ." Clara sangat kesal serta sangat takut kalau Antoni di goda oleh wanita lain.


Clara pun langsung menuju ke mobil nya untuk segera pergi ke alamat yang di kirimkan oleh resepsionis itu.


Clara tidak mau Antoni meninggalkan nya karena wanita lain .


-


-


-


" Keyra biarkan aku bicara dengan mu ." Antoni yang melihat Keyra sudah menidurkan anak- anak nya itu sangat terkejut karena Antoni datang tiba- tiba.


" Tu- an ..Saya sangat lelah biarkan saya istirahat dulu ."


Keyra mencari alasan agar Antoni tidak mengusik nya .


Antoni pun langsung menarik tangan Keyra.


" Tuan lepaskan tangan ku , Anak- anak akan bangun ."


" Kalau kamu tidak mau mereka bangun , Cepat ikuti aku ." Ancam Antoni kepada Keyra yang sangat takut melihat kelakuan Antoni.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2