Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
sangat marah


__ADS_3

Tomi sangat senang karena ingin segera menemui Keyra.


" Tomi sayang ! Kenapa kamu sangat senang ?" Tanya Zalena kepada Tomi anak semata wayang nya itu.


" Mama tahu , Sebentar lagi mama akan segera mempunyai menantu ."


" Benarkah ?, Keyra sudah mau menikah dengan kamu sayang ?" Tanya Zalena tersenyum bahagia mendengar berita baik ini.


" Sebentar lagi mama , Pokoknya mama selalu doakan Tomi agar segera menikah dengan Keyra oke ma."


Hati Tomi sedang berbunga- bunga sekarang karena akan segera menemui Keyra dan mendengar jawaban dari Keyra. Tomi pun dengan secepat kilat menaiki mobil nya dan bergegas untuk segera melajukan mobilnya.


Di sisi lain sekarang Keyra sedang termenung di dalam taksi yang dia tumpagi , Jantung nya berpacu sangat kencang , Keyra tidak tahu jawaban yang benar untuk Tomi , Apakah harus menerima Tomi atau menolaknya saja , Namun Keyra merasa kasihan terhadap Tomi yang sangat baik kepadanya jika Keyra menolak Tomi maka Tomi akan sangat marah kepada Keyra dan tidak mau melihat Keyra lagi .


" Nona! Kita hampir sampai ." Tiba - tiba lamunan Keyra buyar ketika sang supir taksi itu memberitahukan kepada nya bahwa tempat yang di tujunya akan segera sampai.


" Oh ba- ik lah pak."


Keyra menjawab terbata dan melihat ke arah jendela taksi itu.


Setelah lima menit kemudian akhirnya Keyra sudah sampai di sebuah taman yang sangat indah.


Di taman itu Tomi meminta Keyra agar bertemu.


" Nona ! Kita sudah sampai ."


" Terima kasih pak! " Keyra mencoba turun dari taksi yang telah di berhentikan oleh sang supir itu .


Suasana di taman itu sangat nyaman dan tentunya pemandangan di sana sangat cantik , Keyra sangat kagum melihat taman itu , Sekelilingnya di tumbuhi bunga- bunga yang cantik.


Keyra dengan tersenyum mencoba mencari tempat duduk di taman itu.


-


-


-


Tringg.....


Dering ponsel Antoni berdering dengan sangat kencang hingga membuat Antoni yang sedang mengemudi kan mobilnya mencoba menghentikan mobil nya ke samping jalan.


" Ada apa Willi menelfon ku ?" Gumam Antoni mencoba untuk mengangkat telfon nya itu.


" Tuan ! Anda dimana tuan Karel sangat marah melihat anda tidak ada di ruangan anda ?" Tanya Willi dengan cemas karena Karel akan meneriaki Willi jika Antoni tidak berada di ruangannya ketika Karel ingin bertemu dengannya .


" Katakan pada opa aku sedang sibuk ." Antoni tidak perduli lagi akan kemarahan Karel yang terpenting sekarang Antoni harus menemui Keyra dan anak- anaknya.


Antoni pun mematikan ponselnya dengan tiba- tiba.


" Sekarang tamat riwayat ku , Jika harus menghadapi kakek tua itu. " Willi sangat takut ketika sedang berhadapan dengan Karel , Apalagi Willi tidak mengetahui keberadaan Antoni tentu saja Willi yang akan di omeli Karel.

__ADS_1


-


-


-


" Kemana kak Tomi , Kenapa dia sangat lama sekali ." Keyra terlihat sangat cemas ketika melihat jam di pergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul 14:00 .


" Jika kak Tomi tidak datang sebentar lagi aku harus pulang. " Keyra mencoba melihat ke arah taman melihat Tomi yang belum juga menampakkan batang hidungnya itu.


Shitttt.....


Mobil Tomi akhirnya datang , Dengan memakai jas warna hitam itu serta penampilannya yang sempurna membuat Tomi semakin tampan saja.


" Keyra ! Aku sangat senang bisa bertemu dengan mu." Tomi melepaskan kaca matanya dan mencoba turun dari mobil dan langsung mendekat ke arah Keyra.


" Kak ! Kenapa kau sangat lama sekali ."


" Maaf kan aku Keyra sudah membuat mu lama menunggu ."


Tomi tersenyum bahagia dan mulai bercanda dengan Keyra.


*****


" Ah sial! Kemana Keyra sebenarnya? " Antoni sudah putus asa mencari Keyra namun Keyra sama sekali tidak ada tanda - tanda nya." Aku akan mencoba turun dan masuk ke taman itu. " Antoni yang merasa sangat pusing akhirnya mencoba turun dan masuk ke sebuah taman di depannya itu ..


" Taman ini sangat cantik! " Antoni mulai menyusuri taman itu ke dalam karena taman ini menurutnya sangat cantik .


" Bukan kah itu mobil Tomi ?, Apa dia berada di sekitar sini ?" Gumam Antoni dan mulai berjalan lagi.


*****


" Keyra ! Bagaimana dengan jawaban itu ?" Tanya Tomi dengan serius sorot mata nya kini mulai menatap Keyra dengan tajam.


" Kak a- ku sebenarnya ."


" Jangan bilang kau akan menolak ku Keyra ." Seolah tahu dengan jawaban Keyra Tomi mencoba memotong jawaban Keyra .


" Kak bukan seperti itu , Sebenarnya aku."


" Apa yang kau ingin katakan Keyra , Aku akan selalu menerima semuanya tentang mu. " Mata Tomi menatap manik mata Keyra dengan tajam dan tak berkedip sedikit pun.


Keyra sangat gugup dan mengengam jemarinya erat. " Apa yang harus aku lakukan kak Tomi mungkin akan sangat marah jika aku tidak menerima nya."


Di sisi lain Antoni terus berjalan .


" Kemana Tomi ?" Gumam Antoni mulai berjalan untuk mencari Tomi.


Namun langkah Antoni terhenti tatkala melihat Keyra dan Tomi sedang duduk di sebuah kursi.


Antoni menghentikan langkah nya dan mencoba mundur agar Keyra dan Tomi tidak melihatnya.

__ADS_1


Antoni mengempalkan tangannya kuat karena sangat marah .


" Ternyata Keyra benar- benar bersama laki - laki itu. Pantas saja dia pergi dan meninggalkan ku demi laki - laki itu. "


Antoni benar- benar kecewa terhadap Keyra . " Aku menyesal telah mengenalmu Keyra. " Desis Antoni sangat kecewa melihat Keyra bersama Tomi.


" Maaf kak ! Apa kau mau menerima ku jika aku."


" Kenapa Keyra ! Jujur lah pada ku. " Tomi kini sangat penasaran .


-


-


-


" Kau mau kemana Clara ?" Tanya Stev dengan menatap Clara penuh selidik , Clara sudah bersiap- siap untuk pergi .


Clara sama sekali tidak menjawab namun dia tetap melangkah untuk pergi.


" Papa tidak mengizinkan mu untuk pergi !" Teriak Stev ketika melihat Clara menjauh .


Clara masih saja dalam pendiriannya dia tetap ingin pergi secepatnya.


" Jika kau tidak mau mendengar papa mu ini , Silahkan tinggalkan rumah ini ."


Seketika ucapan Stev membuat Clara berhenti dan Clara memalingkan wajahnya menatap Stev dengan kesal.


" Apa ini yang papa ingin kan ?" Kini Clara mencoba bertanya pada Stev lagi.


"Kau sangat pembangkang Clara , Papa sangat marah kepada kamu ."


" Papa sangat jahat , Aku sudah tidak punya mama sekarang papa sangat jahat kepada ku hiks hiks! " Clara kini meneteskan air matanya karena ucapan Stev membuat nya sangat terpukul.


Stev yang melihat Clara menangis seketika memalingkan wajahnya .


Tok


Tok


Stev melihat ke arah suara , Seseorang mengetuk pintu rumah nya .


Seketika Clara menghapus air matanya dan membuka pintu rumah dengan cepat .


" Hai Clara! Aku sudah menghubungi mu , Tapi ponsel mu tidak aktif." Ucap seorang wanita dari arah pintu itu dengan tersenyum.


Seketika Clara sangat kaget melihat kedatangan wanita itu.


" Siapa Clara ! Kenapa kau tidak menyuruh nya masuk! " Teriak Stev dengan kencang karena Clara hanya terdiam sangat membuka pintu sehingga membuat Stev sangat heran .


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2