
Keesokan hari nya fikiran Keyra sudah membaik , Semalam tidur nya sangat pulas , Hanya tinggal bekas memar saja di wajahnya.
" Hari ini aku harus berangkat ke kantor. " Ucap Keyra mencoba bersiap- siap untuk segera pergi ke kantor.
" Hei lihat lah tuan putri tua sudah bangun ." Sindir Novi yang tiba- tiba sudah berdiri di hadapan Keyra .
" Bagaiman tidur mu , Apakah nyenyak ? " Tanya Novi mencoba mendekat ke arah Keyra .
Keyra sedikit waspada dan mencoba menjauh .
" Selama kau masih berada di sini , Kau akan terus tersiksa tuan putri ." Desis Novi menatap Keyra yang sangat takut.
" ehmmm, Apa yang kau lakukan disini. " Antoni tiba- tiba saja membuat Novi terlonjak kaget.
" Eh Antoni putra ku sayang, Bagaimana kabar mu ." Novi mencoba berbasa basi dengan Antoni yang terlihat dingin.
" Kenapa kau berada di sini ?" Teriak Antoni yang marah melihat Novi berada di masion.
" Kenapa kau harus berteriak. " Mata novi terbelalak mendengarkan teriakan Antoni yang begitu kencang.
" Cepat pergi dari sini ?" Perintah Antoni yang mulai marah dan menatap Novi dengan tatapan yang tajam.
Novi sangat kesal , Raut wajahnya begitu marah. Akhirnya Novi pergi dari masion.
" Berani sekali dia mempermalukan aku di depan wanita itu ." Desis Novi kesal tak tertahankan lagi.
" Aku akan pergi ke kantor , Kau naik taksi saja. " Ucap Antoni pada Keyra , Keyra membuang nafas dengan kasar melihat sikap Antoni yang begitu dingin lagi.
Hari yang sangat cerah namun tak secerah hati Keyra sekarang , Kini hati Keyra di selimuti oleh perasaan yang tak menentu.
" Kapan semua ini akan berakhir , Aku sudah lelah , Dan ingin pergi saja dari kehidupan tuan Antoni ." Gumam Keyra yang sedang memikirkan kehidupan Keyra selanjutnya.
" Hei .. Ayo kita pergi ke depan kantor , Tuan Willi ingin menyampaikan sesuatu. " Teriak seorang karyawan yang memanggil karyawan lain untuk segera merapat ke depan kantor.
Keyra yang melihat kejadian itu merasa bingung.
__ADS_1
" Nona !!! Ada apa ya?" Tanya Keyra kepada seorang karyawan yang sedang berlari ke depan kantor.
" Itu nona !! Tuan Willi ingin menyampaikan sesuatu untuk kita , Nona tidak pergi ." Karyawan itu pun berjalan lagi untuk segera pergi ke depan kantor.
Keyra yang sudah mendengarkan jawaban dari wanita tadi akhirnya ikut untuk melihat apa yang terjadi.
" Selamat pagi , Terima kasih atas kehadiran kalian semua ke depan kantor ini , Saya di perintah kan oleh tuan Karel sekaligus pemilik perusahaan ini agar menyampaikan sesuatu pada kalian. " Willi berdiri dengan gagah dan sangat tegas ingin menyampaikan pengumuman penting untuk karyawan yang bekerja di perusahaan ini.
" Apa itu?" Sorak semua karyawan karena tidak sabar ingin mendengarkan berita yang penting.
" Baik lah , Saya akan mengumumkan acara pernikahan Tuan Antoni dan nona Clara akan segera di laksanakan , Di harapkan untuk semua karyawan harus datang kalian semua di undang. " Willi dengan tegas menyampaikan berita itu.
" Horee ! , Akhirnya tuan Antoni segera akan menikah dengan nona Clara , Ini sungguh kabar yang sangat bagus bukan. " Ucap karyawan wanita itu kepada temannya dan sangat antusias terhadap pemberitaan itu.
" Akhirnya tuan Antoni bisa terbebas dari pelakor itu , kalau kita menjadi wanita itu pasti sangat menyedihkan bukan. " Bisik seorang karyawan lagi sambil menatap Keyra dengan tajam.
Di sisi lain Keyra yang mendengarkan berita itu merasa hatinya sangat perih bagai tertancap duri yang tajam , Sehingga Keyra tidak menyadari bulir bening di pipi nya jatuh begitu saja tanpa tertahan sedikitpun.
Keyra menutup mulutnya sungguh tak percaya dengan apa yang dia dengar barusan.
" Hahaha , Kau sangat berbeda kasta dengan tuan Antoni , Jangan berharap Lebih ." Ucap Anggi menatap sinis ke arah Keyra yang sedang mematung.
Keyra tidak menjawab dan tidak bisa berkata - kata lagi , Tidak ada cara lagi , Akhirnya Keyra pergi begitu saja dari kantor dan ingin menangis sekencangnya. Keyra berlari sangat jauh dari kantor .
" Hiks , Hiks , Kenapa sangat sakit jika mendengar tuan Antoni akan menikah , Bagaimana dengan aku , Apa yang harus aku lakukan. " Keyra kini mulai menangis . " Ingat lah Keyra kau hanya terlibat kontrak dengan tuan Antoni , Bagaimana mungkin tuan Antoni menyimpan perasaan kepada mu. " Gumam Keyra menepuk dadanya pelan , Kini Keyra menangis sejadinya - jadinya di bawah pohon di samping jalan itu.
-
-
-
" Sayang kenapa kau tidak keluar dan mendengar pengumuman dari Willi , Padahal ini moment bahagia kita loh sayang ." Clara cemberut di depan Antoni yang sedang sibuk dengan pekerjaannya dan sedang mengecek berkas- berkas penting.
Antoni yang sedang sibuk tidak menghiraukan perkataan Clara sama sekali.
__ADS_1
" Sayang !!!, Apa kau dengar aku , Aku sudah dari tadi memanggilmu , Kau kenapa terlalu sibuk. " Clara sekarang mulai kesal karena Antoni tidak meliriknya sama sekali.
" Apa mau mu Clara ?, Aku sedang sibuk mengecek berkas- berkas ini , Dan kau tahu sikap mu itu seperti anak kecil ." Antoni mulai marah karena Clara ngotot menganggu nya .
" Aku tidak perduli lagi tentang apa yang kau buat , Lakukan semau mu sekarang ? , Itu yang kau inginkan bukan ." Antoni berhenti memeriksa berkas- berkas itu dan menjatuhkan nya ke lantai .
" Sayang !! Kau jangan marah , Maafkan aku ." Clara meminta maaf kepada Antoni karena Clara tidak mau Antoni mengamuk.
Clara akhirnya keluar dari ruangan Antoni karena dia tidak mau membuat Antoni mengamuk dan akan berdampak pada pernikahan mereka.
" Opsss!! Apa kabar tuan putri Clara ." Anggi menyapa Clara yang sedang berjalan ke arah parkir.
Clara membelalakkan matanya melihat Anggi .
" Ka- u !! Kenapa kau di sini ." Clara menarik tangan Anggi ke arah lorong kantor , Di lorong itu sangat sepi.
" Aws !! Lepaskan aku ." Anggi menarik tangannya karena tidak mau Clara kasar kepadanya.
" Apa kau sangat terkejut tuan putri , Bagaimana dengan kekasih mu dulu , Apa kau masih berhubungan dengan dia ."
" Kau jangan macam- macam Anggi , Jangan ikut campur urusan ku. " Geram Clara mencoba menarik rambut Anggi .
Namun Anggi berhasil menghindar.
" Aku akan menjaga rahasia mu tuan putri , Asalkan kau juga menuruti keinginan ku. " Ancam Anggi dengan tersenyum.
" Berani sekali kau mengancam ku wanita tidak tahu diri ." Ucap Clara tidak mau kalah dengan Anggi.
" Jika kau tidak menuruti semua keinginanku , Siap- siap rahasia mu akan segera terbongkar , Dan tentunya kau akan menangis karena tuan Antoni akan meninggalkan mu ."
Clara yang mendengar ancaman dari Anggi merasa panik , Masa lalu yang di simpan rapat- rapat tidak boleh begitu saja terbongkar.
" Apa yang kau inginkan ?" Tanya Clara menaikkan alis matanya dan menatap Anggi dengan sinis karena telah berani mengancamnya .
Bersambung...
__ADS_1