Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Apa dia anakku


__ADS_3

" Opa ..... Jangan memaksaku untuk segera menikahi Clara , Dia gadis manja dan aku sangat tidak menyukai nya. " Jawab Antoni spontan menatap Karel dengan tajam.


Brak...


Meja dengan keras di hantam oleh Karel yang sangat marah ketika mendengar perkataan Antoni.


" Opa....Tidak mau menerima alasan , Pokoknya kalian akan segera menikah , Jika tidak siap- siap jadi gelandangan ." Karel memalingkan mukanya dan beranjak pergi dari hadapan Antoni.


-


-


-


" Ah ....Kenapa aku harus bertemu dengan wanita tadi , Kenapa dia bisa mendadak ada di kantor., Apakah dia bekerja di kantor Antoni ," Clara sibuk dengan pikirannya tentang Keyra.


" Paaa.... Papa sudah pulang ?" Clara berlari kepada Stev yang baru saja pulang dari kantor .


" Clara....Kenapa kau tidak becus memikat lelaki ! " Stev menatap clara tegas.


" Papa..... Antoni sepertinya tidak menyukai ku , Aku selalu mengejarnya Pa...!" Clara mulai tersendu kepada papanya.


" Lakukan apapun agar Antoni segera menjadi milik mu , Papa mendukung keputusanmu ." Stev tersenyum memberi saran kepada anaknya .


Clara sangat tersenyum Papanya Stev sangat perhatian kepada nya , Semua keinginan nya akan segera di kabulkan.


********


Brak......


" lelaki itu siapa ?...Berani sekali dia memasukkan sesuatu ke dalam minuman ku , Buat dia kapok Willi. " Ujar Antoni dengan kemarahannya , Willi sudah mengetahui siapa yang memasukkan sesuatu ke dalam minuman yang di minum Keyra.


" Baik tuan...." Willi membungkukkan badannya dan berlalu pergi.


Di rumah sakit.


Jemari Keyra sudah mulai bergerak manik mata Keyra sudah mulai terbuka.


" Di mana aku ? " Ucap Keyra ketika bangun dari pingsannya. " Apa yang terjadi dengan ku , Seharusnya aku berada di rumah bersama Reki dan Rena tapi sekarang aku malah berada di sini " Keyra memegang kepalanya yang sakit dan badannya terasa lemah .


" Kamu sudah bangun ?" Tanya Antoni yang tiba- tiba datang di ambang pintu..


" Jangan bergerak , Kau harus beristirahat , Lihat lah badanmu yang kurus kering ini , Apa kamu masih ingin kabur ." Antoni menatap manik mata Keyra dengan tajam sedangkan Keyra mencoba memalingkan wajahnya.


" Bagaimana dengan reki dan rena ?" Keyra bertanya serius kepada Antoni.


" Mereka aman , Sekarang kau harus istirahat." Antoni menyuruh paksa Keyra untuk berbaring .

__ADS_1


" Tidak ...Tuan izinkan saya di rawat di masion saja , Saya sangat mengkhawatirkan Reki dan Rena ." Pinta Keyra memohon.


Antoni pun luluh ....Ini permintaan pertama Keyra yang di setujui nya.


Antoni pun mengurus agar Keyra di rawat di masion saja.


Begitu sampai di masion.


" Mommy ... Tiyak apa- apa?( Mommy ...Tidak apa- apa?) " Tanya Reki yang berhambur kepelukan Keyra yang masih lemah di atas kursi roda.


" Mommy ...Ena angen Mommy ...( Mommy ....Ena kangen mommy)." Rena pun berhambur ke pelukan Keyra juga.


Keyra pun mencium pipi Reki dan Rena bersamaan." Mommy tidak apa- apa sayang ,Cuma sakit sedikit." Ucap Keyra tersenyum menyembunyikan rasa sakit yang di derita nya .


" Nona....Tuan ada keperluan , Tuan menyuruh anda untuk istirahat. " Ucap Willi sopan .


" Baik lah !" Willi pun membawa Keyra agar masuk ke dalam kamar beserta dengan Reki dan Rena.


Setelah mengantarkan Keyra Willi pun bertemu dengan Antoni.


" Tuan ! Apa yang akan anda rencakan nanti ?" Tanya Willi begitu sudah sampai di hadapan Antoni . Mereka sedang berada di sebuah hotel mewah .


" Laki - laki itu ada di sini bukan , Aku akan memberi pelajaran kepadanya. " Ucap Antoni sangat marah seperti ingin menghajar siapa saja .


Willi pun menggangguk namun perhatiannya tertuju pada Antoni.


" Ada apa...!"


" Itu di kerah baju tuan ad-."


" Ada apa Willi , Jangan memperkeruh suasana ." Teriak Antoni yang kesal menunggu Willi berbicara.


" Ada noda lipstik di kerah baju tuan. " Tunjuk Willi dengan memberi isyarat kepada Antoni.


Antoni pun terkesiap atas penuturan Willi.


" Sial....! , Ini pasti ulah Clara. " Umpat Antoni dengan cepat dan segera pergi mengganti pakaiannya.


" Kenapa aku sangat bodoh tidak memperhatikannya , Pasti Keyra melihat ini ." Gumam Antoni menjambak rambutnya kesal. " Pasti dia akan memikirkan aku seorang lelaki bre*****. " Gumam Antoni lagi dengan berbagai pikiran di kepalanya itu.


Antoni pun mengganti pakaian nya dan segera pergi menemui Willi lagi.


" Tuan ..Baik - baik saja. " Willi sudah berdiri melihat Antoni yang sudah berganti pakaian dan mukanya sedikit masam.


" Kita pergi sekarang ..Aku harus menghajar laki- laki itu. " Antoni tidak menghiraukan perkataan Willi .


Willi pun mengikuti Antoni dengan cepat , Willi tidak mau Antoni marah lagi .

__ADS_1


" Hei.....Kalau tidak sanggup makan di hotel mewah setidaknya jangan pernah datang ke sini , Apa kau seorang pengemis , Seharusnya kamu sadar diri ." Ucap seorang pegawai hotel yang sedang marah kepada seorang perempuan.


" Maaf nona...Dompet saya kemalingan tadi , Saya akan melakukan apapun untuk membayar harga makanan di sini , Maaf kan saya yang tidak menyadari ketika dompet hilang ." Wanita itu menunduk dan memohon maaf .


" Dasar pengemis .... Semua orang yang tidak sanggup membayar makanan di hotel semewah ini akan memberi alasan seperti itu , Namun kami tidak akan pernah percaya kebohonganmu. " Teriak pegawai wanita itu sambil menarik perempuan itu dan mendorong nya ke lantai.


" Aws..." Wanita itu meringis kesakitan atas perlakuan pegawai hotel itu.


" Rasakan , Besok - besok kalau tidak ada uang jangan makan di tempat mewah ini. " Pegawai itu makin angkuh.


" Hei!!...Minta maaf lah kepada wanita itu. " Teriak Antoni yang tiba- tiba datang . " Bisakah kau sopan kepada pengunjung , Kau sangat kasar ..." Ucap Antoni lagi merasa tidak terima atas perlakuan yang tidak pantas dari seorang pegawai .


" Maaf tuan Antoni , Jangan pecat saya ! " Pegawai itu menunduk dan meminta maaf kepada Antoni.


" Bu ....! Saya minta maaf maafkan saya. " Pegawai itu meminta maaf kepada ibu itu.


Wanita paruh baya itu sangat syok ketika mendegar pegawai itu menyebut kalau itu tuan Antoni , Hatinya sangat berdetak kencang.


Tanpa menunggu wanita itu berdiri memalingkan badannya .


" Bu..! Tunggu dulu ." Antoni memanggil wanita itu dengan keras karena tiba- tiba wanita itu ingin pergi meninggalkan mereka.


Namun wanita itu tidak perduli dia tetap saja pergi sehingga Antoni pun mematung.


" Kenapa ...Ibu itu tidak mendengarkan ku Willi ? " Antoni bertanya kepada Willi yang berada di sampingnya.


" Tidak tahu tuan , Mungkin wanita itu sedang terburu- buru ingin pergi. " Sahut Willi sekenanya.


" Hiks Hiks ......Apa benar dia anakku ?" Wanita itu menangis dan meneteskan air matanya.


" Maafkan ibu nak ..." Telah meninggalkan mu dulu , Mungkin jika kita bertemu kamu tidak akan pernah mau menerima ibu sebagai ibu kandung mu ." Ucap Wanita itu pergi meninggalkan Antoni yang telah membelanya.


-


-


-


" Hei !!!, Lepaskan aku. " Teriak Laki - laki itu yang sudah di ikat di sebuah gudang yang tidak terpakai lagi .


Prok


Prok


Prok


" Berani sekali kau membuat masalah dengan ku , Apa kau mau mati sekarang ?" .

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2