Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Salah paham


__ADS_3

Tatapan Antoni kini semakin panik.


" Kau serius Willi?" Tanya Antoni dengan sorot mata tercengang , Antoni mencoba berdiri dan bergegas pergi ke kamar Keyra .


Antoni menelisik ke semua ruang , Di kamar mandi pun dia sudah melihatnya...


" Willi cepat cari ke seluruh tempat di sekitar mansion ini. " Teriak Antoni dengan suara menggelegar karena dia sangat takut Keyra kenapa- kenapa.


Willi pun bergegas mencari Keyra .


" Kemana Keyra sebenarnya? " Antoni sangat takut Keyra di culik .


-


-


-


Di sisi lain Keyra , Reki dan Rena sedang berada di rumah Vioni ,.


" Kau sudah di usir ?" Teriak Vioni kencang saat mengetahui Keyra membawa tas besar.


" Bukan seperti itu Vioni , Itu a- ku belum bisa menjelaskan nya sekarang."


" Mereka sangat jahat Keyra , Kalau aku bertemu dengan papa nya Reki dan Rena itu , Aku akan memukulnya. " Geram Vioni kesal melihat kehidupan Keyra sekarang.


" Sudah lah Vio !! Mungkin semua ini sudah takdir ku ."


Keyra terlihat pasrah dan menunduk.


Vioni pun memeluk Keyra dengan erat.


" Kau bisa tinggal bersama ku di sini Keyra ! ".


" Ta- pi Vio , Aku tidak mau merepotkan mu ."


" Keyra kau selalu menolak jika aku membantu ku , Cobalah untuk tidak menolak Keyra , Kau itu sahabat ku , Mana mungkin aku membiarkan sahabat ku menderita."


" Tap- i Vio."


" Aku tidak mau menerima alasan apapun , Kau harus tinggal bersama ku , Dan kau tidak perlu kemana- mana , Aku akan memenuhi semua kebutuhan kalian ."


" Vioni kau sangat baik , Aku berutang budi kepada mu ."


" Kau lah yang sangat baik Keyra ."


Keyra pun tersenyum kepada Vioni , Karena Keyra telah bertemu dengan sahabat lamanya.


" Namun apakah kah ini rumah mu Vioni ?" Tanya Keyra membelalak kan matanya melihat rumah Vioni yang sangat besar , Hampir sama dengan mansion Antoni.


" Santai saja Key! , Ini rumah orang tua ku , Mereka sedang berada di amerika jadi mereka menyuruh ku tinggal di sini."


" Ta- pi rumah yang du - lu itu ?" .


" Itu hanya rumah kontrakkan Keyra ."


Vioni tersenyum menatap Keyra ." Jadi apa kau bersedia tinggal bersama ku!"


" Baik lah Vioni."


" Aku sangat merindukanmu Keyra ! , Aku terpaksa pergi ke amerika karena ibu ku yang menyuruh nya , " Ucap Vioni menjelaskan kepada Keyra.


" Aku juga merindukanmu Keyra, Kau tahu aku sangat ingin menelfon mu tapi nomor mu tidak terhubung sama sekali."

__ADS_1


" Maaf kan aku Vioni !, Aku sudah mengganti nomor ku ."


" Pantas saja , Jika aku menelfon mu tidak tersambung


,Baik lah sekarang kita harus bahagia ok , Jangan pernah ada kesedihan lagi ."


Vioni tersenyum menatap Keyra.


" Ante Cio , Eki dan Ena mawu main sama ante ( Tante Vio, Eki dan Ena mau main sama ante)."


Reki dan Rena terlihat sangat menyukai Vioni.


" Lihat lah Keyra , Keponakan ku ini sangat lah lucu - lucu ."


Vioni sangat gemas dan mencubit pipi Reki dan Rena bersamaan.


" Ante Cio , Atit tau( Ante Cio , sakit tahu ) ."


Reki memegang pipinya dan mengusap pelan karena Vioni telah mencubit pipinya itu .


" Tante Cio , Abit lagi yang encang hihihi ( Tante Cio , Cubit lagi yang kencang hihihi)."


Rena terkekeh melihat Reki yang memegang pipinya.


" Awas tau ya Ena ( Awas kau ya Ena ) ."


Reki yang terlihat kesal langsung ingin mengejar Rena yang sudah lari .


Keyra tersenyum melihat Reki dan Rena bahagia .


-


-


-


Willi menunduk mungkin setelah ini dia akan melihat kemarahan di wajah Antoni.


Brakk....


" Kemana dia pergi ?, Dia juga sudah membawa anak- anak ku , ini semua tidak akan pernah aku biarkan ."


Antoni sangat marah karena Keyra pergi.


" Mungkin Keyra bersama laki - laki itu ."


Gumam Antoni mencoba memikirkan Keyra.


" Ah sial , Pasti Keyra sangat menyukai laki- laki itu dan pergi bersama nya, Willi cepat cari Keyra , Aku sangat khawatir kepada anak- anak ku ."


" Baik tuan ! "


Willi beranjak pergi dari hadapan Antoni , Willi tidak mau melihat kemarahan Antoni lagi .


Saat Antoni hendak menyuruh Willi untuk mencari Keyra namun opanya tiba- tiba saja datang ke hadapannya.


" Sudah lah Antoni , Jangan cari dia lagi , Wanita itu sudah pergi sendiri , Dan kau tahu dia juga sangat mata duitan."


Karel menatap mata Antoni yang seakan memancarkan kemarahan.


" Opa!! , Aku ingin mencari anak- anak ku ."


" Sudah ! , Kau sangat bodoh Antoni ."

__ADS_1


Karel mencoba mendorong Antoni yang hendak pergi mencari Keyra.


Plak


Karel melempar sebuah map besar ke arah Antoni.


Antoni yang melihat map itu , Matanya kini semakin memacu kemarahan.


" Opa !! Apa maksud semua ini?" Tanya Antoni dengan mengambil map itu dan membukanya. " Keyra ! Kau tidak mungkin melakukan ini ." Teriak Antoni ketika membaca surat itu.


" Kau lihat sekarang kan , Wanita itu sangat licik , Mungkin dia sudah menemukan laki- laki lain supaya menjadi target nya kedepan, Lihat lah Clara ! Bukan kah dia sangat menyukai mu , Coba lah untuk membuka hati untuknya sekali saja ."


Pinta Karel mencoba membuat Antoni semakin percaya .


Di sisi lain Keyra yang duduk termenung sendiri di depan rumah Vioni .


" Keyra! , Kenapa melamun terus."


Vioni bertanya kepada Keyra dan mencoba untuk duduk di samping keyra.


" Aku sedang mencoba memikirkan masa depan Reki dan Rena Vio! , Mereka sangat menderita gara- gara aku , Aku tidak berhak menjadi seorang ibu ."


Keyra mencoba menahan air matanya namun tidak bisa , Air mata nya lolos begitu saja.


" Keyra!, Jangan lah berbicara seperti itu , Kau masih punya aku , Aku akan selalu bersama kalian. " Seru Vioni memeluk Keyra erat.


" Ta- pi Vio , Aku selalu merepot kan mu."


" Tidak Keyra ! Sama sekali tidak , Jadi aku harap kau tidak bersedih seperti ini lagi ."


" Terima kasih Vio !, Kau sangat lah baik ."


Keyra mencoba tersenyum dan menghapus air matanya .


Di kantor.


" Keyra aku sungguh tidak percaya kepada mu, Kau sangat membuat ku kecewa , Kenapa kau tega menanda tangani surat cerai ." Gumam Antoni mencoba duduk dan memikirkan Keyra .


Antoni yang sedang sangat pusing akhirnya mencoba keluar dari ruangannya itu.


" Wanita sialan itu kemana ya ?, Kenapa hari ini tidak datang ke kantor. " Ucap karyawan 1.


" Iya mungkin dia sedang menggoda pria lain di luar kantor ini , Wanita itu sangat keterlaluan , Kasihan sekali pria yang menyukai wanita seperti itu ya ."


Umpat karyawan 2 .


Antoni yang mendengar kan perkataan karyawan itu semakin marah , Rahangnya mengeras.


" Hei kalian! , Kenapa kalian membicarakan orang lain , Tugas kalian hanya bekerja , Atau kalian mau aku pecat sekarang ."


Antoni berteriak sehingga membuat Karyawan itu sangat takut terhadap Antoni.


" Maaf tuan Antoni , Kami minta maaf ."


Secepat kilat mereka melarikan diri karena takut Antoni akan segera memecat mereka.


" Tuan ! Jaga emosi mu , Kau itu seorang Ceo , Apa kata dunia jika tuan seperti ini. " Willi datang dengan tiba- tiba ke hadapan Antoni.


" Kak Willi ?" .


Seorang wanita dengan kencang berlari ke arah Willi dan Antoni , Sehingga membuat Willi dan Antoni melihat ke sumber suara ....


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2