
" Eitsss, Kau sekarang sudah berada dalam kamar ku , Aku tidak akan membiarkan kamu untuk keluar ." Antoni mencoba menahan Keyra yang hendak keluar dari kamar Antoni.
" Tuan !! Jangan membuat ku menyu- kaimu ." Teriak Keyra yang tidak bisa kemana - mana lagi , Mata Keyra kini terpejam takut Antoni akan berbuat macam- macam kepadanya.
Cup..
Antoni mengecup lembut kening Keyra yang berkerut saat memejamkan matanya.
Keyra membelalakkan matanya , Melihat Antoni telah mencium kening nya saat ini.
" Tuan!! Lepaskan aku , Aku sangat takut ." Keyra hampir saja menangis melihat Antoni yang semakin me*** saja dari tatapan nya.
" Aku tahu kau juga menginginkan hal seperti tadi kan , Kenapa kau tidak jujur saja kepada ku Keyra ."
Keyra kini menatap tajam Antoni , Entah keberanian dari mana kini matanya seolah terbuka lebar .
" Tuan !! Jangan memberi harapan palsu kepada ku. " Ucap Keyra begitu saja.
Antoni menegang dan melepaskan Keyra.
" Apa sejauh ini kau hanya menganggap ku seorang pembohong ." Antoni kini mulai terlihat cuek lagi.
" Maaf tuan !! Saya tidak seharusnya berada di dalam kamar ini , Sebentar lagi tuan akan segera menikah , Nona Clara akan sangat kecewa jika mengetahui sikap anda. " Keyra mencoba membuka pintu kamar dan keluar dari kamar antoni.
Brakk...
Antoni memukul meja dengan Keras sehingga Keyra yang belum berada jauh dari kamar Antoni sangat terkejut.
" Apa yang akan ku lakukan selanjutnya , Aku harus memilih Keyra atau Clara , Ini sungguh membingungkan ." Antoni menarik rambutnya kasar dan meneteskan air mata.
Keyra yang sudah keluar dari kamar Antoni merasa sangat gugup.
" Apakah aku tidak bermimpi tadi ,Tuan Antoni mencium ku. " Keyra yang sungguh gugup mencoba memegang bekas bibir Antoni di keningnya.
" Keyra kau jangan berharap lebih ." Keyra menepuk pelan pipinya itu dan menggelengkan kepalanya pelan.
-
-
-
__ADS_1
Keesokan paginya Keyra merasa sangat cemas , Antoni akan berbuat macam- macam kepada nya lagi jika Keyra bertemu dengan nya.
" Nona !! Kenapa tidak sarapan dulu , Ini masih jam tujuh pagi belum terlambat ." Willi yang tiba - tiba datang itu membuat Keyra menghentikan langkah nya ketika hendak keluar.
" Saya bisa sarapan di kantor saja tuan !! , Saya permisi ." Keyra pun langsung pergi begitu saja.
" Nona, Saya akan di marahi oleh tuan jika nona tidak menunggu nya. " Teriak Willi kesal akan segera mendapat masalah lagi .
Sementara Antoni yang baru siap mengenakan pakaian sekarang mencoba turun ke bawah untuk sarapan pagi.
" Dimana Keyra? " Antoni menelisik ke setiap sudut namun hanya terdapat Willi dan pelayan lain.
" Tuan !!".
" Kenapa Keyra tidak berada di sini, Apa dia tidak bekerja hari ini ?"
" Nona Keyra sudah pergi duluan tuan ! Katanya ingin sarapan di kantor saja ." Jawab Willi jujur.
Antoni pun segera beranjak keluar , Sikap Keyra yang menghindarinya membuat nya sangat tidak nyaman.
" Awas kau Keyra !! , Berani sekali dia tidak menunggu ku " Antoni pun berjalan dan mengambil mobilnya untuk segera menuju ke kantor.
" Semoga saja hari ini saya tidak bertemu dengan tuan Antoni." Keyra sangat takut jika memikirkan kejadian semalam.
Keyra pun mencoba melakukan pekerjaannya agar segera selesai.
-
-
Hari ini cuaca sangat terik membuat Keyra yang sedang bersih- bersih memilih untuk beristirahat karena sangat lelah.
Namun mata Keyra menajam ketika melihat sosok yang sangat dia kenal .
" Untuk apa pria itu kesini ?" Gumam Keyra .
" Selamat pagi Antoni ." Sapa laki- laki yang bernama Tomi itu menepuk bahu Antoni dengan pelan.
Antoni yang melihat Tomi seakan sangat tersenyum.
" Tomi !! , Untuk apa kau kemari , Kapan kau pulang ?, Kenapa kau tidak memberitahu ku. " Antoni mulai berdiri dan mengajak Tomi untuk duduk.
__ADS_1
" Silahkan duduk Tomi , Kau mau minum apa biar aku suruh buatkan ." Antoni mulai memanggil karyawan untuk membuat kan minuman untuk Tomi.
" Tidak usah repot- repot Antoni aku hanya sebentar , Bagaimana kalau kita keluar kota besok , Aku akan mengenalkan mu kepada orang tua ku , Semoga bisa membantu perusahaan mu ini agar menjadi lebih terkenal. " Ucap Tomi berbicara panjang lebar dan ingin membantu Antoni memajukan perusahaan nya , Kebetulan Antoni sudah lama menceritakan masalah perusahaan ini kepada nya.
" Itu ide yang sangat bagus , Aku akan datang ." Antoni terlihat sangat senang karena sebentar lagi perusahaan opa nya ini akan terbebas dari masalah hutang sehingga membuat nya tidak harus menikahi Clara lagi.
" Oh ya Tomi , Bagaimana sekarang dengan hubungan asmara mu , Apa kau sudah punya pacar ?" Antoni mulai menyinggung soal pendamping hidup untuk Tomi.
Tomi pun tersenyum mendengar pertanyaan dari Antoni.
" Kau tenang saja , Aku akan segera melamar seorang wanita yang sangat aku cintai , Dia adalah wanita yang pertama kali bisa aku sukai ." Tomi mencoba berbicara serius dengan Antoni.
" Oh benarkah ?, Wanita itu pasti sangat beruntung bisa di lamar oleh seorang Tomi yang kaya raya dan bukan seorang playboy, Bisakah kau mengenali pacar mu itu kepada ku ?, Aku akan senang sekali bisa menjadi pedamping pengantin pria di acara bahagia mu ." Antoni mulai berbicara jauh lagi.
" Sebenarnya dia belum menjadi pacar ku , Aku sudah kehilangan kabarnya selama beberapa tahun , tapi kabar bagusnya kemarin aku baru saja menemuinya lagi , Dan kau tahu dia sungguh sangat cantik sekarang hingga membuat ku secepatnya ingin melamar nya."
" Kau sangat beruntung Tomi , Aku iri kepada mu ." Antoni menepuk pelan bahu Tomi memberi selamat.
" Seharusnya aku yang iri kepada mu Antoni , Kau sangat tampan dan lagi sangat kaya raya , Para wanita akan mengantri menjadi pasanganmu bukan , Waktu dulu saja kau menjadi incaran orang di kampus , Waktu itu aku sangat iri Antoni ." Ucap Tomi berbicara panjang lebar .
" Kau terlalu memujiku Tomi."
" Itu memang kenyataannya Antoni , Dan oh aku lupa , Kamu harus pergi bersama tunangan mu , Aku ingin kau memperkenalkan tunangan mu itu kepadaku. " Tomi berucap dengan senyuman.
Antoni yang mendengar kata pertunangan itu seolah menunduk dan diam.
" Baik lah. "
" Aku permisi dulu Antoni , Kalau kau butuh bantuan ku , Langsung saja telfon aku dan aku akan berdiri tegak di depan mu hahaa." Tomi mulai bercanda dengan Antoni.
Tomi pun beranjak pergi dari kantor Antoni dengan cepat.
Namun di saat hendak keluar dari kantor ,Tomi terkesima melihat seorang wanita yang sedang duduk sambil memegang pel.
Tomi mencoba mendekat ke arah wanita itu , Dia mengenali wanita itu.
" Keyra !!! , Apakah kau bekerja di sini ? " Tanya Tomi penasaran melihat Keyra dengan pakaian office girl nya itu.
" Kak Tomi! " Keyra bangun dari duduk nya dan sangat terkejut ,Keyra tidak menyangka bisa bertemu dengan Tomi lagi di waktu yang tidak tepat.
Bersambung .....
__ADS_1