Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Sangat malu


__ADS_3

Ceklek....


Antoni seketika membulat melihat siapa yang di depannya kini.


" Jadi ka-u ."


Tomi menunjuk ke arah Antoni dengan tajam dan menelisik ke belakang Antoni melihat ada Keyra di belakang Antoni.


" Kemana Keyra kau sembunyikan ."


Tomi mencoba menarik kerah baju Antoni dengan kasar.


" Hei kau apa yang kau lakukan !" Tiba - tiba dari arah belakang terlihat Willi mulai menghampiri Antoni dan Tomi yang saling bertatap muka.


" Kau laki- laki brengsek ."


Brak ...bukk ..puk..


Tomi memukul Antoni sangat keras di bagian pipinya sehingga membuat Antoni mengeluarkan darah .


" Hei lepaskan dia! " Teriak Willi mulai memegang tangan Tomi dengan cepat agar mencegah Tomi memukul Antoni lagi.


" Apa kau sudah siap memukul ku ." Antoni tanpa melawan mencoba tegar .


" Kau akan mati di tangan ku ."


Tomi mencoba memukul Antoni lagi seketika itu Willi pun mengagalkan pukulan dari Tomi.


" Akhhh....Kau jangan ikut campur Willi ."


Tomi seketika berteriak karena Willi mencegah nya.


" Hei hentikan semua ini , Jika kau tidak mau mendengar kan ku aku akan menelfon pengawal dan kau akan di pukul lebih keras lagi ." Ancam Willi menatap tajam ke arah Tomi yang sangat marah .


Seketika Tomi mencoba untuk tenang dan tidak memukul Antoni lagi karena tidak mungkin dia melawan beberapa orang , Ini semua tidak mungkin baginya , Dan akhirnya Tomi beranjak pergi .


Kini pipi Antoni terlihat mengeluarkan darah .


" Tuan ...Kau tidak apa - apa?"


Willi mencoba memeriksa luka Antoni yang terlihat parah.


" Singkirkan tangan mu dari ku Willi , Aku tidak apa- apa seharusnya kau tidak menolong ku ."


Antoni membalikkan badannya tidak berucap apapun lagi .....


" Dasar bos keras kepala , Di tolongin malah marah ." Gumam Willi bingung dengan sikap Antoni yang sangat cuek terhadap nya .


" Tuan ...Ada apa?"


Seketika Keyra membelalakkan matanya melihat wajah Antoni yang babak belur.


" Tuan ...Anda tidak apa- apa , Itu di wajah tuan kenapa?"


Keyra sangat penasaran melihat wajah Antoni yang berantakan , Soalnya tadi Antoni kelihatan baik- baik saja ketika berbicara dengan nya .


" Aku tidak apa- apa , Kau boleh tidur ."


Antoni beranjak pergi ke kamar nya.


" Tuan tunggu dulu ...Saya ingin mengobati luka anda."


Seketika langkah Antoni terhenti mendengar Keyra berucap seperti itu.


" Aku bisa sendiri , Jangan kasihan kepada ku ."


Antoni menolak kebaikan Keyra.

__ADS_1


Keyra yang mendengar jawaban dari Antoni seketika sangat geram dia mencoba mendekat dan menarik tangan Antoni .


Antoni tercengang melihat sikap berani Keyra kepada nya sekarang .


" Tuan ...Aku bukan kasihan kepada mu , Tahu kah anda jika Reki dan Rena tahu ayah nya terluka ..Mereka pasti sangat sedih , Apa tuan tidak merasa kasihan ."


Keyra mencoba menarik Antoni sambil berbicara .


" Tuan ...Duduk lah , Anda jangan bergerak ."


Keyra mengambil kotak obat - obatan dan segera mengobati luka Antoni dengan teliti dan pelan- pelan.


" Aws ,, Sakit ! Kau bisa pelan- pelan sedikit ." Antoni meringis kesakitan ketika tangan Keyra menyentuh pipi Antoni.


" Tuan kau jangan nakal , Kau harus tahan jangan bergerak ."


Keyra mulai mengobati pipi Antoni dan menggosok kan obat nya..


" Sudah tuan...Sekarang anda sudah bisa bergerak ."


Keyra mulai melepaskan tangan nya dari pipi Antoni dan mencoba merapikan kotak obat itu.


" Kenapa sangat cepat sekali kau mengobati ku , Apa kau yakin bisa sembuh."


" Saya sangat yakin itu akan sembuh tuan ."


Antoni menatap Keyra tajam tanpa berkedip sedikitpun.


Keyra yang merasa di tatap seperti itu seketika merasa salah tingkah.


" Tuan...Saya izin untuk tidur sekarang ."


Keyra yang merasa malu mencoba untuk menghindari tatapan Antoni dan beranjak pergi dari hadapan Antoni.


Antoni tersenyum melihat gelagat Keyra yang seperti anak kecil saja .


" Keyra ...Kau wanita yang baik ." Gumam Antoni mencoba tersenyum ketika melihat Keyra yang sudah menghilang dari penglihatannya.


Deg


Jantung Keyra berpacu sangat kencang ketika dia sudah berada di kamarnya.


" Kenapa tuan Antoni tadi menatap ku seperti itu ." Gumam Keyra merasa sangat malu dan entah bagaimana kini perasaannya terhadap Antoni.


Keyra merasa jantung nya sangat berdebar jika harus bertatapan dengan Antoni seperti tadi ..


Keyra kini mencoba untuk tidur supaya debar jantung nya itu bisa menghilang ...


" Ah apa yang aku lakukan . Kenapa aku selalu memikirkan tuan Antoni ."


Keyra mencoba memejamkan matanya namun dia tidak bisa tidur sama sekali , Dia mencoba membolak balik kan badan nya di atas ranjang itu.


" Bagaimana ini .. Aku tidak bisa tidur ." Keyra merasa kesal karena masih terus memikirkan Antoni .


-


-


-


" Sial ....Kenapa aku tidak bisa menemukan Antoni , Pasti wanita itu penyebabnya ." Clara merasa frustasi karena tidak bisa menemukan Antoni.


Clara mencoba mengambil ponselnya dan menelfon seseorang.


Sehingga orang yang di telfon nya langsung mengangkat nya..


Tit...

__ADS_1


Telfon tersambung..


" Hiks hiks opa ....Antoni tidak ada di mansion , Clara tidak tahu dia dimana ." Clara mencoba menangis dan mengadu kepada Karel sang opa Antoni .


Di seberang sana Karel merasa sangat terkejut.


" Anak itu memang kurang ajar , Tenang saja Clara ...Opa akan segera menelfonnya ."


Kini Karel yang terlihat marah dan kesal karena mendengar berita dari Clara..


" Opa ...Aku sangat mencintai Antoni , Tapi dia selalu tidak menganggap ku hiks hiks ."


" Tenang saja Clara , Sekarang opa akan menelfon si Antoni itu ."


Karel memutuskan telfon sepihak .


" Yes.. Aku berhasil ."


Clara bersorak gembira karena Clara telah mengadu kepada Karel ..


Di sisi lain Karel yang mendengar berita dari Clara mulai mengempalkan tangan nya , Antoni sudah membuat nya marah sekarang...


" Sekarang cepat hubungi Antoni ." Perintah Karel kepada asistennya itu.


Sang asisten nya pun melakukan secepatnya perintah itu.


" Opa ada apa ? "


Antoni menjawab telfon dari opanya dengan santai saja.


" Kau dimana sekarang ?" Tanya Karel bersikap biasa saja kepada Antoni.


" Aku di kantor opa." Antoni mencoba berbohong kepada Karel.


" Dasar anak kurang ajar .. Kau berani menipu opa."


Kini suara Karel meninggi karena Antoni sudah berbohong kepada nya.


" Kau harus menikah dengan Clara besok ."


Kata itu terucap begitu saja oleh Karel sehingga di seberang saja yang mendengarkannya sangat syok.


" Opa aku tidak mau ."


Antoni melawan opanya itu dan membantah nya.


" Pokoknya opa akan menikah kan kalian ."


Karel pun tetap pada pendiriannya itu dia tidak mau mengalah sedikit pun terhadap Antoni.


Tit....


Antoni memutuskan telfon nya dengan Karel.


" Sial ....Antoni pasti sangat keras kepala ."


Karel sangat kesal karena Antoni memutuskan telfon sepihak .


" Cepat selidiki dimana dia sekarang ?" Perintah Karel lagi kepada asistennya itu.


Asisten Karel dengan secepat kilat mulai melacak keberadaan Antoni .


" Tuan...Tuan Antoni sekarang berada di apartement nya ."


Karel seketika menatap asistennya itu .


" Untuk apa dia kesana ? , Dia tidak pernah lagi ke sana ?"

__ADS_1


Karel merasa sangat bingung terhadap Antoni .


Bersambung...


__ADS_2