
" Tuan lepaskan mereka! " Teriak Keyra kencang ketika melihat Reki dan Rena sedang dalam gendongan Karel dan Reki dan Rena menangis.
Karel tersentak kaget mendengar teriakan Keyra.
" Huwaaa!! Mommy Eki tacut ( Huwaa!! Mommy Eki takut) ."
" Huwaaa Ena uga tacut Mommy( Huwaa!! Mommy Ena juga takut mommy )."
Karel yang mendengar anak kecil itu memanggil Keyra dengan sebutan Mommy mencoba menatap Reki dan Rena bergiliran.
" Tuan !! Lepaskan mereka , Mereka anak- anak saya , Mereka sangat takut." Keyra mulai meneteskan air mata karena takut Karel akan menyakiti Reki dan Rena.
" Oh jadi mereka anak - anak kamu , Pantas saja mereka sangat mirip dengan ibunya yang sangat keras kepala. " Kini Karel tersenyum kecut mengetahui Reki dan Rena adalah anak Keyra.
" Tuan Saya mohon."
" Saya akan melepaskan mereka , Jika kau mau mengikuti perintah dari saya. " Kini Karel mencoba untuk mengancam Keyra.
Keyra yang meneteskan air mata serta panik secepatnya mengganguk.
" Baik lah tuan !! Saya akan mengikuti semua perintah dari tuan , Asal tuan melepaskan mereka ,Mereka sangat takut tuan , Mereka tidak tahu apa- apa."
" Hahaha , Saya tidak percaya begitu saja dengan omong kosong mu itu , Kau pasti akan membohongiku dan tidak akan menuruti semua keinginan ku jika aku melepaskan mereka ."
" Mommy huwaaaaa, Toyong Eki Mommy ( Mommy huwaaa,Tolong Eki Mommy) ."
" Huwaaa, Mommy toyong Ena juwa ( Huwaa, Mommy tolong Ena juga) ." Kini Rena pun sangat menangis karena ketakutan melihat Karel.
" Saya janji tuan , Saya akan menuruti perintah tuan , Tolong lepaskan mereka tuan ." Keyra mencoba mendekat ke arah Karel untuk mengambil Reki dan Rena.
Namun Karel mencoba membawa Reki dan Rena jauh dari Keyra.
" Tuan !! Jangan bawa mereka. " Keyra kini jatuh terduduk sangat sedih.
" Saya akan melepaskan mereka sekarang , Dan saya akan mengingat janji kamu. " Kini Karel mulai menurunkan Reki dan Rena ke lantai.
Reki dan Rena berlari berhambur ke arah Keyra karena mereka sangat takut dan Reki , Rena mencoba memeluk Keyra.
" Huwaa mommy !! Kayek itu angat ahat( Huwaa mommy !! Kakek itu sangat jahat ). " Reki dan Rena memeluk Keyra erat.
" Jangan menangis lagi sayang , Sekarang sudah aman kalian tidak perlu takut lagi. " Keyra mengelus rambut Reki dan Rena .
" Cepat temui aku di ruangan pertama. " Ucap Karel menatap Keyra tajam.
" Baik tuan !" Sahut Keyra dan mulai membawa Reki dan Rena ke dalam kamar mereka agar mereka bisa tidur.
Setelah Keyra membawa Reki dan Rena ke dalam kamar serta menidurkan mereka akhirnya Keyra keluar.
" Nona ?! ! Maaf kan saya tadi saya tidak melihat Reki dan Rena keluar , Saya minta maaf nona. " Carissa menunduk menyesal karena kelalaiannya.
__ADS_1
" Tidak apa- apa , Tolong jaga mereka dulu ya , Saya mau ke luar sebentar. " ucap Keyra mulai berjalan untuk menemui Karel.
" Baik nona!" .
" Nona Keyra sangat baik. " Gumam Carissa melihat Keyra yang sudah mulai menjauh.
-
-
-
Brak....
" Apa yang kau lakukan Anggi , Kau sudah menghabiskan uang yang aku berikan sekitar 100 milyar dalam semalam dan kau mencoba untuk meminta uang lagi pada ku ."
" Kalau kau tidak mau memberikan uang lagi , Siap- siap rahasia mu akan segera terbongkar. " Ancam anggi kepada Clara.
" Berani nya kau ya. " Clara mencoba untuk mendekat kepada Anggi dan ingin menarik rambut Anggi.
" Kau benar- benar ingin semua rahasia mu terbongkar sekarang Clara , Kalau kau ingin sekarang juga tarik rambut aku ini ahh." Anggi menawarkan dirinya untuk di hantam oleh Clara.
Clara menghentikan langkahnya , Fikirannya sedang memikirkan Antoni sekarang.
" Tidak !! Bagaimana jika Antoni tau semua ini , Pasti dia tidak mau menikahi ku. " Gumam Clara mematung.
" Kenapa kau hanya berdiri di sana Clara , Cepat tarik rambut ku , Aku sangat mengiginkan nya ." Anggi mencoba mendekat agar Clara menarik rambutnya.
" Hahahaha, Kenapa kau sangat takut sekarang Clara ,Bukankah kau seorang wanita yang pemberani , Kenapa dengan rahasia ini saja terbongkar kau sangat lah takut , Kau sangat lucu Clara. " Anggi tertawa karena Clara sudah tidak mau menarik rambutnya itu.
" Cepat katakan berapa yang kau ingin kan ." Teriak Clara mulai sangat kesal dan sangat lah marah.
Anggi pun sangat tersenyum.
" Rasakan Clara, Aku akan membuat mu jatuh miskin." Gumam Anggi tersenyum karena Clara menuruti semua keinginannya.
-
-
-
" Clara sayang !!! Apa yang kau lakukan seharian ini , Apa kau sibuk berbelanja. " Tanya Stev pelan kepada Clara.
Clara yang sedang termenung mencoba menatap Stev.
" Tidak papa, kenapa papa menanyakan itu."
" Kau sudah menghabiskan saldo Atm mu sangat banyak Clara , Papa ingin tahu kemana saja kau pergunakan semua itu ." Selidik Stev kepada Clara.
__ADS_1
" Aduh bagaimana ini !! , Kenapa papa bisa mengecek saldo ATM ku segala. " Desis Clara kesal.
" Jadi papa akan marah ya jika aku sudah menghabiskan saldo itu papa."
" Bukan seperti itu Clara , Papa cuma bingung untuk apa kamu menghabiskan uang begitu banyak dalam waktu yang sangat singkat , Tidak mungkin papa harus menanyakan semua itu kepada ATM bukan ?" .
Clara yang terlihat marah mencoba berdiri.
" Jadi papa sangat marah karena uang hanya segitu habis papa, Bukannya papa sangat kaya raya ,Sebanyak apapun uang yang aku pakai tidak akan membuat papa kekurangan uang bukan."
" Clara!! , Apa- Apaan ini , Kenapa kamu begitu marah dan membentak papa mu ini ." Teriak Stev begitu kencang .
Clara yang meendengar bentakan dari Stev mencoba meneteskan air matanya.
" Apa papa membentak ku! " Clara kini mulai menangis karena Stev belum pernah seperti itu , Teriakan Stev membuat Clara marah.
Clara yang sangat marah mencoba untuk naik ke kamar nya.
" Clara !! Kau mau kemana , Papa belum selesai berbicara ."
Clara pun tidak mendengarkan perkataan dari Stev dia tetap berjalan ke kamarnya.
" Sial !! Kenapa Clara sekarang sangat keras kepala. " Ucap Stev merasa heran kepada sikap Clara.
Sesampainya di kamar Clara menangis sejadi- jadinya.
" Hiks hiks , Kenapa aku harus mengalami ini semua ." Clara menangis dan memukul bantalnya itu.
Drttttttt
Drtttttt
Ponsel Stev tiba- tiba berbunyi hingga
Stev mengangkat ponselnya .
" Hallo ada apa?" Tanya Stev kepada orang yang menelfonnya itu.
" Tuan !! Gawat perusahaan kita sedang berada di posisi kritis tuan , Keuangan perusahaan kita merosot para client sangat marah. " Ucap Asisten Stev dengan panik.
" Apa !!, Kenapa itu semua bisa terjadi ?" Kini Stev memegang jantung nya yang terasa sakit mendengarkan berita tersebut dari asistennya.
Brakk...
Stev memukul meja di depannya karena saking kesal dan marah , Rahang stev mengeras.
" Ini semua pasti ulah Clara , Kenapa aku harus selalu memanjakannya ." Ucap Stev menarik rambutnya kasar , Stev sangat panik perusahaannya terancam bangkrut .
" Aku harus selidiki semua ini ." Gumam Stev memegang dadanya itu .
__ADS_1
Bersambung....