
" Hei , Lepaskan nona Keyra. " Teriak seorang laki - laki di seberang sana.
Anggi dan teman - temannya pun segera melepaskan Keyra.
"Maaf nona !!, Kau bisa sedikit lebih bagus mengepelnya , Baju kami basah gara - gara anda " Anggi mulai berpura- pura menyalahkan Keyra.
" Nona !!, Kau tidak apa- apa ?" Tanya Willi cemas dan menatap kesal ke arah Anggi dan teman- temannya.
" Hei ...Kalian ! Aku akan membuat kalian menderita jika macam- macam dengan nona Keyra. " Ancam Willi marah karena Willi sudah melihat sejak tadi kelakuan Anggi dan teman - temannya.
" Maaf kan kami pak!" Anggi dan teman- temannya menunduk meminta maaf dan berlari secepatnya dari hadapan Willi dan Keyra.
" Terima kasih tuan Willi ." Keyra menunduk .
" Nona !! Apa kau baik- baik saja. " Willi mencoba bertanya kepada Keyra yang sedikit lemas.
" Saya tidak apa- apa tuan ." Lirih Keyra mencoba melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda itu.
Willi merasa kasihan terhadap Keyra . " Kalau aku yang menjadi tuan Antoni , Pasti aku akan segera pergi dan menghilang di muka bumi ini. " Gumam Willi yang merasa sangat sedih melihat kisah cinta yang begitu rumit.
Setelah beberapa lama Keyra mengepel akhirnya siap sudah pekerjaannya.
" Huff....Akhirnya selesai juga. " Keyra menyeka keringat yang bercucuran di pipinya dan mencoba meletakkan alat pengepel nya itu , Keyra mau istirahat sebentar.
" Nona !! Sekarang waktunya untuk mengantar minuman untuk tuan Antoni ." Ucap kepala staf itu memberikan dua gelas teh manis.
" Baik pak!!" Seru Keyra menjalankan perintah . Walaupun dia baru saja hendak beristirahat .
Tok
Tok
Keyra mengetok pelan pintu ruangan Antoni.
Ceklek.
" Oh pelayan kita sudah datang untuk mengantar kan minuman ." Ucap Clara tersenyum sinis ketika melihat Keyra masuk dan membawakan dua gelas teh manis.
" Sayang !! Apa kau mau minum ?" Clara mencoba menatap Keyra tajam agar Keyra tidak menatap Antoni.
" Oh ini terlalu manis , Blurrrr." Clara memuntahkan air yang dia coba minum ke arah wajah Keyra dan mencoba menyiram baju Keyra dengan teh panas itu.
" Aws! " Ringis Keyra kepanasan akibat Clara yang menyiramnya dengan teh.
" Opsss, Maaf aku tidak sengaja , Seharusnya jangan terlalu manis kau membuat minuman ini ." Teriak Clara marah .
Keyra mencoba menunduk dan tidak berani melawan.
" Maaf kan saya nona , ta- pi itu bukan saya yang membuat nya ." Jawab Keyra terbata .
" Ah jangan banyak alasan , Saya tidak memerlukan alasan apapun dari kamu ."
__ADS_1
" Aws , Tolong lepaskan nona?" Ringis Keyra kesakitan karena Clara mencoba menarik tangannya .
Brakkk.
" Hentikan Clara , Kau sudah sangat keterlaluan dan menyakitinya ." Ucap Antoni sambil mengebrak meja , Antoni tidak tahan lagi Clara sudah melebihi batas.
" Tapi sayang dia. "
" Ah sudah lah. " Antoni beranjak pergi dan keluar dari ruangan itu.
" Ini semua gara- gara kamu wanita murahan ." Desis Clara menatap tajam ke arah Keyra dan mencoba keluar untuk mengejar Antoni yang sudah pergi.
Di sisi lain Keyra tidak bisa membendung air matanya , Kini air matanya sudah membasahi pipinya. Hatinya sangat kecewa dan dia tidak bisa berbuat apa- apa.
-
-
-
" Sayang !! Jangan lah berteriak seperti tadi , Aku sangat takut ." Ucap Clara bergelanyut manja di pergelangan Antoni. Kini mereka sedang berada di dalam mobil.
Antoni tidak menjawab pertanyaan Clara sedikitpun , Hatinya sekarang tengah memikirkan Keyra.
" Sayang !!! Kenapa kau tidak berbicara dengan ku , Ayo kita pergi berbelanja untuk kebutuhan pernikahan kita ." Clara mengajak Antoni .
" Clara kau bisa mengajak siapa saja yang kau mau , Aku sibuk tidak sempat menemani mu berbelanja. " Sahut Antoni seadanya .
Jam sudah menunjukkan pukul 20 :00 wib , Kini Keyra yang baru menyelesaikan pekerjaan akhirnya mencoba untuk pulang.
Drttt....
Drttt....
Ponsel Keyra berdering , Keyra mencoba melihat siapa yang menelponnya itu.
" Hallo ini siapa!" Ucap Keyra menggangkat telpon dengan sopan.
" Nona!
Suami anda kecelakaan ." Ucap seorang laki- laki yang terlihat panik .
Keyra sangat terkejut.
" Dimana suami saya , Apakah dia baik- baik saja. " Keyra mulai berjalan mencari taksi . Namun sial tidak ada satu pun taksi yang dia lihat.
" Dia berada di rumah sakit xxx Sekarang , Sekarang nona harus segera kesini , Suami nona membutuhkan nona ." Ucap pria itu mengakhiri perbincangan nya dengan Keyra .
" Baik lah. "
Deg
__ADS_1
Deg
Jantung Keyra berdegup sangat kencang mendengar Antoni kecelakaan , Kini Keyra sudah sangat pusing bagaimana agar segera sampai ke sana.
Sebuah taksi pun berhenti di depan Keyra membuat Keyra sangat senang ,, Dia mencoba berdiri dan membuka pintu mobil taksi itu segera agar bisa sampai cepat di rumah sakit yang di beritahukan oleh laki - laki yang menelponnya tadi .
" Pak !! Antarkan saya ke rumah sakit xxx sekarang ya , Saya ingin segera cepat sampai di sana pak ." Keyra memberitahu kepada supir untuk segera mengemudi dan menambah kecepatan kemudi yang maksimal agar segera sampai.
" Baik nona !" Sahut supir itu dengan sopan.
Keyra sangat khawatir dengan keadaan Antoni , Keyra sangat takut Antoni akan kenapa- kenapa.
" Pak ! Saya mohon tambah kecepatannya pak , Suami saya kecelakaan pak , Tolong pak! " Keyra yang sangat khawatir menyuruh supir taksi itu menambah kecepatannya.
" Baik nona! " Supir taksi itu mengangguk dan melajukan taksi nya dengan kencang.
" Tuan tunggu saya !! , Saya akan segera datang ." Gumam Keyra meremas tangannya .
Willi yang baru siap dengan pekerjaannya pun langsung mencari keyra untuk mengajak pulang bersama nya namun tidak ada tanda - tanda keberadaan Keyra Willi terlihat bingung.
" Pak !! Wanita yang bernama Keyra apa sudah pulang ?" Tanya Willi kepada satpam kantor.
" Oh nona Keyra sudah pulang tuan , Tadi saya melihat nona Keyra menaiki taksi sangat buru- buru sekali . Mungkin ada keperluan mendadak ." Ucap Satpam itu memberitahukan kepada Willi.
Willi mengeryitkan dahinya .
" Kemana perginya nona Keyra , Kenapa harus buru- buru." Gumam Willi dan beranjak pergi untuk mengambil mobilnya yang terparkir di dalam kantor.
-
-
-
" Pak !! , Saya ingin menuju kerumah sakit xxx , Apakah ini benar jalannya , Apakah kita tersesat ?" Tanya Keyra menatap beberapa bangunan kosong yang tidak berpenghuni dan hutan yang sangat besar yang tengah mereka lewati sekarang.
Keyra yang duduk di belakang merasa sangat khawatir akan tersesat karena dari tadi mereka tidak sampai- sampai sudah lebih dari dua jam Keyra menaiki taksi ini menurutnya.
" Sebentar lagi kita akan segera sampai nona. " Pak supir itu menjawab dengan sopan .
" Apakah bapak tahu jalan ke rumah sakit xxx ini pak ." Keyra mencoba bertanya lagi dan menelusuri alamat melalui ponselnya.
Keyra sangat bingung dia berada di mana sekarang karena tiba- tiba sinyal ponselnya hilang begitu saja.
" Pak saya sangat takut , Kenapa bapak bisa membawa saya ke hutan begini , Di sini sangat menakutkan pak ." Keyra kini sedikit takut karena supir taksi itu hanya diam dan tak menjawab pertanyaannya.
" Aku akan membawa mu ke tempat indah sayang. " Ucap supir taksi itu membuka topi yang dia kenakan .
" Ka- u!"
Keyra sangat ketakutan setelah melihat siapa yang mengemudikan taksi itu.
__ADS_1
Bersambung.....