Mengandung Anak Kembar Ceo

Mengandung Anak Kembar Ceo
Permintaan yang sulit


__ADS_3

" Akh !" Jerit Keyra memegang rambutnya yang sakit kerena tarikan dari wanita itu." Ibu ! Jangan. " Keyra meronta - ronta lagi ingin di lepaskan.


" Anak sialan !, Beraninya kamu kabur dari pria itu , Kau telah membuat ibu malu dan terkena masalah ." Ucap Sintia yang tak lain ialah mama tiri Keyra yag sangat jahat.


" Ibu ! lepaskan saya." Mohon Keyra lagi sambil tersedu- sedu.


" Ayo ikut ibu ! Kau harus segera membayarkan hutang ibu yang sudah menumpuk ."Sintia tidak memperdulikan Keyra yang meringis dan memohon , Tetap saja Sintia pada pendiriannya ,Di dalam otaknya hanya penuh dengan uang dan uang Sintia tidak akan pernah perduli dengan tangisan Keyra yang meraung- raung.


Brak


"Aws ." Jerit Sintia memegang pergelangan tangannya yang sakit dan merah akibat pukulan seseorang.


" Kau siapa! , Berani sekali kau mencari gara- gara dengan ku." Sintia menatap marah kepada Doni yang sudah berhasil membuat Sintia ambruk dan melepaskan Keyra .


Keyra terduduk di jalan , Doni membantu Keyra berdiri.


" Heh ! Siapa kau berani sekali membawa anak itu , Dia anak saya ." Cegah Sintia yang sudah berdiri ingin menarik Keyra lagi.


Namun lagi- lagi Doni meghalangi Sintia dan mendorong Sintia lagi hingga tersungkur.


" Hei ! Tunggu pembalasanku." Sintia berteriak di jalan ketika melihat Keyra dan Doni menjauh .


" Ah ! Aku sangat lelah ." Ucap Keyra berhenti berlari sehingga membuat Doni menghampirinya.


" Kau sangat ceroboh , Kenapa kau selalu terkena masalah ." Ucap Doni kesal.


" Terima kasih sudah membantu ku , Katakan apa saja untuk bisa membalas kebaikan mu , Aku akan mencoba menuruti agar aku tidak berhutang pada mu." Keyra menatap Doni .


" Lupakan saja , Jaga dirimu baik- baik dan jangan menyusahkan orang lain ." Doni beranjak pergi meninggalkan Keyra yang masih mematung.


*****


Di Apartement

__ADS_1


" Tante ! Buat lah Antoni supaya bisa mencintai ku , Aku sudah lelah mengejarnya dan berulang kali selalu di tolak , Aku sudah frustasi tante ." Clara mengadu kekesalannya kepada Novi ibu tiri Antoni.


" Kau tenang saja , Kau akan segera menjadi nyonya Antoni , Serahkan semuanya kepada tante. " Ucap Novi berkacak pinggang dan tersenyum sinis.


" Aku sangat mengandalkan mu tante !" Clara tersenyum karena Novi sangat berpihak kepada nya..


" Nona ! Ada yang mencari nona di depan , Tuan kecil sudah menunggu anda ," Ucap salah seorang pengawal kepada Clara.


" Tumben dia mencari ku. " Ucap Clara dan menemui adiknya itu.


" Kenapa kau mencari ku ?" Tanya Clara dengan muka di tekuk , Alis nya narik turun memperhatikan adiknya yang sangat keras kepala itu .


" Kak ! Aku akan mengenalkan mu pada seseorang , Semoga kau akan menyetujui kami dan akan memberikan ku warisan yang sepantasnya." adik Clara mencoba mendekat kepada Clara .


Clara membelalakkan matanya mendengar penuturan adiknya itu.


" Kau ! Sangat keras kepala , Kau pikir akan semudah itu mendapatkan apa yang kau inginkan , Ini tidak mudah aku akan melihat siapa yang telah membuat kepala mu itu sangat keras Doni. " Clara masih mengejek adiknya itu , Clara masih menggangap itu semua lelucon.


" Aku akan segera mengenalkan dia padamu dan jangan lupa , Siapkan warisan untuk ku , Kau dengar! " Doni mengancam Clara dan melenggang pergi dari hadapan Clara.


" Ck , Dasar laki- laki keras kepala." Clara mencoba mencerna perkataan Doni tadi , Clara berharap Doni akan berubah . Walaupun hubungan mereka sangat lah dingin karena Sang ayah sangat menyanyangi Clara di banding dengan Doni.


Akhirnya Doni pun keluar dari apartemen Clara dengan kesal , Sebenarnya dia sangat tidak mau berjumpa dengan Clara namun dia membutuhkan uang .


Brak..


Doni memukul stir mobil yang di tumpanginya.


" Aku harus bagaimana?" Ucap Doni dengan menarik rambutnya kasar.


Namun sebuah ide muncul di otaknya , " Aku akan mencoba nya. " Gumam Doni melanjutkan mengemudi.


Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam akhirnya Doni sampai ketempat tujuannya .

__ADS_1


" Eh nak ! , Masuk ." Ucap Dokter Sisi yang melihat Doni sudah berada di depan rumahnya , Reki dan Rena pun menatap Doni dengan tercengang.


" Eh ada om ganteng , Ngapain ke cini ?" Tanya Reki dengan polosnya.


" Yey! Anak yang sangat lucu sekali. " Ucap Doni mencoba mengendong Reki dan Rena bersamaan.


" Ih om anteng ,Lepasin ?" Teriak Reki dan Rena bersamaan . Dan Doni melepaskan Reki dalam gendongannya itu.


" Mana Momi kamu?" Tanya Doni mulai mengajak Rena berbincang .


" Momi lagi di alam , Om Ayo macuk!( Momi lagi di dalam , Om ayo masuk!) "Rena mulai menarik Doni ke dalam rumah untuk masuk .


" Momi ! Ada om anteng di epan ( Momi ! Ada om ganteng di depan). " Teriak Reki berlari menghampiri Keyra yang sedang berbaring beristirahat.


" Siapa Sayang ?" Tanya Keyra bingung , Siapa om ganteng yang di maksud oleh Reki. Keyra pun mencoba keluar dengan rasa penasaran.


" Do- ni !" Ucap Keyra bergetar melihat orang yang datang kerumahnya itu , "Kenapa Laki - laki itu bisa datang , Apakah yang terjadi !" Dalam benak Keyra masih bertanya- tanya kenapa laki- laki yang dingin dan cuek itu ada di sini.


" Ayo Reki , Rena ! Nenek mau buatkan minum buat om ini , Ayo ikut nenek ." Dokter Sisi mengendong Reki dan Rena masuk kedalam.


" Duduk lah Doni ! Oh ya kenapa ? apa ada yang bisa ku bantu?" Tanya Keyra bingung harus memulai dari mana pembicaraan dengan laki- laki dingin dan cuek itu.


" Maaf , Soal yang tadi kamu bilang , Apa masih berlaku ? Tanya Doni lagi sambil menatap Keyra dengan intens , " Oh sudah lah , mungkin aku tidak akan pernah berada di sini ." Doni mencoba ingin pergi .


" Tunggu! Ada apa ! mungkin aku bisa membantumu, Kau telah menyelamatkan saya dan anak saya , Saya sangat berhutang budi kepada kamu ." Keyra mencoba menahan Doni yang seakan akan pergi .


Doni pun menunduk.


" Maukah kau membantu ku ?, Anggap saja setelah membantu ku kau akan ku beri upah , Kau tidak akan melakukan itu cuma-cuma. " Doni masih berlarut- larut tanpa harus ke inti permasalahan.


" Katakan apa itu semoga saja aku akan membantumu. " Keyra masih saja dengan rasa penasaran menunggu apa yang akan di katakan oleh Doni.


" Jadi lah pacar ku selama satu bulan , Apa kau mau ?" .

__ADS_1


Keyra membulatkan matanya seakan tidak percaya atas permintaan Doni.


Bersambung.....


__ADS_2