
Antoni sangat geram dan kesal sekaligus marah.
" Opa !! Jangan menyuruh ku untuk itu , Itu sungguh tidak mungkin opa." Kini Antoni merasa sangat marah.
" Kenapa kau sangat menginginkan wanita itu , Clara sangat lah cocok untuk mu , Kenapa kau sangat keras kepala."
Antoni yang marah pun langsung pergi dari hadapan Antoni.
" Sial !! Gadis itu benar- benar telah mencuci otaknya ."
-
-
-
" Aaa ! sial , Kenapa opa selalu mencengah ku untuk berbuat sesuatu , Aku tidak mungkin menceraikan Keyra , Bagaimana dengan anakku nantinya."
Akhirnya Antoni mencoba untuk masuk ke ruangan nya lagi.
" Kenapa tuan Antoni seperti sangat marah ." Gumam Keyra yang memperhatikan dari jauh sikap Antoni.
Brak Prik prum
Suara hentakan keras terdengar dari ruangan Antoni.
" Tuan !! Apa yang sedang kau lakukan , Jangan seperti ini tuan. " Willi yang mendengar suara dari ruangan Antoni pun bergegas melihatnya.
" Willi cepat siap kan baju ku beserta dokumen penting ."
Willi mengeryitkan dahinya .
" Tuan mau kemana ?" Tanya Willi bingung soalnya menurut Willi Antoni sedang tidak ada acara apapun untuk di hadiri.
" Jangan banyak tanya , Cepat laksanakan perintah ku ."
Willi pun mencoba untuk mematuhi segala perintah Antoni .
Walaupun apa yang akan terjadi nanti Willi lah yang harus bertanggung jawab.
" Nona ! Anda di panggil oleh tuan Antoni segera ke ruangannya ."
" Untuk apa tuan !!" Keyra terlihat bingung.
" Saya tidak tahu nona ." Willi beranjak pergi dari hadapan Keyra.
Keyra pun beranjak pergi menemui Antoni.
Tok
Tok
Ceklek.
" Masuk !" Antoni kini mulai membuka pintu ruangannya.
Keyra yang merasa gugup dan takut mencoba untuk masuk ke ruangan itu.
__ADS_1
" Tuan ada apa memanggil saya ." Keyra mencoba memulai percakapan itu.
" Besok ikut lah dengan ku ke luar kota , Kau harus ikut ."
Keyra membelalakkan matanya mendengar penuturan Antoni .
" Tuan !! Untuk apa saya harus pergi , Saya kan cuma office girl di kantor ini ." Keyra bergetar mencoba menahan rasa takutnya.
" Ikuti perintah ku keyra , Jika tidak aku akan ."
" Baik lah tuan. " Jawab Keyra memejamkan matanya .
" Sekarang kau boleh keluar , Dan ini ."
Antoni memberikan paper bag kepada Keyra . Paper bag itu lumayan besar.
" Tuan !! Ini apa?".
" Buka sendiri dan lihat lah ."
Keyra yang tidak mau berlama- lama lagi bersama Antoni mencoba menyudahi perbincangannya.
" Apa isi di dalam paper bag ini ya ?" Keyra mencoba menerka- nerka isi di dalamnya.
Keyra pun pergi dari ruangan Antoni.
" Keyra !! Apa itu yang kau bawa ?" Tanya Mira yang berpapasan dengan Keyra.
" Oh ini , Saya juga tidak tahu isi di dalamnya Mira , Saya belum membuka nya ." Jawab Keyra .
Keyra pun mencoba mengikuti Mira.
" Ada apa Mira ?, Kelihatannya sangat serius ."
" Begini !! , Soal gosip kau bersama tuan Antoni ."
Belum selesai Mira memberi pertanyaan namun Mira melihat Keyra sudah lebih dulu menunduk.
" Key! Santai saja , Jangan lah takut , Aku mengerti perasaan mu , Aku hanya ingin menanyakan saja sesuatu yang penting. " Kini Mira mencoba serius.
Keyra pun mencoba menatap Mira lagi .
" Ada apa mira ?"
" Berikan aku resep untuk menggoda laki- laki tampan , Apakah kau tahu , Aku sangat iri melihat kamu bisa di sukai oleh tuan Antoni , Ayolah Keyra berikan aku resep untuk mendapatkan laki - laki tampan ."
Keyra yang mendengar pertanyaan dari Mira mencoba tersenyum .
" Mira !! Aku tidak memakai resep apa- apa , Soal aku bersama tuan Antoni itu tidak terjadi apa- apa !, Bukankah Bastian itu pacar mu , Kenapa kau sangat ingin mencari laki- laki lain ."
" Hahaha, Bastian itu bukan pacar ku Keyra, Kau ada - ada saja, Dia dan aku hanya berteman saja tidak lebih , Kau sangat lucu Keyra. " Mira tertawa terbahak- bahak mendengar kan penuturan dari Keyra.
" Tapi yang aku lihat Bastian, sangat menyukai mu , Tatapan matanya begitu dalam jika melihat mu ." Ucap Keyra lagi dengan serius.
" Sudah lah Keyra kau jangan membahas dia lagi , Dia memang selalu saja mengikuti kemana pun aku pergi , Dan sekarang aku bisa terlepas dari dia karena aku bersembunyi dan dia tidak melihat ku ."
" Eh nona - nona cantik sedang berada di sini ." Bastian datang tiba- tiba.
__ADS_1
" Eh kenapa lo ikutin gue mulu Bastian ,Gue ada rapat penting sama Keyra lo jangan nganguin ." Mira mencoba mendorong Bastian agar segera pergi .
" Mira !! Keyra ! Gue juga mau ikutan , Dan lo mira jangan pernah seperti tadi bersembunyi dari gue agar bisa lari ." Bastian mulai cerewet karena Mira bersembunyi dari nya untuk pergi.
" Pokoknya gue harus bisa lepas dari lo Bastian ." Mira mencoba mendorong Bastian lagi agar menjauh dari nya.
Sehingga Keyra yang melihat ke akraban Mira dan Bastian kini tersenyum.
Di masion.
Karel yang baru saja datang ingin menemui Antoni.
" Eh icu ada kayek tuwa haha, Ambutnya cudah putih yah( Eh itu ada kakek tua haha, Rambutnya sudah putih )." Ucap Reki melihat Karel .
" Kayek itu angat uelek kan ( Kakek itu sangat jelek kan ) ." Rena ikut - ikutan mengejek Karel.
" Eh kalian anak siapa?" Kini Karel sangat bingung kenapa ada anak kecil di masion , Setahu dia memang di masion tidak ada anak kecil.
Plak
" Aws !" Karel meringis karena Reki mencubit paha Karel.
" Asain kayek tuwa , Camu tiyak bica layi ( Rasain kakek tua, Kamu tidak bisa lari ) ."
" Singkirkan anak ini dari ku ." Karel sangat marah Reki terus mencubitnya.
" Hahaha, Kayek tuwa cudah mayah tau Blurrr( Hahaha, Kakek tua sudah marah tau Blurrr)." Rena menyulurkan lidah nya dan tertawa karena Reki mencubit Karel.
" Hei penjaga kenapa kau diam saja , Apa kau tidak melihat anak- anak ini sedang menganggu ku , Sebenarnya ini anak siapa?" Teriak Karel tidak tahan lagi karena kenakalan dari Reki dan Rena.
" Tuan saya minta maaf. " Penjaga itu mencoba mengendong Reki dan Rena.
" Awas tau yah cudah endong Eki dan Ena ( Awas kau yah sudah gendong Eki dan Ena )."
Trap..
" Aws!"
Penjaga itu meringis kesakitan karena Reki dan Rena mengigit bahu nya.
" Aaaaa, Sakit !" Penjaga itu pun menurunkan Reki dan Rena ke lantai karena tidak mau Reki dan Rena mengigitnya lagi .
" Hahaha , Rasain tuh atit kan ( Hahaha, Rasain tuh sakit kan ) ." Reki dan Rena tertawa melihat penjaga itu meringis kesakitan.
Karel yang melihat Reki dan Rena sangat nakal mencoba untuk menangkap Reki dan Rena namun Karel tidak berhasil dan Karel terjatuh.
" Aaaaa tiyak kenak can Blurrrr hahaha( Aaaaa tidak kena kan blurrrrr hahaha) ." Reki dan Rena sangat gembira karena Karel tidak berhasil menangkap nya.
Karel yang sangat marah mencoba untuk bangun lagi dan mencoba menangkap Reki dan Rena lagi.
" Anak yang sangat nakal , Awas ya jika aku menemukanmu aku tidak akan melepaskan kalian. " Desis Karel yang sangat marah.
" Aaaaaa, Sekarang aku menemukan mu ." Ucap Karel karena sudah menemukan Reki dan Rena .
" Huwaaaaa, Lepasin Ena tacut , Eki juga tacut ( Huwaaaa, Lepasin Ena takut , Eki juga takut ) ." Reki dan Rena menangis karena sangat takut kepada Karel.
Bersambung......
__ADS_1