
" Saya pergi sendiri ." Antoni mencoba pergi dari hadapan Mira.
" Bos ...Bisa antar kan saya ?" Tanya Mira dengan mata kedipannya itu.
" Eh enak aja main pulang- pulang sama bos , Ini gue mau elu apain ." Ucap Sebastian tersenyum melihat Antoni dan menunduk tanda hormat.
" Baik lah ...Kalau begitu saya permisi !" Antoni mencoba pergi .
Mira sangat tersenyum bisa mendengar Antoni berbicara.
" Eh ....Nenek lampir , lu harus sadar napa!!!...Itu bos kita , lu dan dia gak sepadan ." Cerocos Bastian mengejek Mira .
" Ah lu nganggu aja ." Mira meninggalkan Bastian yang mematung di tempatnya.
" Tunggu Mira !" Bastian pun mengejar Mira.
-
-
-
" Mommy ! Om Anconi angat ama , Eki mawu es cim secarang( Mommy! Om Antoni sangat lama, Eki mau es krim sekarang )." Reki sudah dari tadi rewel menunggu Antoni untuk membeli es krim untuknya.
" Mommy !!! Ena juga mawu es cim , Om Anconi keana cih ( Mommy !!!Ena juga mau es krim , Om Antoni kemana sih) ." Rena pun sudah cerewet dan segera ingin memakan es krim nya.
" Tunggu sebentar sayang !! Kalian harus sabar , Om Antoni lagi beli es krim mungkin antrian sangat banyak jadi om Antoni menunggu dulu ." Bujuk Keyra kepada Reki dan Rena yang sedang cemberut.
" Ini es krim untuk Reki dan Rena. " Antoni muncul tiba- tiba membuat Reki dan Rena girang .
" Macih om Anconi (Makasih om Antoni ) ." Reki melahap es krimnya dengan cepat .
" Om Anconi angat bayik mommy , Becok pergi lagi ya Mommy ,( Om Antoni sangat baik Mommy , Besok pergi lagi ya Mommy )." Rena pun sangat senang .
Hotel Intern.
Suasana sangat ramai dan sangat banyak , Para tamu banyak sekali yang datang ,
" Papa!!...Kemana Antoni belum sampai , Apakah papa mengundangnya? " Tanya Clara yang cemberut.
" Karel kemana cucu mu , Apa dia tidak datang ?" Stev menatap Karel tajam karena Antoni belum sampai .
" Saya sudah menyuruhnya untuk pergi , Tapi dia bilang sedang sakit , Saya minta maaf yang sebesar- besarnya ." Ucap Karel dengan tegas .
Brakkkk
__ADS_1
Stev memukul meja dan sangat terbawa emosi.
" Kenapa kau tidak membawanya kemari , Apa kau lupa tentang kerja sama kita , Jika kau tidak mau lagi bekerja dengan ku , Aku akan mencoret semua client penting mu , Agar kau bangkrut." Stev kini sudah berdiri menunjuk Karel dengan tajam.
" Tenang dulu tuan...Ini sedang ada acara , Kita bicarakan baik- baik saja. " Karel mengajak Stev untuk tenang .
Para undangan pun menatap Karel dan Stev secara bergantian .
" Papa..! Clara sangat malu semua orang melihat kita. " Clara berbisik kepada papanya .
" Saya sangat kecewa dengan anda tuan Karel. " Desis Stev pergi bersama Clara meninggalkan Karel bersama Asistennya.
" Sial !!! Anak itu selalu berulah ." Umpat Karel kesal gara- gara Antoni Karel terkena masalah.
" Cepat cari tahu keadaan masion sekarang !, Kenapa anak itu sangat keras kepala ." Bisik Karel kepada Asistennya itu.
Sang asisten pun mengangguk tanda setuju.
Malam pun tiba kini Keyra , Antoni , Reki dan Rena sedang berada di dalam mobil untuk segera pulang , Hari ini sangat melelahkan , Reki dan Rena sudah tertidur sangat pulas.
" Tuan...!!" Keyra mencoba memanggil Antoni dengan pelan agar Reki dan Rena tidak terjaga dari tidurnya.
" Hemmm...Ada apa ?" Sahut Antoni datar sambil mengemudi kan mobilnya.
" Terima kasih untuk hari ini tuan , Reki dan Rena sangat senang , Saya sangat berterima kasih kepada tuan. " Keyra menatap Antoni .
Drtttt...
Drtttt....
Antoni mengangkat ponselnya.
" Tuan...! Sedang berada dimana , Opa sedang menunggu di masion. " Di seberang sana Willi sedang berbicara .
"Jangan beritahukan apapun tentang Keyra kau paham ." Jawab Antoni dengan keras.
Keyra pun menatap Antoni karena Antoni membawa namanya, " Ada apa sebenarnya? " Gumam Keyra mengelus rambut Reki dan Rena bersamaan.
" Aku mengandalkan kamu Willi , Bilang saja apapun yang kamu mau tentang ku , Asal jangan ketahuan ." Antoni menyudahi telponnya dengan sedikit pusing.
" Tuan ..! Ada apa? , Apa tuan sakit ?" Tanya Keyra hati- hati kepada Antoni , Keyra takut karena suasana hati Antoni bisa berubah- ubah jika Keyra menanyakannya.
" Malam ini kita tidak akan pulang ke masion , Kita akan menginap di hotel."
Deg
__ADS_1
Deg
Deg
Jantung Keyra berpacu dengan sangat kencang mendengar perkataan Antoni itu.
" Ap- a tu-an! " Keyra terbata sangat bergetar.
" Jangan takut , Aku tidak akan macam- macam dengan mu ." Antoni terlihat kesal mendengar Keyra berbicara , Dalam benak Keyra pasti Antoni akan berbuat macam- macam dengannya .
Keyra pun tidak menjawab lagi kini pikirannya penuh dengan pertanyaan.
" Untuk apa tuan Antoni mengajak ke hotel ." Gumam Keyra memeluk anak- anaknya.
Setelah satu jam mengemudikan mobilnya , Kini Antoni dan Keyra sudah sampai di sebuah hotel besar dan megah.
Reki di gendong oleh Antoni sedangkan Rena di gendong oleh Keyra.
" Selamat malam tuan !!!, Ada yang bisa kami bantu ?" Tanya karyawan hotel itu dengan ramah dan sopan.
" Saya mau memesan kamar VIP dengan ukuran king size ." Jawab Antoni sambil memberi kartu atm kepada Karyawan wanita itu.
" Uhss, lihat lah !!, Wanita itu pasti bukan istri tuan ganteng ini , Kenapa ya , Tuan ganteng ini mau sama perempuan yang sudah punya anak ." Bisik karyawan perempuan itu dengan teman satu nya lagi sambil melirik Keyra yang biasa saja tidak terlihat elit.
" Ehmmm, Kenapa lama sekali. " Bentak Antoni kepada karyawan itu.
" Oh maaf tuan !! , Terima kasih atas kunjungan tuan , Selamat menikmati suasana istirahat anda tuan. " Ucap karyawan itu takut di bentak lagi oleh Antoni .
Tanpa berlama lagi Antoni pergi dari hadapan karyawan itu sambil menarik Keyra .
" Tuan !!, Saya bisa jalan sendiri ..Lepaskan tangan saya , Saya tidak mau orang melihat kita tuan. " Keyra menarik tangannya agar di lepaskan oleh Antoni.
Namun Antoni sama sekali tidak menghiraukan perkataan Keyra.
" Hei ...Lihat , Apakah itu tuan Antoni bersama Sekretarisnya , Ya ampun wanita itu sangat centil , Sampai tuan Antoni menariknya seperti itu , Ini bisa jadi gosip terbesar di kantor kita. " Seorang wanita yang bernama Anggi itu memotret Antoni dan Keyra yang sedang menuju ke kamar hotel.
" Wanita itu sangat mengerikan bukan, Nona Clara pasti sangat sedih , Bukan kah tuan Antoni adalah tunangan nona Clara , Ini sungguh gosip yang terlalu mahal kawan- kawan. " Bisik satu teman lainnya yang merasa sangat gembira akan memberitahukan gosip terpanas di kantor mereka .
" Rasakan kamu Clara , Kamu pasti akan merasa sangat terpukul jika mengetahui hal ini ." Anggi tersenyum sinis .
Sesampainya di kamar yang telah di pesan Antoni , Antoni membuka pintu kamar itu dengan cepat.
Ceklek
" Tuan !!, Saya tidak mau masuk ." Ucap Keyra bergetar , Keyra sangat takut.
__ADS_1
" Kenapa kau selalu bersikap seperti anak kecil Keyra , Aku tidak akan macam- macam dengan mu ." Antoni mulai kesal dengan sikap Keyra yang tidak mau masuk ke dalam.
Bersambung ....