
" Siapa yang di maksud wanita cantik itu sayang ?" Tanya Clara serius , Antoni yang mendengarnya panik.
" Ah bukan apa- apa ." Sahut Antoni sambil merangkul Clara sedikit menjauhi Brian .
" Silahkan nikmati hidangannya Brian , Kami permisi! " Ucap Antoni beranjak pergi dari hadapan Brian , Jika Antoni tidak menjauhi Brian mungkin Clara akan curiga dan Clara akan melakukan yang tidak di inginkan oleh Antoni.
Di rumah sakit.
Keyra yang sudah siap bersih- bersih akhirnya ber istirahat.
" Aduh sakit." Keyra meringis kesakitan dan melihat darah di pergelangan kakinya. " Dokter Sisi tolong saya !" Teriak Keyra kencang sehingga membuat dokter Sisi panik dan menghampiri Keyra.
" Kamu akan segera melahirkan Keyra. " Ucap Dokter Sisi sambil menyiapkan peralatan untuk melahirkan.
" Selamatkan anak saya dok!" Lirih Keyra sambil meneteskan air mata.
****
Di perusahaaan.
Antoni sangat sibuk dengan pekerjaannya , Beberapa dokumen menumpuk dan sangat banyak .
" Kemana Keyra sekarang ?, Aku sangat merindukannya ." Gumam Antoni.
" Hei sayang , Hari ini kita makan siang bersama ya dan temani aku belanja ." Clara dengan manjanya menghampiri Antoni.
" Ck , Ck , Kau bisa sendiri kan kenapa harus mengajak ku ?" Antoni berdecak kesal , Clara harus melibatkannya kepada urusan seperti itu .
" Kamu tidak perlu bekerja , Aku akan memberitahu papa supaya kamu bisa beristirahat , Menemani ku adalah hal yang penting bukan. " Ujar Clara memaksa Antoni yang sudah sangat geram kepada Clara yang mau menang sendiri .
Brak
" Hentikan Clara , Aku sedang sibuk jangan ganggu aku !" Antoni beranjak keluar , Percuma berbicara dengan gadis manja seperti Clara akan membuatnya mati di tempat karena Clara tidak akan pernah mau mendengarkannya.
__ADS_1
" Sayang ! , Jangan tinggalkan aku." Keyra berkacak pinggang kesal kepada Antoni yang tidak mau menuruti keinginannya .
" Willi ! Urus wanita itu, Aku sangat lelah ." Perintah Antoni kepada Willi , Willi menggaruk kepalanya yang tidak gatal. " Nona ! , Tolong jangan ngangu tuan Antoni, Dia sedang tidak ingin di ganggu." Willi memegangi tangan Clara yang mau mengejar Antoni.
" Lepaskan ! , Berani nya kau memegang tangan mulus ku , Aku akan memecatmu ." Ancam Clara kesal minta di lepaskan .
Willi pun melepaskan Clara dan Clara beranjak pergi dalam keadaan kesal .
Hari sudah mulai sore , Antoni masih duduk di sebuah taman di dekat kantor , Pikirannya tengah tertuju kepada Keyra , Pasti sekarang Keyra sudah melahirkan anaknya , " Aku harus menemukan Keyra secepatnya! , Kenapa dia pergi diam- diam tanpa memberitahu ku ." Gumam Antoni merasa sangat tidak berguna , Tidak bisa bertanggung jawab atas anaknya.
4 Tahun kemudian.
" Huwaaa , Huwaaa, Aaa, Momi acak pucul ena, Momi ! , (Kakak pukul Rena )." Gadis kecil berusia 4 tahun itu mengadu kepada Keyra dan menangis karena di pukul oleh kakaknya .
" Jangan ya ! , Reki , Anak momi sangat baik , Kasihan Rena." Keyra mengusap punggung Rena yang menangis akibat ulah Reki kakaknya yang super jahil.
Keyra melahirkan baby twins dan sekarang mereka berusia 4 tahun , Selama 4 tahun itu Keyra sangat sabar merawat mereka dan Keyra sangat bahagia walaupun tanpa ayah Rena dan reki , Keyra bisa merawat mereka dan di bantu oleh Dokter Sisi. Keyra memberi nama Reki dan Rena kepada anaknya .
"Asar cenging , Gicu Aja Nancis , Blurrr brurrrr ,( Dasar cengeng , Gitu aja nangis )." Reki mencolek paha Rena dan menjulurkan lidahnya mengejek Rena yang masih menagis di pangkuan Keyra , Keyra pun tak berhenti tersenyum melihat kelakuan Reki dan Rena yang sangat mengemaskan.
Dokter Sisi yang melihat kelucuan Reki dan Rena seakan menetes kan air mata.
" Kenapa Dokter menangis ?" Tanya Keyra berdiri menghampiri dokter Sisi yang sedang berlinang air mata.
" Oh tidak , Saya merasa sangat senang bisa mempunyai keluarga seperti kalian , Jika anak saya berada di dekat saya pasti saya akan juga mempunyai cucu yang menggemaskan seperti Rena dan Reki." Ucap Dokter Sisi sedih , Air matanya mengalir tanpa terasa , Keyra yang melihat itu langsung memeluk dokter Sisi dengan erat.
" Anggap saya , Rena dan reki sebagai keluarga dokter dan cucu dokter , Saya harap kami bisa membuat dokter senang dan bahagia ." Keyra memegang tangan dokter Sisi dan tersenyum.
" Kamu anak yang baik Keyra ." Ucap dokter Sisi memeluk Keyra , Selama Keyra berada di rumah dokter Sisi, Dokter Sisi sama sekali tidak merasa kesepian .
" Grand mom , grand mom . Cami mayu peyuk cuga ( Nenek , nenek , Kami mau peluk juga ). " Panggil Rena dan Reki bersamaan . Rena dan Reki memanggil dokter Sisi dengan sebutan nenek karena dokter Sisi sudah menggangap mereka sebagai cucu nya sendiri.
Dokter Sisi dan Keyra melihat mereka dengan tersenyum dan membawa Rena dan Reki kedalam pelukannya.
__ADS_1
****
Brakk Brakk
" Kenapa kondisi perusahaan kita sekarang menurun Antoni ?" Tanya opanya Antoni yang bernama Karel itu ketika melempar dokumen .
" Kenapa kau sekarang sangat bodoh dan keras kepala , Dimana janji kamu yang dulu bisa bahagiakan opa , Kamu ingat ya , Kamu akan bernasib sama seperti Ibu mu jika kau tidak menuruti ku. " Ancam Karel menunjuk mata Antoni , Karel marah matanya merah seakan mengajak perang .
" Opa akan mengirimkan kamu ke perusahaan XX untuk memimpin di sana , Jika kau membuat masalah lagi jangan harap opa akan memaafkan mu. " Ucap Karel beranjak pergi dan menutup pintu kasar dan keras.
Antoni tidak bisa berbuat banyak , Terlalu melawan akan membuatnya celaka , Karena Karel lah yang telah merawat nya ketika ibunya pergi meninggalkan dia , Jadi dia tidak mau jika Karel membencinya .Bagaimana pun Karel opa nya sendiri .
Drtt Drtttttt.
Dering ponsel membuat Keyra terkejut ketika sedang menjaga Rena dan Reki dan Keyra pun berdiri untuk melihat siapa yang menelponnya.
" Key! , Ini kamu kan ? " Ucap seorang wanita di seberang telpon dengan suara senang.
" Iya ini siapa?" Sahut Keyra menerka siapa yang menelpon.
" Ini aku Vioni , Sahabat mu ! , Tega sekali kau tidak mengenal aku lagi Key , Dimana kamu sekarang kamu tidak ada kabar sama sekali , Kamu tidak memberitahu ku kemana kamu akan pergi , Aku sangat merindukan kamu Key , Bagaimana keadaan kamu sekarang." Vioni sangat antusias dan membanjiri Keyra dengan pertanyaan - pertanyaan karena sudah sangat lama Keyra tidak ada kabar dan tiba- tiba hilang tanpa memberitahukannya.
" Maaf kan aku Vioni , Bukan maksud aku tidak memberitahu , Aku sedang ada masalah waktu itu , dan tidak mungkin aku bercerita lewat telpon. " Sahut Keyra sendu .Keyra pun sangat merindukan Vioni sahabatnya itu.
" Aku nggak mau tahu , Secepatnya kita harus bertemu dan kamu harus menceritakannya semuanya , Aku akan siap mendengarkan keluh kesah mu dari A sampai Z ." Ketus Vioni kesal .
" Oh baiklah , Aku juga ingin segera menemuimu Vioni ." Ucap Keyra gembira.
Setelah berbicara panjang lebar akhirnya Keyra menyudahi percakapannya dengan Vioni .
Keyra sangat senang akan bisa bertemu dengan Vioni.
Bersambung....
__ADS_1