
Sudah satu bulan berlalu Nana masih belum pulang juga dari jepang bersama Kayla.
"Nan, apa tidak apa-apa tu kita tidak pernah pulang?" tanya Kayla.
"Kita masih baru di sini Kay, tidak apa-apa juga" santai Nana, ia tidak sadar jika sebenarnya ia sudah satu bulan lebih berada di jepang.
"Nan, jangan becanda kamu Nan, kita sudah berada di sini selama 33 hari Nan" kata Kayla mengingatkan.
Menyerjit. "Masa sih? nggak salah? perasaan kita baru saja tiga minggu deh di sini."
Menepuk jidatnya memikirkan sahabatnya yang benar-benar lupa waktu. Kayla memperlihatkan Nana kalender yang berada di ponselnya.
Membolakan kedua bola matanya. "Beneran ni? Astagfirullah...... Bagaimana aku bisa lupa waktu sampai selama ini..." Menggeleng sendiri memikirkan dirinya yang sudah pikun.
"Hm, jadi kapan kita kembali ke indonesia ni? Mama Papa ku juga pasti sedang mencari ku"
"Ya sudah, besok saja kita pulang ya"
"Baik lah, besok ya"
"Ok"
,,,
Jerman.
Apartemen Alham.
Alham sedang berbaring sambil tersenyum-senyum melihat foto-foto Nana dan Kayla selama mereka berada di jepang.
Ternyata Alham memutuskan untuk kembali ke jerman mengurus perusahaannya di sana selama istrinya berada di jepang. Ia bahkan mengutus dua orang untuk menjaga istrinya di jepang. Tanpa pengetahuan Nana ternyata Kayla juga sering memfoto semua kegiatannya selama berada di sana kemudian mengirim kepada Alham secara diam-diam.
__ADS_1
"Kapan kau mau kembali, aku sangat merindui mu" gumam Alham melihat foto istrinya.
Menarik nafas berat. Sudah satu bulan lebih kau berada di sana, apa kau sama sekali tidak merindui ku. Tambah Alham dalam hati.
Ting!
Menerima sebuah notifikasi dari Kayla.
Assalamualaikum kak, besok kami akan kembali ke jerman kak Alham.
Seperti di atas itu lah kira-kira pesan Kayla. Yang tadinya wajah suram, tiba-tiba jadi cerah mengetahui jika sang istri akan kembali ke indonesia.
Ia langsung menghubungi asistennya. "Hello tuan muda"
"Kau siapkan sekarang jet, aku mau kembali ke indonesia malam ini juga" perintah Alham pada Asisten Nando.
"Siap tuan muda"
,,,
Beberapa jam penerbangan mereka sudah tiba di indonesia.
"Tuan ingin saya hantar ke mension" sopan asisten Nando.
"Tidak Nando, hantar saja aku ke apartemen ku, dan kau juga ikut dengan ku tidur saja di sana"
"Baik tuan"
Tentu saja Alham tidak ingin ke mension nya, mengingat di sana ada Gina wanita yang sering ingin menggodanya.
,,,
__ADS_1
Mension papi Bima.
"Kenapa sayang" tanya Bima saat melihat istrinya seperti sedang memiliki beban.
"Nana belum kembali dari jepang Mas," jawab mami Ayuna dengan nada beratnya.
"Sudah sayang, jangan terlalu di pikirkan, kan dia perginya juga bersama Kayla, lagi pula Alham mengutus orang untuk menjaga istrinya"
"Itu dia Mas, jika Nana terus menghindari suaminya, terus kapan mereka bisa baikan Mas" terbesit nada kekhawatiran.
"Tenang saja sayang, suatu hari nanti mereka pasti akan bersatu"
"Semoga saja Mas."
,,,
Keesokan harinya.
Nana dan Kayla tiba di indonesia.
Nana langsung kembali ke mension suaminya. Tiba di mension, tidak ada siapa-siapa di sana. Karena terlalu lelah, Nana langsung naik ke ranjang suaminya dan langsung tertidur setelah membersihkan tubuhnya.
Cklekkk
Melangkah masuk menghampiri Nana.
"Kau terlalu lelah sepertinya" mencium dahi isterinya dengan lembut.
Alham juga kembali ke mension saat Kayla memberitahukan padanya lewat pesan.
Ia benar-benar menghindari Gina sehingga rela tidak pulang ke Mension nya jika sang istri belum kembali.
__ADS_1