Misi Rahasia Psikolog Cantik

Misi Rahasia Psikolog Cantik
Episode 11 Rumah Masa kecil.


__ADS_3

setelah tiba di Rumah besar itu..


Glennopun parkir mobilnya didepan rumah.


Mang ujang dan Bi Sumipun segera keluar dari mobil begitu juga dengan Gelenno dan Ai Ling.


Mang ujangpun segera membukakan pagar rumahnya. lalu mereka semuapun masuk kedalam rumah setelah mang Ujang membukakan pintu rumahnya.


Glenno dan Ai Ling pun duduk di Sofa diruang keluarga.


Mang Ujang dan bi Sumipun kebelakang untuk membuat Teh buat Tuan mudanya.


" Ai Ling, aku samar samar mulai ingat dan membayangkan kembali tentang rumah ini." kata Glenno.


" iya karena itukan kamu masih kecil ! " kata Ai Ling


" tapi aku bisa mulai membayangkan." kata Glenno.


" Kata bu Nany ibumu meninggal kamu berumur 1 tahun dan bu Nany mengasuhmu sampai kamu berumur 2 tahun baru bu Nany menikah dan ikut Suaminya." kata Ai Ling.


" Aku ingin ketemu bu Nany dan ingin mendengar ceritanya tentang ibuku." kata Glenno.


" Baiklah besok aku akan mengantarmu kesana." kata Ai Ling


Bi Sumi datang menyuguhkan teh dan pisang goreng lalu merekapun minum teh sambil saling ngobrol.


" Bi Sumi sudah berapa lama bekerja sama Daddy." tanya Glenno.


" Sejak Bu Nany keluar, aku yang menggantikan bu Nany untuk mengasuh Tuan muda." kata bi Sumi


" ketika itu umurku berapa tahun bi Sumi ? " tanya Glenno


" Waktu itu Tuan muda berumur sekitar 2 tahun dan sampai tuan berumur 3 tahun lalu tuan George membawa Tuan muda pergi ke Jakarta. dan kami dengar katanya tuan George menikah lagi dan tinggal dirumah Keluarga besarnya di Jakarta. tapi Tuan George tidak pernah lagi membawa Tuan muda kesini dan begitu pula dengan Nyonya yang baru." cerita bi Sumi.


" setelah Tuan George dan Tuan muda pergi,,Tuan George menyuruh aku sama Mang Ujang untuk menjaga serta merawat rumah ini, sedangkan para maid yang lain udah diistirahatkan karena tak ada lagi yang mau dilayani. tapi setelah itu Tuan George tetap datang kesini tiap sebulan sekali." lanjut


bi Sumi.


" banyak yang aku tak tahu tentang hidup dimasa kecilku." kata Glenno.


" makanya bi Sumi, saat ini kami masih dalam penyelididikan kasus kematian Tuan George, maka kami mohon agar bi Sumi dan mang Ujang mau merahasiakan tentang kedatangan kami dan semua masalah ini kepada siapapun." kata Ai Ling.


" baiklah Non.!" kata Bi Sumi.


" Glenno, kalau berada dirumahmu nanti, tolonglah menjaga sikapmu terhadap Nyonya Clarisa. buatlah seperti biasa, seakan tidak tahu apa apa tentang hubunganmu dengan Nyonya Clarisa." kata Ai Ling.


" baiklah Ai Ling, aku sangat berterima kasih padamu karena telah menemui masa laluku, sehingga aku bisa tahu tentang ibu kandungku " kata Ai Ling


" nggak papa Glenno,, yang penting saat ini kita fokus untuk bisa mengungkapkan kasus kematian Tuan George Daddymu. " kata


Ai Ling.


" baiklah Ai Ling." ucap Glenno


Lalu setelah merela habiskan tehnya,


Ai Ling pun mengajak Glenno untuk pulang.


lalu merekapun pamit pada bi Sumi dan mang Ujang.


Mang Ujang dan bi Sumipun mengantar mereka sampai didekat mobil.


Lalu Glenno dan Ai Lingpun masuk kedalam mobil.


Glenopun menjalankan mobilnya menuju jalan raya dan melaju dengan kecepatan standar menuju ibu kota.


Glenn,, apakah Mommymu masih kekantor? " tanya.


" masih..setiap pagi dia kekantor dan pulangnya sore." kata Glenno

__ADS_1


" besok aku akan main kerumahmu." kata Ai Ling.


" iya aku tunggu." kata Glenno.


mobil Glenno pun memasuki pekarangan rumahnya Ai Ling.


Ai Ling membukakan pintu mobil dan keluar dari mobil.


" sampai besok Glenn.! " seru Ai Ling sambil melambaikan tangabnya


" baiklah ! " ucap Glenno.


Lalu Glennopun menjalankan mobilnya keluar dari pekarangan rumah Ai Ling.


Lalu kejalan raya untuk segera menju kerumah nya.


Setibanya dirumahnya hari telah mulai malam


Glenno melangkah masuk kedalam rumahnya setelah memarkirkan mobilnya diGarasi.


diruang keluarga tampaklah Nyonya Clarisa sedang duduk bersama dengan Vanders menonton TV.


" Selamat malam Mom ! " ucap Glenno


" malam ! kamu dari mana saja Glenno, kok baru pulang sekarang ? " tanya Clarisa


Glenno menghentikan langkahnya yang hendak naik kelantai dua.


"baru dari Rumah teman Mommy.! ucap Glenno.


" Glenno,, mommy mau ngomong sama kamu.! " kata Clarisa


" ada apa Mom? " tanya Glenno sembari melangkah kesofa tempat duduk Clarisa dan duduk didepan Clarisa.


" Glenno,, Mom udah belikan ticketmu untuk balik ke Amerika. 2 hari lagi kamu harus balik untuk menyelesaikan studymu." kata Clarisa. Glenno kaget mendengarnya.


" kenapa secepat itu Mom ? aku masih mau disini dulu sampai kasus Daddyku terungkap. Aku ingin tahu dan melihat siapa orang yang setega itu telah membunuh Daddyku! " kata Glenno


Glenno merasa kesal dihatinya, karena dia tahu selama ini Mommynya hanya bekukan masalah ini tanpa reaksi apapun.


tapi dia usahakan sebisa mungkin untuk menahan perasaannya, sehingga dia merasa tak sanggup lagi untuk menjawabkan kata katanya Clarisa.


Tanpa berkata apa apa Glenno langsung berdiri dan masuk kekamarnya.


dia segera mandi dan berendam dengan air hangat dalam Bath tub untuk menghilangkan rasa pegalnya sehabis perjalanan jauh hari ini.


Setelah puas diapun menyelesaikan ritual mandinya dengan mengeringkan badannya dengan handuk.


Lalu Glenno pun keluar dari kamar mandinya dan mengenakan piyamanya lalu baringkan tubuhnya diatas ranjangnya yang berukuran big size itu.


dia mengambil Hand phonenya diatas nakas dan mencoba untuk menghubungi Ai Ling lewat WA.


" Selamat malam Ai Ling. lagi apa ? " sapa Glenno diawal WAnya.


" Aku baru saja selesai mandi. dan lagi didepan laptop sedang menyusun data data yang harus kupelajari untuk kasus Daddymu." kata Ai Ling.


" Maaf aku mengganggumu,, tapi ini sangat penting, Mommyku telah membeli ticket untukku agar 2 hari lagi aku harus kembali ke Amerika." jelas Glenno


" bagaimana bisa begitu Glenno,, kenapa Mommymu harus memaksamu secepat ini untuk kembali ke Amerika ? sedangkan kasus Daddymu belum terungkap ." kata Ai Ling


" iya Ai Ling,, aku jadi bingung dan aku tak ingin berdebat dengannya karena aku takut nanti bisa bisa aku lepas kontrol dengan kata kataku.! " kata Glenno


" begini saja Glenn,, agar nggak membuat Mommymu curiga, kamu ikut saja maunya untuk kembali ke Amerika." kata Ai Ling


" tapi aku tak bisa Ai Ling, apa lagi Opa dan Omaku masih ada disini, aku takut mereka nanti kenapa kenapa ! " kata Glenno.


" Aku tau Glenno ,dengar dulu kata kataku,, kita akan mengatur taktiknya. kamu terima saja tickect yang Mommymu belikan dan pada hari keberangkatannya, bila nanti dia mengantar kamu, kamu ikut aja ke Bandara. bawa barang barangmu yang penting jangan lupa. kamu masuk Cek in seperti biasa dan masuk keruang tunggu.. dan pasti kalau sudah diruang tunggu keberangkatan, kamu sudah aman dan aku akan menjemputmu dan mengantarkanmu kerumahmu yang di CBR. okey !" saran Ai Ling


" okey baiklah ! Aku akan tunggu kamu dibandara." kata Glenno setelah berpikir sejenak.

__ADS_1


" tapi besok aku akan kerumahmu." kata


Ai Ling.


" Baiklah Aku menunggumu." kata Glenno


" tapi tolong kabarin aku bila Mommymu telah kekantor." kata Ai Ling


" baiklah." kata Glenno


Lalu Merekapun mengakhiri pembicaraannya di WA. Glenno kembali meletakkan Hand phonenya dinakas.


Glenno lupa mengunci pintu kamarnya lalu dia bangun untuk menguncikan pintu kamarnya dan diapun naik kembali keatas ranjangnya dan terlelap dalam tidurnya.


Dalam tidurnya kembali dia bermimpi kedatangan Daddynya.


" Glenno, maafkan Daddy, bukan maksud Daddy untuk membuatmu kecewa. Daddy ingin kamu bahagia tapi Daddy salah." kata Tuan George sambil membelai rambut Glenno dengan penuh kasih sayang.


Glenno tak dapat berkata apap apa hanya merasa nyaman dalam dekapan Daddynya.


" sekarang Daddy sudah bertemu dengan Mommy kandungmu dan kami merasa bahagia disini ." kata tuan George


" Daddy ...!" panggil Glenno dan ketika Glenno hendak membalik badannya untuk memeluk tuan George, Daddynya telah menghilang


akhirnya Glenno teriak memanggik Daddynya.


" Daddyyyy.....! Daddy kemanakah ? " teriak Glenno membuatnya terbangun.


" aku hanya bermimpi !" ucapnya lalu mengambilkan Air mineral yang ada diatas nakasnya dan meminumnya. lalu dia sandarkan tubuhnya disandaran yang ada di belakang ranjangnya.


" maafkan Glenno Daddy, sampai saat ini Glenno belum bisa mengetahui siapa orang yang jahat dan yang telah membunuh Daddy." ucap Glenno dalam hati membuat air matanya mengalir dan membasahi wajahnya.


Jam telah menujukkan pukul 3.00 dini hari.


Glenno mencoba untuk kembali tidur. tapi begitu dia terlelap dalam tidurnya,, dia kembali bermimpi,


Saat itu dia dan Daddynya berada ditaman dibelakang rumahnya, ketika itu dia masih kecil. lalu dia berlari ditaman, Daddynya berusaha mengejarnya dan berusaha untuk menahannya agar dia tidak terjatuh, tapi dia berlari terus tanpa peduli dengan panggilan Daddynya dan akhirnya diapun jatuh karena tersandung pada sebuah batu yang berada dibawah sebuah patung kuda dekat air mancur dalam taman itu.


Daddynya datang dan mengangkatnya serta membawanya duduk diatas bangku yang ada ditaman itu.


" hati hati kalau kamu berada di dekat patung kuda itu." kata Daddynya sambil memijat kakinya yang terkilir.


" baiklah Daddy ! " ucap Glenno.


tapi setelah itu Glenno melihat Daddynya melayang dengan tubuh yang berlumuran darah.Glenno ketakutan dan hendak menarik Daddy tapi tangannya tak sampai lalu diapun berteriak.


" Daddyyyy....! tolonnnngggh ! Dadddyyy!!!! " teriak Glenno. dan Glenno terbangun dan kembali menghayati mimpinya, dia merasa begitu rindu pada Daddynya dan akhirnya diapun menangis tersedu sedu.


Glenno melihat Jam telah Pukul 6.00. dia masih malas untuk bangun maka diapun kembali memeluk gulingnya dan menutup matanya.


Dalam hatinya, dia akan menceriterakan semua mimpinya pada Ai Ling.


siapa tahu Ai Ling ada solusi untuk memecahkan arti mimpinya. Ai ling kan seorang Psikolog pasti lebih mengerti tentang arti dari mimpi mimpiku itu. batinnya.


Jam 7.00 barulah dia beranjak dari tempat tidurnya dan masuk kekamar mandi lalu mandi. sesudah mandi diapun mulai memilih milih barang barangnya yang akan dia bawakan.dia tak lupa membawa kunci save box Bank yang dia selipkan didalam kopernya bagian bawah.foto foto kecilnya bersama Daddynya juga tak lupa dia membawanya.


Glenno sangat kecewa sama Clarisa..dia sangat heran pada sikap Clarisa padanya.apakah ada sesuatu dibalik semua ini? batinnya.🌸


mdo 31012021


🌻🌷🌷🌷🌷🌷🌷


jangan lupa Like Vote. komen juga Tip


dan Rate bintang 5.


baca juga Novelku yang berjudul


Melangkah di Tengah Badai

__ADS_1


Gaun Pengantin buat Elena


Raja Ampat in Love💘💘


__ADS_2