Misi Rahasia Psikolog Cantik

Misi Rahasia Psikolog Cantik
Bab 45 Clarina Kecewa


__ADS_3

Begitu mengetahui Vanda dan Para Bodyguard nya telah keluar dari Warung tersebut, Dante pun memberi kode untuk Para Polisi yang berada di luar, supaya siaga.


Maka Mereka pun segera bersiaga untuk bergerak maju, mengikuti jejak nya Dante.


Setelah Vanda dan kedua teman nya itu berjalan agak menjauh dari Warung itu, Dante pun mendekati dan di ikuti oleh semua Personil nya.


Dengan langkah yang perlahan mereka pun mengikuti Vanda dan kedua Bodyguard nya. Setelah jarak sekitar dua meter, Dante lalu berteriak..


" Angkat tangan Vanda, Kalian telah di kepung !" Seru Dante, Dengan memegang Pistol di tangan.


Vanda dan kedua Bodyguard nya itu sangat terkejut, Membalik kan badan nya untuk melihat, Dia sangat terkejut melihat Dante dan Teman-teman nya telah mengepung mereka.


Lalu Vanda dan kedua Bodyguard nya mencoba melarikan diri, Namun dari arah kiri dan kanan telah di kepung oleh para Polisi dengan pistol di tangan.


" Kami dari kepolisian, Menyerah lah Vanda !" sekali lagi Dante berseru.


" Tidak, aku tidak akan menyerah !" Ucap Vanda.


Dan secara refleks, entah dari mana, di tangannya juga telah menggenggam sebuah Pistol, Begitu pula dengan Kedua Bodyguard nya.


" Baiklah, Kalau kalian tidak mau menyerah, terpaksa kami bertindak dengan kekerasan ! " Seru Dante dengan tegas.


" Buang lah pistol kalian, atau terpaksa kami tembak !" seru Dante. Tapi sebelum Dante selesai berkata, Vanda telah melepas kan tembakan ke arah Dante. dan mencoba untuk melarikan diri, Dante segera menghindar.


Lalu Dia dan anak buah nya berusaha untuk mengejar Vanda cs dan Akhirnya terjadi lah tembak menembak.


Para penduduk sekitar di tempat itu pun terkejut melihat peristiwa itu. dan segera masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu rapat-rapat.


" Vanda menyerah lah ! " Seru Dante kembali. Tapi Vanda dan teman terus lari, berusaha untuk menghindar dari Polisi.


Namun pada salah satu sisi jalan, Mereka terjebak pada Jalan buntu, dan di saat itu lah Dante berkesempatan untuk menembak tangan nya sehingga pistol nya terjatuh.


Kedua Bodyguard nya berusaha untuk melawan, dan hendak lari, namun Juan mengejar nya dan berhasil menembak Kakinya di bagian kanan.


Arman bertarung dengan salah satu dari Bodyguard nya Vanda, dan Arman berhasil memukul pistol nya sampai jatuh, Lalu mereka terus melanjut kan pertarungan di antara mereka.


Akhirnya Arman dan Bowo berhasil membekuknya. Dan mereka pun segera memborgol orang tersebut. begitu pula dengan teman nya yang telah di lumpuh kan oleh Juan. Juan pun segera memborgol kedua tangan nya.

__ADS_1


Sedang kan Dante sedang mengejar Vanda yang sedang berusaha untuk melarikan diri. di bantu oleh Polisi yang lain nya.


Namun begitu tiba pada satu sisi jalan, Vanda berbalik dan berusaha untuk menyerang Dante, meski pun darah terus menetes dari lengannya kanan nya yang kena tembakan, Namun dia mengguna kan tendangan nya untuk menyerang dante. Tapi Dante berhasil mengelak tendangan Vanda yang cukup kuat itu.


Lalu terjadilah saling serang menyerang antara Vanda dan Dante. Rupanya Vanda juga mempunyai ilmu bella diri yang cukup tinggi. Sehingga Dante agak kewalahan melayani nya.


Setelah beberapa lama mereka saling serang menyerang, Akhir tubuh Vanda sempoyongan, Dan Dante berhasil membekuk nya. Dante meminta Bawahan nya untuk memborgol Vanda. serta mengikat kedua kaki nya. Dante tak ingin kejadian yang lalu terulang kembali. yaitu ketika Vanda berhasil melarikan diri dari mobil nya Tonny dan teman nya itu.


Dante segera menelpon ke Kantor Polisi untuk membawa mobil guna mengangkut Mereka bertiga.


Ai Ling yang dari tadi berada di Warung, berusaha untuk menjelas kan Kronologi nya pada Pemilik warung tersebut dan beberapa warga yang sedang berkumpul disitu.


Dan menurut Pemilik Warung tersebut mengatakan bila mana, Vanda sudah sekitar satu Minggu ini, selalu sarapan di Warung nya.


Tak lama kemudian, Mobil Polisi pun datang, Dante dan teamnya pun segera menaik kan tawanan nya kedalam Mobil tersebut. Lalu Mereka sebagian ikut dalam mobil tersebut, untuk mengawal Vanda dan Kedua Bodyguard nya.


Dante menuju ke depan Warung, untuk menemui Ai Ling,


Lalu mereka berdua berjalan ke tempat dimana Mobil di Parkir kan.


" Akhir nya Dia berhasil di tangkap juga !" kata Ai Ling pada Dante.


" Akhir nya Misi kita pada Kasus Pembunuhan Tuan George dapat kita selesaikan dengan sempurna. " Ucap


Ai Ling.


" Iya, Syukur lah, semua dapat terselesaikan. " Ucap Dante mencoba untuk tersenyum lega.


" Yah.. sekarang tinggal kerjaan Polisi, dan Hakim yang akan menyelesaikan Masalah nya, hingga mereka mendekam di balik terali besi. Begitu lah, Siapa yang berbuat Kejahatan maka harus menerima hukuman nya. " Ucap Ai Ling.


" Iya, itu semua telah menjadi hukum alam." Ucap Dante tersenyum.


Setelah mendekati mobil nya, Lalu mereka pun masuk ke dalam mobil mereka masing-masing dan segera beriringan dengan mobil tawanan menuju ke Kantor Polisi.


Ketika di tengah Jalan, Ai Ling mengabari Glenno, Jika Vanda telah berhasil di bekuk oleh Dante.


Glenno : Halo Ai Ling, Apa kabar ?

__ADS_1


Ai Ling : Glenno, Aku ada berita gembira untuk Mu.


Glenno : Berita apa Ai Ling ?


Ai Ling : Dante Berhasil membekuk Vandna beserta Beserta 2 orang Bodyguard nya.


Glenno : Benar kah itu Ai Ling ? Vanda berhasil di tangkap ?!


Ai Ling : Benar Glenno ! saat ini kami dalam. perjalanan ke kantor Polisi, membawa mereka.


Glenno : Ooo Syukurlah Ai Ling, Mommy pasti senang mendengar nya. Baiklah


Ai Ling, Aku akan segera menyusul kalian ke Kantor Polisi.


Glenno sangat gembira mendengarnya. Dia bahkan segera menghubungi Mommy nya untuk memberi tahu tenteng ini, Pasti Nyonya Clarisa akan merasa gembira memdengarnya.


🌾🌾🌾🌾


Ai Ling Bahagia Dapat menyelesaikan tugas nya dalam Kasus Pembunuhan Tuan George.


Sekarang Dia tinggal menepati Janjinya pada bu Pina untuk mencari Keluarganya serta menjelaskan tentang keberadaan bu Pina.


Mobil Yang membawa Vanda serta Kedua Bodyguard nya, pun memasuki Halaman kantor polisi, Di ikuti oleh Mobilnya Dante dan yang terakhirnya Adalah mobilnya Ai Ling.


Para Polisi pun mengeluarkan Vanda Dan kedua Bodyguard nya dari dalam mobil dan menggiring mereka masuk ke dalam. kantor Polisi, lalu langsung membawa nya masuk ke dalam Tahanan.


Clarina sangat terkejut, Ketika melihat Vanda yang sedang giring oleh Polisi dan masuk ke dalam Sel. Dalam hati nya dia merasa kecewa, kenapa hingga Vanda dapat di tangkap?


Namun dia tak bisa bicara, Dia hanya terdiam dan menatap Vanda dengan tajam, dan dengan sorotan mata penuh kekecewaan.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Reader tercinta, Cukup sampai disini Misi Ai Ling dalam kasus Pembunuhan Tuan George Selesai. Namun Cerita ini belum selesai, Karena Ai Ling akan tetap menjalankan Misi nya dalam kasus-kasus selanjut nya.


πŸ‘‰ Bersambung ke Bab 46.


Jangan lupa untuk Di Like, Vote dan komentar. juga Rate Bintang 5.

__ADS_1


Dukungan Mu adalah semangat ku! "πŸ™


__ADS_2