Misi Rahasia Psikolog Cantik

Misi Rahasia Psikolog Cantik
Episode 52 Tugas Baru


__ADS_3

Ketika pagi mulai merekah, Sinar Surya keemasan mewarnai Cakrawala di bagian timur. Burung-burung Pipit terbangun dari sarang nya, sedangkan Burung-burung Camar beterbangan dua sejoli menuju ke Samudra lepas untuk mengais makanan.


Embun menetes di atas dedaunan dan perlahan-lahan jatuh di telan bumi.


Angin pagi yang berhembus lembut membelai daun-daun di atas dahan, daun-daun kuning pun satu demi satu jatuh berguguran ke atas tanah lalu dengan perlahan, hembusan angin membawanya terbang jauh dari pohonnya...


Begitu pula dengan hidup ini, banyak tantangan yang harus sering kali kita hadapi. Kadang sulit bagi kita untuk menghadapi kenyataan, namun bila semua itu telah terjadi, apalagi yang harus kita perbuat, selain berpasrah pada yang Kuasa agar di beri jalan untuk keluar dari suatu kenyataan yang sangat pahit itu...


Seperti halnya yang di alami oleh keluarga Tuan George...begitu pula yang menimpa keluarga Bu Pina. Semua itu adalah suatu kejadian yang sebenarnya tak di kehendaki, Namun sudah menjadi suratan takdir, terpaksa dengan pasrah mereka harus dapat menerima kenyataan pahit itu, Namun juga dengan kuasa Tuhan untuk mereka dapat mengakhiri semua derita yang mereka lalui.


Pagi ini, sepulang dari joging, Ai Ling duduk di Taman depan rumahnya untuk sekedar melepaskan lelahnya.


Tiba-tiba dari dalam sakunya, Ponselnya berdering. Dia segera merogoh sakunya untuk mengambil ponselnya..segera di lihatnya. Sederet nomor yang tak terdaftar di dalam daftar kontaknya.


Rasa penasaran membuat Ai Ling segera menggesekkan ikon hijaunya.


~ Halo selamat pagi ! ~ Sapa Ai Ling dengan sopan.


~ Halo Selamat pagi juga, apa ini saya bicara dengan Nona Ai Ling ? ~ Terdengar suara bariton dari seorang Pria dalam telpon


~ Oh Iya, benar Pak, ini saya sendiri. Ada perlu apa ya Pak ! ~ kata Ai Ling.


~ Begini Nona Ai Ling, Saya mendapat nomor handphone anda dari teman saya, Saat ini keluarga kami sedang mengalami musibah. Saya ingin meminta bantuan anda, kebetulan di saat ini saya sedang berada disini, boleh kah kita bertemu dan membicarakannya ? ~ Tanya Pria itu


~ Oh Boleh Pak, kalau boleh tau, posisi Bapak dimana sekarang ?? ~ tanya Ai Ling.


~ Saya saat ini di Depok, tapi nanti kita boleh bertemu di Restoran RD pada jam 10 pagi ini.~ Kata orang itu.


~ baiklah, jam 10 pagi ini saya telah berada disana. ~ jawab Ai Ling.


~ Okey Terimakasih ! ~ jawab orang tersebut.


~ sama-sama Pak ! ~ jawab Ai Ling mengakhiri percakapan nya. Lalu kembali dia memasukkan Ponselnya ke dalam saku.


Ai Ling beranjak masuk ke dalam rumah.


Di lihatnya Mama nya sedang memasak.


" Selamat pagi Mama ! " Ucap Ai Ling lalu memeluk Mamanya dan menciumnya.


" Selamat pagi sayang ! Ayo sana mandi, lalu kita sarapan. " Kata Mamanya.


" Iya Ma..! " Jawab Ai Ling. Lalu berjalan menuju tangga dan segera naik keatas ..


Ai Ling masuk ke kamarnya, lalu menyiapkan handuk dan segera ke kamar mandi untuk mandi.


Setelah selesai mandi, Ia pun segera mengeringkan rambutnya dengan Hair dryer, lalu mengenakan celana Jeans panjang berwarna putih di padukan dengan kaos berkerah warna tosca tampaknya sangat elegan, Rambutnya di Ikat agak ke atas, sehingga berkesan santai. Dengan penampilan seperti itu menampakkan lehernya yang jenjang dan putih mulus, di padukan dengan wajah yang cantik, pasti akan mencerminkan suatu kesan yang indah buat seseorang yang memandangnya.


Sudah itu, Ai Ling mengambil tasnya, tak lupa ponsel serta kartu ATM dan Kaca matanya yang berwarna biru muda. Semua itu di masukkan kedalam tasnya.


Ai Ling melangkah turun ke lantai bawah, Ia melihat Papa dan Mamanya telah menunggu di Meja makan.


" Halo pa, Selamat Pagi ! " Katanya lalu mencium pipi Papanya.


" Selamat pagi sayang. Ayo kita sarapan." Kata Papanya.

__ADS_1


Ai Ling menarik kursi dan duduk.


Ai Ling menimba Nasi dan lauknya, sesudah itu mereka pun makan. Ai Ling merasa bahagia, karena walaupun sibuknya Ia, dia masih di beri kesempatan untuk bisa sarapan pagi bersama kedua orang tuanya.


" Kelihatannya pagi ini kamu sudah rapi banget, Apakah ada pekerjaan yang baru hari ini ? " Tanya Papanya.


" Belum tau Pa. Tapi baru saja Ai Ling di telpon untuk bertemu dengan seseorang, siapa tau ada tugas baru." Kata Ai Ling sambil mengunyah Ayam gorengnya.


" Pesan Papa, biar bagaimanapun, kamu itu harus tetap waspada, dan berhati hati ! karena Kita tidak tau hati orang." Kata Papanya.


" Iya Papa, Ai Ling ngerti kok !" Jawab Ai Ling.


" Dengar itu kata Papa. Apalagi sekarang ini banyak orang jahat, jangan terlalu percaya pada keadaan." ujar Mamanya, sambil menuangkan air di gelas Padanya Ai Ling.


" Iya Mama. Ai Ling selalu ingat pesan Papa dan Mama " jawab Ai Ling sambil terus mengunyah Ayam goreng.


Ai Ling melihat Jamnya, baru pukul O7.35 waktu setempat. tapi mengingat tempat yang akan di tuju lebih jauh dari rumahnya, Maka Ai Ling berpikir lebih cepat Ia pergi lebih baik, karena pada pagi hari begini banyak pengendara mobil dan sepeda motor pergi ke tempat kerja sehingga pasti dia akan terjebak macet. Bagi Ai Ling tak apa dia harus menunggu, yang penting dia telah berada di daerah itu.


Lalu Ai Ling pamit pada kedua Orang tuanya, dan diapun keluar dari Rumahnya.


Dengan santai Ai Ling mengemudikan mobilnya, sambil mendengarkan lagu dari radio.


Ai Ling menyusuri jalan raya yang mulai di padati oleh berbagai kendaraan dengan arus bolak balik.


Pada Jam 09.55, Ai Ling tiba di Restoran yang di janjikan.


Sebelum Ia melangkah masuk ke dalam Restoran nya, Ia mengambil Ponselnya di dalam tas dan coba untuk menelpon Si Bapak yang tadi janjian dengannya.


~ Halo Nona Ai Ling, saya sudah berada di Restoran ini, apakah anda sudah OTW ? ~ tanya bapak itu.


~ Saya saat ini sedang berdiri di pintu masuk, Posisi bapak dimana ? ~ tanya


~ Saya di sudut ruangan, yang sedang melambaikan tangan.~ kata si bapak tersebut.


~ Oh ..baiklah, saya segera masuk kesana.~ kata Ai Ling, Langsung berjalan masuk menuju ke arah si Bapak itu.


" Selamat pagi Pak ! " Sapa Ai Ling tersenyum.


" Selamat pagi. Nona Ai Ling ? " Tanya bapak itu. Ai Ling mengangguk, lalu mengulurkan tangannya, berjabat tangan dengan si bapak itu.


" Saya Nicko, dari Bekasi. " Kata Pak Nicko.


" Oh Pak Nicko. " Ucap Ai Ling.


" Iya dek, Terimakasih ya sudah mau datang memenuhi ajakan saya. oh iya, silahkan duduk. " Kata Pak Nicko mempersilahkan


Ai Ling untuk duduk


" Sama-sama Pak, Saya akan tetap datang, bila ada tugas penting untuk saya.!" Ujar


Ai Ling lalu menarik kursi untuk duduk.


" Baiklah, sebelum kita ke topik pembicaraan, bagusnya kita memesan makanan dulu Ya." Kata Pak Nicko, lalu memanggil pelayan.


" Nona Ai Ling mau makan apa ? " Tanya Pak Nicko.

__ADS_1


" Maaf Pak, tadi sebelum kesini saya sudah sarapan. Saya minta teh es nya saja 1 gelas. " Kata Ai Ling.


" Baiklah kalau begitu. " Kata Pak Nicko.


Lalu dia juga mengikuti Ai Ling, hanya memesan minuman dan Snack.


Setelah memesan Minuman, dan Snack, Pak Nicko lanjut pembicaraan nya.


" Begini Nona Ai Ling, Saya dengar dari temanku, bilamana anda adalah seorang Detektif yang handal, yang telah berhasil menyelesaikan beberapa kasus besar baik di negara kita maupun di Negara lainnya. Untuk itu saya ingin memakai jasa Anda, bisakah Anda menolong saya Nona


Ai Ling ?" Kata Pak Nicko dengan Raut wajah yang sendu.


" Apa yang dapat saya bantu Pak ? " Tanya


Ai Ling sambil menatap wajah Pak Nicko.


" Begini Nona Ai Ling, Saya kehilangan anak perempuan saya satu-satunya, Malam itu dia pamitan untuk menghadiri pesta ulang tahun sahabatnya, yang di adakan di salah satu Ballroom Hotel XL. Tapi Sampai pagi hari dia tak pulang-pulang, Aku telah menghubungi teman-teman nya, tapi semua mengatakan bila malam itu dia memang ada hadir bersama teman prianya. Tapi sesudah acara selesai dia telah pamit pulang.".cerita Pak Nicko.


" Apakah Pak Nicko telah menghubungi Polisi ? " Tanya Ai Ling.


" Saya telah lapor ke polisi, namun Sampai hari ini sudah Seminggu sejak Pesta itu, tapi Polisi belum juga berhasil menemukannya.," Cerita Pak Nicko kembali dengan Wajah yang sedih dan muram.


" Apakah Pak Nicko sudah bertanya pada teman prianya anak Bapak tersebut ?" Tanya Ai Ling kembali mulai menyelidiki.


" Sudah, tapi Kekasihnya mengatakan bila Malam itu dia duluan pulang, karena dia di telpon Papanya, kalau Mamanya sakit dan masuk Rumah sakit.jadi dia langsung ke Rumah Sakit . Begitu pula cerita teman-temannya. Dan menurut teman-temannya yang lain, Anakku pulang bersama dengan salah seorang teman wanitanya, tapi saya telah mencari ke rumah temannya itu, menurut ibunya, Anaknya juga tak pulang-pulang." Kata Pak Nicko.


Ai Ling terdiam, dan berpikir sejenak..


" Siapa Nama Anaknya Pak Nicko ? Dan nama temannya ? " Tanya Ai Ling yang sudah sejak tadi dia merekam di ponselnya.


" Nama anak saya, Jelove dan temannya Alira. " Jawab Pak Nicko.


Setelah itu, Ai Ling mematikan rekaman nya.


" Baiklah Pak, boleh saya meminta Alamat Hotel XL, Alamat Rumah Bapak serta alamat rumah teman Anak Bapak itu ?" Kata Ai Ling.


" Akan saya kirim melalui Watsshap." Kata Pak Nicko, dan segera mengambil Ponselnya, lalu mengetik dan di kirim ke Watsshap nya


Ai Ling.


" Yah..udah masuk! Baiklah Pak, hari ini saya akan pelajari dulu, Lalu besok saya mulai bekerja. Oh iya, saya minta Foto Jelove yang terbaru, juga foto temannya itu." Kata Ai Ling


" Baiklah, akan saya kirim." Ujar Pak Nicko.


Lalu Pak Nicko mengirimkan foto anaknya serta temannya yang dia ambil di galeri.


" okey Pak, semua data-data telah saya kumpul, bila ada yang kurang, saya akan hubungi Bapak kembali. Saya harap Pak Nicko yang sabar ya, saya akan bekerja semaksimal mungkin." Kata Ai Ling.


" Baiklah Nona Ai Ling, Terima kasih banyak sudah mau menolong saya " Ucap Pak Nicko.


Sesudah itu, mereka Berbincang-bincang sebentar sambil minum es teh dan makan Snack. Lalu Ai Ling pun pamit pulang.


🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Bersambung ke Episode

__ADS_1


Mdo,07082022/13.33


πŸ’–πŸ’žπŸŒΊπŸŒΊπŸŒΊπŸŒΊπŸŒΊπŸŒΊ


__ADS_2