
Nyonya Clarisa telah bangun sejak subuh, dan ketika hari telah pagi, Dia coba untuk naik ke lantai dua, Dia ingin membangun kan Vanders untuk ke Sekolah nanti.
Nyonya Clarisa merasa bahagia, walaupun ingatan nya belum pulih, tapi dia telah mengenal anak-anak nya, juga kedua Mertua nya. yang dia masih bingung, dia tak tahu dimana Suami nya, seperti yang ada di dalam foto itu.
Dan memang selama ini Glenno dan Vanders, bahkan kedua Mertua nya, tak pernah menyinggung kan tentang keberadaan suami nya.
Dan dia sendiri pun tak pernah bertanya tentang Tuan George.
Nyonya Clarisa mengetuk pintu kamar Vanders.
" Vanders, bangun Nak, Sudah pagi ! mau sekolah kan ! " panggil Nyonya Clarisa. Vanders yang telah terbangun dari tidur nya, langsung menjawab Mommy nya.
" Iya Mommy, aku sudah bangun ! " Ucap Vanders, Dia gembira karena Mommy nya mulai perhatian lagi pada nya.
" Mommy tunggu di bawah ya. " Ucap Nyonya Clarisa.
" Baiklah Mommy. Aku akan segera turun. " ucap Vanders lagi.
Sesudah itu Nyonya Clarisa pun berjalan turun. Melewati kamar Glenno, dia mendengar bunyi air, Rupa nya Glenno sedang mandi. Lalu Nyonya Clarisa pun segera turun ke lantai bawah.
Dia berjalan menuju ke taman samping.
Di taman samping rumah Dia melihat kedua Mertua nya baru dari jalan pagi dan sedang duduk istirahat di bangku yang ada di taman itu.
Nyonya Clarisa menghampiri kedua Mertua nya.
" Selamat pagi Papi, Mami ! " ucap Nyonya Clarisa.
" Selamat Pagi ! " Ucap Tuan Garry dan Nyonya Lusya bersamaan. Mereka bahagia melihat menantu nya sudah sembuh.
" Dari mana saja Papi dan Mami Jalan-jalan ? " Tanya Nyonya Clarisa.
" kami jalan hanya di sekitar perumahan ini. " jawab Nyonya Lusya.
" Apa kah besok Papi dan Mami jadi berangkat ke Swiss ?" Clarisa kembali bertanya, lalu dia duduk di atas bangku yang ada di dekat bangku yang mertua nya duduk. dia merasa sedih karena kedua Mertua nya akan kembali ke swiss.
" Iya jadi, Clarisa ! Glenno kemarin sudah membeli ticket nya. ! " jawab Tuan Garry.
" Aku akan kesepian bila Papi dan Mami pergi ! Jangan lama-lama tinggal kan kami ya Mami, Papi. " Ucap Clarisa sedih.
" Kami akan Usaha kan untuk bisa kembali secepat nya, yang penting kamu dan Anak-anak Mu selalu sehat-sehat !" ucap Nyonya Lusya.
Tak lama kemudian, Nyonya Lusya dan Tuan Garry masuk ke dalam untuk mandi.
π
Vanders telah siap dengan seragam Putih Abu-abu nya dan juga tas ranselnya untuk ke sekolah.
Begitu juga Glenno, telah rapi untuk ke Kantor.
Mereka berdua lalu berjalan menuju ke ruang makan dan bergabung dengan Mommy nya, juga Opa dan Oma nya, Untuk sarapan pagi.
" Selamat Pagi Opa, Oma, Mommy !" Sapa Glenno dan Vanders bersamaan.
" Pagi !" Jawab Tuan Garry, Nyonya Lusya dan Clarisa bareng.
Glenno dan Vandres pun menarik kursi nya lalu duduk makan bersama.
Sesudah selesai sarapan Pagi, Glenno pamit ke Kantor dan Vanders pun pamit ke sekolah.
Glenno dan Vanders bersama-sama naik satu mobil yang di kemudi kan oleh Pak Erick.
Setiba di Kantor nya Glenno pun segera berjalan menuju lift dan naik ke Ruang kerja nya.
__ADS_1
Donna masuk membawa berkas-berkas yang harus di tanda-tangan.
" Selamat Pagi Tuan Muda !" Sapa Donna.
" Selamat pagi Bu Donna. " ucap Glenno.
" Hari ini ada Meeting dengan Pak Prananta dari Prajaya Group. dan itu di ada kan pada jam 10.00 bertempat di Kantor Prajaya Group. " Kata Ibu Donna
" Baik lah Bu Donna. Nanti tolong siap kan berkas-berkas nya yang di perlu kan dan pada Jam 09.30 kita kesana !" Kata Glenno.
" Baik lah Tuan Muda. " ucap Bu Donna.
Lalu Bu Donna meninggal kan Ruangan Glenno dan kembali ke ruangan nya yang berada di sebelah Ruang kerja Glenno.
Glenno Senang karena Para Bawahan nya begitu sopan dan sangat menghargai diri nya, Sekali pun saat ini Daddy nya telah tiada, dan Dia juga baru belajar memimpin Perusahaan ini, Namun Mereka semua sangat patuh dan sangat Sopan pada nya.
Glenno juga telah mengangkat Seorang Asisten Pribadi nya yaitu Dean Agrio,
Dean Agrio ada lah Sahabat nya sejak kecil. Mereka selalu bersama-sama sekolah dari TK sampai SMA. dan waktu kuliah pun mereka tetap satu Univertas, hanya mereka memilih jurusan yang berbeda. Glenno mengambil jurusan Bisnis Manejement dan Dean Agrio memgambil Jurusan Hukum. Dan pada waktu S2 Mereka berpisah, karena Glenno melanjut kan di Amerika, sedang kan Dean mengikuti Tante nya ke Perancis dan dia melanjut S2 nya disana.
Glenno telah menganggap Dean seperti Saudara nya sendiri, karena Orang-tua Dean juga telah lama meninggal dan Dean tinggal bersama dengan Tante nya yaitu Adik dari Ibu nya.
π
Ai ling Rencana hari ini akan menjemput Nyonya Clarisa , dan Mengajak nya ke Kantor Polisi untuk menemui Clarina. Semalam dia telah memberitahu kan Glenno di telepon dan Glenno menjetujui nya. Menurut Pemikiran Ai Ling, mungkin dengan melihat Clarina, Nyonya Clarisa dapat mengembali kan ingatan nya pelan-pelan.
Sebelum Ai Ling pergi ke rumah Glenno, dia mampir dulu ke rumah Ingke untuk mengajak Ingke bareng dengan nya.
Lalu mereka berdua pun meluncur ke rumah nya Glenno.
Setiba nya di depan rumah Glenno, Ai Ling membunyi kan klakson mobil nya, Dan Pak Benno Sang Sekurity segera membuka kan pintu pagar nya, Lalu Ai Ling pun menjalan kan mobil nya masuk ke pekarangan Rumah nya Glenno dan memarkir kan mobil nya di halaman depan.
Ai Ling dan Ingke turun dari mobil, dan Ai Ling melihat Nyonya Clarisa sedang berada dengan Suster nya di Taman Samping Rumah, Maka mereka berdua pun berjalan menghampir Nyonya Clarisa.
" Selamat pagi anak-anak cantik !" ucap Nyonya Clarisa.
" Tante, Apa kabar nya ?" Tanya Ai Ling.
" Syukur lah Ai Ling, kesehatan Tante sudah membaik. !" Ucap Nyonya Clarisa.
" Tante, kami mau mengajak Tante jalan-jalan, Tante mau nggak ? semalam Aku telah memberitahu Glenno !" kata Ai Ling.
" Iya, Glenno telah memberitahu Tante, makanya Tante sudah sia dan menunggu kedatangan kalian !" Kata Nyonya Clarisa.
" Baik lah bila Tante sudah siap, Bagaimana bila sekarang kita jalan Tante !" kata Ai Ling.
" Baik lah, Apa kah Suster ku juga ikut ?" tanya Nyonya Clarisa.
" Suster Ikut saja Tante ! biar ramai di jalan !" Ucap Ai Ling sambil tersenyum.
Mereka pun meninggal kan taman dan berjalan menuju ke Mobil nya Ai Ling.
Ai Ling membuka kan pintu Mobil untuk Nyonya Clarisa, Lalu Nyonya Clarisa dan Surter nya pun masuk dan duduk di bagian tengah. sedangkan Inke duduk di samping Ai Ling.
Ai Ling pun menghidup kan mobil nya lalu menjalankan nya keluar dari pekarangan Rumah nya Glenno, menuju ke jalan Raya.
Awal nya mereka menuju ke Mall..
Setiba nya di Mall, Mereka berjalan-jalan keliling Mall.
" Mungkin Tante mau beli sesuatu ?" tanya Ai Ling.
" Baik nya kita lihat-lihat dulu, ya Ai Ling !" kata Nyonya Clarisa.
__ADS_1
Karena Dia memang pengen membeli sesuatu untuk Ibu Mertua nya.
Tadi Glenno ada memberi Kartu Debet untuk nya.
Agar dapat di guna kan bila Dia mau membeli sesuatu.
" Baik lah Tante, Tante lihat dulu apa yang mau di beli ! " ucap Clarisa.
Mereka putar-putar di dalam Mall itu. Lalu Nyonya Clarisa melihat di sebuah Toko, ada menjual sepasang Sweater Bagus dan sangat cocok buat Ayah dan Ibu Mertua nya, Lalu Clarisa pun bertanya pada penjual nya.
" Dek, Boleh kah aku melihat sepasang sweater itu?" Tanya Nyonya Clarisa sambil menunjuk pada Sweater yang lagi di pajang itu.
" Yang ini Bu ? " Tanya Pelayan Toko nya sambil menunjuk ke Sweater yang di maksud kan.
" Iya benar !" ucap Nyonya Clarisa.
Lalu Pelayan itu pun mengambil Sweater tersebut dan beri kan pada Nyonya Clarisa.
Ternyata bahan nya cukup bagus dan terbuat dari benang woll yang berkwalitas. Nyonya Clarisa pun merasa tertarik untuk membeli nya.
" Apa kah ada warna lain yang ukuran segini ?" tanya Nyonya Clarisa.
" Ada, Nanti saya ambil kan !" Kata Pelayan tersebut. Lalu dia pun mengambil Sweater yang warna lain nya. Dia mengeluar kan beberapa warna. Nyonya Clarisa langsung memilih nya.
" Aku pilih yang ini ! " Kata Nyonya Clarisa.
Lalu Pelayan pun mengambil Sweater yang di pilih oleh nyonya Clarisa dan memasuk kan ke dalam Paper bag. Nyonya Clarisa lalu membayar nya. Lalu mereka pun meninggal kan tempat itu.
Ai Ling Mengajak Nyonya Clarisa dan Perawat nya serta Ingke meninggal kan Mall itu.
Ai Ling menjalan kan mobil nya menuju ke Kantor Polisi.
Nyonya Clarisa merasa heran dan bingung ketika Ai Ling memutar kan kan mobil nya masuk ke halaman Kantor Polisi.
" Kantor Polisi ? kenapa kita kesini, Ai Ling ? " tanya Nyonya Clarisa.
" Oh iya Tante, Maaf aku lupa beritahu, aku cuma mau menemui seseorang disini, apakah Tante mau ikut dengan aku ? " tanya Ai Ling.
" hmm baik lah, dari pada bete di mobil " kata Nyonya Clarisa. lalu mereka pun berjalan masuk ke dalam Kantor.
Tadi pagi Ai Ling telah menghubungi Dante, Dan memberitahu bahwa dia akan membawa Nyonya Clarisa untuk ketemu dengan Clarina.
Nyonya Clarisa berjalan di dampingi dengan Ai Ling dan Ingke, Mereka menuju ke Ruang kerjanya Dante. Ai Ling mengetuk pintu Ruang Kerja nya Dante.
" Iya Masuk ! " Seru Dante dari dalam. Ai Ling segera membuka kan pintu ruang kerjanya Dante dan berjalan masuk, di ikuti oleh Nyonya Clarisa dan Ingke.
" Selamat Siang Dante !" sapa Ai Ling.
" Oh.. Selamat Siang Ai Ling, Nyonya Clarisa dan Ingke !" ucap Dante, Lalu berdiri dari tempat duduk nya, dan mengajak Ai Ling dan Nyonya Clarisa serta Ingke duduk di Sofa.
" Dante, bagaimana dengan Bu Clarina ? " tanya Ai Ling.
" Masih di tunda Ai Ling, menunggu sampai Bukti-bukti kuat, Baru lah di Sidang kan. Sekarang kan belum bisa, sebelum Nyonya Clarisa sendiri memberikan Kesaksian ! " ucap Dante sambil menatap Ai Ling. Nyonya Clarisa menjadi bingung mendengar apa yang mereka omongin, mengapa namanya dibawa-bawa??
π Bersambung ke Episode 28
Mdo 22032021
ππΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Thanks ya bagi yang sudah membaca Novelku hari ini. jangan lupa Like Vote komentarnya dan Rate bintang 5 ya. ππ
Mohon maaf atas keterlambatan Up-date nya ya,
__ADS_1
Soalnya beberapa hari ini kesehatan Author agak kurang baik. π