Misi Rahasia Psikolog Cantik

Misi Rahasia Psikolog Cantik
Bab 41 Vanda Cs Tertangkap.


__ADS_3

Mereka makan Dengan nikmat, sekali pun ada Gangguan dari Vanda Cs, Namun itu tidak terlalu mempengaruhi Acara makan mereka.


Selesai Makan, Para Pelayan pun memberes kan Meja, Lalu Nonya Clarisa mereka untukmu berkumpul di Ruang keluarga.


Dante Menyuruh Ai Ling dan Ingke Agar menemani Nyonya Clarisa dan Vanders di ruang keluarga. Sedang para Pelayan juga di larang untuk keluar, Pintu dapur di kunci rapat. Setiap pintu di aman kan dan di jaga oleh para Bodyguard.


Tak lama kemudian Polisi teman Dante pun telah berada di depan rumah, Dan mereka menyamar jadi orang biasa, Mereka Mampir untuk makan bakso di gerobak nya Cecep. Cecep juga mengenali Teman-teman nya, Mereka datang secara terpisah, sehingga tidak menimbul kan kecurigaan.


Sementara itu, Setelah mendapat WA, Dante agak lega karena teman-teman nya telah berada di Sekitar Lokasi Rumah Glenno.


Vanda Cs Yang sudah selesai makan Bakso, tapi masih nongkrong disitu, Dan Ketika melihat ada pengunjung lain yang datang membeli bakso Cecep, Mereka pun pindah duduk di atas tembok yang berada di dekat Pintu Gerbang Rumah Glenno.


Setiap gerak gerik mereka tak pernah lepas dari pengawasan Cecep dan Rekan-rekan nya.


Mereka tidak menyadari, Bilamana mereka itu telah di kepung oleh Polisi.


Anak buah Vanda pun Berjalan menjauhi tempat itu, lalu memutar ke arah samping rumah, Vanda menyuruh mereka untuk mencari celah agar bisa masuk kedalam rumah Glenno


Cecep yang melihat itu, Langsung memberi sinyal pada Dante, Agar penjagaan di samping rumah juga di perketat kan.


Dua Orang Polisi yang menyamar jadi orang biasa, Mulai bersandiwara, mereka membeli Bakso dari Cecep dan karena tempat duduk penuh, Mereka pun mendekati tempat duduk, di dekat Vanda karena sebelah nya kosong dan tinggal Vanda seorang diri yang duduk.


" Maaf ya Bu, Boleh permisi duduk disini Bu, disitu tempat pada penuh." Kata Polisi yang sedang menyamar tersebut.


" Oh iya, Silahkan Pak! " Ucap Vanda.


Lalu Polisi itu pun duduk di tembok di dekat Vanda.


Polisi semua telah berada di sekitar area rumah Glenno, Mereka telah mengatur Strategi untuk menangkap Vanda Cs, tinggal menunggu Instruksi dari Pimpinan nya.


Vanda duduk sambil menunggu kabar dari Orang bayaran nya, Ternyata telah sekitar setengah jam mereka pergi, belum juga ada kabar, bahkan di saat Vanda telepon, Hp nya juga tidak aktif. Vanda mulai gelisah, Apalagi saat ini dia hanya sendiri.


***


Flash back On 🌾


Kedua Orang bayaran Vanda itu pun meninggal kan Vanda, Atas perintah Vanda, Mereka pun menyebar, yang satu di samping kiri dan yang satu lagi di samping kanan.

__ADS_1


Begitu di beritahu oleh Cecep, Dante pun memerintah para Bodyguard untuk memperketat kan penjagaan di kedua samping rumah.


Dan benar saja, Ketika mereka hendak mengintip untuk mencari jalan masuk, Bodyguard pun segera membekap mereka, Lalu kedua Tangan mereka di borgol dan kakinya pun Di ikat, Lalu mereka berdua pun di masuk kan kedalam mobil Yang memang sengaja di parkir agak jauh dari Rumah Glenno. Dan segera di bawa ke Kantor Polisi.


Sementara itu, Polisi yang mendekati Vanda, Sambil makan bakso.


" Maaf bu, Aku makan ya! Ibu sudah makan? " tanya Polisi tersebut.


Vanda yang sedang memikir kan ke dua orang suruhan nya itu, jadi agak tersentak, ketika di tanya.


" Ooh.. iya.. aku sudah makan tadi. ini lagi nunggu teman jemput." Kata Vanda


Polisi itu terus makan bakso nya. Dan ketika itu, dari arah belakang, datang lah 2 Orang teman nya yang lain, langsung menyergap dan memegang kedua tangan Vanda.


" Eehh Ada apa ini?? " teriak Vanda.


" Maaf bu Vanda, Anda tidak usah bersandiwara lagi, Kami sudah tau siapa anda ! " Kata salah satu Polisi.


" Aku tidak mengerti, Siapa kalian? " Tanya Vanda, sambil merontak.


" Kami adalah Anggota Polisi. Anda harus Ikut kami ke kantor Polisi. " kata Polisi tersebut. Vanda mau berontak, namun kedua tangan nya telah di borgol.


Dante tidak menduga, akan semudah ini menangkap Vanda. Tapi dia masih bertanya dalam hati nya, Apakah Vanda adalah yang terakhir, biang kerusuhan yang ingin menghancur kan keluarga Tuan George ??


Setelah menangkap Vanda, Mereka pun segera menggiring nya masuk ke dalam mobil Polisi, Lalu segera di bawa ke kantor Polisi.


🌾🌾🌾


Nyonya Clarisa yang di temani oleh Ai Ling dan Ingke, juga merasa gelisah, Ada perasaan Trauma di hati nya. sehingga membuat nya tidak tenang. Ai Ling yang dapat mengetahui perasaan Nyonya Clarisa, Sengaja mengajak nya untuk berbicara agar rasa gelisah nya itu hilang.


Dante Masuk ke Rumah menemui. Ai Ling, Dan memberitahu bila Vanda Cs sudah di tangkap, dan kini dalam perjalanan Menuju ke Kantor Polisi.


Ai Ling dan Ingke memberitahu Nyonya Clarisa, Agar tidak usah khawatir lagi karena Vanda sudah tertangkap. Mereka Lalu mengantar Nyonya Clarisa untuk masuk ke kamar.


"Tante di kamar saja ya, Walau pun Vanda sudah tertangkap, Tante tetap harus berhati-hati, Pintu kamar tetap di kunci ya. Jangan membuka pintu bila ada yang mengetuk." Ai Ling Memperingati Nyonya Clarisa.


Sesudah itu Dante, Ai Ling Dan Ingke pun Pamit pada Nyonya Clarisa.

__ADS_1


Ketika Di teras, mereka menemui Glenno.


" Glenno Kami pamit ya, jangan lengah biar pun Vanda telah tertangkap, tetap memperketat kan penjagaan nya, terutama untuk Nyonya Clarisa dan Vanders. " kata Dante pada Glenno.


Sesudah berbincang sebentar, Mereka pun pergi.


Dante dan Ai Ling Lalu mengantar Ingke pulang ke Rumah nya, dan sesudah itu Mereka berdua pun langsung ke kantor Polisi.


🌾🌾🌾


2 orang Polisi yang di suruh untuk mengantar kan Vanda ke Kantor Polisi, mengalami kendala, Karena Dalam. Perjalanan menuju ke Kantor Polisi, Pada sebuah persimpangan, Tiba-tiba ban mobil mereka di bagian depan meletus dan ban nya kempes, sehingga membuat jalan nya mobil Terseok-seok.


Mau tidak mau, terpaksa Mereka berdua menghenti kan perjalanan nya, dan segera keluar dari mobil, untuk melihat keadaan mobil nya.


Untung nya ada ban serep yang mereka bawa. Karena Kalau tidak, Entah dimana mereka harus mencari bengkel di Malam yang gelap ini, Apa lagi dengan cuaca yang kurang mendukung karena hampir turun hujan. Lagi pula, jalan yang mereka berada sekarang, tempatnya sepi, karena tak ada perumahan, di kanan kirinya hanya tumbuh rumput-rumput Ilalang yang sangat luas nya.


Mereka segera mengeluar kan ban serep nya dari bagasi serta mengambil Alat-alat untuk membuka kan ban mobilnya.


Terpaksa mereka berdua kerja dengan bantuan Cahaya senter Di Hp. Memang agar repot, tapi dari pada mereka akan terus disitu dan menunggu bantuan datang, bisa memakan waktu Satu jam.


Setelah melepas kan Ban yang kempes dan memasang kembali ban yang baru, Akhirnya beberapa menit kemudian, selesai.


Lalu Memberes kan peralatan dan menyimpan kan ban dan peralatan di dalam bagasi, Mereka pun segera masuk kembali ke dalam mobil dan segera menjalan kan mibil nya menuju ke Kantor Polisi.


πŸ‘‰ Bersambung ke Bab 42


Mdo02052021


πŸ’•πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


Thanks ya bagi yang sudah membaca Novelku hari ini. jangan lupa Like Vote komentarnya dan Rate bintang 5 ya. πŸ™πŸ™


Mampir juga di Novelku yang lainnya.


Melangkah ***di Tengah Badai


Gaun Pengantin buat Ellena

__ADS_1


Raja Ampat in Love πŸ’˜***


__ADS_2