Misi Rahasia Psikolog Cantik

Misi Rahasia Psikolog Cantik
Bab 44 Menjebak Vanda


__ADS_3

Ai Ling merasa cukup bahagia dengan pekerjaan yang dia tekuni saat ini. Walau pun penuh tantangan dan Risiko, Tapi semua itu membuat dia merasa di tantang untuk dapat terus Berusaha.


Tugas Ai Ling di samping sebagai seorang Psikolog, Dia juga lebih fokus sebagai seorang Detektif, yang bekerja sama dengan teman nya Dante yang juga berperan sebagai Inteljen Polisi.


Seperti di Pagi ini, Ai Ling mengemudi kan mobilnya menuju ke kantor Polisi, Untuk bertemu Dante. Karena mereka berencana akan membahas kan bagaimana caranya untuk dapat menangkap Vanda, agar Kasus Pembunuhan Tuan George ini dapat segera di selesai kan.


Ketika melewati tikungan, salah satu jalan di pertigaan, Ai Ling melihat ada seorang wanita yang sangat mencurigakan, .Keluar dari sebuah rumah sederhana yang ada di dekat situ, Dengan memakai Celana Jeans ketat berwarna biru, Kaos oblong hitam dan Jaket Jeans yang warna senada dengan Celananya. dengan memakai masker berwana hitam dan berkaca mata juga berwarna hitam. di samping nya Terdapat 2 orang laki-laki yang mungkin adalah Rekannya atau Bodyguardnya. . Setelah Ai Ling perhatikan baik-baik, dari body dan bentuk wajahnya, sangat mirip dengan Vanda.


Ai Ling pun memperlambat jalan mobil nya, sambil mengikuti dari belakang. Dia melihat mereka masih berjalan kaki menyusuri sepanjang trotoar.


Dan tiba di Sebuah Warung makan yang ada di tepi jalan di dekat situ, Mereka bertiga pun membelok masuk.


Ai Ling lalu sengaja menghentikan Mobilnya di tepi jalan dan jauh dari lokasi warung makan tersebut. , Lalu dia pun menelpon Dante.


" Selamat pagi Ai Ling ! " sapa Dante di saat menerima telepon dari Ai Ling.


"Pagi Dante, Aku dalam perjalanan ke Kantor polisi, Tapi di Simpang tiga, aku melihat Ada orang yang mencurigakan, Sangat mirip dengan Vanda Dia bersama dengan 2 orang Bodyguard nya. Maka aku mengikuti mereka dari belakang. Tapi Sekarang mereka lagi mampir di Warung makan yang ada di dekat sini. " Cerita


Ai Ling pada Dante.


" Okey Ai Ling, tolong kamu Share Lokasinya, Aku akan segera kesitu, bersama beberapa anggota Polisi. tolong kamu terus mengawasi mereka. " Kata Dante


" Baiklah aku akan terus mengawasi mereka. " Ucap Ai Ling.


Lalu mengakhiri pembicaraan dan Segera men-share Lokasi nya pada Dante.


Sesudah itu, Ai Ling pun membuat Penyamaran. Dia memakai Masker dan kaca mata berwarna hitam pula, Lalu Rambut nya di ikat dan di angkat ke atas, Sesudah itu, dia memakai Topi.


Ai Ling pun keluar dari mobil dan berjalan ke dalam Warung tersebut, serta mencari tempat duduk di sebuah pojok.


Dia memperhatikan Wanita tersebut dengan kedua teman nya sedang menikmati makanan.


Agar tidak menimbulkan kecurigaan, Ai Ling pun memanggil pelayan dan memesan minuman serta kue.


" Mbak, Minta 1 gelas teh panas dan 2 martabak mini ya !" kata Ai Ling pada Pelayannya.


" Baiklah Neng, tunggu ya ! " Ucap Pelayannya.


Lalu Pelayannya pun pergi ke dalam. meninggal kan Ai Ling.


Ai Ling lalu WA Dante.


~ Aku telah berada di warung. ~ Ai Ling menulis untuk Dante.


~ Baiklah Kami OTW ~ balas Dante.


Ai Ling Sengaja bermain Handphone nya, sambil mendengar apa yang sedang Mereka bahas kan.


" Jadi, Selanjutnya bagaimana Bos ?" Tanya laki-laki Brewok yang berbadan agak besar dan tinggi.

__ADS_1


" Kalian jangan bertindak Ceroboh, lakukan sesuai dengan perintahku. " ucap Vanda.


" Baiklah Bos !!" ucap Teman si brewok itu.


" Sesudah makan, Kita akan ke Rumahnya Nyonya Clarisa, kalian harus berusaha untuk mencari celah, supaya dapat masuk ke dalam, tapi kalian harus hati-hati, karena ada Satpam, juga banyak Bodyguard yang berjaga." kata Vanda pada kedua Bodyguard nya.


" Baiklah Bos ! masalah itu gampang, Kami sudah biasa bekerja, Percayalah pada kami berdua !" Ucap teman nya si Brewok itu.


Tanpa di sadari nya, diam-diam Ai Ling Merekam semua pembicaraan mereka dan langsung mengirimnya pada Dante.


Ai Ling telah benar-benar yakin, kalau itu memang benar adalah Vanda.


🌾🌾🌾


Dante begitu menerima telpon dari Ai Ling, Lalu menyiapkan teamnya, Lalu


mereka pun masuk ke dalam ke Mobil dan Menuju ke Lokasi yang di Share oleh Ai Ling.


Ketika dalam perjalanan, Dante menerima rekaman suara dari Ai Ling. Membuat Dante tambah yakin bila itu memang adalah Vanda.


Lalu ketika sampai di pertigaan, Mereka memasuki jalan yang sesuai petunjuk dari


Ai Ling.


Dari jauh, Dante telah melihat Mobil


Ai Ling sedang parkir di tepi jalan di dekat situ. Lalu Dante pun menghentikan Mobilnya di belakang mobil Ai Ling, lalu dia pun WA Ai Ling.


~ Buruannya masih di dalam warung, Atur strategi yang baik. ~ balas Ai Ling.


~ Okey ! kami atur Posisi. ~ balas Dante.


Lalu Dante pun mengatur anak buahnya, Semua nya berjumlah 8 orang. dan semuanya berpakaian Preman.


" Kamu Tonny, Obby, Harto dan santo, Kalian berjaga keliling warung itu, tetap siaga dan bila melihat buruan kita keluar dari warung segera merapat untuk menunggu Perintah dariku. Sedangkan Juan, Bowo, Arman dan johan, Tugas kalian masuk kedalam Warung pesan makanan dan siaga, namun kalian berbagi 2 kelompok, Juan dan Bowo yang duluan masuk dan pesan makanan, sesudah itu tunggu sebentar barulah Arman dan Johan masuk. jadi seakan-akan kalian tak saling kenal. tapi kalian tetap siaga, jangan sampai menimbulkan kecurigaan. kita akan menyergap mereka, ketika mereka telah berada di luar warung. " Kata Dante mengatur anak buahnya.


Lalu mereka pun keluar dari mobil dan berpencar, masing-masing mengambil posisi sesuai yang telah di atur oleh Dante.


~ 2 orang Personil sedang masuk ke warung, usaha kan agar tidak menghiraukan mereka. ~ WA Dante pada Ai Ling.


~ Siap ! ~ balas Ai Ling.


Juan dan Bowo pun melangkah masuk ke dalam Warung. Ai Ling pura-pura terus bermain Handphonenya.


" Selamat Pagi Mbak, mau makan Mbak! " Kata Juan pada Pelayan warung tersebut.


" Mau makan apa Pak ? " Tanya Pelayan tersebut pada Juan.


" Minta Nasi Uduk dua porsi mbak !" kata Juan, lalu Juan dan Bowo pun duduk di meja bagian depan mejanya Vanda Cs.

__ADS_1


" Iya di tunggu ya Pak !" Ucap Pelayan tersebut. Lalu dia langsung menyiapkan Pesanan nya Juan.


Setelah Selesai menyiapkannya, Dia pun segera mengantar ke Meja tempat duduknya Juan dan Bowo, Lalu di letak kan di atas meja.


" Terimakasih Mbak ! " ucap Juan pada Pelayan nya.


" Sama-sama Pak ! " Ucap Pelayannya.


Ketika Juan dan Bowo baru saja menyuapkan makanan ke dalam mulutnya, Masuklah Arman dan Johan.


" Minta Nasi uduk nya 2 porsi Mbak ! " kata Arman pada Pelayan nya.


" Iya Mas, duduk dulu Mas !" ucap Pelayannya. Dia sangat gembira karena pagi ini sudah banyak pengunjung di warung nya.


dia pun segera menyiapkan dan mengantarkan di meja nya Arman dan Johan.


Lalu Arman dan Johan pun langsung menyantap makanan yang telah di sediakan oleh Pelayan warung tersebut.


Ai Ling masih Duduk sambil main game.


Tak Lama kemudian, Vanda memanggil pelayan nya untuk membayar makanan yang mereka makan.


" Berapa jumlah semuanya Mbak ? " tanya Vanda pada pelayannya.


" Semuanya 65 ribu, Bu !" Kata pelayannya.


Vanda lalu mengambil uang seratus ribu dari dalam tasnya, dan berikan pada pelayannya.


" Sabar ya Bu, Aku ambil kembaliannya dulu !" kata Pelayannya pada Vanda.


" Biar saja, nggak usah di kembaliin, Uang sisa nya untuk Mbak saja !" Kata Vanda. Pelayannya terkejut dan senang.


" Oh Terimakasih ya Bu ! " Ucap Pelayan nya pada Vanda, sambil tersenyum.


Melihat itu, Ai Ling pun WA Dante.


~ buruan nya keluar, Harap siaga?! ~ ketik Ai Ling dan kirim kan pada Dante.


~ Siap! ~ balas Dante.


Sedangkan Empat orang Personil Polisi yang berada di warung tersebut, begitu melihat Vanda dan Bodyguardnya berdiri dan keluar dari warung, Juan, Bowo, Arman dan Johan pun bersiap-siap.


Mereka mengeluarkan uang dan berikan pada Pelayannya ketika pelayannya mau mengambil kembalian, tapi mereka menolak dan cepat-cepat berdiri dari kursi tempat mereka duduk, lalu dengan perlahan-lahan melangkah keluar mengikuti Vanda dan Bodyguard nya dari belakang.


Ai Ling pun membayar minuman dan kue yang dia makan, tapi dia tetap masih duduk Sambil menunggu apa yang terjadi.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


πŸ‘‰ bersambung ke Bab 45.

__ADS_1


Mdo 12062021


πŸ’•πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


__ADS_2