Misi Rahasia Psikolog Cantik

Misi Rahasia Psikolog Cantik
Bab 46 Mencari keluarga Josephina.


__ADS_3

Setelah Sekian tahun berpisah dengan keluarganya, dan menyepi jauh di hutan yang sepi, terkadang hadir kerinduan yang mendalam, pada Suami dan kedua putrinya.


Ibu Pina..., yang sebenarnya adalah Josephina, Istri dari Seorang pengusaha Real Estate yang sangat kaya dan berpengaruh di Kota tempat asalnya.


Seandainya peristiwa tragis itu tak terjadi, Saat ini tentu hidupnya sangat bahagia, berada bersama dengan Suami dan Kedua Putrinya. Namun peristiwa itu telah merenggut kebahagiaannya, dan telah memisah kan dirinya dari Orang-orang yang sangat Dicintainya.


Pertemuannya dengan Nyonya Clarisa, membuat harapan untuk bertemu dengan Keluarganya jadi tersulut kembali.


Dan Ai Ling telah berjanji padanya untuk mencari Suami dan Anak-anaknya, untuk mempertemukan mereka kembali.


Harapan Bu Pina, semoga kerinduan nya itu, dapat terwujud nanti.


🌴🌴🌴🌴


Ai Ling Meluncur di atas Aspal, Dia menjalan kan mobilnya dengan kecepatan standar, menuju ke Kota T. Misinya hari ini adalah mencari Keluarga Bu Pina, atau Josephina Theriandy. yang telah terpisah dari keluarganya sejak 16 tahun yang lalu


Dengan berpatokan pada Alamat yang di beri oleh Bu Pina, Ai Ling dengan santai, Sambil memutar musik, dia meluncur ke Kota tersebut untuk menjalan kan Misinya.


Hampir satu jam perjalanan, Akhirnya dia pun tiba di alamat tersebut.


Sampai di depan Pintu pagarnya, Ai Ling turun dari mobilnya, dan coba untuk menekan bel yang ada tertempel di tembok di bagian samping kanan pintu pagar


Seorang Sekuriti tergopoh-gopoh datang ke dekat pagar, Ai Ling lalu bertanya.


" Selamat siang Pak, Apakah benar ini rumahnya Pak Birlyand Eko Pratama ?" Tanya Ai Ling.


" Bukan Bu, Nama Bos saya bukan itu, tapi Nama Bos saya Danny Anggono." Kata Sekuriti nya.


" Tapi saya di kasih alamat ini oleh Istrinya sendiri !" Ucap Ai Ling.


" Maaf Bu, mungkin Alamatnya salah." kata Sekuritinya.


Ai Ling kembali mendekati Sekuritinya.


" Pak, apakah Bapak sudah lama kerja disini?" tanya Ai Ling pada Satpamnya.


" Aku bekerja disini sejak 15 tahun yang lalu, sejak Pak Danny baru saja membeli rumah ini." jawab Sekuriti.


" Maaf Pak, Berarti rumah ini telah di jual oleh Pak Birlyand. Baiklah Pak, boleh kah saya bertemu dengan Pak Danny ? " tanya Ai Ling pada Sekuritinya.


" Baiklah Dek , Sebentar saya akan memberitahu kan Bos saya, kebetulan beliau belum ke kantor." Kata Sekuritinya.


" Terimakasih Pak !" ucap Ai Ling.

__ADS_1


Lalu Sekuriti itu berjalan masuk menuju ke dalam rumah.


Ai Ling sangat Kagum melihat bekas rumahnya Keluarga Bu Pina, Sebuah rumah yang sangat besar, dengan halamannya juga sangat luas. Berarti dulu Keluarga Bu Pina itu sangat kaya, pantes saja banyak saingan bisnisnya.


Tak lama kemudian, Sekuritinya keluar menghampiri Ai Ling.


" Baiklah Non, Non di Persilahkan masuk, Pak Danny menunggu Non di Ruang tamu !" Kata Sekuritinya


" Ohh baiklah Pak, Terimakasih !" Ucap Ai Ling pada Sekuritinya.


Lalu Ai Ling berjalan masuk menuju ke arah pintu masuk Rumah. Ketika berada di pintu, Ai Ling memberi salam.


" Selamat Pagi !!" Sapa Ai Ling.


" Selamat Pagi..!!" Terdengar suara dari dalam.


Seorang laki-laki paruh baya, berjalan keluar menghampiri Ai Ling.


Ai Ling Lalu memberi salam dengan menjabat tangannya Pak Danny.


" Saya Ai Ling Pak." Kata Ai Ling.


" Saya Danny, Kalau boleh saya tau, maksud Nak Ai Ling ingin bertemu dengan saya ?" tanya Pak Danny.


" Iya, Memang Rumah ini telah saya beli dari Pak Birlyand 15 tahun yang lalu. Beliau menjualnya Karena Beliau merasa terpukul, karena kehilangan istrinya." cerita Pak Danny.


" Jika demikian, mungkin Bapak Tahu sekarang Pak Birlyand sekeluarga pindah dimana ?" Tanya Ai Ling.


" Menurut Beliau, saat itu akan pindah di Jakarta. tapi alamatnya saya tidak tanya. kalau boleh saya tau, adik ini siapanya Pak Birlyand? " Tanya Pak Danny.


" Oh iya, Saya lupa, Saya adalah seorang Psikolog, Yang merangkap sebagai Detektif, kebetulan dalam menyelesaikan sebuah kasus, Saya bertemu dengan Istrinya Pak Birlyand yang hilang itu, Dan Beliau meminta tolong saya untuk mencari keluarganya dan menceritakan Kronologis yang sebenarnya tentang kehilangan dirinya.".Cerita Ai Ling pada Pak Danny.


"Oh..Jadi berarti Istrinya Pak tBirlyand masih hidup ya... !" Ujar Pak Danny.


" Iya, Bu Josephina masih hidup, dan hidup menyepi di sebuah hutan terpencil." Kata Ai Ling.


" Kasihan ya.!" Ucap Pak Danny.


" Iya Pak, Maka saya sangat prihatin banget." Ujar Ai Ling.


" Begini saja Dek Ai Ling, saya minta nomor Handphonenya adek, Nanti saya bantu mencari informasi dari Rekan-rekan bisnis lainnya, Nanti klo sudah ada berita, saya akan Telpon Nak Ai Ling.!" kata Pak Danny


" Kalau begitu terimakasih Pak, ini kartu nama saya, ada nomor telpon disitu. maaf sudah merepotkan Bapak." ucap Ai Ling.

__ADS_1


" Tidak mengapa, sudah seharusnya kita saling menolong." Ujar Pak Danny.


"Kalau Begitu saya pamit ya Pak, Bapak juga kan mau ke kantor !" kata Ai Ling.


" Baiklah Dek Ai Ling, Hati-hati di jalan." Ucap Pak Danny.


"Terimakasih Pak !" Ucap Ai Ling, Sambil mengatub kedua tangannya di dada.


Ai Ling pun berjalan keluar, di antar oleh Pak Danny sampai di Teras depan rumah.


Ai Ling pun berjalan menuju pintu Pagar.ketika melewati Pos Sekuriti, dia membungkuk, memberi salam pada Sekuritinya.


" Terimakasih Pak! " Ucap Ai Ling.


" Sama-sama dek ! Hati-hati di jalan." Ujar Sekuriti.


Ai Ling lalu melangkah keluar dari pintu pagar dan segera menghampiri mobilnya.


Lalu dia membuka pintu mobil dan masuk kedalam mobil, lalu menjalankan mobilnya menuju ke jalan utama.


Ai Ling Melaju kan mobilnya menuju ke Pusat Kota. dan dia pun ke Rumah Sakit tempat Ingke bekerja.


Ai Ling mengetuk Pintu Ruang Praktek Ingke. dan membukanya, lalu melangkah masuk.


" Selamat siang Dokter Ingke !".ucap Ai Ling sambil tersenyum.


" Haii.Kok tumben kesini.!" Ujar Ingke.


" Tadi aku dari Tangerang untuk mencari Keluarganya Bu Pina." ujar Ai Ling .


" Lalu bagaimana, Ketemu nggak?" Tanya Ingke ingin tahu.


" Ternyata Keluarga Bu Pina telah pindah kesini,dan rumahnya telah di jual sejak 15 tahun yang lalu, Pada seorang Pengusaha juga, Pak Danny namanya. Hanya di sayang kan, Pak Danny tidak mengetahui alamatnya keluarga Bu Pina yang di Jakarta." Cerita Ai Ling pada Ingke.


" Lalu Bagaimana rencana Mu? " Tanya Ingke.


" Yah...terpaksa Detektif Ai Ling mulai beraksi kembali ! " Ujar Ai Ling Sambil tersenyum..


"Itu kan Mau Mu ! " Ucap Ingke ikut tersenyum.


🌴🌴🌴🌴


👉 Bersambung ke Bab 47.

__ADS_1


Mdo23072021/17.46


__ADS_2