Misi Rahasia Psikolog Cantik

Misi Rahasia Psikolog Cantik
Bab 47 Mulai mendapat titik terang.


__ADS_3

Hari ini Matahari yang menyinari Ibu kota terasa sangat panas, Ai Ling sengaja menyalakan AC Mobilnya sampai suhu tertinggi karena rasa gerah membuat Ia tak dapat menahan panasnya. karena Sewaktu Kuliah di Beijing beberapa tahun, menjadikan dirinya terbiasa dalam udara yang dingin dan begitu kembali lagi ke Jakarta Ia masih belum juga menyesuaikan dengan udara yang panas ini. sehingga sering menimbulkan rasa gerah.


Pagi ini dIa melajukan mobilnya menuju ke Kantor Polisi, Dia ingin bertemu dengan sahabatnya Dante, Ia ingin tukar pikiran dengan Dante dalam hal pencarian keluarga Bu Pina ini.


Begitu tiba di depan Kantor Polisi, Ai Ling melihat Dante yang sedang berjalan keluar dari dalam kantor. Ai Ling segera keluar dari mobilnya dan menuju ke arah Dante.


" Selamat Pagi Dante..! " Ucap Ai Ling menyapa Dante yang sedang berdiri mengutak-atik Handphonenya tanpa menyadari kehadiran Ai Ling di depannya.


" Hai Ai Ling !! tumben kamu kesini ! " ujar Dante gembira


" Iya..aku ingin ketemu dengan kamu. Kamu ada waktu nggak ? aku mau ajak kamu keluar sebentar, kita sarapan yuk !" ajak Ai Ling.


" Wah mau traktir nih ! aku mau deh ! . kebetulan aku belum sarapan. " canda Dante.


" Kalau gitu pakai aja mobilku ! tapi kamu yang nyetir ya .." kata Ai Ling tersenyum.


" Baiklah, siap Bos..! " ucap Dante tertawa kecil.


Lalu mereka pun berjalan ke arah mobilnya Ai Ling.


Dante Duduk di depan setir dan Ai Ling duduk di sampingnya.


Mobilnya pun melaju di atas jalan raya. kebetulan jalannya mulai sepi, karena sudah jam 10.00 WIB. Orang-orang sudah pada sibuk di tempat kerja masing-masing.


Di salah satu Rumah makan, Atas persetujuan Ai Ling, Dante pun memutarkan mobil masuk ke dalam halaman Rumah makan tersebut.


Lalu mereka berdua keluar dari mobil dan menuju ke dalam Rumah makan.


Ai Ling memilih tempat duduk di pojok, lalu mereka pun duduk pas di samping jendela jadi udaranya sejuk, karena hembusan angin dari arah luar bebas masuk ke dalam.


Seorang Pelayan datang menghampiri mereka, sambil membawa daftar menu makanannya.


" Silahkan pilih, Bapak dan Ibu !" katanya lalu memberikan daftar menu makanannya kepada Ai Ling dan Dante, masing-masing 1 lembar.


Mereka berdua pun sibuk membaca dan mengamati jenis-jenis makanan yang tersusun dalam daftar menu itu.


" Aku milih Mie goreng spesial 1 porsi, sama 1 gelas teh manis hangat.." Kata Ai Ling pada Pelayannya.


" Aku juga sama aja ya ! Mie goreng dan teh manis hangat" Ujar Dante.


" Jadi mie goreng spesial 2 Porsi, Teh manis hangat 2 gelas ya..!" kata Ai Ling pada Pelayannya. Pelayannya lalu menulis di buku nota.


" baiklah Bu, Pak di tunggu ya.!?" Kata Pelayannya. Lalu Pelayan meninggalkan mereka dan berjalan masuk menuju ke arah dapur.


" Apa yang ingin di bahas kan? " tanya Dante pada Ai Ling.


" Mengenai keluarga ibu Pina .., Aku sudah mencari sampai pada titiknya, yaitu rumah kediaman Suami dan Anak-anaknya..tapi hasilnya nihil ! karena rumah tempat tinggal mereka yang di Tangerang sudah di jualnya, dan menurut informasi dari pembelinya, katanya kemungkinan mereka pindah ke Jakarta, yah disini ! tapi dia sendiri ga tau dimana alamatnya." Cerita Ai Ling. Dante mengangguk kepalanya.


" Kalau begitu kita harus cari disini , yah di Jakarta ini ! " Ujar Dante.


" Iya benar, makanya aku mau minta tolong padamu, maukah sekali lagi kau menolongku untuk mendapatkan informasi mengenai keluarga ini ?! " pinta Ai Ling sambil memandang Dante dengan wajah yang serius.


Dante tersenyum.


" Pastilah ! Aku pasti menolongmu untuk mencari informasinya. kita kerja sama ya.! " ucap Dante. Dante orangnya sangat baik, dan dia juga sangat peduli dengan pekerjaan yang sering melibatkan dirinya untuk menolong sesama.

__ADS_1


" Terimakasih ya Dante ! kamu selalu baik padaku." ucap Ai Ling, sambil menyatukan kedua tangannya di dada. Ai Ling sangat gembira bisa mendapat seorang sahabat seperti Dante. Selain Ramah, juga suka menolong.


"Sama-sama ! Selama bisa aku tolong, akan aku lakukan Ai Ling !" ujar Dante.


" Kamu adalah Partner kerja yang baik, semoga kita selalu dapat kerja sama dalam menolong sesama, juga dalam membasmi kejahatan." Kata Ai Ling sambil memandang Dante.


" Amin !! " Ucap Dante.


Pelayan hampiri mereka dengan membawa nampan yang berisikan pesanan makanan mereka, Lalu di atur di atas meja makan..


" Silahkan makan Bapak, Ibu.! Selamat menikmati ya !" Kata sang Pelayan itu pada Mereka berdua.


" Terimakasih ya dek !" Ucap Dante dan Ai Ling bersama.


Ketika Pelayannya telah pergi , Ai Ling lalu mengajak Dante untuk mulai makan.


" Ayo kita makan ! Kamu tau nggak Dan, Kalau disini Mie gorengnya enak banget ! kalau lewat disini, aku pasti mampir makan Mie goreng ini " Kata Ai Ling sambil tersenyum.


" Padahal aku yang paling dekat disini, tapi aku belum pernah makan Mie goreng nya. palingan yang biasa aku pesan hanya nasi ayam lalapan atau Nasi uduk." Kata Dante.


" Coba kamu rasa, Bagaimana ? " Kata Ai Ling pada Dante yang sedang menyuap Mie kedalam mulutnya.


" Mm ...benar, ini enak banget !" ucap Dante.


" Nah apa kataku ! Enak kan ?!" ujar Ai Ling tersenyum.


Lalu mereka berdua pun menikmati Mie gorengnya dengan lahap, tanpa berbicara.


Setelah Makanan Mereka ludes semua, Ai Ling mengambil tisu untuk mengelap mulutnya, di ikuti oleh Dante.


" Aku juga ! tadi di rumah aku cuma sarapan Roti sama minum Juicy, makanya tadi jadi lapar lagi ." kata Ai Ling.


" Oh iya, Siapa Namanya Suami Ibu Pina ? " Tanya Dante. Ai Ling mengeluarkan note book dari dalam tasnya. serta mengambil juga pena, lalu di tulisnya.


" Nama lengkap Bu Pina adalah Josephina Theddy dan nama lengkap Suaminya Birlyant Eko Pratama. sedangkan nama kedua putrinya, Florensia Eka Pratama dan Florence Dwi Pratama." jelas Ai Ling. " Oh iya, Nama Perusahaan nya PT Samudera Pratama. yang bergerak di bidang Properti." Ai Ling menjelas lebih mendetail.


" Kira-kira Perusahaannya masih berjalan atau udah nggak lagi ya..?!" tanya Dante menatap Ai Ling serius.


" Aku juga nggak tau, Seandainya masih berjalan, akan mudah untuk kita mencarinya." Kata Ai Ling.


" Iya juga...!" Ujar Dante.


" Bagaimana bila kita cek di kantor Gapensi/Ardin atau di kantor BAPPEDA..Karena Usahanya bergerak di bidang Properti." Kata Ai Ling.


" Atau bagaimana bila kita langsung aja cek di Kantor BAPPEDA. Kalau masih aktif, Pastilah terdaftar disitu!" Sanggah Dante.


" Ohh Benar juga, Aku sampai lupa ! mengapa sampai tak terpikirkan oleh aku !? " ujar


Ai Ling tersenyum.


" Bagaimana bila Sekarang kita menuju kesana ? biar cepat tuntas, Siapa tau nanti ada kasus baru kita bisa langsung tangani." Ajak Dante sambil memandang Ai Ling Untuk meminta persetujuannya.


" Aku sih mau, Karena memang aku telah menyiapkan waktuku untuk pencarian ini ! hanya kamu Dante, Apakah kamu nggak punya kesibukan lainnya ?" Tanya Ai Ling.


" Dalam beberapa hari ini aku belum ada kasus yang perlu di tangani, Ayo aku akan menemani dirimu untuk menuntaskan pencarian ini." Kata Dante.

__ADS_1


" Okey kalau begitu, Sekarang juga kita mulai bekerja." Ai Ling gembira. mendengar kata-kata Dante. lalu mereka berdua pun berjabat tangan atas kesepakatan bersama dalam menjalankan misi pencarian keluarga Bu Pina.


Setelah mengatur skedul perjalanan mereka, Mereka berdua lalu segera meninggalkan Rumah Makan tersebut.


Dengan kecepatan Standar Dante mengemudi mobil menuju ke Pusat Perkantoran Pemerintahan.


Sekitar 35 menit, Akhirnya Mobil Mereka pun memasuki area parkiran Pusat Perkantoran terpadu.


Setelah Dante memarkirkan Mobil dengan sempurna, Lalu mereka berdua pun keluar dari Mobil dan berjalan menuju ke arah Kantor yang di tuju. Setelah bertanya di bagian informasi, Mereka pun di anjurkan untuk menemui Petugas yang bertugas sesuai dengan bidang yang mereka tuju.


Kebetulan Petugasnya berada di tempat, jadi tak perlu membuat mereka repot untuk menunggu.


" Selamat siang Bapak, Ibu..apakah ada yang bisa di bantu ?" tanya petugas Bagian Administrasi di Kantor BAPPEDA tersebut.


" Oh iya, Perkenalkan nama saya Lina ! " Ucapnya sambil mengulurkan tangannya untuk berkenalan.


" Selamat Siang Bu ! Nama saya Dante dan yang ini Rekan saya Ai Ling. Kami dari Kepolisian, tujuan kami kesini yaitu Kami ingin mengecek, Nama Perusahaan


PT Samudra Pratama, yang bergerak di bidang Properti..Apakah ada terdaftar disini atau tidak ya ?! " Dante menjelaskan maksud kedatangan mereka pada Bu Lina Petugasnya.


" Oh Iya, Alamat lamanya di Tangerang, dan sekarang menurut Informasi yang kami dapatkan, katanya sudah pindah ke Jakarta ini." Tambah Dante kembali.


" Kalau begitu, di tunggu ya Pak ! aku coba mencarinya. " Kata Ibu Lina, Lalu mula menyentuh komputer yang berada di hadapan nya.


" Baiklah, kami akan menunggu !" Kata Dante.


Bu Lina mulai mengutak-atik Laptopnya untuk mencari Data-data yang ada tersimpan.


kira-kira hampir 5 menit menunggu, akhirnya


Ai Ling melihat jari-jari tangan Ibu Lina itu pun berhenti.


" PT Samudra Pratama. Dengan Bapak Birlyant Pratama sebagai CEO nya ?!" Kata Ibu Lina.


" Benar sekali Bu ! Kalau boleh, kami minta alamat Kantornya. " Kata Dante.


" Sebentar ya Pak , aku akan mencari lagi !" Kata Bu Lina


" Nah ini dia, Jalan Kemuning No 21 Tower Raflesia. lantai 5, " Kembali Ibu Lina menjelaskan. Ai Ling pun mengetik di Handphonenya untuk menyimpan Alamat tersebut.


" Baiklah Bu Lina, Kami sangat berterimakasih udah menolong kami. karena ini sangat penting, demi menolong sesama." Jelas Dante.


" Oh begitu, Sama-sama Pak, Semoga informasi ini dapat bermanfaat!" Ucap Ibu tersebut, Lalu Dante dengan Ai Ling pamit, Setelah mereka berjabat tangan dengan Petugasnya.


" Kalau begitu kami mohon diri ya Bu, sekali lagi terimakasih !" Ucap Ai Ling.


" Sama-sama Bu, Pak ! " Ucap Bu Lina tersenyum.


Dan segera Dante dan Ai Ling pun meninggalkan Kantor tersebut.


🌾🌾🌾🌾


👉Bersambung ke Bab 48


Mdo08072022/11.11

__ADS_1


__ADS_2