
Suasana di Makam Keluarga Hansderson masih tampak sepi, Ketika Sebuah mobil Innova berwarna Hitam, Berhenti di samping gerbang pemakaman dan dari dalam Mobil keluarlah Nyonya Clarisa beserta Glenno dan Vanders, juga Dean. para Bodyguard pun berjaga-jaga di sekitar pemakaman.
Begitu tiba di makam Tuan George, Nyonya Clarisa lalu menangis tersedu-sedu dan sambil berlutut memeluk Batu Nisan Tuan George.
" Sayang, Mengapa Kau tinggalkan Aku? Kau pergi di saat Aku nggak ada di dekat Mu.Maafkan lah aku Sayang, Tidak menjaga Diri Mu!" Kata-kata Clarisa dalam sedu-sedan nya.
Semuanya diam dan merasa sedih, mendengar Tangisan Nyonya Clarisa. Hanya Vanders yang terus memegang Mommy nya dari belakang.
Kurang lebih satu jam mereka berada di depan Pusara Tuan George, Sesudah itu, Glenno pun mengajak Mommy nya untuk pulang Ke rumah.
Setiba nya di Rumah, Nyonya Clarisa langsung masuk ke kamar nya dan menangis tersedu-sedu.
Ketika Glenno baru saja masuk ke kamar nya, untuk membersih kan diri, Han- Phone nya Berdering, Lalu di ambil ponsel nya itu dari dalam saku Celananya, dan di lihat nya, ternyata Ai Ling yang menelpon nya.
" Hallo Ai Ling, Apa kabar?" tanya Glenno.
" Glenno, Kamu di Rumah ya ? Aku dan Dante mau ke Rumah mu! " kata Ai Ling.
" Aku lagi di rumah ! okey aku akan menunggu Kalian!" Ucap Ai Ling.
" Oh Iya, bagaimana dengan keadaan Tante Clarisa? apakah sudah boleh di ajak bicara?" Tanya Ai Ling.
" sudah bisa Ai Ling, Cuma masih merasa sedih, dan terpukul atas Kematian Daddy. " kata Gleno.
" Baiklah Kalau begitu, Aku tunggu Dante menjemputkuapl, lalu kita akan ke rumah Mu ! " Kata Ai Ling.
" Baiklah. Aku menunggu Kalian." ucap Glenno.
Glenno pun meletak kan Hand-phone nya di atas Nakas, Setelah Ai Ling menutup pembicaraan nya.
πΎπΎπΎ
Mobil Dante memasuki halaman rumah Ai Ling, Ai Ling yang sudah menunggu nya, Segera keluar dari rumahnya dan menuju ke Mobil nya Dante.
" Selamat Pagi Ai Ling !" sapa Dante.
" Selamat Pagi Dante !" balas Ai Ling
Dante Lalu membuka Pintu Mobil nya dan Ai Ling pun masuk ke dalam Mobil, Lalu Dante pun meluncur kan Mobil nya menuju ke Rumah Glenno.
Nyonya Clarisa yang sepulang dari Makam nya Tuan George, dan langsung masuk ke kamarnya. Dia bukan nya tidur, Namun dia mengambil Album photo dari dalam laci meja riasnya. Album Photo Pernikahan nya dengan Tuan George. Dia membuka Album itu selembar demi selembar, Lalu mengenang kembali saat-saat Dia menikah dengan Tuan George.
Air mata Nyonya Clarisa mengalir membasahi pipinya. Pernikahan yang begitu mendadak, membuat dia tidak di beri kesempatan untuk mempersiap kan hati dan mental nya. Bagaimana harus menjalani pernikahan tanpa cinta, Namun demi untuk menutupi Aib keluarga, dan demi kedua Orang tua nya, terpaksa Dia harus menerimanya dan tetap di Jalani nya.
Awalnya, Rasa canggung itu ada antara mereka, Namun, lama kelamaan Rasa cinta itu pun tumbuh dengan sendiri nya, Apalagi setelah Vanders Hadir, Cinta mereka pun bertambah kuat.
__ADS_1
Nyonya Clarisa kembali menyimpan kembali Album Foto pernikahan nya, Lalu dia menghapus Air mata yang mengalir di pipinya. Dia melihat kembali disitu masih ada sebuah Album Foto lagi. dan di ambil nya. Ternyata Album Foto keluarga nya.
Dia Lalu membuka nya dan melihat, Selembar Foto, Keluarga mereka, Papi, Mami nya bersama Dia dan Kakak kembar nya Clarina. ada juga Foto nya berdua dengan Clarina sejak mereka kecil sampai mereka remaja. kelihatan nya Mereka begitu akrab, dan saling menyayangi.
" Clarina, mengapa Kau membunuh Suami ku? mengapa kau begitu jahat padaku? padahal aku begitu menyayangi diri mu.Aku tak pernah menyakiti mu. " Kata Nyonya Clarisa Perlahan.
" Kau telah menghancur kan hidup ku, Clarina!" Kembali ucap Nyonya Clarisa, Air mata nya kembali mulai menetes.
Nyonya Clarisa memandangi Fotonya berdua dengan Clarina, Hatinya bagai tersayat perih.
Ketka Dia benar-benar sedang tenggelam dalam kesedihan yang mendalam, Tiba-tiba ada yang mengetuk kan pintu kamar nya. Nyonya Clarisa segera menghapus air matanya.
" Mommy, ada Ai Ling ingin bertemu! " kata Glenno.
" Baiklah aku akan segera keluar!" Ucap Clarisa. Lalu dia pun segera kekamar mandi, Untuk membasuh wajahnya, dan memakai bedak tipis-tipis, Lalu dia segera keluar dari kamar nya.
Nyonya Clarisa menemui Ai Ling di Ruang tamu.
" Selamat siang Tante." sapa Ai Ling dan Dante bareng.
" Selamat Siang !" ucap Nyonya Clarisa agak tersenyum. Ai Ling lalu berdiri menyalami Nyonya Clarisa, di ikuti oleh Dante.
Lalu Nyonya Clarisa pun ikut duduk bersama mereka.
" Bagaimana dengan kesehatan Tante, Apakah sudah mulai membaik?" TanyaAi Ling.
" Syukur lah Tante !" Ucap Ai Ling.
Lalu Mereka pun berbincang-bincang dengan akrab nya.
" Dante, Bisa kah hari ini Tante menemui Clarina di Tahanan ? " Glenno dan. Ai Ling Terkejut mendengar permintaan Nyonya Clarisa.
" Tapi Tante...,! " Ucap Ai Ling.
" Jangan khawatir, Semua nya akan baik-baik saja !" ucap Nyonya Clarisa.
" Tapi Tante janji, jangan terlalu dekat dengan nya, bagaimana Glenno ? "tanya Dante pada Glenno.
" Kalau aku sih, Yang penting Mommy aman !" Ucap Glenno.
" Nanti kita usaha kan keamanan nya, dan Clarina tidak boleh keluar, jadi Tante bisa berbicara dengannya di balik jeruji besi !" Kata Dante.
" Aku kira begitu lebih Aman !" ucap Ai Ling.
" Terserah kalian saja, yang penting Aku bisa berbicara dengan dia!" kata Nyonya Clarisa.
__ADS_1
" Baiklah Aku akan ikut bersama!" ucap Glenno.
Glenno lalu berdiri dan berjalan ke depan, Dia menelpon Dean.
" Hallo Boss, ada apa ? " tanya Dean.
" Dean, Segera siap kan beberapa orang untuk mengawal kami, Karena Mommy mau mengunjungi Clarina di Tahanan, dan Aku juga ikut, Maka sesudah mempersiapkan Pengawalan, kamu langsung kesini untuk menemani aku. " perintah Glenno pada Dean.
" Baiklah Boss, Aku akan segera kesana.
Sementara itu. Para pelayan telah selesai menyiap kan makan siang.
Aneka jenis makanan telah terhidang di tata dengan rapi di atas meja makan.
Lalu kepala Pelayan pun keluar untuk menemui Glenno.
" Tuan, Makanan nya telah siap, Sudah Waktu nya untuk makan siang !" kata Pelayan nya.
" Baiklah, Terima-kasih Bi !" ucap Glenno. Lalu Bibi pun kembali masuk ke dalam dapur.
" Baiknya sebelum kita Menemui Clarina, kita Makan siang dulu. " ajak Glenno.
" Baiklah, Ayoo Ai Ling dan Dante kita makan dulu yuk ! " Nyonya Clarisa mengajak Dante serta Ai Ling untuk makan siang bersama.
Lalu mereka pun berdiri dan berjalan menuju ke Ruang makan untuk makan siang.
Di dekat Meja makan telah berdiri 2 orang Pelayan yang siap untuk melayani mereka, bila di butuh kan.
Dean yang telah menyiap kan para Bodyguard nya untuk mengawal Nyonya Clarisa, Dia langsung ke Rumah nya Glenno.
Glenno yang melihat kedatangan Dean Asisten Pribadinya, Lalu memanggil nya untuk ikut makan bersama dengan mereka.
Lalu Mereka pun makan bersama sambil berbincang-bincang tentang masalah Clarina, Nyonya Clarisa mencerita kan tentang hubungannya dengan Clarina, dan Pernikahan nya dengan Tuan George, Karena ini merupa kan bahan masukan penting buat Ai Ling Dan Dante, Agar Dapat menganalisa kan kembali kejadian demi kejadian yang terjadi dalam keluarga Almarhum Tuan George.
Setelah mereka selesai makan, Mereka kembali ke Ruang tamu untuk beristirahat sebentar, Sesudah itu mereka pun lansung Berangkat ke Kantor Polisi, untuk menemui Clarina dalam sel Tahanan nya.
π Bersambung ke Episode 36
Mdo15042021 πππΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Thanks ya bagi yang sudah membaca Novelku hari ini. jangan lupa Like Vote komentarnya dan Rste bintang 5 ya. ππ
Jangan lupa mampir juga di Novelku yang lain nya.
Melangkah di Tengah Badai
__ADS_1
Gaun pengantin buat Ellena