Misi Rahasia Psikolog Cantik

Misi Rahasia Psikolog Cantik
Episode 25 Ingke pulang


__ADS_3

Nyonya Clarisa sudah mulai sembuh dan dia pun sudah dapat beradaptasi dengan keadaan di dalam rumahnya.


Dia sudah dapat berjalan sendiri tanpa di papah lagi. namun Glenmo meminta agar Perawat dan Pelayannya tetap menjaga dan melayaninya seperti biasanya.


Seperti Hari itu, Pagi-pagi Nyonya Clarisa telah bangun dan masuk ke kamar mandi untuk mandi.


sesudah mandi dia pun memakai bajunya sendiri tanpa di bantu seperti biasanya.


Sesudah itu, dia pun duduk di tepi ranjang, lalu dia melihat photo pengantinnya bersama dengan Tuan George.


" Itu aku dan pria itu adalah suami ku, tapi dimana dia berada ? kenapa aku tidak melihatnya ada disini ? " batin Clarisa .


Lalu dia pun melihat foto keluarga. nya, terlihat ada Dia dan Suaminya juga kedua anaknya Glenno dan Vanders. Terbersit rasa bahagia di hatinya. yang mana dia masih punya keluarga yang sayang padanya.


Dia merasa masih lebih beruntung dari Ibu Pinah. Keluarganya masih berusaha untuk mencarinya, tidak seperti bu Pinah, Enam belas tahun hidup dalam kesepian dan kekurangan dalam membesar kan anaknya.


Ingat Bu Pinah, dia jadi merindu kan mereka. tapi dia tak tau kapan baru bisa bertemu dengan mereka. dia merasa bahagia tinggal disana, di tengah alam bebas dan benar-benar masih sangat asri.


Tiba-tiba dia di kaget kan oleh ketukan pintu, Seorang pelayan masuk dan mengajaknya untuk sarapan pagi.


Nyonya Clarisa yang di temani oleh pelayannya segera keluar dari kamarnya dan berjalan menuju ke Ruang makan.


Diruang makan telah menunggu Tuan Garry dan Nyonya Lusya juga Glenno dan Vanders.


Vanders berdiri dan menarik kan kursi untuk Mommy nya duduk.


Lalu mereka pun segera makan bersama.


" Makan yang banyak Clarisa, biar kamu cepat sehat.! " kata Nyonya Lusya.


" Iya terima-kasih Mami. ! " ucap Nyonya Clarisa. dia telah di ajar oleh Nyonya Lusya agar memanggil dirinya Mami dan Suaminya di panggil Papi.


" Glenno, Opa pikir sesudah Mommy mu telah di temu kan, maka Opa dan Oma rencana mau kembali ke Swiss. " kata Tuan Gerry.


" Kenapa buru- buru Opa ? " ucap Glenno.


" Opa mau menyelesai kan dulu urusan Opa disana, nanti baru Opa dan Oma balik lagi. " kata Tuan Garry.


" Kalau memang itu sudah keputusan Opa dan Oma, Glenno nggak bisa cegah, kapan rencana Opa dan Oma mau pulang ? biar aku belikan ticketnya. " kata Glenno.


" Oma pikir Minggu depan saja. " kata Nyonya Lusya.


" baiklah akan aku pesan ticketnya. " kata Glenno.


Selesai sarapan, Glenno pamit ke Kantor sedangkan Vanders pamit ke Sekolah.


🌿🌿🌿


Pagi itu Ai Ling menemui Dante di Kantornya.


" Dante, bagaimana dengan kasus Clarina ? Apakah masih di interogasi? " tanya Ai Ling.


" Masih Ai Ling, karena dia belum mau berterus terang. " kata Dante.


" Lalu bagaimana kelanjutannya ? " tanya Ai Ling.


" terpaksa kita harus menunggu, maka lebih baik lagi bila ingatan Nyonya Clarisa sudah pulih kembali." kata Dante.


" dari sini aku akan ke rumah Glenno, tadi malam dia meleponku, aku di minta untuk menangani Nyonya Clarisa, atas anjuran dari Dokter nya." kata Ai Ling


" itu sangat baik, biar ingatan Nyonya Clarisa dapat pulih kembali. " ucap Dante.


Lalu bagaimana dengan Doni ? " tanya Ai Ling.


" Dia masih di tahanan, karena dia adalah saksi kuncinya masalah Nyonya Clarisa. " kata Dante.


" Okey Dante, kalau begitu aku pamit dulu, aku mau langsung bertemu dengan Nyonya Clarisa." ucap Ai Ling.

__ADS_1


" baiklah, kamu hati-hati di jalan ya!" ucap Dante.


Ai Ling pun berjalan keluar dari Kantor Polisi.


lalu masuk ke mobilnya dan menuju ke Rumah Glenno.


Setibanya di rumah Glenno, Ai Ling turun dari Mobil dan berjalan menuju ke pintu masuk.


Sampai di depan pintu, Ai Ling pun menekan Bell yang ada di samping kanan pintu.


Seorang pelayan datang dan membukakan pintunya.


" Selamat pagi ! " ucap Ai Ling.


" Selamat pagi Non ! " ucap pelayan di Rumah Tuan George.


" aku ingin bertemu dengan Nyonya Clarisa ! " kata Ai Ling .


" Baiklah Non, akan saya panggil kan, silahkan duduk dulu Non. " ucap Pelayan tersebut lalu berjalan masuk menuju ke kamar Nyonya Clarisa.


Dia mengetuk pintu kamar Nyonya Clarisa, Pintu kamar di buka Oleh Perawatnya Nyonya Clarisa.


" Ada apa Bi ? " tanya Indah perawat tersebut. Non Ai Ling ingin bertemu dengan Nyonya. " ucap Pelayan yang bernama Surti itu.


" Bi Surti, sebaiknya di suruh masuk saja ! " kata Indah.


" Baiklah Suster. " ucap bi Surti. lalu meninggalkan Indah dan segera menemui Ai Ling di ruang tamu.


" Non kata Perawat sebaiknya Non ke kamar Nyonya Clarisa aja. " kata bi Surti.


" baiklah klo begitu. " lalu Ai Ling pun berjalan menuju ke kamar Nyonya Clarisa di antar oleh bi Surti


Ai Ling mengetuk pintu kamarnya, lalu Perawat membukakan pintunya.


Silahkan masuk bu. " kata indah mempersilahkan Ai Ling untuk masuk.


" Selamat Pagi Tante. " sapa Ai Ling dan berjalan mendekati Nyonya Clarisa yang baru sadar kalau ada Ai Ling datang.


" Selamat pagi ! kamu yang bersama dengan Glenno menjemput aku di lereng gunung kan? " tanya Clarisa sambil memandang Ai Ling.


" Iya benar tante. aku Ai Ling temannya Glenno anak Tante. " ucap Ai Ling.


" Oh kamu temannya Glenno, aku kira kamu seorang Polisi. " ucap Clarisa.


" aku bukan Polisi Tante, aku Psikolog. " kata Clarisa sambil duduk di tepi ranjang.


" Ohh.. sudah lama kamu berteman dengan Glenno, Ai Ling. ? " tanya Nyonya Clarisa.


" Sejak kami sama-sama sekolah di SMA tante. dulu aku sering main kesini tante !" ucap Ai Ling.


" Ai Ling, maaf ya, tante nggak ingat semuanya. " Ucap Clarisa.


" Nggak apa Tante, suatu waktu pasti, tante akan ingat semuanya. " ucap Ai Ling.


Pendekatan Ai Ling dengan Clarisa berhasil, Clarisa mulai merasa dekat dengan Ai Ling.


🍁🍁


" Bagaimana Ai Ling, dengan kasus nya Tuan George Ayahnya Glenno?


apakah kasusnya sudah tuntas" tanya Ingke sahabatnya Ai Ling.


Selama ini tidak bersama dengan Ai Ling karena dalam sebulan ini dia menemani ibu nya keluar Negeri.


" Mau di bilang tuntas, yah udah sih. karena Pelakunya sudah tertangkap, Nyonya Clarisa juga sudah kami temukan. cuma sampai saat ini kami belum tau motif apa yang menyebabkan dia sampai membunuh Tuan George, karena pelakunya tidak mau menceritera kan kepada Polisi dan sampai saat ini Nyonya Clarisa juga belum pulih ingatannya. ! " kata Ai Ling sambil meminum juice melon yang di pesan tadi.


" Kasihan ya sama Glenno, semuda ini dia sudah menanggung beban yang berat. " ucap Ingke. .

__ADS_1


" Iya Ingke, untung Glenno orangnya kuat, walau pun sekarang bebannya berat. tapi dia tetap jalani dengan tabah. " ucap Ai Ling.


" iya, aku salut padanya ! " ucap Ingke.


Ingke sangat dekat dengan Glenno. dulu waktu sekolah mereka pernah satu genk dengan Glenno, mereka ada 5 orang yaitu Glenno, Ingke, Ai Ling dan Andrew serta Branly. mereka berlima sangat akrab dan selalu bersama. mereka terpisah karena di saat kuliah mereka memilih tempat yang ber beda-beda.


Ai Ling memasukkan suapan terakhir ke dalam mulutnya dan dia menunggu Ingke yang sudah duluan selesai makannya tapi masih menyeruput juice melon dari dalam gelasnya. setelah Ingke menghabis kan minumannya, Ai Ling memanggil pelayan untuk meminta bill nya.


Pelayan datang membawa bill nya, Ai Ling pun membayarnya.


Lalu Ai Ling dengan Ingke pun segera meninggalkan Cafe itu.


Rencanamya besok mereka akan ke rumahnya Glenno, karena besok hari minggu, Glenno Pasti berada di rumahnya.


Hari ini mereka menghabiskan waktunya berdua karena sudah lama mereka tidak bertemu.


Ai Ling membuka pintu mobil, lalu mereka berdua pun masuk ke dalam mobil, lalu Ai Ling pun melari kan mobilnya dengan kecepatan standar menuju ke suatu tempat yang telah mereka rencana.


Hampir satu jam akhirnya mereka tiba juga di tempat yang mereka tuju.


Ai ling memarkirkan mobilnya di tempat yang aman, lalu mereka keluar dari mobil.


Mereka berada di tepian pantai yang sangat indah.. banyak pohon Nyiur yang berdiri kokoh di atas hamparan pasir putih yang menhiasi sepanjang Pantai.


" sudah lama banget kita nggak kesini Ai Ling. " ujar Ingke.


" Iya Ingke... semuanya masih seperti dulu, pasir putihnya, Pohon Nyiur nya, juga air lautnya yang menghijau. membuat kita lupa pada segala keruwetan hidup ini. " kata Ai Ling.


" Ayo Ai Ling, kita ke tepi pantai, aku ingin bermain dengan riak gelombang. " ujar Ingke.


Lalu mereka berdua pun berjala menuju tepian pantai.


" Aku jadi kangen dengan teman-teman kita. kangen akan kebersamaan kita masa-masa di SMA. sayangnya Andrew sekarang berada di Australia dan Branly sudah menetap di Belanda. " ucap Ingke sedih ingat pada Andrew dan Branly yang sudah berada di Negara lain.


" Suatu waktu kita ajak mereka kesini untuk reuni. " kata Ai Ling sambil memungut batu kerikil dan melemparkan ke laut.


" Sekarang kita semua sudah Sukses seperti apa yang kita cita-citakan dulu. tapi rasanya ada yang kurang tanpa kebersamaan kita dengan mereka. " kata Ingke.


" Iya itu artinya sebuah persahabatan, selalu saling menopang bila ada yang jatuh. selalu ada yang menyulut semangat kita di saat h


kita hilang semangat. seperti yang di alami oleh Glenno saat ini, kita semua ikut merasakan. " kata Ai Ling sambil mereka berjalan terus.


Lalu Ingke duduk di atas sebuah batu sedang di bawah pohon Ketapang.


Ai Ling pun mengikuti duduk di samping Ingke.


" Tanpa terasa ya waktu yang berlalu, sekarang usia kita sudah 26 tahun. " ucap Ingke.


Sebagai seorang Dokter, Ingke kadang-kadang seharian dia hanya menghabis kan waktunya bersama para pasiennya, sehingga bagaimana pun rasa jenuh itu sering hadir dalam hatinya, tapi mau bagaimana lagi. itu telah menjadi tujuan hidupnya dan tetap di jalaninya dengan penuh keiklasan.


Mereka duduk dan menikmati pemandangan laut, membuat mereka masing-masing tenggelam dalam ilusinya.


Setelah puas menikmati pemandangan laut, mereka berdua pun beranjak dari pantai menuju ke Mobilnya.


Ai Ling pun membuka pintu mobil, lalu mereka berdua masuk, lalu Ai Ling pun menjalankan mobilnya meninggal Pantai itu.


πŸ‘‰ Bersambung ke Episode 26


Mdo 13032021


πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


Thanks ya bagi yang sudah membaca Novelku hari ini. jangan lupa Like Vote komentarnya dan Rate bintang 5 ya. πŸ™


Baca pula Novelku yang lainnya.


__ADS_1



__ADS_2