
Glenno yang gelisah, Jalan mondar mandir di sekitar depan ICU, Sebentar-sebentar dia menengok ke dalam, Melalui Kaca di tengah pintu.
Seorang Perawat keluar, Glenno lalu menghampiri nya dan Bertanya.
" Suster, Bagaimana perkembangan kesehatan Ibu Saya ? " tanya Glenno pada Perawat nya.
" Sudah agak membaik, Kita hanya menunggu Beliau sadar." kata Perawat tersebut.
" Baik lah, Terima-Kasih Suster." Ucap Glenno.
" Sama-sama Pak ! " Ucap Perawat itu.
Lalu Perawat itu pun Berlalu meninggal kan Glenno.
Ai Ling dan Ingke pun menghampiri Glenno dan berusaha untuk menguatkan nya.
" Kamu harus kuat Glenno, ini adalah cobaan Kecil yang masih harus kau lalui. bersabar lah, Tante Clarisa pasti akan sembuh, Tinggal menunggu waktu nya. " Kata Ai Ling, Menghibur nya.
" Iya, Sebentar lagi, Tante Clarisa pasti sadar." kata Ingke.
" Terima-kasih Ingke, Ai Ling, Kalian adalah Sahabat-sahabat ku yang baik." Ucap Glenno.
Sementara itu, Vanders telah tertidur, sambil duduk di atas kursi.
Glenno sengaja membiarkan nya, Dia tau kalau Vanders sangat Lelah, karena banyak menangis, memikir kan Mommy nya.
πΎπΎπΎ
Sekitar 2 Jam menunggu, Tiba-tiba seorang Perawat keluar dan memberitahu kan, Kalau Nyonya Clarisa telah sadar.
Tapi karena yang boleh masuk menjenguk hanya seorang saja, maka Ai Ling menyuruh Glenno saja yang masuk.
Glenno pun segera masuk keruang ICU, setelah mengena kan pakaian sterill. Glenno melangkah masuk dengan perlahan, Dia melihat Mommy nya masih menutup mata.
Dengan perlahan Glenno memanggil Mommy nya.
" Mommy.. !" Ucap Glenno lembut.
Dengan perlahan, Wanita paruh baya itu membuka mata nya.
" Aku dimana ?? " Tanya Nyonya Clarisa. Glenno memegang tangan Mommy nya.
"Mommy ada di Rumah-Sakit ! " kata Glenno. Nyonya Clarisa lalu melihat di Sekeliling nya.
" Kenapa aku ada di Rumah Sakit??" kembali Nyonya Clarisa bertanya.
" Tadi Mommy jatuh dari tangga. " kata Glenno
" Mommy Jatuh di tangga Glenno?? dimana Daddy mu, dimana
Vanders ?" tanya Mommy nya kembali.
Glenno sangat terkejut mendengar pertanyaan Nyonya Clarisa.
" Mommyyy !! ingatan Mommy telah pulih ? " Tanya Glenno senang.
" Apa Maksud mu Glenno ?" tanya Nyonya Clarisa
" Selama ini Mommy lupa, Mommy nggak ingat sesuatu tentang masa yang lalu. " jelas Glenno.
" Oh..!!! Aku Pusing.. ! " Ucap Nyonya Clarisa.
" Sebaik nya Mommy istirahat dulu, Jangan banyak berpikir. Tidur dulu Mom! " kata Glenno.
" Iya Glenno." Kata Nyonya Clarisa.
Lalu Glenno mengambil minyak Angin, Lalu di gosok kan di kepala Mommy nya.
Nyonya Clarisa pun menutup mata nya, Karena merasa pusing.
Glenno menekan Tombol yan ada di bagian atas sandaran tempat tidur.
Tak lama kemudian, Seorang perawat masuk.
" Ada apa Pak ?? " Tanya Perawat tersebut.
" Suster tolong, Ibu ku pusing kata nya." kata Glenno.
" Sabar ya Pak, Aku akan beritahu Dokter! " Kata Perawat tersebut.
" Baik lah Suster! " Ucap Glenno.
Lalu Perawat itu pun keluar dari Ruang ICU, meninggal kan Glenno.
Tak lama kemudian, Perawat tersebut pun segera kembali dengan seorang Dokter.
__ADS_1
Dokter itu segera menghampiri Nyonya Clarisa.
" Bagaimana keadaan nya sekarang?" tanya Dokter.
" Dokter, Selama ini Ibu saya menderita Amnesia, Namun tadi begitu sadar dari pingsan nya, Dia telah mengingat kembali, Apa yang selama ini dia lupa kan.
Tapi tiba-tiba, Ibu merasa sangat pusing. " cerita Glenno.
" Sebaik nya Ibu anda di biar kan istirahat dulu, jangan memaksa kan dia untuk ingat sesuatu." kata Dokter. Glenno pun mengangguk.
Dokter segera memeriksa Nyonya Clarisa.dan sesudah itu, dia mengajak Perawat untuk ikut dengan nya. lalu. mereka pun keluar dari Ruang ICU.
Glenno melihat Mommy nya yang tertidur dengan Nyenyak nya.
Dia mengikuti anjuran Dokter, Agar tidak mengganggu Tidur Mommy nya.
Sementara itu di Luar, Vanders telah terbangun dari tidurnya, Dia menanya tentang Mommy nya, Namun Ai Ling dan Ingke memberitahu, kalau Mommy telah sadar. Namun Ai Ling dan Ingke belum tau kalau Nyonya Clarisa telah sadar dari Amnesia nya.
Tak lama kemudian Perawat kembali kedalam kamar, Membawa resep obat dan di beri kan pada Glenno.
" Ini Resep dari Dokter, Tolong di beli sekarang Pak, Soal nya mau di suntik ke botol infus,
Agar bisa menghilang kan rasa pusing nya. " kata Perawatnya.
" Baik lah Suster ! " kata Glenno.
Lalu Glenno pun berjalan keluar dengan membawa resep obat tersebut.
ketika Ai Ling dan Ingke melihat Glenno keluar, Langsung menemui nya dan bertanya.
" Bagaimana keadaan Tante Glenno?" Tanya Ai Ling
" Mommy Telah sadar, Dan suatu Mujizat telah terjadi, Ingatan Mommy telah Pulih kembali !" kata Glenno, Ai Ling dan Ingke serta Vanders terkejut.
" Apa? Mommy sudah ingat bisa kembali? bagaimana Kakak bisa mengetahui nya ? " Tanya Vanders.
" Karena begitu melihat ku, Mommy lalu menanya kan Daddy dan Kamu!" Mendengar itu, Vanders sangat senang.
" Tapi Mommy belum boleh banyak bicara, menurut Dokter, Mommy harus di biar kan istirahat dulu, sampai kesehatan nya benar-benar pulih, karena tadi begitu ngomong dengan ku, tak lama Mommy langsung merasa sangat Pusing." Cerita Glenno.
" Puji Tuhan, Semoga Tante cepat pulih." Ucap Ai Ling.
" Oh Iya, aku beli Obat dulu, untuk mau di suntik ke infus ." kata Glenno,
Lalu berjalan pergi meninggal kan mereka, Menuju ke Apotik yang ada di Rumah-Sakit itu.
Glenno membiar kan Mommy nya terlelap dalam tidur nya.
πΎπΎπΎ
Vanders Masuk ke dalam Ruang ICU menengok Mommy nya.
Sesudah itu, Vanders keluar, Karena Mommy nya masih tertidur, mungkin pengaruh obat yang di beri kan oleh dokter tadi.
Ai Ling dan Ingke pun pamit untuk Pulang, karena hari sudah kelewat sore.
" Glenno, sudah sore, Kita pamit pulang dulu ya." kata Ai Ling.
" Iya Glenno, Nanti besok kami datang lagi ! " kata Ingke.
" Baik lah Ai Ling, Ingke. Terima-kasih banyak ya. Oh iya, Ai Ling, Aku titip Vanders ya. ! " kata Glenno.
" Iya Baik lah, Aku akan mengantar nya sampai di Rumah ! " kata Ai Ling.
" Vanders, Nanti ikut Kak Ai Ling, ya ! Kamu pulang Istirahat, Kan besok mau Sekolah. " kata Glenno.
" Baiklah Kak !" Jawab Vanders.
Lalu mereka bertiga pun meninggal kan Rumah-sakit.
Setelah mereka pergi, Glenno pun. mencoba untuk menelpon Dean, Asisten pribadi nya, Agar menyiap kan beberapa Bodyguard untuk berjaga-jaga di Rumah-Sakit, Dan Juga di Rumah tinggal mereka. Karena pada malam ini, Vanders akan tinggal sendiri di rumah.
πΎπΎπΎ
Nyonya Clarisa terbangun ketika hari telah malam.
Dia melihat Glenno yang sedang berada di dekat nya, Lalu dia pun
memanggil Glenno.
" Glenno ! " panggil Nyonya Clarisa.
" Ohh Mommy sudah bangun. " ucap Glenno.
" Glenno, kenapa kamu nggak istirahat." kata Nyonya Clarisa, begitu melihat Glenno yang sedang duduk di samping tempat tidur menemani diri nya.
__ADS_1
" Nggak apa Mom." Jawab Glenno.
" Glenno, Tolong beri Mommy air, Mommy merasa haus. !" kata Nyonya Clarisa. lalu Gleno pun segera mengambil Air, Dan memberi kan pada Mommy nya.
" Mommy Istirahat dulu ya, Jangan banyak bicara, Biar cepat sembuh dan Mommy bisa cepat pulang ke rumah." Kata Glenno.
" Baiklah Glenn ! " kata Nyonya Clarisa.
" Sekarang Mommy makan ya, Biar Glenno yang suapin." kata Glenno.
" Iya Glenno ! " Ucap Nyonya Clarisa.
Glenno menolong Mommy nya untuk duduk, Lalu dia mengambil Makanan dari atas meja, dan dia pun menyuapi Mommy nya.
" Maka yang banyak Mom, biar Mommy kuat dan bisa cepat pulang ke Rumah, Kasihan Vanders sendiri di rumah." Kata Glenno.
" Mommy ingin cepat pulang, berkumpul dengan kalian lagi. Apakah Daddy mu Sehat kan Glenno ?" tanya Nyonya Clarisa, Glenno terkejut, Namun dia berusaha sebisa mungkin untuk menahan perasaan nya.
" Semua nya baik-baik saja Mom." kata Glenno.
" Syukur lah, Glenno, Cukup ya, Mommy udah kenyang." Kata Nyonya Clarisa.
" Baik lah Mom. " kata Glenno, Lalu meletak kan piring bekas makan Mommy nya Di atas meja, Dan mengambil air, untuk Mommy nya.
Seorang Perawat Baru, Masuk, menghampiri Glenno.
" Pak, Ibu sudah bisa di pindah kan ke kamar Rawat Inap, Sekarang juga, Pak ke Ruang Administrasi, Untuk mengurus nya. " Kata Perawat nya.
" Baik lah Suster ! sekarang Ya ? " Tanya Glenno.
" Iya, Sekarang !" Jawab Perawatnya.
Lalu Glenno pun memberitahu Mommy nya bahwa dia akan ke bagian Administrasi, untuk mengurus pindahan ke Kamar inap.
Glenno segera keluar menuju ke Kantor Administrasi.
Ketika Glenno Sampai ke Bagian Administrasi.
" Selamat Malam Bu, Saya mau mengurus pindahan Ibu saya ke Kamar Inap. " kata Glenno.
" Atas nama Ibu Siapa Pak ? " Tanya petugas nya.
" Atas Nama. Nyonya Clarisa." kata Glenno.
" Maaf Pak, Disini belum ada pemberitahuan, kalau Nyonya Clarisa akan pindah ke Ruang Rawat inap malam ini, biasanya kalau memang pindah, di pagi atau siang hari. !" jelas Petugas itu.
" Tapi bu, Perawat sendiri yang memberitahu ku. !" jelas Glenno.
" Coba Aku telpon ke Petugas Jaga!" kata Petugas Admin itu
Lalu dia pun segera menelpon ke Ruang Perawat yang bertugas di malam itu.
Sesudah selesai telpon, Dia pun menggeleng kan kepala.
" Belum Pak, Belum ada perintah dari Dokter untuk di pindah kan. " kata Ibu itu.
" Lalu, Siapa Perawat tadi ? Jangan- jangan Mommy ku dalam Bahaya!" kata Glenno Lalu berlari menuju ke Ruang ICU.
Sementara lari, dia menyambung kan telpon ke Dean.
" Dean, Perintah kan Anak-anak segera merapat ke Depan Ruang ICU, Mommy dalam bahaya ! " Sesudah memerintah kan Dean, Glenno lalu memati kan Hand-phone nya.
Dean yang mendengar nya, Lalu meminta para Bodyguard untuk menyebar di Rumah-Sakit, Sebagian ke ICU, Sebagian Di seputar Rumah-Sakit.
Dugaan Glenno benar, Begitu masuk ke ruang ICU, Glenno melihat, Mommy nya sudah tak ada di atas pembaringan. Sedangkan Slang Infusnya sudah terlepas dan menggelantung di atas, Glenno merasa panik, Dan tanpa pikir panjang, Glenno pun Berlari keluar dari Ruangan ICU dengan tidak membuka baju Sterill. dia mendapat kan Para Bodyguard Nya.
" Mommy ku Di Culik, Cepat Cari. menyebar di seputar Rumah Sakit ini." Perintah Glenno.
Lalu para Bodyguard nya pun segera Berpencar.
Glenno kembali menghubungi Dean
" Dean. Mommy di Culik. " kata Glenno Lalu berlari menuju ke Pos Sekurity.
π Bersambung ke Episode 32
Mdo07042021
ππΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Thanks ya bagi yang sudah membaca Novelku hari ini. jangan lupa Like Vote komentarnya dan Rate bintang 5 ya. ππ
Mampir juga di Novel ku yang lainnya.
Melangkah di Tengah Badai
__ADS_1
Gaun Pengantin Buat Ellena