Misi Rahasia Psikolog Cantik

Misi Rahasia Psikolog Cantik
Episode 15 Gaun berlumur darah


__ADS_3

Dengan bantuan senter dari hand phone, Dante mencari-cari letaknya saklar lampu dan akhirnya dia menemukan nya lalu di nyalakan dan teranglah dalam ruangan tersebut.


" kita usahakan untuk mencari jejak jejak pembunuh, siapa tahu ada disini. " kata Dante. dan mereka pun mulai menelusuri mula dari tangga di bawah kamar nya tuan George. tapi tak ada jejajk atau bercak darah setitik pun. tapi begitu sampai di bawah tumpukan karton Ai Ling melihat ada beberapa tetesan darah yang sudah mengering


" Dante, coba kamu lihat ini ! " kata Ai Ling. Dante pun mendekati nya.


" benar ini adalah tetesan darah yang sudah kering. kita coba menelusuri nya. " kata Dante


sambil mengikuti tetesan-tetesan darah itu.


" Ai Ling, ini ada sebuah anting -anting sama seperti yang kita dapat di Hotel. kamu bawa tidak ? " tanya Dante.


" ada. ! " jawab Ai Ling sambil mengambilkan anting-anting sebelah yang mereka temu kan di Hotel.


" ini ! " kata Ai Ling, lalu mencocok kan dengan anting-anting yang ada di tangan Dante.


" sama !!" hampir bersamaan mereka ucap kan.


" jadi benar anting-anting ini adalah milik pembunuh tersebut. " kata Dante.


" iya benar " jawab Ai Ling


Lalu mereka pun mengikuti jejak tetesan darah tersebut, sampai terakhir mereka tiba di salah satu tumpukan karton.


Dante berhenti disitu lalu mencoba menurunkan karton yang berada di bagian atas. Dante segera membuka nya, tapi isi nya hanya buku buku yang mungkin tidak terpakai lagi. lalu Dante pun singkirkan dus tersebut dan mengambil karton berikut nya, isi nya juga sama. Tapi Dante tetap sabar dan dia pun mengambil Karton yang ketiga, karton ketiga ini agak ringan dari yang dua itu.


Dante segera menurunkan karton tersebut dan membuka nya. mata Dante dan Ai Ling langsung terbelalak melihat nya, di dalam karton tersebut berisi sebuah gaun yang berlumur darah yang sudah mengering dan mengeras. ada juga sebilah belati yang juga berlumur darah yang sudah kering. dan sebuah selimut juga penuh dengan darah yang sudah mengering.


Dante dan Ai Ling saling menatap. lalu Dante mengankat karton tersebut dan singkirkan di tempat yang aman. lalu Dante dan Ai Ling serta Sonny pun segera keluar dari ruangan bawa tanah tersebut dan mereka keluar di taman samping rumah lalu mereka menutup kembali pintu rahasia itu.


Dante mendekati Sonny dan Ai Ling, lalu mereka bertiga pun berunding.lalu Dante menyuruh Sonny untuk memerintahkan anak buah nya untuk memperketat kan penjagaan dan seorang pun tidak boleh di perkenan kan untuk keluar dari Rumah, termasuk Nyonya Clarisa dan para pelayan.


Dante segera menelpon pimpinan nya untuk datang agar bisa menyaksi kan penemuan mereka.


Tak lama kemudian sebuah mobil Polisi memasuki Area halaman rumah Tuan George dan Pak Tobby, Komandan Polisi itu pun segera keluar dari mobil nya beserta beberapa orang bawahan nya.


Penjagaan pun tambah di perketat kan.


Mereka kembali membuka pintu rahasia yang ada di taman samping rumah tersebut.


Lalu setelah melihat dan mendengar kan penjelasan dari Dante dan Ai Ling, lalu Dante membuka pintu rahasia yang menuju ke kamar nya Tuan George, Dante berhasil dan mereka pun keluar lewat pintu itu menuju kekamar Tuan George dan kembali Dante menjelaskan pada Pak Tobby lalu sesudah itu mereka pun keluar melalui pintu kamar dan menuju keruang tamu.


🍂🍂🍂


Nyonya Clarisa yang dari tadi merasa gelisah, membuat nya duduk tidak tenang. apalagi dia mendengar dan melihat sebuah mobil Polisi kembali memasuki halaman Rumahnya. dia tambah gelisah seakan-akan ada bom waktu yang siap untuk meledak.


Glenno heran melihat kegelisahan Mommy nya dengan wajah yang pucat seperti orang yang sedang di landa ketakutan.


Tuan Garry dan Nyonya Lusya sedang Cemas menunggu didalam kamar.


" Pak, apakah sebaiknya kita keluar saja ? " kata Nyonya Lusya.


" aku juga cemas, bagaimana dengan keadaan di luar. " kata Tuan Gerry


" baiklah kita keluar Pak. ! " kata Nyonya Lusya kembali.


" Ayoo ! " Ajak Tuan Garry. lalu membuka pintu dan melangkah keluar.


Sampai di ruang keluarga mereka menengok ke depan di ruang tamu, kelihatan Nyonya Clarisa , Glenno dan Vanders sedang duduk diam semua nya.


Nyonya Lusya dan Tuan Garry pun berjalan keluar menemui mereka, dan segera duduk di sofa bergabung dengan mereka.


" Bagaimana hasil penyelidikan nya ? " tanya Tuan Garry pada Glenno.


" belum selesai Opa ! " Ucap Glenno.

__ADS_1


Lalu mereka semua terhanyut dalam diam.


Tak lama kemudian, keluarlah Dante dan


Ai Ling bersama Komandan Polisi, Pak Tobby.


Mereka keluar dari kamar nya Tuan George dan segera keruang tamu mendapatkan tuan rumah yang sedang duduk berkumpul.


Lalu Dante memanggil Glenno untuk berbicara.


" Glenno, kami telah menemu kan sebuah ruang bawah tanah dari Kamar Tuan George menuju keluar di taman samping rumah. dan bukti pembunuhan pun telah kami dapat. dan kami akan membawa Mommy mu beserta pelayan Wanita yang ada didalam rumah ini untuk di introgasi.kami tidak tau gaun itu milik siapa. " Dante menjelaskan pada Glenno.


" Baiklah, aku serahkan semua nya pada pihak kepolisian. untuk menuntas kan kasus ini. " kata Glenno.


Lalu Pak Tobby pun menghampiri Nyonya Clarisa.


" Maaf Nyonya Clarisa, berdasar kan bukti bukti yang telah kami dapat kan, kami akan membawa anda beserta semua pelayan wanita yang ada di rumah ini ke kantor polisi untuk proses pemeriksaan. " kata KomPol Tobby.


" Kenapa harus saya ? kenapa tidak para pelayan saja ? " tanya Nyonya Clarisa .


" maaf, kami tidak bisa mengatakan jika anda tidak terlibat, itu bisa saja terjadi berdasar kan bukti-bukti yang telah kami kumpul kan. " kata Pak Tobby Kembali.


" Mana mungkin Pak, mana mungkin saya membunuh suami saya sendiri ? ! " seru Nyonya Clarisa.


" kami tidak mengatakan begitu, sebaik nya Nyonya ikut kami saja, nanti di kantor polisi baru kita periksa !" kata Pak Tobby.


" Jangan membawa Mommy ku ! kata Vanders Sambil menangis.


Nyonya Lusya pun menangis di pelukan Tuan Garry, Glenno menghibur Oma nya.


" sabar Oma, ini baru tahap pemeriksaan ! " bujuk Glenno.


Lalu polisi Sonny mengumpul kan para pelayan dan menggiring mereka masuk ke dalam mobil.


Tuan George. Tuan Garry, Nyonya Lusya dan Glenno serta Vanders menatap kepergian Mommy nya dengan air mata berlinang.


" Kalau benar Clarisa sendiri yang melakukan, ada apa di balik semua ini ? " gumam Tuan Garry.


" yah.. aku kira selama ini di antara mereka tak ada apa-apa, mereka selalu hidup saling menyayangi. " ucap Nyonya Lusya.


" iya.. aku jadi heran..! " ucap Tuan Garry.


Glenno mengajak Opa dan Oma nya masuk istirahat ke kamar mereka.


" Opa dan Oma sebaik nya istirahat dulu di kamar ya. ! " ucap Glenno


" baiklah ! " kata Nyonya Lusya.


Lalu Tuan Garry dan Nyonya Lusya pun segera berjalan masuk ke kamar mereka.


" kamu juga Vanders, sebaik nya kamu istirahat di kamar saja. " ucap Glenno.


" baiklah kak ! " Vanders pun segera naik ke lantai dua dan masuk ke kamar nya.


Tinggal Glenno sendiri duduk di ruang tamu sambil merenung kan kejadian demi kejadian, semua nya bagai kan mimpi.


Glenno coba menghubungi Ai Ling.


" haloo Glenno.. " sapa Ai Ling di telpon


" haloo Ai Ling, bagaimana kelanjutan nya. " tanya Glenno


" Glenno, masalah ini sekarang Polisi yang tangani, tapi Aku rasa Mommy mu yang sebagai pelaku tunggal. " kata Ai Ling


" aku kasihan Vanders, dari tadi sedih terus. " kata Glenno.

__ADS_1


" kamu juga yang sabar ya. " kata Ai Ling.


" Iya Ai Ling, Terima kasih ya kamu telah berhasil mengungkap kan kasus ini " ucap Glenno.


" sama sama Glenno, itu sudah menjadi tugas aku dan aku senang hati melakukan nya. " ucap Ai Ling.


🍂🍂🍂


Sementara itu di ruang tertutup satu demi satu para pelayan di periksa, mulai dari bu Ranny yang bekerja sebagai kepala pelayan di rumah Tuan George.


" Bu Ranny, pada malam kejadian pembunuhan, ibu berada dimana ? " tanya Pak Tobby.


" maaf Pak, pada malam itu saya ada di rumah tidak kemana-mana. " jawab bu Ranny


" Kalau begitu, apa kah malam itu ibu ada mendengar suara-suara yang mencurigakan ?


kembali Pak Tobby bertanya.


" saya sama sekali tidak mendengar


suara -suara apa pun yang membuat curiga! " ucap bu Ranny.


Pak Tobby lalu berdiri dan mengambil sesuatu dari dalam karton yang tadi di bawa dari ruang bawah tanah di rumah Tuan George.


Lalu Pak Tobby mengeluar kan sebuah gaun yang berlumuran darah yang sudah kering.


bu Ranny melihat nya dan terkejut.


" apakah ibu tahu siapa pemilik gaun ini ? " tanya Pak Tobby pada bu Ranny.


" itu...! itu...gaun itu, punya Nyonya Clarisa.. ! " kata bu Ranny. " jadi Nyonya Clarisa ?? " bu Ranny sambil menutup mulut nya dengan kedua tangan nya. dia tak bisa melanjut kan kata-kata nya.


" apa kah ibu yakin gaun ini milik Nyonya Clarisa ? " tanya Pak Tobby


" benar Pak ! gaun ini Nyonya pakai sewaktu Nyonya berangkat ke Singapore hari itu " kata bi Ranny.


" baik lah ibu Ranny, terima kasih atas keterangan yang telah ibu berikan " kata Pak Tobby.


Pak Tobby memanggil seorang bawahan nya dan mengantar kan bu Ranny keluar dan kembali membawa masuk seorang pelayan lain nya.


" selamat siang bu Sarah, pada malam Tuan George terbunuh, anda sedang berada dimana ? " tanya Pak Tobby.


" malam itu saya berada dengan teman-teman di dalam kamar kami di bagian belakang dekat dapur. " kata bu Sarah


" apakah malam itu anda ada mendengar kan suara-suara yang mencurigakan ? " kembali Pak Tobby bertanya.


" tidak, saya tidak mendengar suara apa pun, apa lagi kamar kami kan jauh dari kamar Tuan George." ucap bu Sarah.


Lalu Pak Tobby pun memperlihat kan gaun yang penuh darah yang sudah mengering itu. Bu sarah juga terkejut melihat gaun tersebut.


" apakah anda pernah melihat dan tau siapa pemilik gaun ini? " tanya Pak Tobby sambil memperlihat kan gaun yang penuh darah itu.


" ya.. ! gaun itu punya Nyonya Clarisa, di pakai sewaktu Nyonya berangkat ke Singapore hari itu. " kata bu Sarah


" baiklah terima kasih ! saya kira sudah cukup penjelasan anda." kata Pak Tobby.


lalu setelah itu, satu demi satu para pelayan di Introgasi dan mereka di ijin kan untuk pulang.👉 bersambung


Mdo 19022021


🌻🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terima kasih ya untuk yang sudah mampir di hari ini. jangan lupa untuk :


Like Vote Komen Tip dan Bintang 5. 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2