Misi Rahasia Psikolog Cantik

Misi Rahasia Psikolog Cantik
Episode 29 Siapa sebenar Vanda.


__ADS_3

" Kalau begitu kita merubah arah tujuan mobil kita Pak ! " Kata Glenno


" Baiklah Tuan Muda. " ucap Pak Erick.


Lalu Pak Erick pun merubah arah tujuan mereka menuju ke Kantor Polisi.


Dante telah menunggu di bagian depan Kantor Polisi.


Mobil itu masih mengikuti mereka terus, tapi ketika Pak Erick membelok kan mobil ke halaman Kantor Polisi, Mobil itu berjalan melaju ke arah depan.


Dia merasa terkecoh oleh mobilnya Glenno.


Glenno keluar dari mobil menemui Dante yang telah menunggu di depan kantornya.


" Selamat Pagi Dante ! " Sapa Glenno, Sambil berjalan menghampiri Dante.


" Pagi Glenno ! " Ucap Dante.


" Dante, Kamu perhatikan, ketika kami membelok kesini, mobilnya pun melaju terus kearah sana. " jelas Glenno. Dante tersenyum.


" Iya, aku tadi melihat nya, tapi sayang, aku nggak sempat melihat Plat nomor nya ! " ucap Dante sedikit kecewa.


Mereka tak sadar bila tadi Vanders pun ikut turun dan berdiri di belakang mereka.


" Aku sempat Foto Plat nomormya kak ! " kata Vanders dari belakang Glenno. Glenno kaget mendengar suaranya Vanders.


" Kamu tadi sempat Foto ? " tanya Glenno pada Vanders.


" Iya Kak ! " ucap Vanders, Sambil memperlihatkan Fotonya pada Glenno dan Dante.


Memang benar, Vanders berhasil mengambil foto Mobil tersebut, lengkap dengan Plat nomornya.


" Ini adalah sesuatu yang baik. " Kata Dante. Lalu Dante menyuruh Vanders untuk mengirim kan Foto itu ke Hand-phonenya Dante.


Lalu Vanders pun segera mengirimkan nya.


" Besok Waktu ku untuk melacak mobil tersebut. " kata Dante.


Glenno pamit pada Dante, untuk pulang ke Rumahnya.


" Yang penting kamu harus extra hati-hati, lindungi keluarga mu, Glenno ! " kata Dante.


" Iya Dante, aku akan mencari Beberapa orang untuk berjaga-jaga di sekitar rumah ku ! " kata Glenno.


" Itu sangat baik Glenno. terutama untuk Nyonya Clarisa, aku kira Psikopat itu masih mengincar nyawa Nyonya Clarisa ! dan sudah pasti, dia akan menyuruh kaki-tangannya untuk melakukan semua itu, walau sekali pun diri nya dalam kurungan ! " Jelas Dante pada Glenno.


" Baiklah Dante, aku akan selalu waspada ! Okey sekarang aku pamit dulu ya, Kasihan Mommy menunggu lama di Mobil. " kata Glenno lalu menjabat tangan Dante.


" Terima-kasih sudah mau menolong ku. " ucap Glenno.


" Sama-sama ! Tetapi perjuangan kita masih berlangsung. Bersabar lah, semuanya akan berakhir. " ucap Dante tersenyum.


" Aku percaya Pada Kalian berdua, Kamu dan Ai Ling. " Ucap Glenno tersenyum.


Lalu Glenno dan Vanders pun berjalan menuju ke mobil, meninggal kan Dante, yang masih berdiri memandang mereka, sampai mereka pun masuk kedalam mobil dan meninggal kan Kantor Polisi.


Sesudah tiba di rumah, pak Erick pun memarkir kan mobilnya di Halaman samping rumah, Lalu Nyonya Clarisa, Vanders dan Glenno pun keluar dari mobil dan segera masuk ke dalam Rumah.


" Rumah terasa sunyi ya, setelah Opa dan Oma pulang. " ucap Vanders sedih.


" Kan ada Mommy sayang ! " ucap Nyonya Clarisa Sambil merangkul Vanders dari belakang.


" Iya Mom ! " ucap Vanders mencoba untuk tersenyum.


" Mommy, aku ke kamar ku dulu ya. " Kata Vanders.


" Iya Nak, Mommy juga mau istirahat ! " kata Clarisa.


Lalu Vanders pun naik ke tangga dan menuju ke kamarnya yang berada di lantai dua.


Nyonya Clarisa juga berjalan menuju ke kamar nya.


Glenno juga merasa kehilangan, setelah Opa dan Oma nya pulang ke Swiss. Sebenarnya Glenno masih ingin menahan Opa dan Oma nya dulu, untuk sementara waktu, tapi dia juga sangat khawatir dengan keselamatan Opa dan Oma nya. Karena dia tau kalau anak buah nya Clarina pasti masih berkeliaran di sekitar mereka.


Glenno pun segera masuk ke Kamar nya, dan membaring kan tubuhnya di atas ranjang nya.


🌾🌾🌾


Di lain tempat Ai Ling Mendapat Informasi Dari Orang suruhan nya yang mengecek tentang Vanda.


Akhirnya dia mengetahui Siapa itu Vanda sebenarnya.


Vanda adalah seorang mantan Napi yang baru Satu tahun ini keluar dari Penjara, Karena terlibat kasus Pembunuhan terhadap Pimpinan tempat dia bekerja.


Dia telah menggelapkan uang Perusahaan, dan di ketahui oleh Pimpinan nya, lalu dia mencari cara, dan akhirnya dia berhasil membunuh Bos nya dengan cara memberi racun di minuman Bos nya.


Tetapi dia tidak sadar, kalau ada Cctv, akhirnya semua perbuatan nya terekam di Cctv.

__ADS_1


" Bagus, semuanya tersusun rapi. " batin Ai Ling.


Lalu Ai Ling Menelpon Dante untuk mencerita kan semua nya.


Dante pun mencerita kan pada Ai Ling mengenai Mobil yang mengikuti mobilnya Glenno, dan meminta bantuan Ai Ling agar mereka berdua akan melacak nya. Ai Ling pun segera mencatat nomor plat mobil yang mengikuti mobilnya Glenno tersebut.


Sesudah Selesai berbicara dengan Dante, Ai Ling pun menyimpan Hand-phone nya di dalam tas, lalu dia pun pamit pada Orang tuanya.


Ai Ling pun melaju kan mobilnya menuju ke Rumah nya Ingke, karena dia tahu hari ini Ingke tidak praktek.


Ai Ling memarkir kan mobilnya di depan pagar rumahnya Ingke.


Lalu dia pun keluar dari mobil dan masuk ke dalam halaman rumah Ingke dan menuju ke depan pintu rumah.


Ai Ling pun menekan bel yang ada di bagian kanan di samping pintu utama.


Ingke yang telah mengetahui kedatangan Ai Ling, segera keluar menemui Ai Ling di teras Rumahnya.


" Haii ! " Sapa Ingke, melihat Ai Ling sedang berdiri dan berbalik belakang menghadap ke bagian luar.


" Haii Juga ! " Ucap Ai Ling, Ai Ling lalu membalik dan melihat Ingke.


" Masuk yuk ! " Ajak Ingke sambil berjalan masuk ke ruang tamu.


Ai Ling lalu berjalan masuk mengikuti Ingke. Dan Mereka duduk di Ruang tamu.


" Dari mana saja Ai ? " tanya Ingke


" Aku dari rumah ku !" jawab Ai Ling.


" Bagaimana dengan hasil penyelidikan tentang Vanda ? " tanya Ingke pada Ai Ling.


" Aku sudah memperoleh hasilnya. " kata Ai Ling.


" Jadi sebenarnya dia ?" tanya ingke.


" Vanda adalah Seorang Residivis, Dia di penjara karena telah meracuni Bos tempat dia bekerja.


Dia bekerja di Perusahaan XX, Saat itu posisi nya sebagai Manager Keuangan, Suatu saat, dia berhasil menggelap kan Uang Perusahaan dalam jumlah yg cukup besar.


dan ini di Ketahui oleh Bos nya, Namun sebelum Bos nya bertindak, Suatu hari Bos nya di temu kan meninggal akibat keracunan di ruang kerjanya. Setelah Polisi menyelidiki, dan melihat di Cctv, Akhirnya di ketahui bahwa Vanda lah yang telah memberi racun di minuman Bos nya. Akhirnya dia di tangkap dan di penjarakan.


" Wow, sadis banget orangnya. " ucap Ingke.


Seorang pelayan datang membawa kan 2 gelas Juice Lemon dan sepiring snack, lalu di letak kan di atas meja di depan mereka berdua.


" Silahkan di minum Non ! " ajak Bi Arum Pelayan nya Ingke.


" Sama-sama Non. " jawab Bi Arum. dan Sesudah itu, Bi Arum pun berjalan masuk kembali ke dapur.


" Jadi begitu cerita nya Ingke. " kata Ai Ling.


" Itu mungkin yang membuat Clarina memanfaat kan Vanda untuk menerus kan misi nya !" kata Ingke.


" Iya ! Lalu tadi, Ketika Selesai mengantar Opa dan Oma nya Glenno ke Bandara, Dan sesudah Opa dan Oma nya Berangkat, Glenno, Mommy nya dan Vander kembali pulang ke rumah, dari Bandara mereka di buntuti oleh mobil yang tak di kenal, lalu Glenno menelpon ku dan memberi tahu, aku langsung menelpon Dante, Dante menyuruh mereka terus ke kantor Polisi, jangan ke rumah nya dulu.


mereka mengikuti petunjuk Dante. Dante pun menunggu di depan Kantornya. Begitu mereka tiba dan membelok masuk ke halaman Kantor Polisi, mobil tersebut yang merasa terkecoh, langsung melari mobil nya dengan laju dan menghilang. tapi untung, Vanders masih sempat foto sehingga dapat melihat Plat nomornya. " Ingke dengan serius mendengar cerita Ai Ling.


" Kalau begitu, Keluarga Glenno masih terancam bahaya. " kata Ingke.


" Iya. Mereka dalam bahaya. " ucap Ai Ling.


" Sebenar yang di incar adalah Nyonya Clarisa. Aku pikir sebaiknya bila untuk sementara Nyonya Clarisa berangkat ke Swiss dulu, nanti telah aman, baru balik lagi. " kata Ingke sambil memandang Ai Ling.


" Aku punya pikiran juga sama dengan mu, hanya aku belum mengusul kan pada Glenno. " ucap Ai Ling.


" Bagaimana bila sekarang kita ke rumah Glenno ?" ajak Ingke.


" Boleh juga, tapi coba kamu yang menelpon nya, untuk menanya kan posisi nya. " kata Ai Ling pada Ingke.


" Baiklah !" ucap Ingke. Lalu Ingke mencoba untuk menelpon Glenno. .


" Haloo Ingke.. ! " Sapa Glenno.


" Iya haloo Glenno, Posisi kamu dimana ? " tanya Ingke.


" Aku di Rumah Ingke ! " ucap Glenno.


" Aku dan Ai Ling Mau ke rumahmu sekarang, apa kah nggak mengganggu istirahat mu ?" tanya Ingke.


" Nggak kok Ingke, datang saja ! aku tunggu ya !" ucap Glenno.


" Baiklah kami akan OTW. " ucap Ingke.


" Okey, aku tunggu ! " jawab Glenno.


Lalu Ingke pun mengakhiri panggilan nya.

__ADS_1


" Glenno menunggu kita." kata Ingke, memandang Ai Ling.


" Kalau begitu kita OTW ! " kata. Ai Ling.


Lalu mereka berdua pun bersiap-siap untuk ke rumah Glenno.


Ai Ling pun berjalang keluar menuju ke mobil nya, Sedang kan Ingke mengikutinya dari belakang, karena tadi dia menunggu Bi Arum untuk menutup pintu rumah nya.


Ai Ling pun membuka pintu mobilnya dan mereka berdua pun masuk kedalam mobil.


Ai Ling pun melaju kan mobil nya diatas aspal, Sampai di pertengahan jalan, Hujan gerimis pun turun membasahi bumi. Dalam beberapa hari ini sering turun hujan, sehingga Warga kota pun selalu waspada, karena takut banjir.


Ai Ling menjalan kan mobil nya dengan santai, sambil mendengar kan Lagunya Hanin Dhiya yang di putarkan Ingke dari Hand phone nya.


🌿


Biar Waktu hapus sedihku.


.Tak ku mengerti Dan tatap matamu


Seringku bertanya-tanya benarkah ini


Tak lagi ku rasa Hangat cintamu


Hampa rasanya saat peluk dirimu


Oh dimana kah


Kau yang dulu mencintaiku


Kini kau telah berubah


Kau acuhkan diriku


Biar waktu yang merelakan


Setiap keping kenangan


Tuk hapus sedihku


Tak lagi ku rasa


Hangat cintamu


Hampa rasanya saat peluk dirimu


Oh dimana kah


Kau yang dulu mencintaiku


Kini kau telah berubah


Kau acuhkan diriku


Biar waktu yang merelakan


Setiap keping kenangan


Tuk hapus sedihku


Oh dimana kah


Kau yang dulu mencintaiku


Kini kau telah berubah


Kau acuhkan diriku


Biar waktu yang merelakan


Setiap keping kenangan


Tuk hapus sedihku


🌿


Mereka berdua pun terhanyut dalam Alunan suara nya Hanin Dhiya.


πŸ‘‰ Bersambung ke Episode 30


Mdo 27032021


πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


Thanks ya bagi yang sudah membaca Novelku hari ini. jangan lupa Like Vote komentarnya dan Rate bintang 5 ya. πŸ™πŸ™


Baca juga Novelku yang lainnya :

__ADS_1


Melangkah di Tengah Badai


Gaun Pengantin buat Ellena


__ADS_2