Misi Rahasia Psikolog Cantik

Misi Rahasia Psikolog Cantik
Episode 7 Pertemuan


__ADS_3

Glenno melajukan mobilnya menuju Cafe Jr setibanya disana dia segera memarkirkan mobilnya diparkiran dan diapun keluar dari mobil dan langsung masuk kedalam Cafe.


dia melihat sekeliling, namun belum nampak Ingke dan Ai Ling.. lalu dia mencari tempat duduk yang kosong sambil menunggu kedatangan kedua orang sahabatnya itu.


Tak lama kemudian tampaklah Ingke berjalan masuk kedalam Cafe bersama dengan seorang gadis cantik, bertubuh tinggi semampai, berambut coklat kehitaman, panjang sepinggang dan bergelombang.. memakai celana jeans dan blouse kaos berwarna biru muda polos.


dia adalah Ai Ling.


Mereka berduapun berjalan masuk menuju kedalam Cafe dan melihat Glenno, lalu merekapun menuju ketempat duduk Glenno.


" Haii Glenno... !! " sapa Ingke dan Ai Ling hampir bareng.


" haiii Ai Ling.. Ingke.. !! " ucap Glenno


" Apa kabar Glenno..? " ucap Ai Ling sambil mengulurkan tangannya dan cipika cipiki dengan Glenno. lalu mereka duduk.


" aku baik Ai ling, kamu yang lama nggak ada beritanya. " ucap Glenno.


" Kalian mau makan apa ?" tanya Glenno sambil memanggil pelayan. pelayanpun datang


" hmm aku Mie goreng saja " kata Ingke.


" aku juga mie goreng. " kata Ai Ling.


" kalau begitu sama saja. aku juga mie goreng, kalian minumnya ? " kata Glenno.


" Lemon tea. " ucap Ingke dan Ai Ling serentak.


" Kami pesan 3 porsi mie goreng spesial dan 3 gelas lemon tea. " kata Glenno pada pelayannya dan pelayanpun segera mencatatnya.. lalu membawa masuk catatannya ke pantry.


Setelah pelayannya pergi, Ai Ling melanjutkan ceritanya kembali.


" maafkan aku ya nggak beri kabar kalian,


aku 1 tahun berada di Beijing, 2 tahun di Haikou.untuk memperdalamkan ilmuku disana jadi nggak hubungan internert keluar. tapi Syukurlah, pendidikan ku telah selesai dan aku boleh balik lagi kesini. " kata Ai Ling


" ooh Pantes kamu nggak pernah hadir didunia maya.. " ucap Glenno tersenyum.


" Glenno, aku turut berdukacita ya atas meninggalnya Ayahmu. maaf aku nggak bisa hadir saat itu. " ucap Ai Ling


" iya nggak papa Ai Ling, aku mengerti. " ucap Glenno.


" Glenno.. aku telah ceritakan semua kejadiannya pada Ai Ling. " ucap Ingke


" Iya Ingke sudah ceritakan padaku Glenno. " kata Ai Ling


" tentang apa Ai Ling ? " tanya Glenno


" tentang pembunuhan Ayahmu.. aku ikut prihatin ya Glenno. !" ucap Ai Ling.


" Thanks ya Ai Ling, kalian berdua adalah sahabatku yang baik. " ucap Glenno


" Glenno.. ,Ai Ling ingin menolongmu. " kata Ingke


" menolong apa Ai Ling ? " tanya Glenno


" mungkin kamu tahu setelah menamatkan kuliahku disini, aku ingin untuk memperdalamkannya pengetahuanku di Beijing. karena selain memperdalamkan di bidang Psikolog. aku juga memilih mempelajari tentang menjadi seorang Ditektif. dan aku berhasil menyelesaikan dengan baik. sebelum kembali kejakarta, aku menjalani ujian praktek yaitu menyelidiki sebuah kasus pembunuhan yang terjadi diHaikou dan aku berhasil mengungkapkan kasus pembunuhan itu. " cerita Ai Ling.


" kamu Hebat Ai Ling..! aku sangat bingung dengan kasus kematian Ayahku ini.. sampai detik ini Polisi sendiri belum dapat mengungkapkan siapa sebenarnya yang membunuh Ayahku.


Om Harrys, seorang Ditektif yang terkenal diJakarta ini telah menyerah sebelum kasusnya terungkap. " kata Glenno. " aku sangat berterima kasih bila kamu mau menolongku karena sementara aku masih diJakarta. aku bingung karena Mommyku selalu ngotot agar aku segera kembali ke Amerika untuk menyelesaikan studyku. " lanjut Glenno


" aku pasti menolongmu. Baiklah Glenno, kita harus mengatur strategi dengan baik. agar jangan sampai seorangpun tahu kalau aku ini seorang Ditektif yang sedang menyelidiki kasus kematian Ayahmu.


sekalipun keluargamu tak boleh mengetahui nya. besok aku akan kerumahmu untuk melihat Lokasi kejadian. tapi ingat, aku kesana hanya sebagai sahabatmu.bukan Ditektif. Mommymu juga kenal baik sama aku dan Ingke kan ! " ucap Ai ling.


" Baiklah Ai Ling.. terima kasih sudah mau menolong aku. " ucap Glenno.


Pelayan datang membawa pesanan makanan yang mereka pesan.


" Ayo kita makan.. ! " ucap Glenno. lalu mereka makan sambil ngobrol.


" jadi besok siang kamu nggak kemana manakan Glenno ? " tanya Ingke


" kalau memang kalian rencana kerumahku, ya aku akan tunggu.. ! " kata Glenno

__ADS_1


" iya besok siang saja kita kerumahmu. " kata Ai Ling.


" aku akan menunggu kalian. " ucap Glenno


" Baiklah nanti aku WA ya.. " ucap Ai Ling


" okey. aku tunggu. " ucap Glenno.


Selesai makan Glennopun memanggil pelayan lalu membayar dan sesudah itu merekapun meninggalkan Cafe itu


" kalau begitu kami langsung pulang ya. " kata Ai Ling


" jangan lupa besok siang Glen.. " ucap Ingke


" baiklah aku tunggu." kata Glenno. lalu merekapun berjalan menuju parkiran..Ai Ling ikut bersama dimobil Ingke.. Glennopun segera masuk kedalam mobilnya dan segera mengeluarkan mobilnya dari parkiran, begitu juga dengan Ingke. merekapun melaju kejalan raya dengan berlawanan arah.


Sampai dirumah kelihatan sudah sepi, Pa Satpam Benno membukakan pintu pagar dan Glenmo masuk dan memarkirkan mobilnya digarasi.


Lalu Glenno melangkah masuk kedalam rumah. didalam rumah sudah sangat sepi karena mungkin semuanya sudah pada tidur.


Glenno segera naik kelantai 2 dan masuk kedalam kamarnya lalu mengunci pintunya dan membuka bajunya diganti dengan piyama sesudah itu diapun naik ketempat tidurnya dan tidur..


Dalam tidurnya Glenno bermimpi kembali Ayahnya datang dan membawanya kesebuah rumah..Rumah itu jauh disebuah desa dan didesa itu dari jauh dia melihat ada seorang wanita yang melambaikan tangannya sambil tersenyum lalu menjulurkan kedua tangannya seakan ingin memeluknya. dan tiba tiba Glenno melihat Daddynya telah berdiri disamping Wanita itu dan mereka berdua melambaikan tangan sambil tersenyum memanggil Glenno.. Glenno mendekat namun kelihatan Perempuan itu telah membawa Daddynya melayang kelangit sambil mereka melambaikan tangan nya terus. Glenno memanggil Daddynya..


" Daddyy.. Daddyyyy ! " teriak Glenno memanggil Daddynya. tapi Daddynya bersama wanita itu terus melayang naik keangkasa.. Glenno terus menatap sampai Daddynya dan wanita itu menghilang dibalik awan.. Glenno Sedih dan terus memanngil Daddynya.


Glenno terbangun dan sadar yang mana tadi hanyalah sebuah mimpi. badannya penuh dengan keringat.


Glenno lalu bangun dan menggantikan bajunya yang telah basah dengan keringat.


Glenno heran, kenapa sudah dua hari ini dia selalu bermimpi tentang Daddynya.apakah ini sebuah petunjuk?


lalu dia baringkan tubuhnya lagi karena masih jam 3 subuh.


Pagi hari ketika dia bangun tidur diapun segera mandi..sesudah mandi, dia memakai jeans dan kaos oblong berwarna putih lalu menyisirkan rambutnya .


Glenno menuruni anak tangga dan berjalan kearah depan rumah.. dia melihat Opa dan Omanya sedang berjalan masuk dihalaman rumah.. rupanya mereka berdua baru saja selesai joging. Glenno segera menghampiri mereka.


" Selamat pagi Oma dan Opa.. ! " ucap Gleno


" kamu nggak joging pagi ini ? " tanya Opanya Tuan Garry.


" nggak Opa, tadi aku terlambat bangun tadi. " kata Glenno.


Glenno sangat bahagia melihat Opa dan Omanya walau sudah tua tapi mereka selalu sehat dan semangat rajin berolah raga.


Glenno mengikuti Opa dan Omanya menuju ketaman yang ada disamping rumah. lalu merekapun duduk dibangku yang ada ditaman. Glennopun duduk dibangku yang bersebelahan dengan mereka.


" Glenno, kapan kamu balik ke Amerika? " tanya Omanya Nyonya Lucya.


" kalau aku masih belum mau Oma.. aku ingin kasus Daddy terungkap dulu. tapi Mommy ngotot agar aku harus segera kembali ke Amerika untuk menyelesaikan S3 ku. " kata Glenno


" Tapi kamu bisa ambil cuti dulukan ?! bagaimana dengan Perusahaan Daddymu, sebagai anak yang tertua kamu yang bertanggung jawab untuk mengelolanya. " kata Tuan Garry.


" Aku juga berpikir demikian, Tapi menurut Mommy, masalah perusahaan Mommylah yang akan menanganinya. kata Mommy, Mommy bisa mengurusnya. " ucap Glenno.


" kenapa begitu, sudah saatnya Clarisa itu memberikan kesempatan buat kamu untuk meneruskan usaha Daddymu ! " kata Nyonya Lucya.


" entahlah Oma, Aku ikut saja. " ucap Glenno


🍀


Ketika Glenno berjalan masuk kedalam rumah menuju ruang keluarga, Mommynya baru keluar dari kamarnya.


" Pagi Glenno .! " ucap Nyonya Clarisa.


Glenno heran melihat Mommynya sudah rapi berdandan.


" pagi Mom. ! " ucap Glenno pula. " kok sudah rapi banget, mau kemana Mom. ? " tanya Glenno heran.


"Mommy mau kekantor Daddymu Glenno. sudah 2 minggu sejak Daddymu tiada, mereka kerja tanpa pengawasan pimpinan. " kata Mommynya.


Glenno hanya mengangguk saja.


" iya Mommy. " hanya itu yang dapat diucapkan Glenno.

__ADS_1


Para maid segera menyiapkan sarapan pagi dan meletakkan diatas Meja.


Tuan Garry dan Nyonya Lucya baru saja selesai mandi dan keluar dari kamar..begitu juga dengan Vanders yang keluar dari kamarnya sudah lengkap dengan seragam SMAnya. lalu mereka semuapun berkumpul dimeja makan untuk sarapan pagi.


Sesudah sarapan Vanders pamit duluan untuk kesekolah diantar oleh sopir.


Tak lama kemudian, Mommynya juga pamit untuk kekantor.


Tinggallah Glenno bersama Opa dan Omanya dirumah itu.


Tuan Garry menyetel Televisi lalu dia bersama istrinya menonton berita pagi.


Glenn duduk bareng dengan mereka sambil menonton berita pagi.


tiba tiba hand phonenya berdering. dilihatnya ternyata dari Tuan William Omnya.


" Hallo ..selamat pagi Om.. " sapa Glenno


" selamat pagi Glenno. " ucap Tuan William.


" Om apa kabarnya ? " tanya Glenno


" Om baik baik Glenno..., Glenno bagaimana dengan perkembangan dari Polisi mengenai kasus Daddymu. ? " tanya Tuan Wiiliam


" Sampai saat ini belum ada berita sama sekali dari polisi. " kata Gleno


" membingungkan juga kasus Daddymu ini. " kata Tuan William


" Iya Om.. " kata Gleno." Aku sendiri juga bingung Om, tapi aku tetap akan usahakan sampai semuanya akan terungkap dan aku harus tahu siapa pembunuh Daddy sebenarnya. " kata Glenno


" iya Glenno, sebagai anak sulung kamu harus bisa.. Om percaya padamu. " kata Tuan William.


" Iya Om. " ucap Glenno


" Glenno bagaimana dengan Oma dan Opa, apakah sehat sehat ? " tanya tuan Wiiliam


" Opa dan Oma sehat Om. " jawab Glenno


" Om titp Oma dan Opa Yah.. terus bagaimana dengan Mommymu ? " kata Tuan Wiiliam


" Mama Tadi sudah kekantor Daddy Om, " kata Gleno.


" kok Mommymu ke Kantor bukan kamu ?" tanya Tuan Wiiliam heran.


" Mommy ga ijinin aku untuk ngurus kantor.. Mommy ngotot supaya aku segera balik ke Amerika buat selesaikan Studyku. " ucap Glenno agak kecewa.


" kenapa bisa Begitu Glenno ? " kata Tuan William.


" Aku sendiri nggak ngerti Om. " ucap Glenno.


" ya sudahlah kalau demikian, yang penting kamu selalu hati hati dan jaga keluargamu juga Oma dan Opa ya.. " kata Tuan William


" baiklah Om, aku akan selalu ingat pesannya Om. " kata Glenno


" dan jangan lupa tentang perkembangan penyelidikan kasus Daddymu, kabarin Om ya bila sudah ada titk terangnya. " kata tuan William.


" baiklah Om. " ucap Glenno. lalu merekapun mengakhiri pembicaraan.


mdo 12012021


🌻🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Thanks banget buat pengikut setiaku 🙏🙏


semoga semuanya selalu sehat ya..


Jangan lupa Like Vote dan Komen..


juga berikan Tip nya ya.


Mampir juga di Novel ku yang lainnya


Melangkah di Tengah Badai


Gaun Pengantin ******buat Elena******

__ADS_1


Raja Ampat In Love 💘💘


__ADS_2