Misi Rahasia Psikolog Cantik

Misi Rahasia Psikolog Cantik
Episode 26 ke Pantai


__ADS_3

Hari ini Ai Ling dan Ingke rencana akan datang Ke rumahnya Glenno sesuai dengan rencana mereka kemarin.


Sejak subuh Ai Ling telah Mandi, dan membersih-bersih kan kamarnya, dia selalu membersih kan kamarnya sendiri, dia tak mau urusan kamarnya di tangani oleh Pelayan.


Sesudah selesai semua pekerjaannya, dia pun mandi,


setelah mandi dan dia memakai bajunya dan berdandan , lalu dia pun menemui Ayah dan Ibu nya yang telah menunggu nya buat sarapan.


" selamat Pagi Pa, Mam..! " sapa Ai Ling pada Ayah dan Ibu nya.


Lalu mereka pun duduk sarapan bersama.


Sesudah sarapan dia pun pamit pada kedua orang-tua nya lalu dia menjemput Ingke untuk main ke Rumah Glenno.


Mobil Ai Ling memasuki gerbang Rumah Glenno, Pak Benno yang sedang bertugas, membungkuk memberi salam karena dia telah tau kalau Ai Ling ada lah seorang Detektif dan juga merupa kan sahabat dari Tuan muda Glenno.


Ai Ling dan Ingke melangkah masuk ke dalam rumah.


Glenno yang mendengar suara mobil nya Ai Ling memasuki pekarangan rumahnya, dia pun segera turun ke lantai bawah.


Ketika sampai di bawah Glenno mendapati Ai Ling dan Ingke yang sedang berjalan memasuki pintu rumahnya.


" Haii Selamat pagi Glenno ! " sapa Ingke dan Ai Ling bareng.


" Selamat pagi Ai Ling, Ingke ! " ucap Glenno. sambil mendekati mereka dan mengajak mereka duduk.


" Dari tadi Mommy sudah menanya kan kamu Ai Ling. " Kata Glenno.


" Oh iya, Glenno?! jika demikian aku akan menemui Tante Clarisa. " kata Ai Ling.


" Mommy berada di taman belakang, bersama dengan Perawat nya." kata Glenno sambil menunjuk kearah belakang.


" Baiklah aku akan kesana, Maaf Ingke, aku tinggal kan sebentar. " Kata Ai Ling pada Ingke.


Lalu Ai Ling pun berjalan ke arah belakang.


🍎


Sementara itu di taman belakang rumah Glenno, Nyonya Clarisa sedang duduk di atas sebuah bangku panjang yang terbuat dari besi yang di las dan di desain sedemikian rupa, sehingga mencipta kan model yang begitu artistik, tak lepas dari gaya Spanyol. dan letaknya di dekat kolam renang.


Dengan di temani oleh perawatnya, Nyonya Clarisa duduk sambil membaca sebuah buku.


Nyonya Clarisa terkejut ketika Ai Ling masuk serta menyapanya.


" Haloo Tante Clarisa, Selamat -pagi tante ! " sapa Ai Ling.


" Haii Ai Ling, Selamat pagi ! dari tadi tante menunggu kamu Ai Ling.!" kata Nyonya Clarisa.


" Maaf tante, tadi agak macet sich jalannya, maka aku terlambat tiba tante!" kata Ai Ling.


" Oh begitu ya ! " kata Nyonya Clarisa


Lalu Ai Ling duduk di samping Nyonya Clarisa.


" Bagaimana kesehatannya tante? apakah luka-lukanya sudah sembuh tante ?" tanya Ai Ling.


" Sudah Ai Ling, tinggal bekas-bekasnya saja yang belum hilang ! " kata Ai Ling.


" kalau ini gampang tante, nanti tinggal oles cream pasti hilang. ! " kata Ai Ling sambil melihat bekas-bekas lukanya Nyonya Clarisa.


" Iya ! " ucap Nyonya Clarisa.


πŸ’


Glenno dan Ingke lagi berbincang-bincang di ruang tamu.


" Aku percaya Glenno, Ai Ling pasti dapat memulih kembali ingatan tante Clarisa.

__ADS_1


" Aku juga percaya Ingke. hanya yang aku takut bila nanti telah pulih kembali ingatan Mommy, dan bagaimana nanti bila Mommy tau tentang Kematian Daddy, perasaan Mommy pasti terpukul. itu yang membuat aku selalu merasa khawatir.! " kata Glenno


" Tapi aku kira Ai Ling pasti punya cara untuk semua ini ! " kata Ingke.


" baiklah, aku percaya pada Ai Ling ! " kata Glenno.


" Iya, kita lihat saja nanti !" kata Ingke


Seorang pelayan keluar membawa Teh dan kueh lalu meletakkan nya di atas meja.


" Ayo Non, silahkan di minum ! " kata Pelayan itu.


" Terima-kasih Bi ! " ucap Ingke.


Setelah itu, pelayannya pun pergi meninggalkan mereka.


" ayoo silahkan di minum Ingke, duluan saja, Ai Ling masih dengan Mommy di Belakang." kata Glenno, lalu dia pun mengambil cangkirnya dan minum tehnya, Ingke pun mengikuti Glenno meminum tehnya.


Satpam masuk membawa sebuah paket.


" Ada paket Tuan Muda, dari Swiss!"


kata Pak Beno.


" Pak Beno, tolong letak kan saja di atas meja disitu." perintah Glenno.


" Baiklah Tuan Muda ! " ucap Pak Benno lalu berjalan ke dalam lalu meletak kan paket itu di atas meja.


Sesudah itu Pak Beno pun berjalan keluar menuju ke Pos Sekurity.


πŸ‡


" Ai Ling, Tante ingin jalan-jalan keluar rumah. Tante merasa bosan di rumas terus. mau kah kamu menemani Tante ? " tanya Nyonya Clarisa sambil memegang tangan Ai Ling.


" bisa Tante, Tante pengen kemana?" tanya Ai Ling.


" baiklah, saya akan beri-tahu Glenno dulu ya Tante ! " kata Ai Ling, lalu Ai Ling pun berjalan ke depan untuk menemui Glenno.


" Glenno, Tante Clarisa mengajak aku keluar, katanya pengen jalan-jalan ke Pantai." kata Ai Ling pada Glenno.


" Baiklah, kalau begitu, aku ikut bersama kalian ! " kata Glenno." kita ke pantai mana ? " tanya Glenno.


" Bagaimana kalau ke pantai Nyiur?" tanya Ai Ling.


" Aku kira disitu juga bagus, dulu waktu kami masih kecil Daddy dan Mommy sering membawa kami kesana, siapa tau bila kita kesana mungkin pelan-pelan bisa memulih kan ingatan Mommy. " kata Glenno.


" Memang tidak secepat itu, tapi aku yakin suatu saat nanti, Tante Clarisa pasti bisa kembali seperti dulu ! " kata Ai Ling.


" baiklah kalau begitu, aku akan menyuruh pelayan untuk menyiapkan bekal buat kita bawa nanti. dan aku juga akan mengajak Opa dan Oma, juga Vanders untuk ikut bersama kita." kata Glenno.


Lalu Glenno pun berjalan masuk ke dapur untuk menemui kepala pelayan dan meminta mereka untuk menyiap kan bekal yang akan mereka bawa ke pantai nanti.


Setelah itu, dia pun menemui Opa dan Oma nya yang berada di taman samping rumah dan mengajak mereka untuk ikut ke pantai.


Sedangkan Ai Ling kembali ke taman belakang dan menemui Nyonya Clarisa.


" Tante, aku telah mengatakan pada Glenno, dan Glenno telah menyetujui nya, bahkan kita akan pergi semua, bersama Opa dan Oma juga ! " jelas Ai Ling, tersirat lah kebahagiaan di wajah Nyonya Clarisa.


" Benarkah Ai Ling? jadi kita akan piknik bersama ?" tanya Nyonya Clarisa dengan senyum.


" Benar Tante, Tante yang sabar ya, para pelayan sedang menyiap kan bekal untuk kita bawa nanti. " kata Ai Ling menjelas kan, agar Nyonya Clarisa mau bersabar.


Setelah semuanya di siap kan, lalu mereka pun bersiap-siap untuk berangkat ke pantai.


Bibi Surti Lalu mengambil Rantang untuk mengisi Makanan-makanan yang akan mereka bawa ke Pantai. Juga Nasi di masuk kan dalam termos nasi. buah-buahan di masuk kan ke dalam kotak juga Air mineral telah di siap kan 1 carton, lalu semua itu di masuk kan dalam bagasi di mobilnya Glenno.


Lalu Ai Ling membawa Nyonya Clarisa naik ke mobilnya dan duduk bersama dengan Perawatnya di bagian tengah. sedangkan Ingke duduk di depan bersama Ai Ling.

__ADS_1


Glenno bersama dengan Opa dan Oma nya Serta Vanders satu mobil.


Setelah semuanya beres, mereka lalu menjalan kan mobilnya keluar dari pekarangan rumah, dan menuju ke jalan raya lalu meluncur ke arah pantai.


Perjalanan memakan waktu hampir 1 jam, akhirnya mereka pun tiba di pantai Nyiur. Pantai yang kaya dengan pemandangan yang sungguh sangat indahnya. sehingga siapa saja yang datang kesitu pasti akan terpesona dengan keindahannya Pemandangan yang ada di pantai itu. batu-batu karang yang berdiri kokoh, di hantam oleh ombak yang menggulung, memecah, dan menjadikan buih-buih putih yang berpencar. lalu menimbul kan bunyi yang riuh menghiasi kesunyian di pantai itu.


pohon-pohon Nyiur yang berjejer di sepanjang tepian pantai dengan pemandangan air lautnya yang menghijau. sungguh indah.


Mereka mereka sengaja parkir mobil di bawah pohon Akasia yang berada di dekat situ. lalu mereka pun keluar dari mobil. Ai ling bersama Perawat Mendampingi Nyonya Clarisa berjalan menuju ke tepian pantai, sedangkan Glenno dan Ingke serta Vanders, mereka menemani Tuan Garry dan Nyonya Lusya. mereka juga menuju ke arah Ai Ling dan Nyonya Clarisa untuk bergabung.


Nyonya Clarisa nampak begitu bahagia melihat keindahan alam ini, dia mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi dan berteriak kuat-kuat..


" Aaaaaaaaachh !!!" teriak Nyonya Clarisa membuat semuanya terkejut.


Ai Ling memberi kode agar membiarkan nya. makanya semua diam dan membiarkan dia berteriak sesukanya karena menurut Ai Ling, agar dia melepaskan semua beban yang ada di hatinya.


" Aaaaaaaaaaaach !!!" sekali lagi teriakan Nyonya Clarisa.


" Teriak lah Tante, lepas kan semua yang selama ini menyumpal di hati Tante. " Ucap Ai Ling sambil tersenyum pada Nyonya Clarisa.


Di bawah sebuah pohon yang rindang, mereka pun menggelar kan tikar lalu semuanya duduk melingkar. Ai Ling duduk berdekatan dengan Nyonya Clarisa.


" Tempat ini begitu indah, aku seperti sangat mengenal tempat ini, seperti aku pernah kesini! " ucap Nyonya Clarisa.


" Coba tante ingat, menurut Glenno dulu Tante sekeluarga sering datang ke tempat ini. " kata Ai ling.


" hanya samar-samar tempat ini ada dalam ingatan ku.tapi aku tidak ingat, dengan siapa aku kesini. " kata Nyonya Clarisa.


Lalu Ai Ling mengajak Nyonya Clarisa menyusuri tepian pantai, dan berjalan di antara buih-buih gelombang yang memecah di sepanjang pantai.


Vanders datang menyusul mereka, lalu memegang tangan Mommy nya lalu berjalan bersama.


" Apa kah Mommy ingat, bila kita kesini bersama Daddy dan Kak Glenno, kita selalu jalan berdua disini, Mommy sering mencari kepiting kecil untuk aku. " kata Vanders.


" Maaf Vanders, Mommy tidak ingat semua itu, walau sekalipun Mommy sangat ingin mengingatnya." ucap Nyonya Clarisa.


" Sabar ya Vanders, biarlah Waktu yang akan memulih kan kembali ingatan Mommy mu. " kata Ai Ling sambil memegang pundaknya Vanders.


" Iya Kak ! Aku selalu sangat mengharap kan kesembuhan Mommy ! aku sangat menyayangi dan takut kehilangan Mommy setelah Daddy Meninggal kan Kita. " kata Vanders dengan perasaan sendu.


" Kakak mengerti perasaanmu. " ucap Ai Ling.


Ai Ling merasa telah cukup jauh mereka berjalan, dan mengajak mereka untuk kembali bergabung dengan yang lainnya.


Siang harinya mereka pun berkumpul untuk makan bersama.


" Oma dan Opa, makan yang banyak biar selalu sehat ! " kata Glenno pada Tuan Garry dan Nyonya Lusya, Opa dan Oma nya.


" Iya Glenno, Opa ingin selalu sehat, biar suatu hari nanti bisa kembali lagi ke Jakarta untuk bertemu dengan kalian lagi ! " ucap Tuan Garry.


" Oma juga ingin kembali lagi kesini, suatu hari nanti. " kata Nyonya Lusya.


" Yah Mami dan Papi harus datang lagi, jangan lama-lama tinggal kan kita ! " ucap Clarisa.


Mereka makan bersama sambil berbincang-bincang, sesudah itu Glenno dan Vanders bermain berkejaran di atas pasir putih sepanjang tepian pantai.


Setelah puas bermain, mereka pun membereskan barang-barang bawaan mereka, semuanya di masukkan kembali ke mobil Glenno.


Setelah sore hari mereka pun meninggalkan pantai dan kembali ke rumah.


πŸ‘‰ Bersambung ke Episode 27


Mdo 17032021


πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


03.45 wita

__ADS_1


Thanks ya bagi yang sudah membaca Novelku hari ini. jangan lupa Like Vote komentarnya dan Rate bintang 5 ya. πŸ™πŸ™


__ADS_2