
Hari sudah menjelang malam, Alissa dan Edwyn sudah melakukan perjalanan mereka sejak tadi pagi dari Humberg menuju Berlin. Rupanya hanya kota Berlin yang tidak di hancurkan oleh Zake dan pasukannya, dan entah mengapa selalu saja kota Humberg yang menjadi tempat Zake untuk memulai aksinya.
Sekarang Alissa dan Edwyn telah tiba di Berlin atau lebih tepatnya rumah Stevan, karena waktu itu tempat jatuh Alissa dari Sandora adalah ladang miliknya sehingga dia harus kembali untuk dapat pergi ke Sandora.
Sesuatu membuat mereka berdua terkejut sebelum tiba di rumah Stevan, hal itu karena di sekeliling rumah Stevan terdapat beberapa makhluk aneh yang seperti sedang menjaga sesuatu. Dan benar saja bahwa di atas langit tampak seperti portal dua dunia yang menghubungkan dunia manusia dan Sandora.
“ Apa mereka semua adalah suruhan Zake.?” Gumam Edwyn hanya dapat melirik Alissa yang terlihat memperhatikan mereka dengan tatapan tajam.
“ Mereka adalah Oars, makhluk ciptaan Zake yang di buat dari makhluk-makhluk tak bersalah.” Balas Alissa kemudian.
“ Lalu bagaimana kita bisa masuk ke portal itu jika mereka menjaganya begitu ketat.?”
“ Kita harus mengelabui mereka untuk meninggalkan tempat itu, dan yang terpenting sekarang adalah kita harus mencari Stevan dan Bruno.”
Alissa dan Edwyn diam-diam bergerak menjauh dari tempat mereka, keduanya sangat berhati-hati agar tidak ketahuan oleh para Oars itu. Dan tepat saat mereka mendekati rumah Stevan, sesuatu muncul dari atas yang membuat mereka dengan cepat bersembunyi.
Rupanya ada Oars raksasa yang menyadari ada pergerakan sehingga dia mencoba mengeceknya, Oars raksasa itu pergi setelah dia tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan.
“ Oars itu terlihat seperti Gamora.” Benak Alissa yang menyadari punggung dari Oars itu memiliki bentuk yang serupa dengan sahabatnya.
“ Alissa, cepat kita harus pergi sebelum mereka kembali menyadari keberadaan kita.” Ajak Edwyn yang sangat takut ketahuan oleh mereka.
Alissa pun kembali bergerak dan melanjutkan pencarian mereka terhadap Stevan dan Bruno, setelah di selidiki ternyata di rumah itu sudah kosong dan membuktikan bahwa mereka mungkin sudah tidak ada di rumah itu lagi,
Pada saat Alissa dan Edwyn hendak pergi meninggalkan tempat itu, tiba-tiba saja sosok besar lainnya muncul dan berhasil menangkap mereka berdua. Tubuh Alissa dan Edwyn di angkat ke udara oleh raksasa itu dan mereka mendapat teriakan dari raksasa itu yang membuat telinga mereka sakit mendengarnya.
“ Thanos, apa itu kau.?” Sahut Alissa yang lagi-lagi menyadari bahwa Oars raksasa itu adalah Thanos temannya.
“ Apa kau mengenal mereka.?” Tanya Edwyn melirik Alissa meski saat ini dia sangat takut berada di genggaman raksasa itu.
“ Zake pernah merubah teman-temanku menjadi seperti ini, dan aku yakin dia kembali merubah mereka menjadi makhluk tak berakal seperti sekarang.” Balas Alissa dengan wajah yang sendu.
Sekuat apapun Alissa menyadarkan Thanos yang sudah berubah menjadi Oars tetap tidak berhasil membuat makhluk itu mendengarkannya, dia bahkan berniat melukai Alissa dan Edwyn tanpa pandang bulu.
Ketika tubuh mereka di ayunkan ke udara dan bersiap untuk di hempaskan ke tanah, satu serangan yang mendadak pun muncul mengenai tubuh Thanos sehingga membuatnya melepaskan Alissa dan Edwyn.
Alissa dan Edwyn terjatuh di atas ladang, mereka merasa kesakitan namun segera bangkit setelah mendengar sahutan dari seorang wanita yang menyuruh mereka untuk segera pergi dari sana.
“ Erika? Apa itu kau?” Sahut Alissa berusaha meyakinkan dirinya bahwa yang datang barusan adalah Erika.
“ Ya, ini aku. Cepat bawa Edwyn ke tempat aman, biar aku akan menghadapi mereka.” Balas wanita itu yang terlihat sudah sangat hebat dalam bela diri.
Alissa mempercayakan hal itu kepada Erika, meskipun dulu mereka sama-sama telah mengembalikan kekuatan dewa kepada pohon suci. Tapi sekarang Erika sudah tumbuh menjadi prajurit Eldar yang tanpa kekuatan sihir pun telah membuatnya menjadi cukup kuat untuk bertarung sendirian.
Dua Oars raksasa yang di yakini sebagai Thanos dan Gamora cukup mudah untuk di kalahkan oleh Erika, namun ada empat Oars lainnya yang memiliki kecepatan pergerakan yang sulit untuk dibaca. Erika sedikit merasa kewalahan saat menghadapi mereka, dan tak lama kemudian pasukan bantuan muncul.
__ADS_1
Marco dan beberapa pasukannya datang untuk membantu Erika, mereka bekerja sama mengalahkan para Oars yang telah menjaga portal pada dunia manusia. Pertarungan sengit antara mereka berlangsung cukup serius, meski begitu mereka belum mendapatkan luka yang serius dari pertempuran yang di rasa seimbang ini.
“ Mereka adalah penjaga hutan terlarang yang telah di buat menjadi Oars oleh Zake, tidak ku sangka dia dengan sengaja menjadikan semua sahabat Alissa seperti ini untuk melawan Alissa sendiri.” Ujar Erika dan Marco.
“ Dimana Alissa dan Edwyn sekarang.?” Tanya Marco kemudian.
“ Mereka bersembunyi sesuai perintahku, Alissa dan Edwyn tidak bisa melawan mereka dengan kekuatan mereka saat ini.”
“ Kau bawa mereka masuk ke dalam portal, dan segera pergi ke tempat persembunyian biar aku yang menghadapi mereka sekarang.”
“ Tapi,”
“ Mereka membutuhkan Alissa, dan kau pun sama di butuhkannya oleh mereka sekarang. Jadi pergi, bawa mereka berdua meninggalkan tempat ini.” Titah Marco dengan penuh penegasan.
“ Baik, jaga dirimu dan cepat kembali jika kau sudah selesai mengalahkan mereka.” Balas Erika cepat.
“ Kau bawa Pegasus bersama kalian, dia akan membawa kalian terbang dengan cepat.” Marco bahkan memberikan pegasusnya kepada Erika untuk segera pergi dari sana.
“ Terima kasih, semoga berhasil.
Erika pun segera mencari Alissa dan Edwyn di tempat persembunyian mereka, dan begitu menemukannya dia pun langsung membantu mereka berdua untuk dapat masuk ke dalam portal dua dunia. Namun sebelum itu Erika menjelaskan bahwa yang akan berhadapan dengan para Oars itu adalah Marco dan beberapa pasukannya, dan Alissa pun sudah tahu kalau para Oars itu adalah sahabatnya dan dia meminta Marco untuk tidak menyakiti mereka dengan serius.
Setelah semua telah di sampaikan, mereka pun berangkat menuju Sandora. Erika menjelaskan kepada mereka sekali lagi bahwa mereka akan di bawa ke tempat rahasia, dan untuk penjelasan tentang dunia para Elf saat ini telah di saksikan secara langsung oleh Alissa dengan mata kepalanya sendiri.
“ Apa yang sudah terjadi disini? Dimana ibu dan ayahku, dan Valar lain yang bertugas melindungi dunia ini.?” Tanya Alissa terlihat begitu terkejut.
“ Kau akan menemukan jawabannya nanti, sebaiknya kita pergi dari tempat ini sebelum pihak musuh melihat keberadaan kita.” Lontar Erika dan segera memerintahkan Pegasus untuk pergi dari sana.
**
Erika berhasil membawa Alissa dan Edwyn ke tempat persembunyian mereka, tempat dimana Zake dan pasukannya tidak akan pernah berhasil menemukan tempat tersebut.
Di tempat itu Alissa dan Edwyn bertemu dengan dua valar yang menyambut mereka dengan ramah, Alissa sudah mengenal Nienna sebelumnya namun tidak dengan Vana dimana ini adalah pertemuan pertama mereka berdua.
“ Dimana ayahku? Apa yang dia lakukan sementara dunia ini sedang tidak baik-baik saja.?” Tanya Alissa pada Nienna.
“ Dunia kita telah di kuasai oleh Zake, dia membawa begitu banyak pasukan kuat dan berhasil menyingkirkan sebagian Valar bahkan Valar agung sekalipun telah berada di bawah perintahnya.” Jelas Nienna sukses membuat Alissa terkejut.
“ Tidak mungkin, bahkan ayahku pun tidak bisa mengatasinya.?”
“ Aku tidak tahu harus menjelaskannya dari mana, sebaiknya kau mendengarkan penjelasan dari yang mengetahui semua rencana Zake.”
“ Siapa yang mengetahuinya.?”
Nienna dan Vana kemudian mengajak Alissa dan Edwyn menuju satu ruangan yang tak jauh dari tempat mereka bertemu, setelah pintu terkuak dan mereka masuk hal yang lebih mengejutkan lagi adalah keberadaan sosok yang telah membuat Alissa dan Edwyn sempat mendapat kendala sehingga tidak bisa datang dengan cepat di Sandora, dan saat ini sosok itu sedang duduk di atas sebuah kursi dengan ekspresi sayu menatap ke arah mereka berdua.
__ADS_1
“ Dia yang telah membuat kekacauan di dunia manusia, kenapa kau mengajakku ke tempat ini Erika.?” Sahut Alissa melirik Erika dengan serius.
“ Dengarkan dulu, tuan Varda akan menjelaskan semuanya kepadamu. Kau harus tenang.” Balas Erika mencoba menenangkan Alissa yang masih kesal dengan perlakuan yang dia dapatkan oleh Varda.
Perlahan namun pasti Alissa mulai tenang dan mencoba untuk mendengar penjelasan Varda sebelumnya, dia mengambil tempat sedikit lebih jauh dari Varda dan menyuruh pria itu untuk segera menjelaskan apa yang terjadi.
“ Aku akan menceritakan semuanya, tentang alasanku bergabung bersama Zake dan bagaimana semua ini berakhir seperti sekarang.” Ucap Varda sambil menatap Alissa lurus.
**
Dua tahun yang lalu ketika Zake menyerang dunia manusia dan berhasil di gagalkan oleh Alissa dan beberapa bantuan lainnya, Zake memang kalah dan bagian tubuhnya tidak utuh setelah pertarungan besar itu.
Varda menjelaskan bahwa dirinya sempat membawa Zake ke dimensi lain, namun sayangnya cara Varda membawanya ke dimensi lain adalah pilihan terburuk. Dimensi yang di ciptakan oleh Varda sebelumnya di ambil alih oleh Zake, dia menyandera Varda disana dan lanjut menyerang Alissa dan yang lain.
Zake kemudian kembali ke dimensi itu bersama Melkor, Amoera, dan beberapa pasukan yang tersisa. Keadaan Zake yang saat itu tidak tertolong langsung mendapat perawatan dari Amoer, awalnya Zake di anggap tidak dapat selamat namun dengan kekuatan sihirnya yang tersisa dia pun membuat perjanjian dengan menukar jiwanya sendiri.
Sihir hitam yang dimiliki Zake berhasil menguasai tubuhnya sendiri, selama dua tahun tubuh Zake hanya di kuasai oleh sihir hitam akibat tubuh aslinya yang sudah tidak utuh. Dan semua itu membutuhkan waktu untuknya dapat kembali seperti semula.
Varda di paksa menjadi sekutu dengan menjalankan semua perintah yang di berikan oleh Zake, jika dia tidak melakukannya maka Vana akan di bunuh. Varda yang sangat mencintai istrinya terpaksa harus berkhianat, dia pun melakukan perintah Zake dari mengumpulkan beberapa makhluk kuat yang akan kembali di jadikan eksperimen oleh Zake.
Para Oars yang sebelumnya di ciptakan oleh Zake di anggap sebagai monster yang gagal, dia ingin menciptakan beberapa makhluk kuat yang berakal dan terbentuklah Eurado yang berhasil dia ciptakan dari makhluk kuat dengan jumlah tujuh orang yang memimpin masing-masing divisi.
Hanya dalam satu tahun lebih Zake berhasil mewujudkan impiannya, pasukan yang dia buat semakin besar dan semakin siap untuk segera menyerang seluruh dunia dan akan menjadikannya sebagai penguasa yang abadi.
Varda dan Melkor di beri tugas yang besar untuk membuat Valinor kacau, jika Melkor sudah di anggap sebagai pengkhianat maka yang akan melakukannya adalah Varda. Dan sebelum itu Varda telah di beri sihir oleh Zake, dia tidak boleh memberitahu siapapun tentang rencana Zake atau berkhianat dengan sengaja. Jika dia sampai melakukannya maka dia akan membunuh dirinya sendiri, dan tugas yang akan di lakukannya di Valinor adalah membuat jiwa valar agung dapat di kuasai oleh Zake.
Setelah cukup dua tahun masa persiapan mereka untuk menyerang Valinor, Zake pun memerintahkan Melkor dan Varda untuk memimpin penyerangan dunia manusia untuk membuka portal menuju dunia para Elf. Sebelum Varda pergi ke valinor ada satu tugas sebelum itu dimana dia dan Melkor harus mengambil kekuasaan di beberapa tempat sampai Zake benar-benar bisa kembali beraksi, dan semua itu berhasil di lakukan oleh Melkor dan Varda dengan sempurna.
Mereka berhasil mengambil alih Sabaody dan beberapa kota lainnya, dengan kekuasaan yang mereka rebut maka semakin banyak pula pasukan yang akan berada di bawah kekuasaan Zake nantinya.
Namun Varda tidak bodoh, dia pun juga merencanakan pengkhianatan lain di samping itu dengan memberitahu Erika yang dia anggap mampu melanjutkan misinya karena dia tidak bisa melakukannya seorang diri. Hanya Erika satu-satunya ras Eldar yang tidak di kendalikan oleh Melkor waktu itu sehingga Erika lah yang melanjutkan rencana Varda sebelum dia di bawa ke Valinor.
Begitu Varda di bawa ke Valinor dia pun memulai tugasnya dengan baik, dia tidak memberitahu siapapun sampai hari dimana dia berhasil merebut jiwa Manwe sehingga dia bisa di kendalikan oleh Zake dari jarak jauh. Berkat hal itu semua peraturan di Valinor berubah menjadi kacau sampai rencana Fanwe selalu gagal akibat kepemimpinan Manwe yang tak lagi sama.
Dan beberapa hari setelah kejadian itu Varda pun terpaksa memberitahu Vana untuk segera meninggalkan Valinor, dia memerintah Vana untuk pergi ke satu tempat dimana tempat itu menjadi markas mereka saat ini. Setelah Varda memberitahu semua rencana Zake kepada Vana, wanita itu pun menolak untuk pergi karena tak ingin membiarkan Varda melakukannya seorang diri.
Setelah cukup berdebat panjang dengan Vana, akhirnya wanita itu menyetujui dirinya untuk menjadi pengkhianat dengan meninggalkan Valinor tanpa memberitahu siapapun. Pada waktu yang bersamaan Nienna hadir dan mendengar semua percakapan mereka, dia menyarankan untuk memberitahu hal ini kepada Fanwe namun Varda menolak karena hanya akan membuat masalah baru.
Setelah kepergian Vana dan Nienna, saat itu juga Varda memanggil Vaire. Awalnya dia ingin memberitahu tentang hal ini juga, namun dia tahu Vaire bukan orang yang tenang dan dia bisa saja memberontak setelah itu sehingga Varda hanya menitipkan Vana kepadanya jika saja Vana kembali ke Valinor jika dia sudah mati.
Dan setelah Vaire juga meninggalkan kediaman Varda, sebelum dia mendapat sihir kutukan dia mencoba untuk melakukan tugasnya sebagai Valar untuk terakhir kalinya dengan memberikan sihir pelindung kepada semua bawahannya jika saja mereka akan di hadapkan oleh perlakuan tidak baik dari Zake dan pasukannya di masa depan.
Karena Varda telah berkhianat dia pun mendapatkan akibat dari perbuatannya sendiri, dimana dia mati bunuh diri dan sengaja menciptkan kematiannya seolah-olah ada yang membunuhnya dengan maksud membuat Valinor kacau dan tidak ada yang tahu tentang kepergian Vana dari Valinor hari itu.
Dan hari itu Varda di nyatakan tewas dan dia mengira Vana telah pergi, namun ternyata Nienna menukar tubuh asli Varda dengan tubuh palsu dan mereka bertiga pun pergi dari Valinor tanpa sepengetahuan siapapun. Nienna yang dengan rencananya sendiri ingin menyelamatkan Varda dan Vana membawa mereka ke tempat yang lebih aman, sampai akhirnya Varda berhasil selamat dari kematian oleh tindakan cepat Nienna yang menukar tubuh aslinya itu.
__ADS_1