My story indigo

My story indigo
melelahkan


__ADS_3

Artara terdiam di ruang makan, ayah ibu dan salsa makan dengan biasanya. padahal mereka tertawa tawa sambil berbincang dengan ibu. Sampai akhirnya ayah tersadar, Artara hanya diam merenung, hanya mengaduk ngaduk sendok nya saja, sampai tercampur seperti bubur.


"Kamu kenapa sayang?! Kok kaya ketakutan?" Tanya ayah.


Artara kaget mendengar pertanyaan ayahnya. Ia sampai tak sadar melamun sendiri. melihat makanan di piring nya. sudah menjadi bubur


"Gak ada apa apa pah! Cuman pusing aja, besok ada pelajaran matematika!" Jelas Artara.


Nyatanya Artara berbohong. Dia hanya mencari alasan lain, agar mereka tak khawatir.Karna yang paling ia pikirkan adalah chat dari Bagas yang akan menghantam nya habis habisan


"Bohong, jujur dong sama papa!" Tanya papa karna masih tak percaya dengan perkataan anaknya


"Gak ada apa apa!" Balas singkat Artara


"Kalo ada apa-apa, ngomong. Jangan bikin kami bingung sendiri, entar mama yang repot!" Ibu ikut berbincang.


"Gak ada mah,beneran.aku juga ada PR yang belum dikerjain!" Jelas Artara meyakinkan.

__ADS_1


"Ya udah ayo dimakan!" Perintah ayah.


Artara memilih terdiam, memakan cepat cepat isi piring, ia ingin segera mengerjakan PR.


"Ough ya, kaka mau bilang sama kamu, mengenai kejadian tadi pas di atas jurang sama kamu!" Baru saja dia suapan makan salsa tiba-tiba berbincang


"Yah, tinggal ngomongin aja!" Balas Artara sambil mengunyah.


"Kenapa kami bisa tau, di bawah kita ada jurang, dan kenapa kamu nyuruh matiin mesin dan tutup mata?"


"Okeh,aku luruskan, kenapa aku nyuruh kaka berhenti karna, kabutnya tebal, jadi kaka gak lihat, makanya saya suruh berhenti karna kaka gak lihat. Dan saat aku nyuruh matiin mesin. Karna takut kaka ceroboh salah menancap. Takutnya malah terpelosok, dan untuk tutup mata. Karna di luar banyak debu. Itu kenapa saya suruh juga kaka masuk ke dalam mobil. Udah jelas??" Jelas Artara


"OH!" Balas salsa, sampai membuat ayah dan ibu sedikit bengong.


"Pokonya, mulai saat ini, kalo kalian naik mobil berdua, jangan sampai terulang kaya tadi, okeh?" jelas ibu serius.


"Iyah mah, salsa ngerti, aku gak akan se ceroboh yang tadi!" balas salsa.

__ADS_1


"Kamu pasti trauma ya sayang,mulai besok mama akan antar dan jemput kalian untuk sementara,okeh? " tanya ibu


"Oke!" jawab salsa dan Artara bersamaan


*****


Artara terduduk di meja belajar, berfikir mengerjakan PR. ia gak habis pikir, kenapa soal nya susah sekali, terlebih besok harus sudah selesai. Agak menyesal tak memperhatikan bu guru saat mengakar rumus nya.


Hanya tinggal satu soal yang belum terjawab. Karna membingungkan, ia memilih berhenti sebentar untuk istirahat. Membuka hape, dan saat ia membuka chat, ternyata kosong, Ia sedikit lega karna Bagas yak meneror nya kembali.


11:11 WiB


PR sudah selesai, meskipun sedikit asal asalan,yang terpenting ia bisa mengerjakan PR nya. Timbang sama sekali.


"huffff... Akhirnya selesai!"


Tubuh yang menumpuk beban pikiran ia jatuhkan di atas tempat tidur, perlahan berusaha tenang, dan menutup mata, sampai akhirnya tertidur.

__ADS_1


__ADS_2