
"Kamu tadi kenapa si Er? " Tanya Bella, sambil berdiri, menatap Erna yang nampak kebingungan.
Erna terdiam sejenak, melirik Bella yang juga sedang menatap nya serius.
"Entahlah, aku rasa aku mengalami hal yang sangat aneh akhir akhir ini! " Jelas Erna
"Apa? " Tanya Bella sangat penasaran.
"Kemarin, aku mimpi sesosok hantu, dan hantu itu persis dengan apa yang aku lihat tadi di luar jendela! " Jelas Erna.
"Kamu halu? "
"Kok halu si? " Tanya Erna tak terima, jika semua itu hanya halusinasi saja.
"Er, gua juga sering ngalamin kaya kamu, merasakan ketakutan, yang ternyata hanya halusinasi saja. Ingat Er, selagi dia tidak membahayakan, selayaknya manusia yang jahat, ngapain takut? "
Erna tersadar, apa yang dikatakan Bella benar, kalo saja ia selalu berfikir positif, semua itu tak akan terjadi apa apa.
"Okeh, makasih Bell! " Jelas Erna ter
senyum malu.
"Sama sama, eh iya! aku tadi lihat Artara naik motor loh! " Jelas Bella.
__ADS_1
"Ough ya? Kok tadi dia gak bilang bilang ya sama aku? "
"Entahlah, coba deh nanti pulang, lu minta biar dia anterin kamu pulang! " Saran Bella.
"Ah enggak lah, ngerepotin dia! " Jelas Erna, tak ingin, merepotkan.
"Kan tadi katanya kamu udah mentraktir dia beli soto, gini aja, kalo dia anterin kamu pulang, berarti kamu traktir dia beli makan siang pas istirahat! " Jelas Bella.
Erna lagi lagi dibuat setuju, dari pada dia harus repot repot pulang naik bus, lebih baik jika dianter Artara, terlebih, rumahnya sejalur dengan rumahnya.
"Benar juga ya. Akan aku coba! "
"Eh eh eh, gua suruh kalian berdiri disini, malah ke asyikan ngobrol berdua, sekarang angkat kaki kiri kalian, sambil jewer telinga kalian sekarang?! "
Guru sampai mendengar ada suara bisikan dari dalam kelas, ia langsung berjalan keluar kelas, yang ternyata melihat mereka asyik mengobol.
********
"Kring...... "
Bel tanda pulang berbunyi
"Baik anak anak, untuk tugas hari ini, kerjakan halaman 89 sampai 90! " jelas ibu guru.
__ADS_1
"Baik bu! " seru semua seisi kelas, tanpa kecuali Artara yang diam membisu.
Guru akhirnya keluar, menyusul siswa yang mulai berdesakan keluar dari dalam kelas, Artara tak mau kalah, ia juga ingin cepat cepat pulang ke rumah untuk segera istirahat dan tidur sebentar, mengingat ada tugas PR yang harus di kerjakan.
Namun saat baru saja keluar dari dalam kelas, terlihat Erna tiba tiba berlari,baru saja keluar, langsung mendekatinya.
"Oh, ya! Erna? " Artara terhenti, menghadap Erna yang sudah dekat dengannya.
"Mau langsung pulang ke rumah? " tanya Erna basa basi dulu.
"Yah, memang kenapa? " tanya Artara bingung
"Kanu naik motor sendiri ya? kok gak ngomong ngomong sih! " jelas Erna.
"Ough iya, maaf. Aku sampai lupa sial itu, iyah. Aku bawa Motor sendiri! " jelas Artara tersenyum tipis karena merasa tak enak.
"Aku boleh numpang? " tanya Erna, terlihat malu malu mengatakan nya.
"Numpang? "
"Iya numpang, kan rumah aku sejalur sama rumah kamu, sekalian. Tapi kamu gak ngebolehin gak papa kok, aku bisa naik bus sendiri! "
"Ough gak usah gak usah, iya gak papa, naik bareng aku aja, yuk gak papa, tapi aku bawa helem satu aja gimana? tpi besok aku akan bawa helem 2! "
__ADS_1
Jelas Artara gugup, justru ia sangat senang, jika Erna berboncengan dengan nya, pun sebaiknya.
"Gak papa kok, gak usah pakai helem! " kelas Erna tersenyum menghadap nya