My story indigo

My story indigo
Di keluarkan


__ADS_3

Artara, Anto, Sandi dan Gilang hanya bisa terdiam, duduk di ruang BK. Ditemani guru dan Bagas yang terlihat tersenyum duduk di pojok belakang mereka. Mereka sudah mulai tau, apa rencana nya itu.


"Mohon maaf karena sudah mengganggu waktu kalian, karena ibu ingin memastikan kepada kalian semua disini. Tanpa berlama-lama, ibu ingin tanya kepadanya kalian ber empat, termasuk Anto!" jelas guru BK


"Yah, ada apa Bu?" tanya Anto dengan nada gemetar.


"Apakah benar, kalian telah menganiaya Bagas, setelah pulang sekolah kemarin?" tanya guru dengan tegas, rasanya ada rait wajah kecewa di wajah ibu guru


Tiba-tiba guru BK mengambil smartphone dan memperlihatkan sebuah Vidio, yang menunjukkan jika mereka sedang mengeroyok Bagas. Video itu memang terlihat kejadian kemarin di belakang sekolah.


"Tunggu, apakah ada Vidio sebelumnya, ini hanya potongan? aku memang memukul Bagas namun dia yang kurang ajar terlebih dahulu!" jelas Anto membela diri karena tak terima.


"Tidak ada, kemungkinan cctv nya error,hanya ada Vidio ini saja,dan ini sudah cukup jelas kalian melakukan kesalahan, terlebih Bagas tidak melawan kan?"


Bagas semakin senang mendengarnya, ia benar benar ingin mendengar ucapan yang lebih pedas dan greget di hadapannya


"Tunggu, sebelum sebelumnya, Bagas selalu menindas kami, dan apakah Bagas kena masalah? Mana keadilan sekolah ini? Mentang mentang anak orang kaya yang dermawan disekolah ini, siswi yang tak salah di salahkan seenaknya!" Artara tak mampu diam membiarkan Anto sendirian.


"Cukup Artara, kamu gak malu dengan diri kamu sendiri, kamu disekolah ini selalu membuat Onar, selalu mempengaruhi sekolah untuk takut disekolah ini? kamu pikir kamu punya prestasi?" jelas bu guru

__ADS_1


"Asal Bu guru tau, Artara tak seperti apa yang ibu guru pikirkan, jangan mata duitan, lihat Bagas yang sebenarnya!" Bantah Gilang


"Kurang ajar kalian! berani sekali kalian melawan orang yang lebih tua! memang kalian punya bukti?" Bentak guru BK


Mereka terdiam setelah dimintai barang bukti, sebelumnya mereka juga bingung, karena sudah mencari Vidio cctv di ruang satpam, semua hilang. Sepertinya Bagas dan satpam Bekerja sama.


"Kalian semua aka saya keluarkan dari sekolah!" jelas guru BK tanpa basa basi


"Tunggu kenapa kami di keluarkan?" Tanya Anto terkejut.


"Maaf kan saya, ini sudah jadi peraturan sekolah, sekarang kalian boleh keluar dari ruangan saya!"


"Kenapa kalian masih disini? saya minta keluar dari ruangan saya!" bantah guru BK


"kling" tiba tiba smartphone Artara berbunyi, dan ada seseorang yang mengirim sesuatu di chatnya.


Dan saat ia menyalakan hpnya, ia melihat pesan dari orang yang tak di kenal, entahlah siapa, dan saat ia melihat isi pesan itu. Ada sebuah vidio, sampai akhirnya ia memutar nya.


******

__ADS_1


"Bagas!" panggil guru BK


Baru saja keluar dari gerbang sekolah menaiki motor ninja nya, Guru BK tiba tiba memanggilnya. membuat Bagas kembali turun dari motornya mendekati guru.


"Kenapa Bu?" tanya Bagas Bingung


"Ikut keruangan saya sekarang!"


"Baik bu!"


Saat masuk kedalam ruangan, Bagas masih bisa melihat Artara dan yang lainnya, masih duduk di sana, entahlah. Padahal sebelumnya ia mendengar jika mereka disuruh pulang. Sempat membuat nya bingung, karena wajah mereka terlihat bahagia, dan sedikit senyum menatapnya, tak sama sebelum terakhir melihatnya.


Kini Bagas bergantian duduk di depan Guru, sedangkan Artara dan yang lain duduk di belakang nya.


"Baik Bagas,bisa kamu jelaskan tentang ini?" ucap guru BK sambil memperhatikan Vidio di Artara. Guru itu terlihat marah, dengan tatapan serius melihat Bagas.


Bagas bingung melihatnya, ia tak tau harus berbicara apa, ternyata semua Vidio cctv yang ia hapus bersama satpam ada semua. Entah dari mana mereka bisa mendapatkannya, bahkan Vidio jauh jauh hari yang pernah ia lakukan juga ada disana.


Keringat dingin mulai bercucuran, kakinya bergetar, berserta jantung yang berdenyut semakin kencang.

__ADS_1


__ADS_2