My story indigo

My story indigo
Hantu yang sangat cantik


__ADS_3

"Hah, gjkkksk k


"Eee, tadi barang aku ada yang ketinggalan. maaf ya, aku gak bisa ikutan!" jelas alasan Artara


"Ough okeh, gak papa, mau kita temenin?" tanya Sandi


"Ough gak perlu, aku bisa sendiri. Kalian duluan aja!" bantah Artara tak ingin merepotkan.


"Okeh,kita duluan ya!" Sapa Anto dan yang lain, meninggalkan Artara sendirian.


*******


Artara berlari menuju belakang sekolah, mencari cari wanita misterius di setiap sudut sudut ruangan, berharap agar ia bisa menemukannya.


"Wanita yang sudah menolong temanku, dengarkan aku, apakah kamu dengar dan segera berdiri dihadapan saya?" Teriak Artara, berharap hantu itu bisa mendengar ucapannya itu.

__ADS_1


Namun lain yang terjadi, Arwah bergentayangan lain yang datang. Seperti hantu nenek nenek yang minta di keramas, Hantu anak kecil yang ingin di antarkan pulang. Namun Artara tak mampu menolong mereka semua.


Artara sedikit kecewa, wanita itu justru tak menampak kan satu helai rambut pun di hadapannya, sampai akhirnya ia menyerah, ia ingin kembali pulang.


"Hey, kamu sedang mencari aku?"


Artara terdiam di beberapa langkahnya menuju depan sekolah,Ia mendengar ada suara wanita yang sangat lembut dan halus terdengar. Dan saat perlahan ia kembali menghadap kebelakang sekolah. Ia benar benar melihat wanita itu lagi.


"Hay!" Sapa Artara sedikit grogi.


Hantu wanita itu terlihat sangat cantik. Rambut nya terpotong pendek dengan sangat rapi, membuat wajahnya sedikit imut, giginya putih berseri seri, dengan bajunya yang sangat berbeda dari yang lain, meskipun kuno, bahkan manusia di sekolah pun, tak ada satupun yang bisa menandinginya. Ia terlihat tersenyum memandangnya, entah apakah ada yang aneh dengan Artara.


"Tentu!" balas singkat hantu itu.


Artara berjalan mendekat, meskipun grogi. Karena Selama hidup nya, belum pernah melihat Hantu secantik dirinya.

__ADS_1


"Namaku Artara!" jelas Artara sambil menghadapkan tangannya untuk bersalam.


"Aku sudah tau namamu. Dan namaku Kirana!" balas Kirana bersalaman.


Artara bisa merasakan tangan Kirana yang sangat lembut dan dingin. Hingga ia memilih untuk cepat cepat melepas genggamannya.


"Kenapa? kenapa nyari gue?" Tanya Kirana penasaran.


"Tunggu, kok kamu nanyanya Begitu, bukan nya aku yang seharusnya menanyakan hal sesuatu yang penting ke kamu!" jelas Artara tak mau menjawab terlebih dahulu.


"Ough okeh! silahkan. Apa yang ingin kamu tanyakan?" tanya Kirana.


"Okeh yang pertama, kenapa kamu bantu aku mengerjakan PR, yang kedua kenapa jejejjrjrlak isis ie is sie s s9 ie e e s eie uee ss si sjs sjeje eh eue due d ei su ehe siewoams ei sie dis d9bsbdoe dir eiebr94br93br ir ri r rjr rj r kamu bisa tahu nama aku, dan satu hal yang ingin aku sampaikan ke kamu, aku memang manusia yang elihat tak kasat mata, bisa ngobrol sama kamu.Tapi kamu harus tau, aku gak sehebat paranormal dan perlu di garis bawahi, kalo kamu ingin minta tolong sama aku, entah minta di keramas, nyariin tali pocong. kubur dengan layak. sorry aku gak bisa!" jelas Artara panjang lebar


"Ahahaha!" Tawa Kirana terbahak bahak.

__ADS_1


"Hah? kok ketawa sih?" tanya Artara bingung


"kamu lucu juga ternyata, aku gak seperti yang lain, aku ngelakuin semua ini, hanya sekedar bantu kamu aja kok, karena sebenarnya aku kenal dan tau kamu indigo semenjak pertama kali kamu sekolah disini.Cuman berani lakukan sekarang!" jelas


__ADS_2