My story indigo

My story indigo
Nonton Bioskop


__ADS_3

Perjalanan terasa begitu cepat, hingga akhirnya sampai di tempat tujuan, Antara berjalan keluar terlebih dahulu, disusul Erna yang ikut keluar, sampai akhirnya Kirana juga ikut keluar, berdiri persis di samping kiri tubuh Artara, rasanya aneh, jika ia membawa 2 wanita sekaligus. satu wanita asli, dan yang satunya wanita hantu, beruntung tak ada satupun orang yang menyadari nya, hanya dia dan mata batinnya itu.


"ER! " panggil Artara


"Yah ada apa? "


Baru saja mereka masuk ke dalam ruangan bioskop, tiba tiba Artara menghentikan langkah kakinya, berbisik lirih menatap Erna yang nampak bingung dengan perlakuan Artara.


"Ada apa? " tanya Erna kembali.


"Aku ijin ke toilet yah! " jelas Artara.


"Tentu, aku juga mau ke toilet sebentar! "


Artara yang bergegas cepat masuk ke dalam toilet, Erna pun masuk ke toilet wanita. Beruntung karena saat Artara masuk ke dalam, ternyata kosong, membuatnya agak lega, bisa berbincang dengan Kirana tanpa waspada.

__ADS_1


"Okeh, kamu boleh ikut ke bioskop sama aku nanti, tpi harus inget. jangan ganggu siapapun, termasuk Erna okeh? " jelas Artara di hadapan Kirana.


"Kenapa aku gak boleh ganggu dia? kamu suka ya sama dia? " tanya Kirana blak blakan.


"Aku cuman gak mau, ada orang yang merasa terganggu aja ok? " Jelas Artara.


"okeh! "


*******


Beberapa menit ke menit kemudian, setelah mereka sudah memesan tiket masuk bioskop, akhirnya mereka masuk, duduk si tempat yang sudah mereka pilih, Artara sengaja memilih tempat yang sebelahnya kosong, agar Kirana bisa duduk di samping nya, karena ia altakut, jika sampai ia di pangkuan orang lain.


Erna tiba-tiba menatapnya, dengan tatapan aneh, rasanya ia sadar dengan kelakuan Artara yang mulai aneh, menatap kesana kemari, padahal tak ada orang. dia sebelah nya.


"Hey liatinnya ke arah aku dong, bukanya sebelah kamu kosong? " Lirih Erna, ia mulai tak nyaman, karena selama masuk di bioskop ia merasa seperti di cuekin.

__ADS_1


"Maaf, aku cuman lagi liatin nomor tempat bangku kita, takutnya kita salah tempat duduk!" jelas Artara mencari cari alasan.


"Enggak kok, bener, ini tempat duduk kita! "


Sampai lampu di ruangan bioskop pun mati, flm mulai di tayangkan, Kirana yang tadinya bengong dan bingung, tiba-tiba tersenyum sembari menggenggam tangan kiri Artara erat erat.


Tangan itu terasa sangat dingin, lembut dan sedikit ada cakar yang menempel di kulitnya, itu tak jadi masalah, nampaknya Kirana benar-benar senang di ajak di bioskop.


"Artara itu apaan? " tanya Kirana.


Artara yang bingung harus menjawab apa, ia takuk Erna bisa mendengarnya. Sampai ia bergeser sedikit berbisik.


"Itu yang dinamakan flm Kirana! " bisik Artara.


"Ough jadi gitu! " ujar Kirana melongo.

__ADS_1


Tiba tiba saja tangan Kiri Artara di penggang seseorang, dan yang banar saja, Erna tiba tiba menggenggamnya, nampaknya ia ketakutan. Erna yang terlihat pemberani, dan wanita yang tidak manja, ternyata memiliki sifat penakut juga.


Artara bingung harus berbalik kesiapa, tangan kanan nya di pegang Kirana, sedangkan tangan kirinya di genggam erat erat Erna, sampai akhirnya ia memilih bergeser sedikit, tanpa harus melepas tangan Kirana, merangkul Erna agar tidak terlalu ketakutan. Entahlah, jantungnya benar benar berdenyut kencang, ini pertama kalinya ia bersentuhan dengan seorang wanita, suasana itu benar benar hangat.


__ADS_2