My story indigo

My story indigo
Salsa mulai takut


__ADS_3

Selesai ia membersihkan kaca, Salsa bergegas memilih untuk segera mandi. Hitung hitung untuk kesegaran tubuhnya.


Setelah mengambil handuk, dan masuk ke dalam kamar mandi, tanpa sengaja, ia menatap cermin ada sosok menyeramkan terlihat di belakangnya.


Sosok itu tak lain, dari sebelumnya. Namun saat ia berbalik dari arah cermin, sosok itu sudah tidak ada, pun sebaliknya, di cermin pin sudah menghilang.


"Apakah aku benar benar sudah gila? " gumamnya, sambil menepuk pipinya agar sadar, jika semua itu hanyalah halusinasi saja.


Salsa memilih untuk keramas, karena sudah terasa sangat lepek.


12 menit kemudian....


Selesai mandi, dan berganti pakaian, Salsa langsung mengambil laptop nya, mengerjakan tugas dari kampus yang harus selesai besok. Namun di beberapa menit ia mengerjakan tugas, ada suara anehnya terdengar dari dalam lemari


"Sal.. sa..! "


Suara itu seperti memanggil nya dari jauh, Salaa sampai merasa takut, jika ada hal aneh yang terjadi. Bahkan sampai tangan nya merinding.


Salsa kembali fokus, ia tak mau. karena hal semacam itu, bisa menggangu nya mengerjakan tugas


*********

__ADS_1


"Kamu kenapa? " tanya ibu


"Entahlah, susah di jelaskan! " jawab Salsa


Salsa yang tak bisa diam saat makan malam bersama dengan ibu, tiba-tiba saja terdiam, lenyap. Wajahnya jadi terlihat sangat lemas, dan melamun.


"Kali ada apa apa! curhat ke mama ya? " jelas Ibu, sambil mengusap tangan kanan putrinya.


Artara tak peduli dengan pembicaraan mereka, ja hanya fokus makan sampai kenyang. Kecuali ayah yang justru lupa dengan makanan nya, karena sibuk membalas chat pesan kerjaan di kantor.


"Pah, nasi dan lauknya udah dingin loh! dari tadi main hape terus! " jelas Ibu, karena makanan yang sudah ia siapkan tidak termakan.


"Iyah mah, bentar, ini ada info penting! " jelas Ayah, masih memainkan HPnya.


*******


Erna bisa bernafas lega, langsung berjalan turun makan bersama keluarga, namun karena ia yunda, hanya tersisa Kakak masih makan, dan ibu yang sedang mencuci piring, sedangkan ayah sudah pergi menonton TV.


"Baru selesai ngerjain tugas nya? " tanya ibu, sambil mencuci piring,melihat putrinya sedang berjalan duduk.


"Yah baru selesai! " jelas Erna

__ADS_1


Kaka tak menghiraukan adiknya, ia tetap fokus makan.


Erna pun demikian, ia juga tak peduli, karena ia hanya ingin makan malam saja.


"Kata mama, kamu tadi dianterin cowok baru ya? " ujar Sukma, kaka Erna, terpaut 3 tahun.


Erna sebenarnya malas jika harus menjawabnya, ia hanya mengangguk saja, tanpa berkata sekata pun


"Iyah, mama kok gak di kasih tau siapa sih namanya! " tanya ibu.


Kebetulan piring sudah bersih dan beres ibu langsung duduk di sebelah Erna yang sedang makan malam.


"Ayok, cerita ke mama! namanya siapa? " tanya ibu, sedangkan Sukma juga mendekat mendengar kan.


"Namanya Artara, dia kelas 11 B, sebelah kelasku! " jawab Erna


"Emang kamu yakin, udah move on dari Esa? " ledek Sukma.


"Kakak! udah tak bilangin jangan bahas Esa lagi! " jelas Erna tak terima.


Sukma tertawa, melihat adiknya kesal, pikirnya. Jika salsa belum bisa move on, padahal nyatanya sudah terlupakan.

__ADS_1


"Besok ajak main ke rumah, biar mama tau siapa itu Artara! " jelas ibu.


"Akan aku coba mah! "


__ADS_2