
Laura tersenyum senang ketika melihat wajah nayla yang sangat terkejut setelah mendengarkan semua perkataan ayah mereka yang meminta nayla untuk membantu laura dengan cara mendekati lerry sampai lerry akhirnya mau mempercepat pernikahan di antara lerry dan laura.
" Kenapa harus aku ? Bukankah ini pernikahan ka laura ? Kenapa harus aku yang menjadi kambing hitamnya ? ". Tanya nayla benar-benar tak habis pikir dengan semua ini.
" Ck, tinggal iya doang apa susahnya sih ? Seenggaknya lu harus bayar kesalahan yang pernah lu lakuin ke gue dulu ". Ujar laura dengan tatapan penuh kebencian.
Nayla tidak menanggapi ucapan laura, dia terus menatap dimas ayahnya dengan tatapan meminta penjelasan untuk semua ini.
" Hee anak pembawah sial ! Kalau bukan karena saya dan putri saya, mungkin suami saya sudah mengusir dan menendang kamu dan ibumu saat kamu masih dalam kandunga ibumu, jadi sekarang kamu seharusnya balas budi atas kebaikan saya, bukan sok-sokkan kayak gini yah ! ". Sambung adel dengan tatapan tajamnya.
" Apa yang di katakan istri saya itu benar, jadi sebaiknya kamu menurut saja dan lakukan apa yang saya katakan tadi ". Ucap dimas dengan kejamnya malah membela adel dan laura, tanpa memikirkan perasaan nayla yang mungkin saja terluka dengan sikapnya yang sangat tidak adil.
Nayla memejamkan matanya masih mencoba untuk menahan diri agar tidak membuat masalah saat ini. Mungkin iya dulu dia terlalu bodoh untuk menuruti keinginan keluarga ayahnya, tapi sekarang jelas berbeda, nayla yang dulu bukanlah nayla yang sekarang. Karena nayla yang sekarang jelas sudah berubah drastis, bahkan jika dia emosi di buat orang, dia bisa saja membunuh orang tersebut.
" Bagaimana kalau aku tidak mau melakukan apa yang kalian inginkan ? ".
Brakkk....
Adel langsung menggebrak meja dengan kuat sehingga menimbulkan suara yang nyaring saking marahnya dia setelah mendengarkan ucapan nayla barusan, bahkan sekarang dia tengah menatap nayla dengan tatapan tajam.
" Ohh jadi sekarang kamu sudah berani melawan yah ! Artinya kamu sudah siap untuk di keluarkan dari keluarga anggara ? Haaa ". Pekik adel sangat marah.
Dimas langsung memijit keningnya melihat situasi di ruangan makan tersebut malah jadi kacau, sedangkan di bawah sana, tangan nayla sudah mengepal seakan siap untuk menonjok wajah emak tirinya yang tidak ada tobat-tobatnya menyiksa fisik dan mental nayla selama ini.
" Mungkin kalian harus melakukan hal itu, sama sekali tidak ada masalah bagiku, jika kalian ingin mengeluarkan aku dari keluarga anggara, bukankah setelah aku di usir, kalian pernah mengatakan kalau aku bukan lagi bagian dari keluarga ini ? Atau selama ini aku salah mendengarnya ? ".
__ADS_1
Kali ini nayla benar-benar muak dengan semua perlakuan ibu tirinya, sekarang nayla dengan berani, langsung berdiri dari duduknya seraya menatap ibu dan kaka tirinya dengan tatapan yang sangat dingin.
Deg.
Laura dan adel melotot kaget ketika melihat nayla yang baru saja secara terang-terangan berani melawan mereka berdua.
Brakk...
Kali ini bukan adel yang menggebrak meja makan di depan mereka, tapi dimas lah yang melakukannya karena dia sangat marah melihat nayla yang sangat berani mengatakan hal tadi pada istrinya.
" Jadi sekarang kamu berani melawan ? Dasar anak pembawah sial, tidak tahu di untung, percuma saya membesarkan kamu kalau ujung-ujungnya kamu jadi gadis liar seperti ini ! ". Ucap dimas ikutan berdiri dan menatap nayla dengan tatapan penuh kemarahan.
" Udah yah, kurung aja dia dan beri dia hukuman ! Pasti dia jadi seperti ini karena bergaul dengan sahabat noraknya itu, sih oliv ". Laura malah memprovokasi ayahnya untuk memberikan hukuman pada nayla.
Sakit ? Tentu saja sakit, melihat ayahnya yang jelas sangat tidak adil padanya, itu jelas sangat sakit, walaupun tidak menimbulkan luka secara fisik.
Deg.
Ini beda, nayla yang sedari tadi masih bisa mengontrol emosinya karena pembahasan sedari tadi hanya tentang masalah keluarga mereka, sekarang raut wajah nayla mulai terlihat memarah, karena emosinya langsung meledak, ketika ayahnya seketika mengaitkan oliv dalam masalah keluarga mereka.
" Kalian bisa melakukan apapun padaku, tapi jika seujung rambut saja kalian berani menyentuh sahabatku, maka kalian juga akan melihat kekejamanku soal balas-membalas dendam ! ".
Deg.
Adel, laura bahkan dimas langsung tercengang mendengarkan sebuah ancaman halus yang baru saja di lontarkan nayla pada mereka. Tapi setelah mengatakan hal tersebut, nayla langsung pergi meninggalkan mereka bertiga di dalam ruang makan tersebut, bahkan mereka bertiga tidak menahan nayla, karena masih dalam keadaan syok.
__ADS_1
Siapa yang tidak akan terkejut melihat perubahan seorang gadis yang dulunya sangat penurut bahkan bisa di bodoh-bodohi hingga di siksa setiap hari, kini dengan lantangnya berani mengancam mereka dengan ancaman yang terlihat tidak main-main.
*********
Ada banyak orang berkata kalau seorang ayah adalah cinta pertama seorang anak perempuan, tempat bersandarnya anak perempuan di kalah tersakiti oleh dunia dan menjadi rumah ternyaman bagi para anak perempuan. Tapi semua itu sama sekali tidak pernah di rasakan oleh nayla.
Ayah yang selalu di banggakan dan kagumi, ternyata sangat kejam padanya dan lebih parah nya lagi, ayahnya bahkan ingin menjerumuskannya dalam sebuah keadaan yang jelas berbahaya baginya. Apakah pantas seorang ayah melakukan hal seperti itu ? Tentu saja tidak, tapi ternyata dimas bukanlah sosok ayah seperti itu, tapi kebalikannya.
Sekarang sudah jam 8 malam, pikiran nayla jelas sangat kacau setelah dia di perlakukan seperti itu oleh ayahnya. Sehingga saat ini nayla terus mengelilingi kota B dengan mobilnya, untuk menenangkan dirinya sejenak dari pikirannya yang benar-benar sangat kacau.
" Bu ? Apa kau melihatnya dari atas sana ? ". Batin nayla tanpa sadar dia meneteskan air mata karena bayangan sosok ibunya seketika terlintas dalam pikirannya.
" Maafkan aku bu, aku mungkin belum bisa menjadi anak yang baik untuk ayah, tapi aku juga pantas untuk di hargai sebagai seorang anak ".
" Aku tidak menyesal menjadi putri ayah, tapi aku menyesal kenapa proses kehidupanku seperti ini ".
" Apakah aku memang hanya seorang anak pembawah sial ? Apa aku memang pantas di perlakukan tidak adil oleh mereka ? Apa aku memang tidak pantas hidup bahagia ? ".
Nayla terus berucap dalam hatinya, dengan air mata yang semakin deras membahasi pipinya, karena terlalu sakit dan hancur kehidupannya setelah kepergian sang ibu yang meninggalkannya sendirian bertahan hidup di dunia ini.
Tapi tiba-tiba...
Ckiiiittttttt...
Nayla tiba-tiba menginjak rem dengan cepat ketika dia melihat ada orang terlempar dan jatuh di jalan yang berada di depannya. Untung saja nayla sangat gercep mengijak rem mobilnya, jika tidak, pasti orang itu sudah hancur tak berbentuk di tambrak oleh mobil nayla.
__ADS_1
Jantung nayla seakan ingin berhenti, dia langsung keluar dari mobilnya untuk memastikan orang yang hampir saja dia tabrak baik-baik saja.
Tapi ketika dia sudah tiba di depan mobil dan sudah bisa melihat dengan jelas wajah orang itu, nayla langsung melototkan matanya sangat terkejut, karena ternyata orang itu di kenali oleh nayla.