Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 65


__ADS_3

" Hikss.. Hikss.. Gk mau, aku pengen nikahnya sama tuan lerry aja, hiksss.. Hikss.. ". Laura menangis dan terus berontak setelah mereka tiba di mansion.


" DIAM KAMU ! NGAPAIN KAMU MASIH INGIN MENIKAH DENGAN PRIA YANG SEPERTI ITU ! DIA TIDAK MENCINTAIMU ! BERHENTI BERHARAP PADANYA ! ".


Dimas pun memarahi laura yang pikirannya sudah di penuhi oleh lerry, emangnya hanya lerry pria di dunia ini sehingga laura harus menangisinya, pikir dimas.


" Hikss.. Hikss... Tapikan pria yang aku cintai cuma tuan dimas, aku gk mau yang lain ". Balas laura ngebet banget sama lerry.


" Sudahlah, ayah malas harus ngomong berkali-kali sama kamu tapi kamunya gk mau dengerin ayah ! Terserah kamu ! ". Ucap dimas seraya dia berniat pergi ke kamarnya tapi adel menahannya.


" Mas, tunggu dulu ". Ucap adel menahan tangan dimas.


" Apalagi sih ! ". Pekik dimas dengan kesal.


" Dengerin aku dulu, Apa kamu benar-benar ingin melepaskan kesempatan emas ini ? Apa kamu tidak ingin perusahan kita lebih maju jika kita besanan dengan keluarga jordan ? ". Tanya adel memprovokasi suaminya.


" Lupakan semua itu ! Apa kamu tidak lihat bagaimana sikap tuan rexi tadi, Haa ! Sudah jelas dia tidak akan melanjutkan lagi pernikahan ini, kenapa kita harus berharap lagi ! ". Balas dimas yang sudah putus asa dengan harapan perusahannya akan melesat maju jika ada sokongan dana dari keluarga jordan jika mereka berhasil menjadi besan.


" Mas tenang aja, serahkan saja semuanya sama aku, dengan rencanaku, pasti keluarga jordan akan bertekuk lutut pada kita ". Ucap adel dengan sangat yakin.


" Terserah, aku mau ke kamar ". Ucap dimas malah pergi meninggalkan adel dan laura.


Bagi dimas, apa yang akan adel lakukan dia tidak akan peduli lagi, karna dia yakin, apa saja yang akan mereka lakukan nanti, pasti ujung-ujungnya sama saja, pernikahan laura dan lerry tidak akan pernah terjadi.


**********


" Sumpah deh nay, acting Lo tadi beneran kayak pemain flim njirr, apa sebenarnya Lo punya bakat jadi pemain flim kali ya ". Ucap oliv masih terkagum-kagum dengan acting nayla tadi.


" Lebay ". Ujar nayla memutar bola matanya dengan malas, kemudian dia berdiri dari duduknya.


" Gue ke kamar dulu, cape, mau tidur ". Sambungnya.


" Ck, ya udah masuk aja sana ". Ucap oliv.

__ADS_1


Tanpa menunggu lama, nayla pun berjalan masuk kekamarnya meninggalkan oliv yang masih ingin bersantai di ruang santai apartemen mereka.


Ceklek.


Setelah menutup pintu kamarnya, nayla langsung berjalan ke arah ranjang dan langsung merebahkan tubuhnya dengan kasar di atas ranjang king size miliknya.


Tanpa terduga. Buliran air mata nayla tiba-tiba menetes dan perlahan mulai membasahi pipinya.


" Hah ".


Nayla menghembuskan nafasnya dengan kasar, seraya mengusap air matanya yang tidak mau berhenti keluar membasahi pipinya.


" Seburuk itukah gue dimata ayah ? ". Gumam nayla dengan air mata yang terus mengalir.


Ya, Dibalik semua yang nayla lakukan tadi pada keluarga anggara, dia sungguh tak menyangka jika ayahnya sendiri akan menamparnya di depan banyak orang, apalagi hanya karena laura.


" Apa cuma laura yang berhak bahagia ? Trus gue gk boleh ? ". Gumam nayla lagi.


Tanpa dia sadari, mungkin saking lelahnya dia meratapi proses kehidupannya, nayla pun tertidur dengan sisa-sisa air mata yang masih menempel di pipinya.


Sedangkan di tempat lain, kini lerry sedang bersama angga di apartemen angga, karena lerry sengaja ingin mengunjungi apartemen angga setelah dia dan angga mengantarkan nayla dan oliv pulang ke apartemen oliv.


Saat ini, mereka berdua sedang menikmati wine yang di beli oleh lerry untuk menghilangkan stres karena kejadian tadi di mansion keluarga jordan.


" Hei, Lo gk boleh banyak minum bro, besok kita ada meeting jam 8 pagi di restoran X bersama klien dari jepang ". Ucap angga memberikan peringatan pada lerry agar tidak terlalu mabok.


" Kan Lo bisa gantiin gue kalo gue gk bisa hadir ". Ucap lerry dengan santainya sambil meneguk habis wine di gelasnya.


" Cih.. Lo selalu limpahin kerjaan Lo ke gue, emangnya Lo pikir gue gk banyak kerjaan juga, dan semua kerjaan gue yang menumpuk, semuanyanya Lo yang kasi ! ". Ucap angga dengan kesal.


Lerry mengangkat kedua bahunya seakan dia tidak peduli dengan celotehan angga, hal itu jelas membuat angga semakin kesal.


" Hah ". Tiba-tiba lerry menghembuskan nafasnya dengan kasar.

__ADS_1


" Entahlah, gue cukup kasihan ngelihat gadis itu di perlakukan tidak adil sama keluarga anggara ".


Angga langsung memicingkan matanya ketika mendengarkan lerry barusan ngomong seperti itu.


" Maksud Lo nayla ? ". Tanya angga memastikan.


" Hmm ". Balas lerry dengan deheman.


" Gue emang gk suka sama gadis tomboy kayak dia, tapi entah kenapa, setelah melihat dan tahu seperti apa perlakuan keluarganya sendiri ke dia, lubul hati gue yang paling dalam sedikit tergerak seakan berkata kalau gue pengen ngelindungin dia ". Sambung lerry terlihat serius.


Angga menyunggingkan senyum tipis di bibirnya, dia tahu lerry sudah mulai terkena efek minuman yang mereka minum yang artinya lerry sudah mulai mabuk, tapi mendengarkan apa yang lerry katakan, dia tahu lerry masih sadar saat mengucapkan hal itu.


" Lindungin nayla kalo emang hati kecil Lo yang menginginkan hal tersebut ". Balas angga memberi saran.


" Gue ngerti apa maksud Lo, dan menurut gue, gk selamanya seorang pria ngelindungin seorang wanita karena perasaan cinta atau ingin bersama. Banyak kok pria yang ngelindungin wanita hanya karena murni ingin ngelidungin bukan karena suka ". Sambung angga.


" Hmm gue tau, tapi gimana kalau gadis itu malah berpikir gue suka beneran ke dia ? Bisa-bisa dia besar kepala dan terlalu pede ". Sambung lerry.


" Sekarang gue pengen nanya ke lu, emangnya kalo nayla beneran suka dan nyatanya dia beneran mau hubungan kalian resmi, bukan lagi hanya sebatas kontrak, emangnya Lo gk mau ? ". Tanya angga penuh selidik.


Lerry menautkan kedua alisnya seraya menuangkan lagi wine di gelasnya, kemudian dia mengangkat gelasnya dan memutar-mutar gelasnya.


" Gue rasa hal seperti itu gk akan pernah terlintas di pikiran gadis seperti dia, dan sekalipun dia mau, gue juga gk akan semudah itu mau sama dia, dia bukan tipe gue ". Jawab lerry dengan santainya.


" Cih ". Decihan pun keluar dari mulut angga.


" Apa Lo hanya mandang fisik doang, sampe Lo bilang nayla bukan tipe Lo ? ". Tanya angga dengan malas.


" Memangnya sejak kapan gue pernah ngejalin hubungan dengan seseorang karena gue hanya mandang fisik doang ? ". Ucap lerry.


" Maksud gue bukan karena fisiknya yang bukan tipe gue, tapi dia masih terlihat labil dan gue paling gk suka cewe labil, Lo tau sendiri kalo gue selalu serius saat ngajalanin hubungan sama siapapun yang jadi pasangan gue ". Sambung lerry.


" Lo aja yang gk tahu nayla kek gimana, coba aja sekali Lo jalan sama dia seharian, gue yakin Lo akan tarik ucapan Lo lagi yang bilang nayla masih labil ". Balas angga yang merasa lerry terlalu meremehkan nayla.

__ADS_1


__ADS_2