
Laura penasaran dengan jawaban nayla pada lerry dalam panggilan telfon yang sedang berlangsung antara lerry dan nayla yang sedang di saksikan oleh laura di depan matanya.
Perasaan laura sedikit tidak tenang, apalagi tiba-tiba lerry menyunggingkan seringai tipis dan menatapnya dengan tatapan yang sulit di artikan, entah apa yang nayla katakan sehingga lerry bersikap seperti itu.
Tak berselang lama lerry terlihat sudah selesai telfonan dengan nayla karena lerry baru saja menyimpan kembali ponselnya di saku celananya.
" Baiklah, jika nayla memang telah membuat keputusan seperti yang kamu katakan, maka datanglah nanti malam ke mansion keluarga saya dan ajaklah keluargamu juga ". Ucap lerry sangat di luar dugaan.
Deg.
Laura langsung melotot karena terkejut seraya dia menggembangkan senyum senangnya ketika dia berpikir nayla baru saja memberikannya jakpot yang sangat besar.
" Akhirnya ". Batin laura benar-benar sangat senang dan merasa kalau semua keberuntungan sedang menghampirinya.
" Baik tuan, kalau begitu saya pulang sekarang untuk memberitahukan kabar bahagia ini pada keluargaku ". Ucap laura langsung berdiri berpamitan pada lerry.
Entah apa yang terjadi, lerry dengan anehnya malah tersenyum mempersilahkan laura pergi, seakan-akan dia telah menerima laura.
Akhirnya laura pergi meninggalkan ruangan lerry dengan perasaan bahagianya, tapi tidak dengan lerry yang ternyata langsung berubah raut wajahnya kembali dingin seperti semula setelah laura meninggalkan ruangan kerjanya.
" Jika bukan karena nayla, gue gk akan pernah senyumin wanita gila tadi ". Ucap lerry dengan kesalnya seraya dia berjalan menuju meja kerjanya.
Ternyata senyuman yang lerry tunjukkan pada laura itu ulah nayla yang ternyata menyuruh lerry harus bersikap baik pada laura karena mereka ternyata sudah merencanakan sesuatu nanti malam, sehingga lerry mengajak laura dan keluarga anggara untuk makan malam bersama nanti malam di mansion jordan.
Tak berselang lama, angga datang bersama orang yang mengizinkan laura masuk kedalam ruangan kerja lerry.
" Tuan, dia orangnya ". Ucap angga dengan datar.
Orang yang mengizinkan laura masuk kedalam ruangan kerja lerry ternyata adalah salah satu resepsionis wanita dan sekarang resepsionis itu sedang gugup ketakutan di hadapan lerry dan angga.
__ADS_1
" Siapa yang menyuruhmu mengizinkan wanita tadi masuk kedalam ruangan saya ? ". Tanya lerry dengan tatapan dinginnya.
" Maaf tuan, saya tidak mengizinkan wanita itu masuk dan saya telah menahannya semampu saya, bahkan saya sempat di pukul oleh wanita itu karena saya menahannya, dan dia akhirnya berhasil masuk kedalam ruangan tuan, disaat saya lengah ". Jelas resepsionis itu berkata jujur.
" Hah ".
Mendengarkan penjelasan dari resepsionis itu membuat lerry langsung menghembuskan nafasnya dengan kasar. Dia tidak menyangka kalau laura ternyata telah membuat kekacauan sebesar ini di kantornya.
" Baiklah, kembalilah bekerja ". Ucap lerry tidak bisa marah karena kenyataannya resepsionis itu memang tidak salah dan yang salah adalah laura.
" Baik tuan, saya minta maaf ". Ucap resepsionis itu berterima kasih seraya bernafas lega karena dia tidak dimarahi, karena dia memang tidak salah.
Resepsionis itu pun keluar dari ruangan lerry meninggalkan lerry dan angga di dalam ruangan itu.
" Calon istri lu ternyata bar-bar juga, bisa-bisanya dia mukul resepsionis hanya karna ngehalangin dia yang ingin masuk kedalam ruangan ini ". Ucap angga dengan sindirian mode sahabat.
" Gk usah banyak bacot, mendingan lu kerjain sana pekerjaan Lo, karna gue pengen pulang cepat hari ini, dan Lo harus ikut makan malam di mansion gue nanti malam karna nayla dan oliv juga akan datang ". Ucap lerry dengan malas.
" Entahlah, gue cuma ikut saja rencana mereka ". Jawab lerry dengan santainya.
" Ck, ternyata sekarang Lo udah mulai mencair jika berhubungan soal nayla, apa jangan-jangan Lo udah mulai nyimpen perasaan yah sama nayla ? ". Ucap angga menggoda lerry.
" Bacot Lu, pergi sana selesain kerjaan Lo, gk usah ganggu gue, gue lagi sibuk ". Ujar lerry langsung mengusir angga dari ruangannya.
" Haha, ngeles lu, bilang aja kalo lu emang beneran mulai suka sama nayla ". Ejek angga.
Lerry langsung menatap angga dengan tatapan tajamnya, tapi angga menanggapinya dengan tertawa puas dan akhirnya angga memilih pergi dari ruangan lerry, sebelum lerry semakin kesal padanya.
******
__ADS_1
Nayla dan oliv baru saja masuk kedalam mobil setelah oliv tadi selesai di urut seluruh badannya yang terasa sakit.
" Gimana ? Udah mendingan gk badan Lo setelah di urut ? ". Tanya nayla seraya memakai sabuk pengamannya dan dia yang akan mengemudikan mobil saat ini.
" Udah lumayan gk sakit lagi sih, gk sama kayak tadi sakitnya emang sampe ke tulang-tulang gue ". Jawab oliv merasa tubuhnya sudah lebih rileks dari sebelumnya.
" Hmm.. Tapi gue pengen kasi tahu Lo sesuatu ". Ucap nayla langsung menyambung topik lain.
" Apaan ? ". Tanya oliv penasaran.
" Entar malam kita di undang makan malam di mansion keluarga jordan dan kemungkinan besar keluarga anggara juga akan ikut makan malam bersama disana ". Jelas nayla sambil menjalankan mobilnya.
" Ck, ngapain mereka juga ikutan ? Apa tuan rexi dan nyonya mayang yang meminta mereka ikutan makan malam bersama juga ? ". Tanya oliv dengan malas.
" Gk sih, gue sendiri yang minta tuan lerry ngundang mereka buat makan malam bersama ". Ucap nayla yang sama sekali tidak terduga.
" Apaan sih nay, ngapain lu minta mereka makan malam bersama dengan kita ? Bukannya kita harus ngehindar dari mereka untuk sementara waktu ". Balas oliv tak habis pikir.
Nayla pun menjelaskan soal lerry yang memberitahukan laura yang datang ke kantor lerry dan nayla juga menjelaskan alasannya merencanakan semua ini pada oliv.
" Oke setuju, gue pikir Lo sedang merencanakan hal bodoh lagi, kalau rencana ini mah gue setuju banget ". Ucap oliv malah langsung setuju dengan rencana yang ingin nayla lakukan malam ini pada keluarga anggara.
Nayla menggelengkan kepalanya seraya tersenyum tipis, oliv terlalu cepat menanggapi ucapannya dengan emosi tadi dan sekarang malah setuju dengan rencananya.
" Gue jadi pengen cepet-cepet bertemu sama tu nenek lampir, gue penasaran gimana reaksinya nanti akan rencana yang ingin Lo lakukan ". Ucap oliv dengan senyuman penuh arti.
" Ini belum seberapa dengan apa yang sedang dia rencanain ke gue, dan mulai saat ini, gue akan langsung bertindak jika dia mengusik gue, karna gue gk akan diam lagi kek dulu ". Ucap nayla semakin berani untuk membalaskan semua perbuatan keluarga anggara yang selalu saja berniat menghancurkan kehidupannya.
Oliv sangat setuju dan sangat mendukung perkataan nayla barusan, apapun yang akan nayla lakukan kedepannya, oliv akan pasang badan di garda terdepan untuk mendukung dan membantu nayla dengan cara apapun itu.
__ADS_1
Akhirnya mereka berdua kembali diam selama perjalanan pulang ke apartemen mereka.