Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 28


__ADS_3

Nayla menautkan kedua alisnya, ketika semakin dalam dia menelusuri berita viral itu, dia mendapatkan sebuah informasi yang cukup menarik.


" Jadi dia orangnya ? ". Gumam nayla seraya menyeringai tipis.


Dia bangun dari rebahannya, kemudian dia turun dari ranjangnya dan mulai bersiap ingin pergi ke suatu tempat untuk saat ini.


*****


Di sebuah cafe yang cukup terkenal di kota J, Nayla terlihat sedang menunggu seseorang yang akan datang menemuinya di cafe itu.


Sudah sekitar 20 menit nayla menunggu, tapi nayla sama sekali tidak kesal karena nayla memaklumi orang yang akan menemuinya datang dari kota sebelah.


Tapi tak berselang lama, akhirnya orang yang di tunggu pun datang dan langsung menghampiri nayla.


" Permisi, apa benar anda yang bernama nona nayla ? ". Tanya seorang pria dengan ramah pada nayla.


" Ya, silahkan duduk ". Jawab nayla membenarkan, seraya menyuruh duduk pria itu.


" Ahh ya ".


Pria itu duduk di kursi kosong tepat berhadapan dengan nayla, tatapan mata pria iti terlihat jelas kalau pria itu terpesona melihat kecantikan nayla yang natural, tapi nayla hanya menanggapi hal itu dengan senyuman tipis.


" Saya tidak ingin berlama-lama, maka dari itu saya akan langsung mengatakan maksud saya melakukan pertemuan ini ". Ucap nayla tanpa basa-basi.


" Ya, silahkan nona ". Jawab pria itu setuju-setuju saja.


" Saya tahu anda adalah pengawal pribadi pria misterius yang sedang viral itu. Saya hanya ingin anda menyampaikan pesan saya untuk pria itu ".


Deg.


Jantung pria itu langsung berdetak kencang setelah mendengarkan apa yang barusan di katakan oleh gadis di depannya. Bahkan terlihat jelas pria itu langsung gugup dan mulai panik.


" Anda tidak perlu takut karena saya mengetahui siapa anda, selama anda bisa bekerja sama dengan baik ". Sambung nayla yang menyadari gerak-gerik pria di depannya.

__ADS_1


" Ma-maaf nona, tapi bagaimana bisa anda mengetahui hal itu ? ". Tanya pria itu sampai suaranya terbata-bata.


" Lupakan hal itu, yang jelas, saya ingin anda mengatakan pada tuan anda, bahwa jangan pernah bermain-main dengan saya, karena saya bukan tipe orang yang pemaaf jika seseorang berani melakukan hal yang fatal terhadap saya ". Ucap nayla langsung berubah raut wajahnya menjadi datar setelah mengatakan hal tersebut.


Deg.


Lagi dan lagi pria itu terkejut mendengarkan perkataan gadis di depannya.


" Siapa sebenarnya gadis ini ? Kenapa auranya sangat berbahaya ? Padahal dia sama sekali tidak terlihat seperti orang jahat ". Batin pria itu penasaran dengan nayla.


" Saya akan menyampaikan pesan anda pada tuan saya, tapi apa boleh saya menanyakan satu hal pada anda ? ". Tanya pria itu dengan wajah serius.


Nayla menganggukkan kepalanya mempersilahkan pria itu bertanya padanya.


" Jika anda memang mengenal siapa tuan saya disaat semua orang tidak tahu akan identitas tuan saya, saya hanya ingin tahu, siapa anda dan apa sebenarnya yang di lakukan oleh tuan saya sehingga anda meminta saya untuk menyampaikan pesan yang anda katakan pada saya ? ". Tanya pria itu dengan tatapan penuh selidik.


Nayla menyunggingkan senyuman tipisnya, dia menatap pria di depannya dengan tatapan yang sulit di artikan, membuat pria itu semakin penasaran.


" Anda akan segera mengetahui siapa saya, karena tuan anda pasti akan memberitahukan siapa saya yang sebenarnya, setelah anda menyampaikan pesan saya padanya ". Jawab nayla dengan santainya.


******


Setelah melakukan pertemuan di cafe tadi, nayla memutuskan untuk kembali ke rumah. Tapi ketika mobilnya baru saja di parkir di halaman rumahnya, wajahnya langsung berubah datar di sertai tatapan dingin setelah dia melihat satu mobil yang terparkir di depan rumahnya dan itu bukan mobil oliv, tapi mobil milik laura.


Nayla pun keluar dari mobilnya dan langsung berjalan masuk kedalam rumahnya. Tapi baru saja dia berdiri di depan pintu rumahnya, bahkan dia belum masuk kedalam, suara teriakan adu mulut di dalam rumahnya terdengar sampai di depan pintu utama.


Akhirnya nayla masuk kedalam, karena sudah bisa di pastikan kalau yang lagi adu mulut pasti tak lain adalah laura dan oliv.


" MANA ANAK PEMBAWAH SIAL ITU HAAA ! LU SEMBUNYIIN DI MANA DIA ".


" LU YANG ANAK PEMBAWAH SIAL ! KELUAR LO DARI RUMAH GUE, BIKIN SESAK AJA LU, DASAR NENEK LAMPIR ! ".


" APA LO BILANG, LU YANG NENEK LAMPIR YAH, DASAR ORANG MISKIN ! ".

__ADS_1


Oliv melototkan matanya menatap laura dengan tatapan tajam penuh amarah ketika dia dikatai miskin oleh laura.


" HEE SIAPA YANG LU KATAIN MISKIN ? LU GK NGACA ? YANG KAYA ITU BOKAP LU BUKAN LU ".


" KALAU HIDUP MASIH DI TANGGUNG ORANG TUA, GK USAH SOK-SOKAN NGEHINA ORANG, SOMBONG KEKAYAAN YANG BUKAN HASIL KERINGAT SENDIRI ITU SANGAT MEMALUKAN HAHAH ".


Oliv membalas semua hinaan laura dengan jawaban yang sangat berkelas, dan semua perkataan oliv berhasil membuat laura semakin emosi dan bahkan laura hampir saja melayangkan tangannya berniat ingin menapar oliv, tapi tiba-tiba tangannya di tahan oleh seseorang dari arah belakang.


Spontan laura langsung menghempaskan tangan orang yang menahan tangannya, kemudian dia berbalik untuk melihat orang yang berani menahannya.


" Cih, akhirnya Lo datang juga ! ". Pekik laura dengan tatapan penuh kebencian menatap ke arah nayla yang ternyata adalah orang yang menahan tangan laura yang hampir menampar oliv.


" Pergilah dari sini ". Ucap nayla masih bisa menahan emosinya, walaupun wajahnya sangat datar dan jelas terlihat marah.


" Halah, gue sebenarnya juga ogah datang kesini dan masuk kerumah sempit kayak gini ! ". Balas laura dengan sombongnya.


" Ya keluar sana kalau lu ogah masuk kerumah ini, dasar nenek lampir sombongnya minta ampun deh ". Oliv benar kesal dengan kehadiran laura di rumah mereka.


" Diem lu setan ". Ujar laura menatap oliv dengan tatapan tajam.


" Denger yah anak pembawah sial ! Sampe gue mati sekalipun, gue gk akan ngebiarin hidup Lo bahagia sedetik pun ! ".


" Dan jangan pernah berharap Lo bisa merebut tuan lerry dari gue ! Karna Lo gk pantas dan gk sebanding dengan tuan lerry ! ".


" Haha, jadi maksud lu, hanya lu doang gitu yang bisa bersanding dengan tuan lerry ? Haha, bangun sayang, lu lagi mimpi ". Sindir oliv membela nayla.


Sedangkan nayla hanya diam saja, walaupun dia sebenarnya sudah mengepalkan tangannya dan sangat ingin menonjok mulut kaka tirinya.


Sayangnya nayla masih bisa menahan emosinya, karena belum saat dia membalas laura, karema ternyata juga nayla telah mempersiapkan suatu kejutan untuk ibu dan kaka tirinya nanti, sehingga dia masih ingin menahan diri.


" Keluar Lo dari rumah ini , Huss... Hussss ".


Oliv dengan kasarnya langsung mendorong laura untuk segera keluar dari rumah itu.

__ADS_1


" Cih, gk usah dorong-dorong gue, tangan lu kotor ! ".


Oliv tidak memperdulikan ucapan laura dan terus mendorong laura keluar dari rumah ini, sedangkan nayla masih berdiri diam dengan mata terpejam menahan emosinya.


__ADS_2