
Di mansion keluarga anggara, saat ini laura sedang di interogasi oleh dimas dan adel karena masalah yang menimpah nayla.
" Apa benar kamu yang melakukan semua itu, laura ? ". Tanya dimas dengan tatapan penuh selidik pada laura.
" Apaan sih yah, mana aku tahu soal ini, kenapa ayah malah menuduh aku yang mencelakai anak pembawah sial itu sih ". Jawab laura dengan kesalnya.
Laura tentu saja tidak mungkin memberitahukan kebenarannya pada kedua orang tuanya yang mana memang benar dialah dalang yang mengakibatkan kecelakaan nayla terjadi dan berakhir di culik dan di bawah ke irlandia.
" Iya kenapa juga mas malah nuduh laura ? Kan kenyataannya anak itu memang selalu saja sial, jadi wajar saja hal seperti ini terjadi padanya, dan dia juga pantas mendapatkan semua ini karena berani melawan aku dan mas, itu namanya karma untuk anak pembangkang seperti dia ! ". Sambung adel malah membela laura.
Laura pun menyunggingkan senyum tipis yang tidak di sadari oleh kedua orang tuanya, setidaknya sang bunda selalu membelanya.
" Baiklah jika benar kalau bukan kamu yang melakukan semua ini, hanya saja ayah ingin memberitahukan 1 hal padamu, jika terbukti kamu yang melakukan semua ini pada anak itu, maka kamu sendiri yang harus menerima resikonya nanti ". Jelas dimas dengan tatapan serius.
" Lah kenapa harus aku yang menanggung resikonya sendiri ? Apa maksud ayah berkata seperti itu ? ". Ujar laura tidak terima.
" Seharusnya kamu tahu kalau situasi kita saat ini sedang terancam setelah tuan lerry menyatakan nayla adalah kekasihnya, artinya kita seharusnya menunjukkan sikap baik kita bukan malah menambah masalah yang bisa saja membuat pernikahan kalian benar-benar di batalkan oleh keluarga jordan ". Jelas dimas tak mau hal itu sampai terjadi.
" Iya, tapikan bukan aku yang melakukannya ". Ujar oliv dengan penuh kebohongannya.
" Ayah hanya memberitahumu saja ". Balas dimas seraya menghembuskan nafasnya dengan berat.
Laura pun mendengus kesal karena setelah semua yang dia lakukan, bukannya mendatangkan hal baik padanya, ayahnya malah menuduhnya melakukan semua hal ini pada nayla, padahal kenyataannya memang dialah orangnya.
******
Saat ini sudah jam 11 malam, angga, lerry dan indah pun berniat pamit pulang dari apartemen oliv karena mereka sudah memutuskan untuk melanjutkan pencarian nayla besok saja.
Tapi ketika mereka semua sudah berada di depan pintu utama apartemen oliv, tiba-tiba ponsel oliv kembali bergetar menandakan ada panggilan masuk, sehingga angga dan lainnya sejenak menghentikan niatan mereka untuk pulang karena berpikir mungkin panggilan itu ada hubungannya dengan nayla.
" Halo ini siapa ? ". Tanya oliv setelah panggilan terhubung dengan nomor asing lagi yang tertera dalam panggilan tersebut.
__ADS_1
" Ini gue ".
Deg.
" NAYLA ". Pekik oliv langsung melototkan matanya terkejut.
Lerry, angga dan indah yang mendengarkan nama nayla di sebut pun ikutan terkejut, ternyata yang menghubungi oliv saat ini adalah nayla.
" Lo dimana nay, apa Lo baik-baik aja ? Udah makan ? Udah mandi ? Sekarang Lo bareng siapa ? Bilang aja Lo lagi dimana nanti gue jemput sekarang juga ".
Oliv langsung melontarkan pertanyaan bertubi-tubi pada nayla saking khawatirnya dia akan kondisi nayla saat ini.
Di irlandia ternyata nayla telah meminjam ponsel milik Dara untuk berniat menghubungi oliv, dan setelah mendengarkan pertanyaan bertubi-tubi dari oliv, nayla pun memutar bola matanya dengan malas.
" Kenapa gk nambah lagi pertanyaannya ? Kependekan pertanyaan yang lu tanyain ke gue, liv ". Jawab nayla dengan malas.
" Cih ! ". Oliv yang tadinya khawatir langsung berubah kesal karena jawaban yang nayla katakan barusan.
" Yak ! Lu masih sesantai ini setelah lu buat gue pusing tujuh keliling nyariin Lo di semua tempat ! Anjir banget Lo nay ! ". Ucap oliv benar-benar kesal pada nayla, tapi disisi lain dia akhirnya bisa bernafas lega setelah tahu kondisi nayla baik-baik saja.
" Udah jangan marah-marah mulu, gue cuma mau kasi tau Lo kalai gue baik-baik aja dan gue pengen lu gk kasi tahu ke siapapun kalau gue neghubungin lu ". Ujar nayla.
" Ck, di depan gue ada angga, tuan lerry sama nona indah, dan mereka udah dengerin semua yang Lo katakan, dasar bodoh ! ". Jawab oliv yang ternyata sedari tadi sudah mengaktifkan pengeras suara panggilan tersebut.
Deg.
" Cih, ngapain juga lu aktifin pengeras suara, bodoh banget sih Lu ". Nayla pun ikutan kesal karena oliv.
Angga dan indah langsung menggelengkan kepalanya tercengang dengan cara berbicara nayla dan oliv yang sedikit kasar, tapi mereka tidak menanggapi hal itu berlebihan, karena menurut mereka wajar saja kata-kata kasar memang selalu stay dalam persahabatan.
Sedangkan lerry hanya diam saja, dia malas menanggapi hal seperti itu.
__ADS_1
" Ck, tapi Lo dimana sekarang ? Cukup kasi tahu gue lu dimana biar gue gk pusing mikirin lu ". Tanya oliv.
" Gue di irlandia, tapi gue akan tinggal beberapa hari di rumah orang yang nolongin gue tadi, jadi gue belum berniat balik ke indo karna ada hal penting yang harus gue lakuin dulu disini ". Jelas nayla.
Deg.
Angga, oliv, indah bahkan lerry langsung saling tatapan setelah mendengarkan penjelasan nayla yang ternyata benar dia sedang berada di irlandia sesuai informasi yang di berikan pria misterius yang menghubungi oliv tadi.
" Jadi dia benar ada di sana ? ". Ucap indah.
Oliv menganggukkan kepalanya membenarkan ucapan indah.
" Oke, trus lu perlu bantuan apa sekarang ? ". Tanya oliv yang peka walaupun hanya mendengarkan deru nafas nayla saja.
" Kirimin atm dan ponsel gue ke alamat yang akan gue kirim ke elu, jangan lupa juga pasport dan visa gue , gue butuh benda itu karna gue gk punya uang sepeser pun di tangan gue ". Jawab nayla.
" Hmm.. Baiklah, apa perlu gue yang bawaain semua itu kesana ? Soalnya sepertinya tuan lerry ingin memastikan kalau lu baik-baik saja ". Ucap oliv seraya menatap jahil ke arah lerry.
Deg.
Pufffttt..
Indah dan angga langsung menahan tawa mereka mendengarkan kejahilan oliv, sedangkan lerry langsung melototkan matanya menatap oliv dengan tatapan tajam.
Sedangkan nayla yang tahu oliv hanya bercanda saja, dia malah mengikuti oliv untuk menjahili lerry.
" Benarkah dia sekhawatir itu sama gue ? Kalau beneran begitu, yah gapapa sih kalo kalian mau dateng kesini, kasihan juga pacar gue khawatir seperti yang lu katakan ".
Deg.
Bukan hanya lerry, indah dan angga bahkan yang paling utama oliv langsung tercengang mendengarkan balasan nayla yang sangat di luar dugaan.
__ADS_1
Oliv memang sengaja menjahili lerry dan oliv juga tahu nayla pasti tidak akan menanggapi kejahilannya, tapi ternyata nayla malah membalas kejahilan oliv dengan perkataan yang tidak terduga seperti ini.