Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 66


__ADS_3

Hari demi hari dan waktu demi waktu telah berlalu dengan begitu cepat, Setiap hari nayla terus mendapatkan teror dari laura dan ibu tirinya dengan masalah yang masih sama karena kejadian makan malam di keluarga jordan pada malam itu.


Tapi nayla sangat bersyukur memiliki sahabat seperti oliv yang selalu mendukungnya bahkan oliv tak segan-segan maju paling depan untuk menjadi tameng bagi nayla disaat keluargaa anggara ingin menghancurkan nayla.


Sedangkan di sisi lain, ternyata lerry juga diam-diam telah membantu nayla, hanya saja nayla tidak mengetahui tindakan lerry dalam membantunya, karna ternyata diam-diam lerry juga sudah menyimpan perasaan pada nayla dan perasaan itu entah kenapa berjalan seiring waktu tanpa lerry sadari.


" Mana sih mereka, lama banget anjirr.. Lama-lama bisa karatan juga nungguin mereka disini ".


Oliv mengeluh kesal karena menunggu angga dan lerry yang lama sekali muncul setelah sekian lama dia dan nayla menunggu di parkiran bandara kota paris karena nayla dan oliv baru saja tiba di kota paris setelah melakukan penerbangan.


" Mendingan Lo telfon angga, trus nanyain dimana lokasi vilanya, biar kita kesana naik taksi aja, males gue nunggu-nunggu kayak gini, lama banget ".


Ternyata nayla juga ikutan kesal, Nayla tipe orang yang paling benci soal nunggu-nunggu kayak gini, hanya buang-buang waktu saja pikir nayla.


" Iya bentar, gue telfon dia dulu, bikin kesal aja tuh orang ". Balas oliv setuju dengan apa yang nayla katakan.


Pipp...


Pip....


Pip....


Baru saja oliv merongoh ponselnya di dalam tas selempang yang dia pakai saat ini, tiba-tiba satu mobil berhenti di depan mereka berdua dan terdengar suara bunyi klakson mobil, sehingga oliv dan nayla langsung memicingkan matanya penasaran siapa yang ada di dalam mobil itu, karena belum kelihatan siapa yang ada di dalam mobil itu.


" Mereka kali ". Ucap nayla dengan wajah datarnya menebak kalau di dalam mobil itu adalah lerry dan angga yang telah datang menjemput mereka berdua.

__ADS_1


Dengan perlahan kaca mobil di pintu pengemudi pun mulai turun terbuka dan benar saja tebakan nayla, dengan perlahan kaca turun, perlahan juga wajah angga terlihat jelas di dalam sana.


" Ck, Lama banget sih, cepetan turun ! Masukin nih 2 koper ! ".


Angga langsung cengar-cengir melihat betapa marahnya oliv karna dia dan lerry kelamaan menjemput mereka. Tapi tanpa menunggu lama, angga langsung turun dari mobil dan memasukkan kedua koper milik nayla dan oliv ke bagasi mobil, sebelum oliv semakin marah padanya.


Setelah selesai dan menutup kembali pintu belakang mobilnya, angga pun langsung menghampiri oliv dan nayla.


" Maaf sayang, aku dan lerry baru selesai meeting dengan klien penting, jadi aku baru bisa jemput kalian sekarang ". Ucap angga jujur.


" Udah gk usah banyak bacot, ayo cepetan masuk, pengel kaki aku dari tadi nungguin kalian ! ". Ujar oliv masih marah sekalipun dia tahu angga memang berkata jujur.


Angga menerima oliv marah karena dia memang salah tidak memberitahukan terlebih dahulu jika dia dan lerry ada meeting mendadak sehingga oliv dan nayla harus menunggu lama di jemput oleh dia dan lerry.


Akhirnya tanpa menunggu lama, angga langsung membukakan pintu belakang mobil untuk oliv dan nayla, dan setelah oliv dan nayla sudah masuk, angga pun ikutan masuk kedalam mobil dan mobil pun melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan area bandara tersebut.


40 menit kemudian.


Mobil yang di kemudikan oleh angga pun berhenti di depan sebuah vila yang terlihat tidak mewah tapi berkelas dan elegan di depan sana.


Tak berselang lama, tiba-tiba ada seorang penjaga pria yang membukakan gerbang masuk kedalam vila tersebut dan angga langsung menjalankan mobilnya masuk kedalam pekarangan halaman vila itu yang cukup luas.


Setelah itu mereka keluar dari mobil dan penjaga pria tadi datang menghampiri angga seraya memberikan kunci gerbang dan kunci beberapa kunci seperti kunci pintu utama vila itu dan beberapa kunci kamar yang ada di vila itu pada angga dan setelah memberikan kunci tersebut, sih penjaga langsung pergi meninggalkan angga dan lainnya.


" Ayo masuk ". Ucap angga mengajak mereka semua masuk kedalam vila yang ternyata telah di booking oleh lerry untuk hari ini dan 2 hari kedepan untuk mereka menikmati liburan mereka selama di kota paris ini.

__ADS_1


Mereka pun akhirnya masuk kedalam vila tersebut, interior yang sangat unik dan tidak terlalu mencolok, terkesan sederhana tapi sangat elit, oliv maupun nayla sangat suka dengan vila ini.


" Di vila ini ada 4 kamar, kalian berdua bisa memilih kamar mana saja yang kalian sukai ". Ucap angga pada nayla dan oliv.


" Kamar yang mana aja, terserah ". Ujar oliv tidak ingin ribet hanya untuk sekedar milih-memilih kamar di vila ini.


Akhirnya mereka sudah memilih kamar masing-masing dan kamar nayla jelas berada di samping kamar oliv.


Setelah mereka selesai merapihkan baranng-barang bawaan mereka di dalam kamar masing-masing, mereka berempat langsung menuju ke arah belakang vila yang ternyata adalah outdoor yang terdapat kolam dan tempat untuk bersantai.



Oliv yang awalnya masih sedikit kesal karena kejadian tadi, kini matanya berbinar-binar ketika melihat penampakan outdoor di vila itu yang sangat dia sukai, apalagi pemandangannya yang memperlihatkan luasnya hutan dengan pepohonan rimbun di bawah sana.


" Wahh, ternyata pemandangannya sebagus ini, bakalan betah gue disini ". Ucap oliv terkagum-kagum dengan keindahan alam ciptaan tuhan yang selalu mengagumkan.


" Berterima kasihlah pada lerry, dia yang memilih sendiri tempat ini ". Ucap angga seraya merapihkan botol wine di atas meja di depan mereka.


" Benarkah ? Aku tidak percaya kalau tuan lerry bisa jago milih tempat kayak gini ". Ujar oliv memicingkan matanya, tapi dia hanya sekedar bercanda dalam ucapannya.


Lerry yang sedari tadi diam pun hanya memutar bola matanya dengan malas menanggapi ucapan oliv barusan.


" Siapa yang akan meminum ini semua ? ". Tanya nayla penuh selidik, karena melihat 3 botol wine yang telah di letakan angga di atas meja.


" Tentunya bukan Lo sama oliv yang akan meminum minuman ini. Gue udah buatin jus untuk kalian, tapi belum sempet gue bawah dan masih ada di dapur ". Jawab angga dengan cara bicara yang sudah mulai akrab pake Lo gue sama nayla karena tidak mungkin aku kamu, kan aneh wkwk.

__ADS_1


Nayla menganggukkan kepalanya saja, dia pikir angga dan lerry akan menyuruh dia dan oliv meminum minuman itu, jika iya, saat itu juga nayla akan menceramahi angga dan lerry.


Sedangkan lerry, entah kenapa sedari menjemput nayla dan oliv di bandara tadi sore sampai malam ini, dia hanya terlihat diam saja tanpa mengeluarkan sepatah katapun, dan tidak ada yang menyadari hal itu.


__ADS_2