Nasib Anak Yang Terbuang

Nasib Anak Yang Terbuang
Bab 37


__ADS_3

Nayla akhirnya meninggalkan anak-anak itu di halaman belakang rumah tersebut, dia langsung kembali ke depan rumah itu untuk mengahlikan para pria-pria jahat itu agar tidak bisa menemukan anak-anak di belakang sana.


Sesampainya nayla di depan pintu utama rumah tersebut, nayla langsung memulai aksinya tanpa menunggu lama-lama lagi.


Tok.. Tok.. Tok..


Dia mengetuk pintu rumah tersebut dengan cukup kuat agar pria-pria itu segera keluar menemuinya.


Ceklek.


Seseorang di dalam sana akhirnya membuka pintu rumah tersebut dan yang keluar menemui nayla adalah pria yang nayla yakini adalah bos kelima pria yang dia temui di awal tadi.


" Siapa kamu ? ". Tanya pria itu dengan alis yang bertautan pada nayla.


Bukannya menjawab, nayla malah melakukan hal yang tidak terduga.


Bugh..


Braakkk...


Dengan kekuatan penuh nayla menendang pria itu hingga terlempar kebelakang masuk kedalam rumah itu, bahkan pintunya sampai rusak karena pria itu hanya membuka setengah pintunya sehingga pria itu menabrak pintu terlebih dahulu dan pintunya ikut terlempar kedalam bersama pria itu.


" AAAKKHHH SIALAN KAMU ! AKAN KU BUNUH KAU GADIS SIALAN ! ".


Nayla menyunggingkan seringai tipis, aksinya berhasil menyulut emosi pria itu.


" Sini kalau berani, jangan banyak bacot doang lu, dasar lemah ! ". Ejek nayla dengan tengilnya.


Pria itu dengan emosi yang meluap-luap langsung berdiri berniat untuk memberikan nayla pengajaran karena berani menendangnya seperti itu.


Tapi sesuai rencana nayla, nayla langsung berlari ke area luar rumah tersebut dengan pemikiran pria itu akan mengejarnya. Dan benar sesuai dugaan nayla, pria itu langsung mengejar nayla kemanapun atah nayla berlari saat ini.

__ADS_1


Dan bahkan bukan hanya pria itu saja yang mengejar nayla, tapi pria itu memanggil sekitar 10 anak buahnya untuk ikutan mengejar nayla sehingga nayla semakin senang karena bisa di pastikan anak-anak di belakang rumah akan aman tanpa gangguan lagi.


Nayla terus berlari dengan bersemangat tanpa terlihat kelelahan, karena tujuan utamanya saat ini hanya untuk membawah para penjahat itu menjauh dari area rumah tadi.


" KEJAR DAN TANGKAP GADIS SIALAN ITU, BAWAH DIA HIDUP-HIDUP PADAKU ! ".


" Hoss.. Hoss.. Hoss.. ".


" Sialan cepat juga gadis itu berlari ".


Si pria yang di tendang oleh nayla tadi hanya memerintahkan anak buahnya untuk terus mengejar nayla, sedangkan dia sendiri ternyata sudah tidak mampu lagi berlari dan mengejar nayla yang tiada hentinya berlari di depan sana.


" Cih.. Awas saja kalau gadis itu sampai tertangkap, akan ku buat dia merasakan apa yang tadi dia lakukan padaku ! ". Ucap pria itu sangat marah karena dia di tendang oleh seorang gadis.


Untung saja ini masih jam 9 pagi dan matahari belum terlalu panas mengenai kulit nayla sehingga nayla merasa hanya seperti sedang berolahraga saja.


Ketika nayla sudah semakin jauh dari area rumah tadi, dengan pendengaran nayla yang sangat tajam, dia pun mendengarkan suara mobil yang sepertinya sedang mengarah ke arahnya dari jalan tikungan di depan sana.


Karena 10 anak buah pria itu ternyata berada tepat di belakang nayla, mereka juga spontan langsung berhenti berlari dengan nafas tersengal-sengal ketika melihat target mereka yang juga telah berhenti dan sekarang sedang menatap ke arah mereka.


" YAAKKK DASAR GADIS KURANG NGAJAR ! BERANI-BERANINYA KAMU MEMBUAT KAMI KELELAHAN SEPERTI INI ! ".


Bukannya takut, nayla malah menyunggingkan senyuman penuh ejekan pada pria-pria itu dan apa yang di lakukan nayla malah semakin membuat mereka kesal dan marah.


" CIH.. CEPAT TANGKAP DIA SEBELUM DIA--- ".


" ADA POLISI, SEMBUNYI-SEMBUNYI ".


Belum selesai salah satu pria itu berbicara, mereka langsung panik ketika melihat 3 mobil polisi yang muncul secara tiba-tiba dan sedang melaju ke arah mereka.


Mereka bersepuluh langsung mencari tempat untuk bersembunyk agar polisi tidak melihat mereka, tapi nyatanya tidak ada tempat untuk mereka bersembunyi di sekitar jalanan ini.

__ADS_1


Bagaimana tidak ada tempat untuk bersembunyi ? Jalanan itu adalah jalanan lurus menuju rumah tadi dan dari sisi kanan dan kiri jalanan itu sama sekali tidak ada pohon, yang ada hanya lapangan luas dan kosong di 2 sisi tersebut.


" Haha, rasain lu ". Ucap nayla tertawa puas melihat para pria itu yang langsung compang camping penuh kepanikan karena kehadiran para polisi.


2 mobil polisi langsung melintas melewati nayla dan langsung berhenti tepat di hadapan para pria itu, para anggota kepolisian pun langsung mengamankan para pria itu.


Sedangkan 1 mobil polisi lainnya berhenti tepat di samping nayla dan keluarlah seorang pak polisi yang langsung menghampiri nayla.


" Apa kamu yang melaporkan kasus ini pada pihak kepolisian ? ". Tanya pak polisi itu pada nayla.


" Ya, saya yang melaporkan kasus ini, tapi bisakah kita membahas masalah ini nanti saja ? Soalnya saya khawatir dengan keselamatan anak-anak yang menjadi korban kasus ini yang masih berada di area rumah si pelaku ". Ucap nayla benar-benar khawatir.


" Baiklah, sebaiknya kamu masuk kedalam mobil dan kita akan pergi bersama-sama ke tkp ".


Nayla langsung menganggukkan kepalanya menyetujui tawaran pak polisi tersebut, dan akhirnya mereka langsung menuju ke rumah tadi untuk menyelamatkan anak-anak yang menjadi korban dalam kasus ini.


******


Sekarang pelakunya sudah berhasil di amankan oleh pihak kepolisian dan sekarang nayla bersama pak polisi tadi sudah bersama dengan ke 50 anak-anak yang menjadi korban dalam kasus ini di depan rumah sih pelaku.


" Saya sama sekali tidak tahu kalau ternyata ada 50 anak yang menjadi korban kasus ini, jika saya mengetahuinya dari awal, pasti saya akan membawah lebih banyak kendaraan untuk membawah mereka semua sekaligus ". Ucap pak polisi itu.


" Tapi kalian tenang saja karena saya sudah meminta bantuan dari kantor untuk mendatangkan banyak kendaraan untuk membawah kalian semua keluar dari tempat ini ". Sambung pak polisi itu lagi.


Wajar saja pak polisi hanya membawah 3 mobil saja, karena saat nayla melaporkan kasus ini, dia tidak memberitahukan kalau sebanyak ini korbannya, tapi nayla juga tidak salah dalam hal ini, karena dia melaporkan kasus ini sebelum dia mengetahui kalau ternyata anak-anal itu berjumlah 50 orang.


" Kaka kami sangat berterima kasih pada kaka, karena kaka telah menolong kami dari om-om jahat itu, jika kaka tidak datang menolong kami, pasti kami sudah di jual oleh mereka ". Ucap salah satu anak kecil mewakili anak kecil lainnya untuk berterima kasih dengan tulus pada nayla.


Nayla pun tersenyum mendengarkan hal itu, kemudian dia dan anak-anak itu saling berpelukan.


" Seharusnya kaka yang berterima kasih pada kalian, karena kalian adalah anak-anak yang kuat dan hebat, bisa bertahan dalam situasi yang bisa saja mengancam nyawa kalian ". Ujar nayla dengan senyuman hangatnya.

__ADS_1


Pak polisi sangat terharu melihat itu semua, bahkan pak polisi itu juga sangat bersyukur karena ada gadis pemberani seperti nayla yang bisa mengulur waktu sampai dia dan rekan-rekannya tiba di tkp.


__ADS_2